Tragedi Satu Malam

Tragedi Satu Malam
Kedatangan Amilia


__ADS_3

" Sayang kamu kenapa?" Tanya bunda saat masuk ke dalam kamar putrinya


Bunda melihat Chessy sedang termenung di dalam kamarnya tatapan matanya terlihat kosong menatap lurus ke depan jendela


Chessy yang merasakan sentuhan tangan seseorang di bahunya langsung menoleh


" Bunda!" Chessy memaksakan senyumnya


" Kenapa akhir-akhir ini putri bunda terlihat sering melamun dan juga lebih banyak mengurung diri di kamar, apa kamu sedang ada masalah, hem?"


Chessy menggeleng pelan " Tidak ada bun, Ches baik-baik aja, lagi kepingin di rumah aja bun" jawab Chessy yang tidak ingin membuat bundanya curiga dan kecewa jika mengetahui fakta yang sebenarnya


" Apa benar seperti itu sayang, kamu sedang tidak membohongi bunda kan?" bunda mengelus lembut pucuk kepala Chessy


" Enggak ada bunda, beneran" Cheesy melemparkan senyumannya kembali


" Jika kamu sedang ada masalah apapun itu, cerita sama bunda sayang, bunda siap kok mendengarkannya dan siapa tahu bunda bisa memberi solusi" tutur bunda dengan lembut


" Andai saja bisa bun, tapi aku terlalu takut untuk mengatakan semuanya bun. maafkan Chessy bunda" batin Chessy


" Iya terima kasih bunda, tapi beneran Ches saat ini baik-baik aja" Chessy berusaha meyakinkan bundanya


" Emm... apa kamu sedang bertengkar dengan Amilia?" Bunda mencoba menebak


Chesse mendongak dan menoleh ke arah bunda


" Enggak bun kami baik-baik aja kok, kenapa memangnya bun, kok bunda bisa kepikiran ke situ sih?" tanya Chessy


" Cuma nebak aja, habisnya kamu sekarang jarang keluar rumah biasanya kan kamu selalu minta izin buat ketemu sama teman-teman kamu terutama Amilia" sahut bunda


Chessy bergeming, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi disaat terpuruk seperti sekarang ini, biasanya ia akan bercerita pada Amilia tapi untuk saat ini sungguh ia tidak bisa

__ADS_1


Sanggupkah Chessy menyimpan rahasia itu seumur hidupnya, apakah nanti akan ada laki-laki yang mau menerimanya dengan tulus setelah tahu kalau dia sudah tidak suci lagi


Jika ayahnya tahu pun pasti pria paruh baya itu akan marah besar padanya bahkan bisa saja mengusirnya dari rumah


" Yasudah kalau memang putri bunda tidak kenapa-napa, bunda mau masak dulu buat makan malam, cepat sana mandi jangan ngelamun terus enggak baik"


Bunda mengacak-acak rambut Chessy dengan gemas


" Iya bunda" Chessy pun memperlihatkan senyum manisnya


Bunda keluar dari kamar Chessy lalu menuju ke dapur tapi tiba-tiba langkahnya terhenti saat ia mendengar seperti ada suara yang menyerukan salam di balik pintu ruang tamu


Bunda langsung berjalan ke arah pintu lalu membukanya


Ceklek


" Assalamualaikum!" ucap seseorang dari ambang pintu


" Wa'alaikum salam" jawab bunda


" Chessy nya ada Bun?" tanya Amilia


" Ada, silahkan duduk dulu kebetulan ada yang ingin bunda tanyakan sama kamu" ucap bunda membuat Amalia menelan Salivanya kasar


Amilia takut bunda tahu tentang hal yang sudah menimpa Chessy mungkin karena itulah sikap Chessy berubah belakangan ini


" Emm... maaf bun kalau boleh tau bunda mau nanya apa ya?" tanya Amilia takut-takut


Bunda menghela napas panjang dan membuangnya kasar


" Begini nak Lia, akhir-akhir ini bunda perhatikan anak bunda Chessy itu jadi sedikit pendiam dan sering banget ngelamun, dia juga lebih banyak dirumah dan mengurung diri di dalam kamar, biasanya kan kalian suka pergi dan jalan bareng" tutur bunda

__ADS_1


" Apa nak Amilia tahu sesuatu tentang Chessy? ya mungkin aja Chessy sedang ada masalah di sekolah, dengan temannya barang kali?"


Amilia tercekat pertanyaan bunda benar-benar membuatnya berada di posisi yang sangat sulit, jika dia menjawab jujur dia pasti akan membuat Chessy berada dalam kesulitan besar bahkan bisa saja dia diusir dari rumah tersebut dan sudah dipastikan Chessy akan membencinya dan jika berbohong dia pun takut berdosa karena sudah membohongi orang tua


" Emm... maaf bunda, Amilia juga datang kesini karena ingin tau keadaan Chessy" jawab Amilia sedikit gugup


" Akhir-akhir ini di sekolah juga Chessy lebih banyak diam dan selalu aja nolak kalau di ajak pulang bareng" Cerita Amilia


" Oh begitu, apa kalian sedang bertengkar?"


"Tidak bun, hubungan kami baik-baik aja kok bun" elak Amilia dengan cepat


" Syukurlah, bunda hanya khawatir "


" Iya bun, Amilia mengerti"


Amilia lalu dipersilahkan masuk ke dalam kamar Chessy


Kamar yang ukurannya 3 kali lipat dari kamar Amilia


Tok


Tok


Tok


" Masuk!" Teriak Chessy dari dalam kamarnya


Ceklek


Amilia membuka pintu kamar Chessy lalu menyembul dari balik pintu

__ADS_1


" Loe!"


Chessy tercengang saat melihat Amilia yang kini tengah berdiri di depan pintu kamarnya


__ADS_2