
Chessy langsung melesat turun setelah bi Suroh memberitahu mommy Naura yang sedang berada di dalam kamar menantu kesayangannya itu tentang Amilia yang pulang bersama seorang laki-laki
" Bibi serius?" tanya Chessy yang masih tidak percaya dengan ucapan bi Suroh
" Serius non, buat apa coba bibi bohong"
" Apa laki-laki yang datang bersama Mili bibi kenal siapa orangnya ?" kali ini mommy Naura yang bertanya karena merasa terkejut ketika mendengar putrinya pulang bersama seorang laki-laki
" Waduh, kurang tahu juga saya nyonya soalnya saya juga baru lihat, tadi juga pas lihat non Amilia pulang ya saya langsung aja mencari nyonya dan non Chessy" Sahut Bi Suroh
" Ayok mom kita turun!" Chessy pun turun dengan tergesa-gesa sampai lupa dengan kondisi tubuhnya yang sedang berbadan dua
" Ya ampun sayang, pelan-pelan aja turunnya kamu itu sedang hamil!" tegur mommy Naura melihat Chessy yang terburu-buru turun dari tempat tidur
" Iya non hati-hati" bi Suroh pun ikut mengingatkan
Chessy cengengesan " Maaf mommy... bi, Chessy lupa saking senangnya dengar Mili udah pulang" sahut Chessy lalu mengelus perutnya
Mommy geleng-geleng kepala lalu tersenyum dan merangkul bahu menantu kesayangannya
" Iya mommy ngerti tapi sekarang pelan-pelan aja jalannya jangan grasak-grusuk nanti kalau suami kamu melihatnya bisa kena ceramah seribu satu malam kamu !" seloroh mommy Naura
" Ah mommy bisa aja kalah dongeng" Chessy tertawa kesedihannya pun seketika meluap begitu saja setelah mendengar berita kepulangan sang adik ipar yang sekaligus sahabat baiknya
Mommy pun menggandeng lengan Chessy dan tidak membiarkan gadis itu berjalan sendirian apalagi ketika menuruni anak tangga
"Hati-hati sayang, pelan-pelan aja ya jalannya!" ucap mommy Naura mengingatkan
" Iya mom" sahut Chessy dengan wajah yang kini berseri
" Mili.....!" teriak Chessy yang masih berada di anak tangga setelah melihat keberadaan sahabat sekaligus adik iparnya
Amar yang sedang duduk di sofa dan berhadapan dengan adiknya pun langsung beranjak dari duduknya setelah melihat Chessy yang sedang menuruni anak tangga, Amar berjalan setengah berlari menyusul Chessy dengan perasaan was-was
" Sayang, hati-hati !" teriak Amar sambil melangkahkan kakinya berjalan cepat menaiki anak tangga padahal di samping Chessy ada mommy Naura tapi Amar yang sangat posesif begitu mengkhawatirkan isterinya yang sedang melangkah menuruni anak tangga
__ADS_1
" Kenapa pakai turun segala sih!" tegur Amar sambil merangkul lengan Chessy menggantikan mommy dan membantunya menuruni anak tangga dengan sangat hati-hati
"Ya ampun kak apaan sih, aku masih bisa sendiri, aku ini bukan orang sakit loh kak" keluh Chessy
" Lagi pula aku kan ingin bertemu dengan Amilia Kak!" terang Chessy yang merasa sedikit kesal dengan sikap posesif sang suami
"Iya tapi setidaknya kalau mau turun tuh kasih tahu kakak dulu" sahut Amar
" Ya ampun Amar kamu ini posesif banget sih jadi suami, kan ada mommy juga disini yang jagain Chessy!" tegur mommy Naura seraya geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya
Amar hanya cengengesan lalu menggandeng sang isteri menuruni anak tangga
Setelah sampai didasar tangga Chessy yang terburu-buru ingin menghampiri Amilia langsung ditarik oleh Amar " Dibilangin hati-hati juga, bisa pelan-pelan enggak sih ingat kondisi kamu yang!" Amar kembali menegur Chessy yang nampak ceroboh menurutnya
" Iya kak maaf" ucap Chessy cengar-cengir
Amilia yang merasa kasihan dengan sang kakak ipar pun langsung beranjak berdiri dan menghampirinya
Sedangkan Alex yang melihat perlakuan Amar yang nampak begitu posesif terhadap Chessy hanya menatapnya datar
" Mili loe dari mana aja sih, bikin gue khawatir tau enggak sih loe?" Chessy yang tidak bisa menahan air matanya pun sudah kembali menitikkan air matanya
" Dari kemarin Chessy nangis terus karena mengkhawatirkan keadaan kamu dek!" terang Amar membuat Amilia merasa bersalah
" Ya ampun Chess udah jangan nangis lagi ya gue kan udah ada di hadapan loe sekarang, gue juga baik-baik aja kok" Amilia mengurai pelukan Chessy lalu menghapus air matanya yang masih menetes
" Loe kenapa enggak ngasih kabar dulu sih Mil kalau mau pergi" protes Chessy
" Itu juga diluar kendali gue Ches dan ceritanya panjang" sahut Amilia lalu mengajak Chessy untuk duduk
Chessy duduk di antara Amilia dan Amar sementara dad Mahendra duduk di samping mommy Naura
Sedangkan Alex masih berdiri sedari tadi, diam sambil memperhatikan kedekatan antara Chessy dan Amilia
" Duduk nak Alex!" titah dad Mahendra
__ADS_1
"Terima kasih tuan!" jawab Alex lalu duduk
Chessy terbelalak ketika baru menyadari keberadaan Alex diruangan itu apalagi pemuda itu duduk di sofa tunggal yang ada di hadapan dad Mahendra
"Alex?" beo Chessy menatap pemuda itu dengan berbagai tanda tanya di otaknya
" Nanti gue jelasin" ucap Amilia yang tahu kebingungan yang dirasakan sahabatnya itu
Amilia akhirnya menceritakan semua kejadian yang telah menimpanya dan Alex pun ikut menambahi cerita dengan versinya bahkan dia juga memberitahu tentang keadaan Denis yang sudah mendekam di penjara
Amar terhenyak mendengar cerita yang telah menimpa adiknya bahkan pria itupun merasa sangat bersalah pada Alex yang sudah menjadi sasaran amarahnya akibat salah paham
" Tidak apa-apa pak, saya ngerti kok dengan posisi bapak yang sangat mengkhawatirkan adik bapak jika saya ada di posisi bapak pun saya pasti akan melakukan hal yang sama" tutur Alex
Jangankan Chessy yang dibuat melongo dengan ucapan Alex Amilia pun yang sudah hampir dua hari tinggal bersama laki-laki itupun masih terperangah dengan sikap Alex yang berbicara begitu sopan
" Apa gue enggak salah dengar?" bisik Chessy pada Amilia
" Baru tahu kan loe? gue aja sempat kaget enggak nyangka tuh anak yang biasanya bikin darah gue mendidih mulu kalau ketemu sama dia tapi dari kemarin sikapnya tuh beda banget 180 derajat" tutur Amilia yang juga balas berbisik
" Kepentok kali otaknya?"
" Bisa jadi"
" Atau dia naksir kali sama loe?"
" Semua anak juga tahu kalau dia cinta berat sama elo gimana ceritanya jadi gue?"
Bisik-bisik Amilia dan Chessy tidak luput menjadi pusat perhatian Amar, Alex , dad Mahendra dan juga mommy Naura
" Amilia, Chessy kalian sedang membicarakan apa?" Keduanya terkejut ketika mendengar suara dad Mahendra
Kedua gadis itupun menjadi salah tingkah sedangkan Amar nampak sedikit terusik ketika samar-samar ia mendengar tentang Alex dan isteri kecilnya
Air muka Amar berubah menjadi datar, dan hal itu tidak dapat di sadari oleh Chessy yang masih terkejut dengan sikap Alex yang menurutnya tidak biasa
__ADS_1
" Bukan apa-apa kok dad" Sahut Amilia dengan cengengesan
Dad Mahendra lalu beralih lagi pada Alex dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Alex yang sudah menolong putrinya begitu juga dengan mommy Naura , sepasang suami isteri itupun merasa sangat bersyukur karena putri mereka terhindar dari perbuatan bejat kakak kelasnya itu