
"Maafkan Daddy nak. Daddy belum bisa memberikan yang terbaik untuk kalian berdua. Apa lagi untuk Mommy kamu, Daddy sungguh seperti pria pengecut yang hanya bisa menyakiti perasaan wanita saja. Wanita yang selalu ada untuk Daddy dan selalu bersama dengan Daddy disaat-saat Daddy membutuhkan dukungan. Tapi Daddy malah menyakiti perasaan nya yang begitu tulus pada Daddy. Jangan pernah menirukan Daddy sayang, jangan juga menanyakan kenapa Mommy dan Daddy tidak sama seperti orang tua lainnya. Karena Daddy tidak akan bisa menjawabnya" ucap Zico panjang lebar pada baby Daffy yang sedang terlelap itu.
Zico meletakan baby Daffy didalam bok bayi nya. Zico langsung pergi meninggalkan putranya dan dia juga tidak menghampiri Joyce yang sekarang sedang sangat membutuhkan sosok suami yang siaga untuknya.
Zico menghubungi seluruh keluarganya dan juga keluarga Joyce. Hingga kedua orang tuanya dan juga mertuanya datang untuk menjenguk Joyce dan baby nya yang baru lahir.
Zico bersikap seolah-olah pernikahan nya baik-baik saja dihadapan semua orang. Joyce hanya bisa menatap nanar pada sikap Zico yang berubah sangat manis saat berada ditengah-tengah keluarganya.
"Selamat ya Zico dan Joyce. Kalian sudah menjadi orang tua, bangsa dan negara. Semoga putra kalian bisa membanggakan dan juga selalu diberi kesehatan" ucap Mom Sandra pada Joyce dan Zico yang hanya bisa tersenyum kecut. Apa lagi Joyce saat mendengar do'a dari Mommy nya sendiri akan putranya.
'Bagaimana jika Mommy tanya jika aku dan bang Zico tidak baik-baik saja? Aku tidak yakin dengan kebahagiaan putraku nantinya. Aku memang bisa menyembunyikan semuanya dari Mommy juga semua orang. Tapi apa aku mampu untuk menyembunyikan semua itu dari putraku sendiri? Sungguh aku tidak tahu akan semuanya nanti' ucap Joyce yang hanya bisa dalam hati dan dia bisa menatap Zico dengan dekat juga bisa melihat raut keterpaksaan didalam wajahnya.
'Kenapa aku mau menerimanya saat dia mencoba untuk meyakinkan aku dulu? Jika aku harus mengalami ketidak adilan seperti ini?' lanjutnya lagi sambil terus manatap wajah pria yang bersetatus sebagai suaminya selama beberapa bulan yang lalu.
'Maafkan aku Joyce. Maaf' ucap Zico yang tidak bisa mengatakan nya langsung pada orangnya. Hanya bisa meminta maaf dalam hati dan tidak memperlihatkan ekspresi apapun diwajahnya.
Baik Joyce maupun Zico. Keduanya saling diam dan tidak ingin mengucapkan apapun, karena mereka berdua tidak ingin salah bicara saat sedang bersama keluarga besar mereka semua.
Baik Joyce maupun Zico keduanya memang saling menyakiti satu sama lainnya. Dan itulah akhir kisah hidup mereka berdua yang sad ending. Berbeda dengan adik-adik yang sedang berada didalam kebahagiaan semuanya.
Hanya Zayd yang sedang berjuang untuk bisa meyakinkan kekasihnya yang sedang sakit. Tapi tidak berapa lama kemudian dia bisa menerima dan mendengar jawaban dari Eleanor. Jika dia mau dipersunting oleh Zayd.
.
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat berlalu. Five Z sudah berkeluarga semuanya, bahkan semuanya sudah memeiliki keturunan masing-masing.
Zayn juga sudah bisa menemukan istrinya yang dikabarkan jika sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Tapi ternyata hanya hilang ingatan disengaja oleh orang-orang yang ingin memisahkan mereka berdua.
Zico yang masih tetap sama dengan sikap plin plan nya yang menyakiti banyak hati. Zio yang sangat bahagia bisa mendapatkan wanita pujaan nya dulu dan memilikinya sebagai istrinya dan sekarang sedang mengandung buah cinta mereka berdua.
__ADS_1
Zia juga tidak jauh berbeda dengan Zio yang berbahagia. Dia sangat berbahagia bahkan diperlakukan seperti layaknya seorang ratu oleh suaminya yang memang sebelumnya adalah seorang duda beranak satu. Dia juga mengidap penyakit bipolar disorder, tapi karena rasa cinta mereka sangat besar bisa meringankan penyakit yang diderita oleh suaminya. Apa lagi dia juga seorang dokter psigolog yang sudah sangat terkenal dimana-mana dengan kemampuan nya yang sudah tidak bisa diragukan lagi.
Sibungsu Zayd malah lebih beruntung lagi. Dia sudah dikaruniai seorang putra dan sekarang istrinya sedang mengandung kembali dan ternyata yang ini adalah kembar tiga. Membuat Zayd semakin bahagia dan sangat bersyukur akan semua yang diberikan oleh Allah pada mereka berdua.
Baik Mom Vita maupun Dad Louis semuanya saling diam. Apa lagi Mom Vita sudah bisa mengingat segalanya. Kejadia puluhan tahun silam bisa dia ingat dan bisa membuat rumah tangganya menjadi dingin dan tidak harmonis. Tentu itu sama halnya dengan kehidupan putra pertamanya, yaitu Zico.
Sedangkan Zoya, Zoya memutuskan untuk pergi dan tinggal bersama dengan Ayah biologisnya. Dimana disana Zoya juga sudah menikah dengan pria yang nekad untuk bisa menikah dengan nya. Siapa lagi jika bukan Dharma, dia dengan keberanian yang besar menyusulnya dan meminta izin untuk menikahi Zoya.
Awalnya Zoya menolak dan bahkan tidak mau bertemu dengan nya lagi. Tapi karena kegigihan dari seorang Dharma bisa meluluhkan kerasnya pertahanan Zoya yang tidak mau bersama dengan nya. Mereka juga sudah dikaruniai keturunan yang lucu-lucu. Kedua orang tua Dharma juga diboyong kesana untuk bisa selalu dekat dengan mereka berdua.
"Kamu ini kenapa dulu sangat gigih sih Dad?" tanya Zoya yang sedang hamil anak ketiga mereka berdua. Zoya memang sudah lebih mengekpresikan semua yang ada dalam dirinya, seperti memanggil Daddy pada suaminya yang memang sangat dia cintai itu. Jarak anak-anak mereka hanya satu tahun saja, karena Zoya memang tidak bisa hamil kembar.
Supaya seperti kembar jadi mereka hanya memberi jarak satu tahun saja untuk anak-anaknya. Sekarang keduanya sudah sangat bahagia, Addofo sang Ayah juga sudah benar-benar berubah dan bertaubat menjadi orang baik. Karena dia sudah tidak memiliki kedua tangan nya lagi semenjak perkelahian nya melawan Zayn dulu.
"Jika aku tidak gigih, maka aku tidak akan bisa mendapatkan kamu dan bisa memiliki mereka semua" jawab Dharma yang memeluk Zoya dengan sangat senang dan penuh kebahagiaan.
"Thank you Dad" ucap Zoya yang membalas pelukan Dharma juga dengan perasaan cintanya juga penuh kebahagiaan nya.
Kebahagiaan yang sangat sempurna bagi keduanya yang sangat diimpikan oleh setiap pasangan yang ada. Termasuk para adik-adiknya yang memang ingin mengikuti jejak kebahagiaan mereka berdua.
"Dia sepertinya sangat menyukai jika sedang diusap oleh Daddy nya" ucap Zoya yang merasakan ada pergerakan didalam perutnya saat Dharma menyentuh perutnya dan mengusapnya perlahan.
"Iya, dia sangat suka jika sedang seperti ini. Apa dia juga akan menyukainya jika Daddy nya menjenguknya juga?" tanya Dharma sambil menaik turunkan alisnya pada Zoya.
"Ish, dasar mesum. Kenapa malah mengatakan seperti itu" ucap Zoya yang memukul gemas dada bidang Dharma yang malah tertawa terbahak-bahak melihat Zoya yang malu-malu tapi mau.
"Hahaha... Tapi kamu menyukainya juga bukan?" ucapnya yang tidak bisa berhenti menggoda istrinya yang sudah merona malu akan digoda oleh Dharma, suaminya.
"Ya, tidak perlu diperjelas juga Dad" ucap Zoya yang langsung bangkit dari duduknya lalu menuju kamarnya untuk istirahat.
__ADS_1
Karena kehamilan nya yang ketiganya dia menjadi sering merasa lelah dan juga sering sakit-sakitan dengan kehamilan nya kali ini. Sebenarnya Dharma tidak mau jika Zoya hamil lagi. Tapi Zoya yang memang menginginkan jika nanti anak-anaknya memiliki banyak saudara, sama seperti dirinya yang memiliki banyak saudara.
"Sayang, apa ada yang sakit lagi?" tanya Dharma saat sudah menyusul Zoya masuk kedalam kamar dan melihat Zoya sedang merebahkan dirinya diatas ranjang.
"Iya, punggungku rasanya sangat sakit. Tapi ini sudah lebih baik, mungkin aku disuruh untuk rebahan saja Dad" jawab Zoya yang sedang meluruskan punggungnya diatas ranjang.
"Istirahatlah sayang. Setelah dia lahir, aku tidak mau jika kamu harus hamil kembali. Sudah cukup kita memiliki tiga anak saja, aku tidak mau jika kamu harus selalu seperti ini setiap tahun. Aku tidak mau itu" ucap Dharma penuh dengan penekanan disetiap katanya.
"Iya Dad" jawab Zoya yang langsung memejamkan matanya dan terlelap dengan sendirinya.
Membuat Dharma semakin gemas dan juga kasihan dengan apa yang sedang dialami oleh Zoya sekarang. Dharma juga ikutan merebahkan dirinya disamping Zoya yang sudah terlelap.
Begitulah kehidupan Zoya dan Dharma yang bahagia dengan keluarganya. Semuanya sudah bahagia dengan fersinya masing-masing. Dengan pasangan mereka juga.
THE AND....
.
.
.
Maaf, Othor kasih TAMAT hari ini. Karena Othor takut jika kisahnya akan muter-muter dan msmbuat pembacanya tidak suka dan bosan dengan semua alurnya....
Semoga para reader kesayangan Othor bisa mengerti dan tidak menyalahkan Othor karena kisahnya bikin mumet 😁...
Othor minta maaf yang sebesar-besarnya karena Othor membuat novel yang ini dengan beberapa kali revisi dan juga ganti-ganti judul. Ganti-ganti cover, dan berakhirlah dengan TAMATnya Unforgettable Love five Z ini...
Terimakasih untuk segalanya dan sudah mengikuti alurnya yang jelimet 😁🤗
__ADS_1
Salam sayang jauh dari Othor 😘😘😘