
Amar nampak gusar ia tidak bisa tenang sebelum menemukan keberadaan isterinya
Setelah mendengar kabar tentang Chessy yang diculik Amar yang berada di luar kota pun langsung pergi meninggalkan jamuan makan dengan kliennya
Beruntung kontrak kerjasama dengan kliennya itu pun sudah ditandatangani
Flashback on
" Tidak Opa aku tidak bisa pergi keluar kota secara dadakan seperti ini" tolak Amar ketikan Opa Bara memintanya untuk pergi ke kota B
" Amar ini sangatlah penting untuk perusahaan Opa, dan kondisi Opa saat ini untuk pergi keluar kota tidaklah memungkinkan, dokter melarang Opa untuk bepergian untuk beberapa waktu kedepan jadi tidak ada solusi lain selain kamu yang pergi nak!" pinta Opa Bara
"Tapi Opa kenapa tidak daddy saja !" Amar bersikeras menolak permintaan Opanya karena dia masih mencemaskan keadaan istrinya yang bahkan sampai saat ini masih marah padanya
Amar justru tidak sabar ingin cepat-cepat pulang karena ingin segera bertemu dengan isteri kecilnya itu
" Daddy mu tidak bisa diandalkan, dan untuk klien Opa yang satu ini Opa yakin kamu bisa menanganinya dengan baik!" tutur Opa Bara
" Ayolah Amar jangan kecewakan Opa, lagi pula tidak akan lama besok kamu juga sudah bisa pulang!" tambah Opa
Amar pun membulatkan matanya
" Apa, besok? tidak Opa aku tidak bisa jika sampai besok" Amar berusaha untuk menolak permintaan Opanya
" Opa kan ada Selena, kenapa tidak dia saja yang Opa suruh!" ucap Amar
Opa tersenyum begitu juga Selena yang berada tidak jauh dari Opa
" Dia juga akan ikut dengan mu!"
" Apa?" Amar semakin dibuat terkejut
" Dia akan membantu keperluan mu saat disana nanti dan dia juga yang akan menjamu tuan Nelson " terang Opa Bara dengan berbagai rencana yang sudah ia susun bersama Selena
Karena Opa Bara terus membujuk dan membawa penyakitnya sebagai alasan mau tidak mau Amar pun memenuhi permintaan sang Opa
Jelas binar kebahagiaan pun terpancar di wajah Selena yang berusaha untuk mendapatkan Amar
Saat meeting berlangsung hati Amar pun dilanda kegelisahan, pria itu merasa tidak fokus pada meeting yang sedang berlangsung
Amar terus saja kepikiran tentang Chessy rasanya ingin cepat-cepat pulang dan menemui isteri kecilnya itu
Disaat tuan Nelson sedang berbicara tiba-tiba saja ponsel Amar berdering, ketika Amar hendak meraih benda pipih tersebut Selena yang duduk tepat disampingnya mencegah pergerakan Amar hingga dering ponsel itu pun berhenti
__ADS_1
Amar menatap Selena dengan tajam dan dengan kasar iapun menyentak tangan Selena yang masih memegangi tangannya
Ponsel Amar bunyi kembali tapi kali ini hanya sebuah pesan
Selena kembali melarang Amar untuk mengambil ponselnya karena saat ini tuan Nelson sedang berbicara dan Selena tidak ingin Amar mengacaukan rapat penting tersebut
" Kita sedang rapat penting, ingat pikirkan Opa jika sampai kerja sama ini gagal Opa pasti akan sangat kecewa!" bisik Selena
Meeting pun berjalan dengan lancar dan tuan Nelson pun sudah memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan Opa Bara
Setelah penandatanganan berkas selesai tinggallah acara jamuan makan malam di hotel tempat mereka menginap
Amar sebenarnya tidak ingin ikut dalam jamuan makan tersebut tapi Opa yang sempat menelponnya meminta Amar untuk turut serta menjamu tamu pentingnya itu
Selena sudah tampil cantik dan malam ini wanita itu sudah merencanakan sesuatu untuk Amar
Jamuan makan malam pun berlangsung, Selena tersenyum tipis saat Amar sudah ikut bergabung dengan tuan Nelson
Selena semakin menyunggingkan senyumnya saat melihat Amar meminum minumannya
Ponsel Amar tiba-tiba berdering, pria itupun pamit pada tuan Nelson untuk menerima panggilan tersebut
Deg
Jantung pria itu berdegup sangat kencang pikiran buruk pun berseliweran di isi kepalanya ketika orang yang berada di seberang telepon mengatakan sesuatu tentang isterinya
Sementara Selena menatap jam yang bertengger di tangannya dan diapun menghitung dalam hati reaksi obat yang sempat Amar minum
Wanita itupun tersenyum miring apalagi ia tadi sempat melihat Amar berjalan menuju ke arah kamarnya padahal pada saat Selena sedang berbicara dengan tuan Nelson Amar balik lagi dan langsung pergi meninggalkan hotel
Flashback off
" Roy apa sudah ada titik terang tentang keberadaan isteriku?" tanya Amar melalui pesawat telpon
" Nyonya muda saat ini berada di dalam kapal pesiar tuan!" tutur Roy menjelaskan
Amar melotot mendengar penuturan Roy, degup jantungnya semakin berpacu dengan cepat
" Cepat cari cara untuk menyelamatkan isteriku Roy, aku tidak mau terjadi sesuatu dengan isteriku dan juga calon anakku!" tegas Amar
" Siap tuan muda!" ucap Roy
" Dan satu lagi tuan muda?"
__ADS_1
" Apa?cepat katakan!"
" Anak buah dari tuan Marcel yang dipimpin oleh Morgan sudah berada di dalam kapal tersebut, mereka pun berusaha untuk menyelamatkan nyonya muda!" tutur Roy menjelaskan
Deg
Amar dibuat terkejut dengan apa yang baru saja Roy katakan
" Maksudmu Alex yang memerintahkan anak buah papanya itu untuk bergerak menolong isteriku?" tanya Amar dengan rahang yang mengeras
Amar merasa tersaingi, apa yang dilakukan Alex semakin meyakinkan dirinya kalau apa yang ada didalam pikirannya adalah benar kalau Alex menyukai isterinya dan ingin merebutnya
" Roy cepat lakukan apapun untuk menolong isteriku jangan sampai Alex lebih dulu bergerak, aku tidak mau kalah dari anak bau kencur itu" tekan Amar
Didalam lubuk hati kecilnya Amar sangat takut kalau Chessy yang saat ini sedang marah padanya akan berpaling pada Alex jika pemuda itu benar-benar menjadi malaikat penolongnya
Amar terus memacunya mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju dermaga
Apapun akan ia lakukan untuk menyelamatkan isteri dan calon bayinya
Sementara dad Mahendra yang mendengar kabar tentang penculikan menantu kesayangannya itu pun dengan cepat langsung bertindak, pria paruh baya itupun tidak mau terjadi apa-apa dengan menantu dan calon cucunya
Para anak buah dad Mahendra ternyata sudah berada di dalam kapal tersebut bersama para anak buah Morgan
Mereka sempat bersitegang tapi setelah para atasan mereka berbicara tentang misi mereka yang sama kedua kubu itupun menyusun rencana untuk menyelamatkan Chessy dari para penjahat yang sudah menculik Chessy
Alex yang sedang bersama Amilia pun mengatakan kalau dia semakin yakin kalau yang menculik Chessy bukanlah orang sembarangan apalagi sampai menyewa sebuah kapal pesiar untuk membawa Chessy pergi
" Apa mungkin Opa setega itu Lex?" tanya Amilia yang sudah tidak kuasa menahan air matanya
" Aku tidak mengatakan itu padamu, yang aku katakan mungkin ada orang selain Claudia yang tidak menyukai Chessy dan ingin mencelakainya" terang Alex
" Opa" Amilia menjeda ucapannya " Opa tidak menyukai Chessy dan dia ingin kak Amar berpisah dengan Chessy lalu menikah dengan kak Selena cucu dari sahabat Opa!" ungkap Amilia
Alex cukup terkejut dengan apa yang Amilia ceritakan
" Jadi Opamu sangat tidak menyukai Chessy?" Amilia mengangguk
" Tapi tuan Bara adalah orang yang sangat terhormat bagaimana mungkin ia bisa melakukan hal kotor seperti ini" Ungkap Alex
Amilia terdiam menatap Alex lekat " Kau mengenal Opaku?" tanya Amilia
Alex tersenyum " Siapa yang tidak mengenal tuan Bara dan juga keluarga besarmu, semua orang juga tahu siapa itu tuan Bara dan tuan Mahendra" tutur Alex
__ADS_1
Amilia mengangguk pelan apa yang dikatakan Alex ada benarnya tapi Alex kan masih sangat muda bagaimana bisa dia tahu tentang para pengusaha hebat
Alex dan Amilia pun turun dari mobil lalu naik ke sebuah perahu speed boat