Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 46. Menyelamatkan Pang Bersaudara.


__ADS_3

Chapter 46. Menyelamatkan Pang Bersaudara.


Zhi Shimo menuju kearah Timur untuk menjemput Yuna Aurora dan yang lainnya. Dia sengaja tidak menggunakan teleportasi agar bisa menemukan teman-temannya.


Saat jarak satu kilometer dari lubang pohon, Zhi Shimo menepuk keningnya saat lupa tidak membalas komunikasi Yuna Aurora, dia segera berhenti dan melayang, lalu memejamkan mata untuk berkomunikasi dengan Yuna Aurora.


"Maaf! Aku segera menjemputmu dan jangan beranjak dari tempat persembunyian!"


Setelah beberapa saat, Yuna Aurora memberikan jawaban dengan nada kesal dan juga terdengar panik, "kamu kemana saja tidak segera menjawab?! Cepat jemput aku, disini banyak sekali Roh Jahat yang bisa melukai seseorang. Saat ini kita tidak bisa terlalu lama bertahan di gua!"


Zhi Shimo seketika menjadi panik dengan keadaan Yuna Aurora. Melalui segel keluarga, dia segera melihat situasi diluar gua tempat persembunyian Yuna Aurora. Setelah pemeriksaan beberapa saat, Zhi Shimo mendengus kesal, saat gua telah dipasang Formasi Perlindungan yang dia berikan.


Memang diluar gua ada beberapa Roh Jahat yang bisa melukai seseorang, tapi Roh Jahat itu tidak mampu memasuki gua yang terlindung oleh Formasi. Roh Jahat itu berbentuk asap yang wujudnya menyerupai seorang prajurit, Zhi Shimo menduga Roh Jahat itu adalah prajurit korban peperangan kuno.


"Apakah wanita suka membuat pria panik?!" sungutnya setelah melihat Yuna Aurora aman.


"Baiklah, aku akan segera menjemput kalian. Ingat, jangan kemana-mana!" pinta Zhi Shimo yang tidak ingin kesulitan menjemput Yuna Aurora dan yang lainnya.


"Kamu sekarang dimana? Apakah jauh dari lokasi kita?" tanya Yuna Aurora yang tidak sabaran ingin segera dijemput.


'"jauh... Sangat jauh! Mungkin dua hari dua malam jika terbang tanpa henti!" jawabnya setelah mengukur jarak tempuh dari lokasinya dan tempat persembunyian Yuna Aurora.


"Ya sudah, kita akan menunggu!"


Setelah Yuna Aurora mengerti, Zhi Shimo segera melanjutkan perjalanannya dengan perasaan dongkol. Ya, bagaimana Zhi Shimo tidak kesal dengan sikap Yuna Aurora, sudah tahu Dunia Mistik tidak dikenali dan sangat luas harus menjemputnya dengan segera, lalu bagaimana jika dengan anggota Seribu Malam, mereka kan juga perlu bantuan?


"Ahh!! Sudahlah, anggap saja Yuna Aurora sebagai bentuk pelatihan mental ku!" ujar Zhi Shimo yang menganggap sikap Yuna Aurora seperti binatang yang harus dijinakkan.


Sambil terbang pelan, Zhi Shimo mengeluarkan kulit binatang domba untuk membuat peta, peta yang akan diberikan kepada anggota Seribu Malam. Dia membuat lingkaran sebagai tempat berkumpul, dimana Pang Shui dan Banteng Api berada, lalu dia menarik garis lurus dan menggambar sesuai apa yang dia lihat.


Disaat Zhi Shimo membuat peta, dibelakangnya terbang nyamuk sebesar kucing dengan jumlah fantastis. Suara dengungan nyamuk membuat Zhi Shimo berhenti dan membalikkan badan.


"Apa-apaan ini!!" pekik Zhi Shimo yang bergidik ngeri melihat nyamuk sebesar kucing, terlihat jelas bulu-bulu tipis seperti milik ulat bulu.


"Firefly Energi Defense!!" teriak Zhi Shimo saat nyamuk raksasa itu menargetkan dirinya.


Kemudian, bermunculan seribu Kunang-kunang berwarna kebiruan mengelilingi Zhi Shimo untuk melindunginya. Kini jumlah Kunang-kunang bertambah dua ratus, karena Zhi Shimo telah naik ke tingkat Earth Immortal level pertama. Sebelumnya Zhi Shimo hanya mampu mengeluarkan delapan ratus Kunang-kunang.


"Firefly Blast Energi!!" sekali lagi Zhi Shimo mengeluarkan skill andalannya dari Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa.


Kembali bermunculan energi Kunang-kunang yang langsung melesat ke arah ribuan nyamuk raksasa. Bukannya menghindari atau kabur, ribuan nyamuk raksasa itu terlihat makin kelaparan dengan terbang cepat, seakan-akan energi Kunang-kunang adalah madu dan tidak dianggap marabahaya.


Boom... Boom...

__ADS_1


Rentetan ledakan terdengar sejauh empat kilometer dan percikan benturan energi Kunang-kunang dan nyamuk raksasa seperti kembang api.


Pang Shui yang mendengar segera keluar dari lubang pohon dan melihat percikan api dilangit. Banteng Api menggeru saat tahu itu adalah tuannya, dia menjadi bersemangat untuk ikut bertarung.


"Apa yang sedang dia hadapi?" gumam Pang Shui yang ingin melihat dari dekat, tapi dia teringat akan pesan Zhi Shimo.


Banteng Api menggeru untuk menjawab pertanyaan Pang Shui. Sayangnya, Pang Shui tidak mengerti bahasa binatang seperti Zhi Shimo, dia hanya menepuk kepala Banteng Api dan kembali melihat ke langit.


Suara ledakan terus terdengar berkali-kali dan disusul percikan kembang api di langit. Dunia Mistik yang minim pencahayaan menjadi terang benderang hingga memicu perhatian penghuninya. Salah satunya yang membuat Yuna Aurora bersembunyi, yaitu Roh Jahat.


Setelah waktu satu dupa, akhirnya Zhi Shimo mengalahkan ribuan nyamuk raksasa, dia melihat banyak kristal energi milik nyamuk raksasa berjatuhan seperti hujan.


Zhi Shimo segera mengambil semua kristal energi yang mampu meningkatkan kekuatan bagi kultivator. Dia tidak memperdulikan staminanya yang terkuras setelah mengeluarkan banyak kekuatan jiwa.


Disaat sibuk mengambil kristal energi, Zhi Shimo belum menyadari sedang diamati banyak Roh Jahat. Namun, persepsinya mendeteksi ada bahaya dan segera menghentikan aktivitas. Zhi Shimo mengedarkan pandangannya dengan Mata Langit dan terkejut saat melihat Roh Jahat.


Zhi Shimo menghela nafas berat dan mengambil Pil Pemulih Energi, lalu dia memakannya seperti permen. Zhi Shimo membuang nafas dan bersiap bertarung lagi dengan mengeluarkan skill Firefly Blast Energi untuk menyerang, serta Firefly Energi Defense untuk melindungi dirinya.


Kali ini Zhi Shimo bertarung dibawah untuk menghemat stamina. Roh Jahat terlebih dahulu menyerang dengan melesat seperti kabut asap yang didorong angin.


Zhi Shimo terkejut dan spontan mengendalikan Firefly Blast Energi untuk menyerang. Seperti nyamuk raksasa, Roh Jahat tidak menghindar dan malah membuka mulutnya untuk melahap energi Kunang-kunang.


Bhush... Bhush... Bhush...


Zhi Shimo jelas panik dengan bergerak mundur, tapi banyaknya asap itu tidak mampu dia hindari, asap yang dari belakang memasuki tubuhnya dan disusul dari segala penjuru.


Tubuh Zhi Shimo terguncang tak beraturan saat tubuhnya dimasuki oleh asap. Seketika Zhi Shimo merasakan asap itu berkumpul di dantian dan membuatnya kegirangan, ternyata Roh Jahat yang berhasil dikalahkan adalah energi spiritual yang bisa meningkatkan kekuatan kultivator.


Setelah tidak ada lagi Roh Jahat disekitar, Zhi Shimo langsung duduk bersila saat dantian-nya bergejolak tanda akan menerobos ke tingkat Earth Immortal level dua. Kedua tangannya saling bertumpu dan membentuk lingkaran saat ibu jari saling menempel.


Energi terobosan meluap keluar dari tubuhnya. Tidak butuh waktu lama Zhi Shimo telah menstabilkan pondasi kekuatannya dan membuka mata, lalu berdiri sambil merenggangkan otot-otot yang tegang.


"Luar biasa Roh Jahat ini, aku tidak mengira sangat menguntungkan setelah mengalahkannya. Daripada kristal energi, lebih cepat mengalahkan Roh Jahat jika ingin cepat meningkatkan kekuatan," gumam Zhi Shimo dan melihat sekitarnya yang telah porak-poranda. Anehnya, pohon besar tidak ada yang tumbang, hanya pohon kecil dan rerumputan yang roboh.


Zhi Shimo garuk-garuk kepala saat kebingungan arah, lalu dia memejamkan mata untuk melihat lokasi Yuna Aurora. Dia langsung terbang disaat telah mengunci titik lokasi persembunyian istrinya.


Sambil terbang sangat cepat dan mengaktifkan Mata Langit, Zhi Shimo melihat dua orang yang dia kenali, mereka adalah Pang Heng dan Pang Hong. Jaraknya terpaut enam kilometer dari lokasi pertarungan, Zhi Shimo segera meningkatkan kecepatannya.


Selain kedua Pang bersaudara, ada beberapa orang yang mengepung mereka. Zhi Shimo segera turun dan mendarat di cabang batang pohon besar untuk mengamati apa yang sedang terjadi diantara mereka.


Setelah mendengar pembicaraan mereka, ternyata Pang bersaudara menemukan Buah Suci tingkat Bumi yang mampu memberikan kekuatan sebanyak sepuluh level. Sayangnya, disaat menemukan Buah Suci, ada orang lain yang mengetahuinya.


Orang lain itu adalah anggota dari Sekte Pendekar Naga Sakti, jumlah mereka ada tujuh orang dengan membawa senjata. Mereka menjuluki timnya Naga Gunung dan fisik mereka memang berotot dan gagah, pemimpinnya bernama Shan (Gunung) Yuxuan (rumah besar).

__ADS_1


"Berikan satu saja dan kalian akan aku lepaskan!" pinta pemimpin Tim Naga Gunung yang bernama Shan Yuxuan.


"Hajar saja Bos, menghadapi anggota Akademi Dewa Dewi jangan banyak bicara!" sahut wakil Tim Naga Gunung, dia jengkel melihat Shan Yuxuan terlalu lembek sebagai seorang pemimpin.


"Kakak Pertama, biarkan aku yang melawan Pang Heng, dan Pang Hong biarkan kakak ketiga yang melawannya!" sela salah satu orang yang biasanya dipanggil kakak atau adik keempat oleh Tim Naga Gunung.


Shan Yuxuan menghela nafas panjang saat Pang bersaudara tidak mau berbagi, padahal dia sudah berbaik hati tidak meminta dua Buah Suci tingkat Bumi. Lalu dia mengangguk sebagai jawaban dan berpesan, "adik, jangan bunuh mereka, cukup ambil kantong spasialnya."


Kakak ketiga dan adik keempat maju untuk melawan Pang bersaudara. Sedangkan Pang Heng dan Pang Hong telah bersiap dan mempertahankan apa yang menjadi miliknya.


Wakil Tim Naga Gunung melirik kantong spasial milik Pang Hong yang diikat di sabuk, sebab Buah Suci dibawanya. Perlahan wakil tim bergerak menyelinap sambil menunggu kesempatan untuk merebut kantong spasial.


Trang... Trang...


Empat orang langsung bertarung dengan sengit dan senjata pedang saling berbenturan. Mereka berempat memiliki kekuatan yang seimbang, namun Pang bersaudara lebih dirugikan dengan stamina yang terkuras, sebab sebelumnya telah dikejar-kejar oleh Tim Naga Gunung.


Akan tetapi, Pang bersaudara memiliki teknik berpedang yang sama dan membuat mereka unggul dalam kekompakan daripada lawannya, terlihat secara perlahan menyudutkan lawan.


Zhi Shimo yang berada di cabang batang pohon melihat kebawah tanpa diketahui siapapun, dia menjentikkan jari dan muncul tujuh energi Kunang-kunang untuk menghentikan niat buruk wakil Tim Naga Gunung. Tujuh energi Kunang-kunang bergerak tanpa diketahui siapapun dan bersiap menyerang jika wakil Tim Naga Gunung ikut campur.


Wakil Tim Naga Gunung tersenyum saat melihat kesempatan untuk mengambil kantong spasial milik Pang Hong, dimana Pang Hong sedikit menjauh dari Pang Heng.


Wakil Tim Naga Gunung langsung bergerak cepat kearah Pang Hong, namun dia terkejut saat muncul satu energi Kunang-kunang menghalangi gerakannya.


Kecuali empat orang yang sedang bertarung, Tim Naga Gunung melihat kakak kedua yang tiba-tiba bergerak dan dihalangi sesuatu bercahaya kebiruan yang tidak diketahui.


Boom...


"Arghh!!" wakil Tim Naga Gunung terpental sejauh seratus meter setelah energi Kunang-kunang menyerangnya.


Shan Yuxuan dan anggotanya segera menghampiri kakak kedua dan terkejut saat dihalangi oleh empat energi Kunang-kunang. Empat orang yang bertarung segera saling menjauh dan melihat apa yang sedang terjadi.


Pang Hong dan Pang Heng tersenyum saat tahu pemilik energi Kunang-kunang, mereka berdua mencari keberadaan Zhi Shimo dan senang saat melihatnya berdiri di cabang batang pohon besar.


Kemudian, empat energi Kunang-kunang melesat ke arah Shan Yuxuan dan anggotanya, mereka segera melepaskan pukulan berenergi untuk menghancurkannya.


Boom... Boom...


Empat ledakan energi saling berbenturan. Shan Yuxuan dan anggotanya terkejut saat serangan mereka tidak mampu menghancurkan energi Kunang-kunang.


Boom... Boom...


Akhirnya Shan Yuxuan dan anggotanya terkena serangan energi Kunang-kunang, mereka terpental dan berguling-guling. Zhi Shimo segera turun dan mendarat di samping Pang Hong.

__ADS_1


Pang Heng dan Pang Hong tertawa lepas dan segera memeluk Zhi Shimo yang telah menyelamatkan mereka dari Tim Naga Gunung.


__ADS_2