
Zayd tentu saja tidak tahu jika Eleanor sudah tidak ada lagi dicafe dan tidak berpamitan padanya. Zayd masih belum menyadarinya, bahkan semua kariawan cafe juga tidak ada yang memberitahukan apa yang terjadi.
"Kamu tidak akan bisa pergi jauh dariku Eleanor. Karena kamu sudah berada didalam genggaman ku, jika sudah masuk maka tidak akan bisa keluar lagi" gumam Zayd yang jika sudah seperti ini adalah sisi lain dari seorang Zayd yang manja dan juga konyol.
"Aku akan memperlihatkan bagaimana aku yang sebenarnya" gumamnya lagi yang sudah tahu dimana keberadaan Eleanor sekarang.
"Kita lihat saja bagaimana reaksinya saat tahu jika aku sudah membereskan semua musuhmu dan juga mengembalikan nama baikmu" ucap Zayd yang sedang menatap layar laptop nya yang ternyata sudah bisa menduga jika Eleanor akan pergi setelah kejadian itu.
Zayd bahkan bisa menjadi lebih mengerikan dari pada Zayn yang sudah terkenal sebagai Mafia dan juga psychopath. Tapi jika Zayd sudah bisa menjelama menjadi seperti Zayn, jangan harap semua incaran nya akan lepas begitu saja.
"Maafkan aku sayang. Aku sudah bertindak sejauh ini memang pada kamu, tapi ini semua kebaikan kamu dan juga hubungan kita berdua. Kamu jangan pernah merasa rendah dan tidak pantas" ucap Zayd yang masih melihat kearah laptopnya.
siapa yang sangka jika Zayd sudah tahu segalanya. Dimana keberadaan Eleanor sekarang saja sudah tahu dan bagaimana keadaan nya. Tapi Zayd tidak ingin memperlihatkan nya pada Eleanor, dia hanya diam saja.
"Apa kamu yakin akan terus bersembunyi dariku Ele? Aku akan menuruti keinginan kamu itu, jika kamu sudah membutuhkan ku maka aku akan keluar dengan senang hati. Benar juga yang dikatakan oleh Mommy, jika kita harus menarik ulur supaya bisa mendapatkan apa yang kita inginkan" gumam Zayd yang tersenyum melihat keadaan Eleanor yang baik-baik saja.
Zayd juga memerintahkan seseorang yang sudah sangat dia percaya untuk bisa dekat dan juga berteman dengan Eleanor. Dengan begitu Zayd bisa tahu segalanya tentang dirinya tanpa harus dia yang mendekatinya.
Seperti sekarang ini, Zayd sedang disibuk dengan pekerjaan nya sebagai seorang dokter muda yang sudah sangat terkenal dengan keahlian nya dan juga ramah tamahnya. Tapi tiba-tiba dia mendapatkan kabar jika ada sesuatu dengan Eleanor yang sedang menghadapi keluarga toxic yang selalu menindasnya.
Zayd buru-buru meninggalkan rumah sakit dan sebelum meninggalkan rumah sakit dia meminta dokter yang lain dan juga perawat yang selalu bersama dengan nya dan juga mendampingi. Zayd benar-benar sudah sangat terburu-buru dan segera pergi setelah meminta bantuan pada rekan kerjanya.
"Zayd kamu mau kemana? Bukankah kamu masih banyak pasien?" tanya Zia yang berpapasan dengan Zayd.
"Aku ada urusan penting kak" jawab Zayd yang langsung pergi setelah mengatakan itu pada Zia yang menatap punggung Zayd yang sudah menjauh.
"Aneh" gumam Zia yang menatap Zayd sudah tidak terlihat lagi.
Zayd mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, untung saja jalanan sedang lengang sehingga dia bisa melesat dengan sangat cepatnya. Hingga dia sudah disambut oleh orang kepercayaan nya yang dia tugaskan untuk menjaga dan memantau Eleanor.
"Apa yang kau bicarakan tadi pada saya?" tanya Zayd yang menantap tajam dan membunuhnya pada wanita kepercayaan nya itu.
"Maaf Tuan Muda, saya sudah mencegahnya untuk tidak melakukan itu pada Nona Eleanor. Tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa karena saya sudah dipukul dari belakang dan tidak ingat apa-apa lagi" jawab wanita kepercayaan dari Zayd.
"Ban*sat. Siapa mereka sebenarnya? Apa yang mereka inginkan darinya?" tanya Zayd yang sudah sangat emosi dan juga sudah rasanya ingin menelan hidup-hidup siapa saja yang ada dihadapan nya saat ini.
"Saya sendiri tidak tahu Tuan, yang pasti mereka menyewa tangan lainnya untuk bisa melakukan itu pada Nona. Kami sedang melacak keberadaan nya, dan dari titik awal dan akhir. mereka tidak jauh dari sini" jawab wanita kepercayaan nya.
"Kesana sekarang" titah Zayd yang sudah sangat marah dan dia tidak ingin jika Eleanor kenapa-kenapa.
Setelah memutar-mutar kesegala penjuru tempat yang menjadi koordinasi dari orang-orang suruhan Zayd. Zayd sudah sampai didepan sebuah gudang terbengkalai dan juga hampir roboh, Zayd berpenampilan seperti Zayn jika sedang dalam misi seperti ini. Karena baik Mom Vita maupun Dad Louis dan saudara-saudaranya tidak ada yang tahu jika dia bisa melakukan itu semua.
Terkecuali Zayn yang mengetahui segalanya. Karena sebelum melakukan itu Zayd sudah mengatakan nya pada Zayn. Jika dia akan menggunakan identitas dirinya, walau Zayn memarahinya karena musuhnya bukan orang-orang biasa dan bisa dibilang adalah musuh yang sangat kejam.
Jika Zayd sekarang bisa lolos adalah keberuntungan dirinya yang baik. Karena Zayd sama sekali tidak bisa bela diri, yang bisa dia lakukan hanya berlari dan melalkukan keahlian nya untuk mengecoh.
"Zayd, musuhmu saat ini bukan musuh yang biasa. Aku akan mengutus orang kepercayaan ku untuk mendampingi dan juga melindungimu. Kau harus selalu waspada, gunakan seluruh Indra dalam dirimu dan jangan pernah terkecoh. Karena sedikit saja kau salah, maka kau hanya akan tinggal nama!" ucap Zayn saat Zayd menghubunginya untuk menanyakan cara berperang dan melakukan sebuah misi penyelamatan.
"Akan aku lakukan bang. Terimakasih untuk semua Satan yang abang berikan padaku, karena ini adalah pengalaman pertama dan juga mungkin akan menjadi yang terakhir. Karena aku tidak mungkin melakukan hal seperti ini lagi" jawab Zayd yang masih saja bisa bersikap konyol walau dia akan melakukan pertarungan dan juga ini adalah pengalaman pertamanya.
"Semoga saja kau bisa Zayd" ucap Zayn yang langsung memutuskan sambungan ponselnya sepihak seperti biasa. Sebelum mendengarkan semua yang akan Zayd katakan padanya. Apa lagi sekarang juga Zayn sedang mencari keberadaan istrinya yang sudah beberapa bulan dan hampir satu tahun mencarinya.
__ADS_1
Apa lagi kondisinya sedang hamil kembar dan entah apa yang akan terjadi dengan istri dari saudaranya. Zayd menggerutu karena Zayn memutuskan begitu saja sambungan ponselnya.
"Dasar kanebo kering. Untung saja kamu adalah abang ku, jika bukan sudah ku pastikan jika kau akan menyesal nantinya bang" ucap Zayd yang menggerutu sambil menatap layar ponselnya yang sudah gelap.
"Apa yang akan kita lakukan Tuan?" tanya wanita yang berpenampilan seperti laki-laki itu dia bernama Momo.
"Sudah ku bilang jangan panggil aku Tuan! Kenapa masih memanggil seperti itu juga, bikin kesel saja" ucap Zayd yang kembali dalam mode konyolnya.
"Maaf Tuan, saya sudah berjanji pada diri sendiri tidak memanggil anda selain Tuan. Maaf" ucap Momo dengan menunduk.
"Whatever" ucap Zayd yang langsung turun setelah penampilan nya sudah sempurna seperti Mafia-Mafia yang berseliweran.
"Ternyata aku memang sama persis dengan bang Z. Aku memang harus jeli dalam menghadapi semua ini, jangan sampai salah langkah" gumam Zayd yang melihat sekeliling dengan kacamata yang Zayn berikan.
"Abang ku memang paling top, paling bisa menciptakan barang-barang canggih" gumamnya lagi membuat Momo hanya menggelengkan kepalanya.
Lalu tidak lama Jeff datang menghampiri Zayd, dia awalnya kaget melihat King nya ada disana setelah melihat dengan teliti ada yang berbeda dari cara pakaian nya. Jika Zayn akan menggunakan serba hitam dan tidak menggundakan kacamata jika sedang seperti ini.
"Maaf Tuan, apa tugas saya?" tanya Jeff yang menundukan kepalanya memberi hormat pada Zayd.
"Kau yang ditugaskan oleh bang Z?" tanya balik Zayd.
"Iya Tuan. Maaf saya terlambat datang" jawab Jeff yang masih menunduk.
"Kamu bertugas melindungi saya dari para musuh. Karena saya tidak bisa bertarung seperti bang Z, jadi tolong lindungi saya" ucap Zayd yang menjelaskan pada Jeff.
"Akan saya lakukan sesuai yang anda inginkan Tuan" jawab Jeff dengan mengangguk lalu melihat sekeliling danau ini tidak seperti menghadapi para musuh King nya yang sangat berbahaya.
"Tentu" jawab Momo yang mengangguk atas pengaturan dari Jeff.
Zayd langsung masuk dan bisa melihat jika disana Eleanor sedang disekap dengan kondisi yang sudah mengenaskan. Dengan kondisi yang sudah sangat lemas, Jeff yang menyadari jika Zayd akan langsung menerjang menahan nya untuk tidak gegabah.
"Anda jangan gegabah Tuan. Kita tidak tahu disana akan ada jebakan seperti apa, sebaiknya kita lihat sampai dimana mereka melakukan itu dengan apa yang ada disana dan orangnya ada berapa" ucap Jeff yang menjelaskan semuanya.
Dia sedang menghitung kekuatan dari mereka dan juga semua yang ada disana. Dia menghitung orangnya masih bisa dia tangani, jadi dia tidak perlu mengerahkan semua anggota yang dia bawa seperti bayangan.
"Kalian tetap bersiap dalam posisi. Jika ada yang janggal langsung habisi tanpa ampun" ucap Jeff yang mengatakan nya lewat sambungan erpone.
"Kau membawa pasukan mu juga?" tanya Zayd yang dijawab anggukan kepala oleh Jeff.
"Bagus, saya ingin menangkap kedua orang ini dan cari mereka dalam keadaan hidup. Saya yang akan. Memberikan pelajaran padanya" ucap Zayd yang memberikan kedua foto pada Jeff dan Jeff memberikan itu pada anggotanya yang lain.
"Sudah saya beritahukan pada yang lainnya. Apa ada yang lain lagi?" tanya Jeff yang sudah memberitahukan semuanya pada anggotanya maupun pada Zayd.
"Sudah, kita lakukan penyerangan atau masih mengunggu?" tanya Zayd yang sudah tidak sabar ingin membebaskan Eleanor yang sudah hampir setengah sadar.
"Kita lakukan penyerangan. Karena seluruh anggota saya sudah berada ditempat yang seharusnya. Apa yang ingin anda lakukan sekarang?" jawab Jeff yang lalu bertanya juga pada Zayd.
"Kita langsung menyelamatkan calon istriku saja langsung" jawab Zayd yang memang sudah tidak sabar. Karena melihat kondisi Eleanor sekarang.
"Baik, apa anda mau ikut atau menunggu saja?" tanya Jeff lagi yang tidak ingin jika nanti disalahkan apa lagi akan mendapatkan hukuman jika adik dari King nya terluka.
__ADS_1
"Saya yang harus bisa menyelamatkan nya" jawab Zayd yang langsung menerobos masuk kedalam dan langsung dihadang oleh beberapa orang berbadn besar yang salah satu dari mereka bisa mengenali cara berpakaian dan juga penampilan nya.
"Bukankah dia adalah King Mafia yang sangat ditakuti karena keganasan nya? Apa kita akan melawan nya dan mati dengan cara mengenaskan?" tanya salah seorang yang mengenali Zayn saat sedang berperang.
"Apa?! Sial, kenapa kita mengambil pekerjaan yang salah? Jika seperti ini pasti kita sudah dikepung dan tidak bisa selamat lagi" jawab teman nya yang juga sering mendengar sepak terjang dari Zayn.
"Apa yang harus kita lakukan? Biarkan saja atau melawan?" tanya kawan nya lagi yang sudah mundur karena ketakutan.
Apa lagi Jeff menggunakan identitas sebagai anggota Zayn yang paling tinggi. Jadi mereka semakin ketakutan dengan apa yang mereka lihat. Mereka berdua malah mundur dan tidak melakukan apapun, membuat Jeff menyeringai. Berarti kekuatan King nya sudah dikenal sampai dinegara ini, dan itu memudahkan nya untuk menggertak mereka supaya bisa melepasakan tanpa perlawanan.
"Lepaskan dia, jika tidak kalian akan mendapatkan apa yang tidak bisa kalian bayangkan" ucap Jeff yang mengatakan nya dengan tatapan membunuhnya.
Zayd hanya diam. Karena karakter Zayn memang tenang dan langsung menyerang jika sudah waktunya.
"Jika kami tidak mau melepasakan nya, apa yang akan kalian lakukan?!" tanya salah satu dari mereka yang menantang Jeff.
Tanpa mengatakan apa-apa lagi saat ada salah satu dari orang yang tiba-tiba ingin menyerangnya langsung saja...
SRAK...
SRAK...
SRAK...
Membuat mereka berdua semakin ketakutan dan juga membuat Zayd mual dan ingin muntah melihat darah yang berceceran juga isi dalam tubuhnya keluar semua. Walau dia seorang dokter, jika melihat tindakan seperti itu dia merasa mual juga.
Kedua orang itu langsung menelan slivanya dengan susah payah saat melihat rekan nya sudah tidak berbentuk lagi. Dan itu hanya dengan tiga kali sayatan sudah membuatnya bergidik ngeri. Mereka berdua saling tatap dan langsung berlutut dihadapan Jeff yang dengan seringai dan juga tatapan tajamnya.
"Maafkan kami King. Kami hanya disuruh, dajlb sebentar lagi Orng yang menyuruh kami akan datang. Tolong ampuni kami, kami masih ingin hidup" ucap keduanya yang memohon pada Zayd yang mereka anggap Zayn.
"Lepaskan dia, dan kalian harus kenangkap orang yang sudah membuatnya seperti ini. Jika tidak ingin bernasib sama sepertinya" ucap Zayd yang memerintahkan mereka untuk melepaskan Eleanor.
"Akan kami lakukan. Tapi tolong, jangan apa-apakan kami" jawab keduanya yang sudah bergetar tidak karuan.
"Akan saya fikirkan" jawab Zayd yang menatap tajam.
Tanpa mengatakan apa-apa lagi keduanya langsung melepasakan Eleanor dan menyerahkan nya pada Zayd. Zayd sudah sangat khawatir dan ingin sekali marah, tapi dia harus menolong Eleanor terlebih dahulu. Zayd menggendong Eleanor menuju keluar dan sangat kebetulan berpapasan dengan dua orang yang sudah membuat Eleanor seperti sekarang.
"Hey. Mau dibawa kemana dia? Berani-beraninya kamu membawanya?!" ucap wanita yang sudah membuat Eleanor sangat menderita.
Zayd tidak mengatakan apa-apa hanya memberikan kode pada Momo untuk memberikan pelajaran pada dua wanita ini. Momo dengan senang hati melakukan nya, apa lagi sudah membuat Tuan nya kesal.
.
.
.
Maaf ya... Othor baru bisa up sekarang....
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk like, komen, vote dan hadiahnya....
__ADS_1
Subscribe dan pollow akun Othor juga ya....