
Chapter 102. Realm Subconscious Cultivation.
Zhi Shimo keheranan, bagaimana bisa tembaga setipis rambut mampu menembus kulitnya bahkan ke tulang, senjata Artefak Bintang Dua saja sulit menggores kulit.
Dia melihat otot-otot tangan menyatu dengan serat-serat tembaga, lalu Zhi Shimo mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan segitiga tembaga, dia juga sedikit memahami bahasa Ras Reptilian.
Disaat Zhi Shimo sedang mencerna pengetahuan baru dan tidak pernah diketahuinya. Semua orang melihatnya dengan cemas, dimana wajah Zhi Shimo menjadi pucat dan darah yang tadinya keluar dari pergelangan tangan tiba-tiba masuk kembali ke dalam kulit.
Segitiga tembaga itu menempel seperti tato di kulit Zhi Shimo, lalu huruf dan angka terlihat berkedip-kedip.
"Bagaimana caranya Tuan Muda bisa mengaktifkannya?" gumam Di Long yang telah mencoba berbagai cara untuk bisa mengakses segitiga tembaga.
"Kekuatan jiwa!" sahut Celestial She.
"Pantas kita tidak bisa ...," kata Di Long.
Tidak berselang lama, Zhi Shimo membuka mata dan tersenyum puas telah mengetahui kegunaan segitiga tembaga.
"Bagaimana?" tanya Celestial She dan tiga Naga tua dengan serempak.
"Ini namanya God Eye Triangle. Alat ini ada tiga kegunaannya, dua yang fungsi telah dikatakan oleh Fucang Long, sebagai perlindungan diri...," jawab Zhi Shimo sambil memperagakannya.
Zhi Shimo yang telah terhubung dengan God Eye Triangle, dia cukup melambaikan tangan dari atas ke bawah, lalu keluar dari pergelangan tangannya sinar yang menyelimuti tubuh Zhi Shimo.
"Hanya saja perisai energi ini tidak mampu menahan serangan kekuatan Supreme Immortal keatas, demikian juga dengan senjata rahasia yang berupa Jarum Hantu. Tapi, fungsi yang ketiga masih bisa dimanfaatkan. Fungsi ketiga disebut Indikator, kegunaannya untuk mendeteksi kekuatan lawan dan kelemahannya, namun hanya sebatas lawan dibawah kekuatan True Alfa!" jelas Zhi Shimo kepada mereka berempat.
Celestial She dan tiga Naga tua tidak heran mengetahui kelebihan God Eye Triangle, sebab setiap kultivator memiliki kemampuan itu, tergantung seberapa kuat diri dan lawan untuk bisa mengetahui kelemahan masing-masing. Contoh, Supreme Immortal bisa melihat basis kultivasi lawan dibawahnya, sedangkan lawan yang lemah tidak bisa melihat kekuatan lawan, tapi bisa merasakan aura kekuatan, atau yang dikenal dengan kemampuan Persepsi atau Intuisi.
Dari alat God Eye Triangle, bisa ditebak jika Ras Reptilian memiliki kelemahan saat melawan kultivator. Perkiraan semua orang, Ras Reptilian lemah dalam persepsi atau Intuisi, jadi mereka mengandalkan kecerdasan untuk menciptakan berbagai alat untuk menutupi kelemahannya.
Kelebihan Ras Reptilian sudah dipastikan kecerdasan yang berasal dari kekuatan jiwa. Justru kelebihan ini yang ditakuti oleh lawannya dari Reptilian. Ras Reptilian memiliki kemampuan dalam kekuatan jiwa dikarenakan garis darahnya adalah campuran, antara binatang dan manusia.
Namun, Ras Reptilian mengganggap rasnya adalah yang tertinggi, anggapan itu berdasarkan silsilah, dimana mahkluk pertama yang hadir di alam semesta adalah binatang dan bukan Ras Dewa atau Manusia.
Dan, memang tidak ada sejarahnya tiba-tiba manusia ada di alam semesta, semua berawal dari mikroorganisme yang berevolusi menjadi segala jenis binatang air, lalu berevolusi menjadi binatang darat dan terus berevolusi menjadi seperti saat ini.
Karena hal itu, Ras Reptilian dan Ras Elohiim merasa mereka adalah ras pertama dan paling cerdas diantara ras lainnya. Sedangkan Ras Elohiim, Zhi Shimo belum mengetahuinya, sebab dia belum menemukan harta milik mereka untuk bisa dipelajari. Setidaknya, Zhi Shimo sedikit banyak telah mengetahui bahasa Ras Reptilian.
__ADS_1
Setelah penjelasan panjang lebar tentang kegunaan God Eye Triangle dan kelemahan Ras Reptilian, Zhi Shimo mempelajari benda-benda aneh yang lainnya.
"Aneh juga mereka tidak mengakui silsilah yang sebenarnya, bahwa mereka ras berdarah campuran dan justru menganggap yang pertama!" gumam Tian Long yang memikirkan kemunafikan Ras Reptilian.
"Karena mereka cerdas!" sahut Zhi Shimo.
"Dan mereka menganggap ras lainnya bodoh, begitu kan?" celetuk Celestial She yang geram dengan cara pikir Ras Reptilian.
"Tidak! Mereka tidak menganggap ras lainnya bodoh, tapi di anggap hanya sebagai budak pintar, pintar dibodohi!" kelakar Zhi Shimo dan membuat semua orang tertawa.
Setelah memeriksa semua harta Ras Reptilian dan tidak ada satupun yang bisa meningkatkan kekuatan, Zhi Shimo menyimpan semua harta di dalam ruang khusus, sebab harta ini masih bisa dipelajari dan juga dimodifikasi. Hanya empat mutiara jiwa yang sedikit bermanfaat bagi Zhi Shimo, setingkat Danau tahap puncak seperti dua tetes air bagi Zhi Shimo.
Zhi Shimo keluar dari Dunia Jiwa dan melihat Raja Burung Feng tidak ada ditempatnya, lalu dia segera menuju ke Gunung Jīngshén, tempatnya Perapian Air Suci.
Sepanjang perjalanan, Zhi Shimo tidak lagi melihat mayat-mayat prajurit burung, yang ada hanya bulu-bulu burung...
Tidak butuh waktu lama, Zhi Shimo telah berada dekat di kawah Gunung Jīngshén, dibibir kawah banyak sekali pasukan burung dalam keadaan siaga penuh, mereka menunggu kedatangan Zhi Shimo.
Karena Zhi Shimo dalam wujud menjadi angin, dia tidak diketahui oleh prajurit burung. Lalu dia segera masuk ke dalam kawah dan melihat Perapian Air Suci yang seperti cairan magma, ditengah kawah ada sebidang tanah yang terdapat sebuah pintu menuju ke Alam Tianwu. Pintu itu dijaga ketat oleh Eagle Knight Army yang berjumlah 11 prajurit.
"Dia ada disini!" gumam Zhi Shimo yang melihat Raja Burung Feng sedang berendam di Perapian Air Suci untuk pemulihan diri.
"Percuma, dia adalah penghuni asli Alam Tianwu. Setelah terbunuh dia langsung diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang. Dia akan pulih seketika lalu kembali disini dalam satu bulan kemudian dengan kekuatan yang sama. Berbeda dengan peserta Konferensi Tianwu yang harus mengulang untuk berkultivasi dari awal!" cegah Fucang Long dan sedikit menjelaskan.
Inilah perbedaan peserta Konferensi Tianwu dan penghuni asli Alam Tianwu, semua sudah diatur oleh Kitab Suci demi kelangsungan hidup penghuninya.
Zhi Shimo tidak memikirkan apa yang diucapkan oleh Fucang Long, dia segera masuk ke dalam Perapian Air Suci hingga ke dasar kawah, tanpa merasakan panas sedikitpun. Dia merasakan energi murni yang terkandung didalamnya. Zhi Shimo segera menyerap energi murni dari Perapian Air Suci seperti orang yang kehausan.
Dengan cepat Air Suci membentuk pusaran magma dan mengejutkan para penjaganya, mereka melihat Air Suci seakan-akan mengalir ke dasar kawah. Buru-buru dua Eagle Knight Army mengeluarkan Raja Burung Feng dari Perapian Air Suci, mereka khawatir rajanya terhisap ke dalam pusaran.
"Apakah kawah ini ada kebocoran?" tanya Phoenix General kepada rekannya.
"Tidak tahu! Aku akan coba memeriksanya terlebih dahulu!" jawab rekannya yang menjabat sebagai ajudan Raja Burung Feng.
Ajudan itu segera masuk ke dalam kawah Perapian Air Suci, namun dia terguling-guling dalam pusaran magma, dia berusaha untuk keluar dari pusaran namun semakin kedalam daya hisapnya makin kuat, dia juga merasakan kepanasan hingga membuat bulu-bulunya terbakar.
Phoniex general segera memberikan pertolongan dengan melemparkan rantai khusus tahan panas, namun upayanya justru membuatnya tercebur dan ikut tergulung pusaran magma. Para prajurit burung segera bekerjasama untuk menyelamatkan dua pemimpinnya, mereka melemparkan rantai dengan tujuan agar bisa diraih oleh pemimpinnya. Sayangnya, upaya mereka juga gagal dan justru dua prajurit ikut tercebur.
__ADS_1
Ajudan Raja Burung Feng dan Phoenix general meronta-ronta saat tubuhnya mulai meleleh karena panas ekstrim, dan makin cepat meleleh ketika jaraknya sangat dekat dengan Zhi Shimo yang tidak terlihat.
Mereka berdua tidak mampu mengeluarkan teriakan, sebab saat membuka mulut cairan magma akan masuk, mereka hanya bisa meronta-ronta untuk menahan rasa sakitnya. Sebelum benar-benar mati, mereka berdua tiba-tiba menghilang, termasuk kedua prajurit burung yang ikut tercebur.
Ya, mereka diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang, sehingga tidak mati. Biarpun begitu, mereka masih merasakan rasa sakit dan akan membuatnya trauma. Demikian juga dengan Raja Burung Feng, dia tidak akan diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang sebelum nyawanya benar-benar dalam kondisi sangat terancam.
Sedangkan Zhi Shimo tidak peduli dengan nasib mereka, dia perlahan mulai meningkat kekuatan dari tingkat Almighty God level 1 naik ke level berikutnya. Dia teringat akan perkataan dari Kitab Suci Kelahiran, dimana Alam Tianwu adalah tempat yang kaya energi untuk meningkatkan kekuatan.
Karena hal itu, dia tidak khawatir dengan energi Asal Muasal yang memelihara Alam Tianwu akan habis. Seandainya tidak diawasi oleh Kitab Suci dan para penguasa, dia akan mengekstrak Alam Tianwu seperti yang dilakukan di Dunia Binatang, dengan mengandalkan Formasi Pentagram yang lebih cepat untuk meningkatkan kekuatannya.
Mengingat Formasi Pentagram, kedua bola mata Zhi Shimo yang terpejam bergerak-gerak, dia tiba-tiba merindukan keempat kakaknya yang telah meninggal.
Perubahan psikologi Zhi Shimo dirasakan oleh Celestial She dan tiga Naga tua yang berada di tubuhnya.
"Tuan Muda akan menerobos ke Ranah Half Alfa," ujar Fucang Long yang terlihat senang jika Zhi Shimo menjadi kuat.
"Dia harus menstabilkan mental terlebih dahulu sebelum menerobos ke Half Alfa, ini adalah halangan bagi kultivator!" sahut Tian Long.
Celestial She tampak tidak khawatir, dia hanya tersenyum tipis melihat kekasihnya telah berada di tingkat Almighty God level 10 dan akan menerobos ke tingkat Half Alfa.
Apa yang terjadi pada Zhi Shimo adalah rintangan sebelum menuju Realm Subconscious Cultivation, dia harus melepaskan keterikatan pada masa lalu, membuang pikiran yang mengganjal hati. Seandainya berhasil melewati rintangan Realm Subconscious Cultivation, maka dia akan menerima Kesengsaraan Petir sebagai bentuk pembaptisan.
Karena sudah pernah mengalami di kondisi seperti ini, Zhi Shimo dengan cepat menstabilkan mentalnya dan makin mempercepat proses penyerapan energi murni yang terkandung di dalam Perapian Air Suci.
Kesenjangan antara Almighty God dan Half Alfa sangatlah jauh, ibarat langit dan tanah, sehingga dia membutuhkan banyak energi murni yang sangat besar, apalagi dantian-nya berbeda dengan kultivator manapun.
Kawah Perapian Air Suci dengan cepat berubah warna, awalnya berwarna merah api kini berubah menjadi bening seperti air pada umumnya.
Para prajurit burung syok melihat perubahan Perapian Air Suci, makin terkejut saat samar-samar melihat wujud asli Zhi Shimo.
"Panggil bala bantuan!" perintah salah satu perwira tinggi Eagle Knight Army kepada bawahannya, "ayo, kita serang bersama-sama!" Perintahnya sekali lagi.
Perwira Eagle Knight Army memimpin anak buahnya dengan terbang di atas Perapian Air Suci, lalu dia berubah wujud menjadi Burung Elang. Kemudian dia memuntahkan bola energi kearah Zhi Shimo. Para prajurit segera mengikuti perintah pemimpinnya.
Boom... Boom boom boom...
Rentetan ledakan ketika bola energi membentur pusaran magma yang kini berubah menjadi air. Namun, pusaran air seakan-akan memblokir setiap serangan dan tidak sedikitpun mengenai tubuh Zhi Shimo.
__ADS_1
Tidak berselang lama, ratusan ribu pasukan burung berdatangan dan segera memuntahkan bola energi...