
Zico dan Joyce sudah berada didalam mobil untuk menuju mainson Edison. Dimana seluruh keluarganya sedang berkumpul dan menunggu kedatangan nya yang ingin pergi ke America untuk menjenguk Zayn yang sedang sakit parah.
"Maaf ya, aku tidak bisa mengajak kamu kesuatu tempat yang kamu inginkan. Karena aku dan yang lainnya ingin menjenguk Zayn yang sedang sakit parah. Tidak apa-apa kan?" tanya Zico yang menatap Joyce sekilas, karena dia sedang mengemudi.
"Tenang saja bang, aku nggak apa-apa kok. Aku sudah tahu bagaimana keadaan abang dan juga keluarga abang, jadi jangan merasa bersalah pada ku" jawab Joyce yang menatap Zico yang sedang mengemudikan mobilnya.
"Terimakasih Joyce. Jika kamu mau ikut juga tidak apa-apa, aku malah senang jika kamu bisa ikut ku dan juga keluarga kita. Karena sekarang mereka juga adalah keluarga kamu juga" ucap Zico sambil mengusap kepala Joyce dengan lembut.
keduanya saling diam dan sampai dihalaman mainson Edison dan disana memang terlihat sangat ramai dan juga sepertinya sedang menunggu kedatangan Zico. Mom Vita yang sedang menangis langsung menghapus air matanya dan menghampiri Zico yang masih berdiri menatap semua orang dan sekarang menatap Mom Vita yang berada dihadapan nya.
"Mom, Mommy tenang dulu. Kita kebandara sekarang, Mommy tenang dulu" ucap Zico yang langsung memeluk dan menenangkan Mom Vita yang sedang menangis.
"Iya, kita kesana sekarang. Joyce, apa kamu mau ikut atau tidak?" tanya Mom Vita yang masih memikirkan Joyce juga.
"Sepertinya tidak auntie, Joyce merasa kurang enak badan. Kalian saja, Joyce bisa menunggu disini" jawab Joyce yang membuat Zico menatapnya bingung dengan keputusan yang Joyce katakan pada Mom Vita.
"Joyce, kenapa tidak ikut? Bukankah tadi kamu bilang ingin ikut juga dengan ku? Dan satu lagi, jangan panggil auntie lagi. Karena sekarang kamu adalah istriku" ucap Zico yang memegang bahu Joyce dan menatapnya lekat.
"Apa!" teriak semua orang yang mendengar ucapan Zico yang mengatakan jika dia sudah menikah dengan Joyce tanpa mengatakan nya pada semua orang. Dan juga Mom Vita yang merasa sangat terkejut juga.
"Bang, apa yang abang katakan barusan? Abang sudah menikah dengan nya? Apa aku nggak salah dengar?" tanya Zia yang memang tidak menyukai Joyce dan sekarang malah menjadi kakak iparnya.
"Zia, kamu bisa bicara baik-baik bukan? Abang memang baru saja menikahinya, karena sekarang Joyce sedang mengandung anak ku dan juga dia adalah kakak ipar kamu sekarang. Jadi jaga ucapan kamu Zi" ucap Zico yang langsung marah pada Zia karena sudah tidak sopan pada Joyce karena sudah menunjuk wajah Joyce.
__ADS_1
"Oke, aku minta maaf" ucap Zia yang langsung pergi dari hadapan semua orang dan langsung mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh.
Sebelum Zia pergi dia mengatakan Jika akan langsung pergi ke America lebih dulu. Karena dia muak jika harus bersama dengan Joyce, karena Zia memang tidak menginginkan jika Joyce yang menjadi kakak iparnya.
"Kesel banget sih. Kenapa harus dia sih yang bang Zi nikahi? Bikin kesel saja, tapi yang Zi bilang dia sedang hamil. Ah, nambah lagi deh kekesalan aku" gerutu Zia yang mengemudikan mobilnya menuju bandara dan langsung menuju jet pribadi yang Zayn berikan untuk menjemputnya.
"Nona, anda hanya sendiri? Apa yang lainnya tidak ikut juga?" tanya Jeff yang ditugaskan untuk menjemput keluarga besar Zayn.
"Nanti nyusul, sekarang aku saja lebih dulu" jawab Zia yang semakin kesal karena pria yang tadi bertanya padanya hanya diam saja.
"Hello, kamu mendengarnya bukan? Kenapa masih saja diam disini? Cepat terbangkan pesawatnya" ucap Zia yang membuat Jeff harus bisa menahan emosi dan juga bisa mengerti bagaimana sikap Zia yang galak dan juga judes.
"Iya Nona" jawab Jeff yang langsung menuju tempat pilot yang akan menerbangkan pesawatnya.
Sedangkan didalam mainson semua orang sedang menunggu penjelasan dari Zico pada mereka semua, terutama Mommy dan Daddy nya yang menatap penuh tanya dan ingin mendengarkan penjelasan dari Zico.
"Apa yang ingin kamu jelaskan pada kami boy?" tanya Dad Louis yang menatap Zico dan Joyce bergantian.
"Kami memang baru saja menikah tadi pagi Dad, Mom. Karena sekarang Joyce sedang hamil dan itu adalah anak ku, makanya aku ingin segera menikahinya. Walau ini masih menikah sirih, tapi aku sedang mengurus semua berkas pernikahan kami untuk didaftarkan supaya sah secara negara juga. Maafkan Zico yang tidak mengatakan ini pada kalian semua, terutama pada Mommy dan Daddy. Sungguh, saat in no hanya itu yang bisa Zi fikirkan" jelas Zico pada Mom Vita dan Dad Louis.
"Jadi ini alasan kamu semalam kamu tidak ada di mainson?" tanya Dad Louis yang menatap lekat pada Zico.
"Iya Dad, semalam aku menuju rumah yang selama ini Joyce tempati. Aku sengaja untuk bisa menikahinya dan dengan cepat, karena Joyce tidak pernah mau mengatakan yang sebenarnya jika dia sedang hamil. Makanya Zi melakukan itu semua tanpa memberitahukan pada kalian semua dan terutama pada Mommy dan Daddy" ucap Zico pada Dad Louis yang juga didengarkan oleh semua orang.
__ADS_1
"Ya, sudah Mom, Dad. Kita lebih baik segera bersiap untuk menemui Zayn, membahas masalah ini nanti saja" ucap Zoya yang menengahi mereka yang masih membahas masalah ini nanti saja.
"Tapi Joyce tidak mungkin bisa ikut. Karena dia sedang mengandung, dan jika harus menaiki pesawat akan sangat berbahaya bagi janin nya. Joyce, maafkan Mommy ya. Bukan maksud Mommy tidak ingin mengajak kamu kesana juga, tapi ini adalah demi keselamatan dan juga kesehatan kamu dan juga baby kamu sendiri" ucap Mom Vita yang mendekati Joyce yang hanya diam dan mengangguk saja mendengar penjelasan dari Mom Vita padanya.
"Tidak apa-apa auntie, Joyce juga merasa kurang nyaman saja jika harus ikut" jawab Joyce yang belum bisa memanggil Mom Vita dengan sebutan Mommy.
"Hey, kamu harus dibiasakan memanggil Mommy mulai sekarang. Jangan mengatakan itu lagi" ucap Mom Vita yang mencoba untuk bisa tenang dan juga tidak terlalu khawatir dengan semua yang sedang dialami olehnya.
"Yang dikatakan Mommy benar Joyce, karena kamu adalah anggota keluarga kami" ucap Zico yang membenarkan ucapan Mom Vita.
"Sekarang kamu harus pergi Joyce. Kamu tinggal disini dulu bersama, maaf. Dengan para pelayan yang ada di mainson ini, tidak apa-apa kan nak? Mommy akan menyuruh Zico segera pulang setelah Zayn lebih baik" ucap Mom Vita pada Joyce yang hanya mengangguk dan tidak mengatakan apa-apa pada Mom Vita.
"Segera bersiaplah bang, kita akan pergi sekarang" ucap Mom Vita pada Zico yang mengangguk dan menggandeng tangan Joyce untuk menuju kamarnya yang ada dilantai atas.
"Joyce kekamar dulu Mom" ucap Joyce pamit pada Mom Vita yang dijawab anggukan dan juga senyuman oleh Mom Vita.
"Kamu tidak apa-apakan jika aku tinggal? Aku akan segera kembali setelah semuanya selesai" tanya Zico pada Joyce yang hanya diam saja.
"Iya, aku tidak apa-apa" jawab Joyce dengan menganggukan kepalanya mengiyakan ucapan Zico.
"Kamu benar ya, tidak apa-apa? Aku akan bersiap sekarang" ucap Zico yang langsung menuju ruangan walk in closet dikamarnya dan menyiapkan pakaian yang akan dia bawa menuju America.
Joyce hanya mengangguk dan tersenyum tipis melihat apa yang dikatakan oleh Zico yang entah sedang apa didalam sana.
__ADS_1