Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 146. teknologi Canggih Ras Cerdas


__ADS_3

Chapter 146. Teknologi Canggih Ras Cerdas.


Shuǐ Jīnglíng telah berada di dalam Interstellar Fighter tanpa diketahui oleh para penjaga yang memiliki kekuatan True Delta, sebab para penjaga sedang memijat kepalanya karena pusing akibat dampak gelombang kejut benturan energi Kunang-kunang.


Lalu dia tersenyum melihat Zhi Shimo yang melongo. Shuǐ Jīnglíng melambaikan tangannya kepada Zhi Shimo, setelah itu dia melihat panel kendali pada Interstellar Fighter.


Zhi Shimo sudah dua kali telah dibuat terkejut melihat kehebatan Shuǐ Jīnglíng. Celestial She menutup mulut Zhi Shimo yang terbuka.


"Dia adalah energi, wajar jika bisa masuk ke dalam Interstellar Fighter," kata Celestial She.


Zhi Shimo tersipu malu dengan dirinya sendiri yang kurang dalam mengendalikan emosinya, lalu dia mengeluarkan lagi energi Kunang-kunang untuk mengalihkan perhatian semua orang dan juga untuk memberikan waktu bagi Shuǐ Jīnglíng.


Energi Kunang-kunang kembali menyerang wali penjaga ibukota, mereka buru-buru mengaktifkan perisai energi untuk melindungi diri dari serangan.


Setelah itu, Zhi Shimo kembali melihat Shuǐ Jīnglíng yang telah berpindah ke Interstellar Fighter satunya. Tidak berselang lama telah berpindah ke Intergalactic Plane.


Tiga unit kapal angkasa tersebut tiba-tiba menghilang dari pandangan Zhi Shimo dan Celestial She. Zhi Shimo menjadi panik karena tidak melihat Shuǐ Jīnglíng, Mata Langitnya segera mencari keberadaan Shuǐ Jīnglíng.


Zhi Shimo membuang napas lega karena melihat Shuǐ Jīnglíng telah memasuki jaringan vena struktur tanah. Tidak berselang lama, Shuǐ Jīnglíng telah duduk di bahunya.


"Ayo, masuk dulu ke dalam Dunia Jiwa!" pinta Shuǐ Jīnglíng.


Zhi Shimo buru-buru masuk ke dalam Dunia Jiwa tanpa bertanya dimana tiga unit kapal angkasa, dia yakin jika Shuǐ Jīnglíng menyembunyikannya...


Para penjaga belum menyadari jika Interstellar Fighter dan Intergalactic Plane telah menghilang, sebab mereka terkena gelombang kejut energi Kunang-kunang.


Suara dentuman keras ketika Tubuh Bayangan terkena pukulan berenergi dari wali penjaga ibukota. 10 Tubuh Bayangan hancur berkeping-keping. Sorak-sorai terdengar di seluruh ibukota saat wali penjaga ibukota berhasil mengalahkan si penyusup.


Namun berbeda dengan leluhur Qi Jin, dia membalikkan badan dan diam membeku. Dia tidak lagi melihat tiga kapal angkasa milik ras cerdas. Otaknya segera berpikir.


Raja Qi, Taois Zhuge dan semua orang ikut membalikkan badan. Seketika reaksi mereka sama seperti leluhur Qi Jin...


Di dalam Dunia Jiwa.


"Kamu sembunyikan dimana?" tanya Zhi Shimo yang ingin tahu.


Shuǐ Jīnglíng menjentikkan jari kanan meniru Zhi Shimo, muncul dari telapak tangannya dua miniatur Interstellar Fighter dan satu Intergalactic Plane. Zhi Shimo mengambilnya miniatur Intergalactic Plane, Celestial She juga mengambil satu Interstellar Fighter.


"Jika ini bisa diubah menjadi miniatur, kenapa Ras Reptilian tidak membawanya?" gumam Zhi Shimo sambil mempelajari teknologi Intergalactic Plane.

__ADS_1


"Naga tua, kemari!" panggil Celestial She yang ingin penjelasan dari Fucang Long dan sahabatnya yang ikut berperang.


Empat Naga tua yang sedang berkultivasi, mendengar suara Celestial She sangat keras, mereka bergegas ke Istana Dewa Binatang, mereka melihat Zhi Shimo dan dua wanita di depan halaman istana.


"Apa apa?" tanya Tian Long kepada Celestial She dengan nada ketus, dia paling tidak suka diganggu saat berkultivasi.


Celestial She tidak menanggapi Tian Long, dia melihat Fucang Long lalu bertanya, "ini adalah miniatur Interstellar Fighter. Suamiku bertanya, jika kapal antar galaksi bisa diubah menjadi miniatur, kenapa mereka tinggalkan?"


Empat Naga tua melihat miniatur Interstellar Fighter yang ditunjukkan oleh Celestial She.


"Seperti yang hamba ceritakan tempo hari, mereka tidak sempat menyelamatkan armadanya ketika Dewa Tianwu tiba dan langsung menyerang!" jawab Fucang Long dan di anggukkan kepala oleh Zhi Shimo.


"Bagaimana Tuan Muda bisa mengendalikan kapal mereka?" lanjutnya dengan bertanya.


"Bukan aku, tapi dia yang melakukannya!" jawab Zhi Shimo sambil melihat Shuǐ Jīnglíng yang tampak membanggakan diri dengan dagu sedikit terangkat.


"Lihat dibawah miniatur ada tombol, tekan dan lemparkan ke atas. Nanti aku jelaskan saat berada di dalamnya!" pinta Shuǐ Jīnglíng kepada Zhi Shimo.


Celestial She dan Zhi Shimo membalikkan miniatur kapal angkasa, memang terdapat tombol yang sedikit menonjol dari badan permukaan kapal angkasa.


Zhi Shimo menekan tombol tersebut dan melemparkan ke atas Istana Dewa Binatang. Seketika miniatur berubah menjadi Intergalactic Plane yang sangat besar seperti pertama kali dilihat.


Intergalactic Plane melayang di udara, terpaut jarak 124 meter di atas Istana Dewa Binatang. Ukurannya sama dengan Istana Ordo Kegelapan yang berbentuk bulat.


Melihat ukuran Intergalactic Plane yang sedikit lebih kecil dari Istana Ordo Kegelapan, Zhi Shimo berasumsi jika Ratu Diao Chin pernah bertemu dengan Intergalactic Plane, dia meniru bentuknya untuk menciptakan Istana Ordo Kegelapan.


"Ayo, ikuti aku." Shuǐ Jīnglíng segera terbang dan diikuti oleh semua orang.


Saat Shuǐ Jīnglíng berada di bawah Intergalactic Plane, tepatnya di tengahnya, dia berbicara dengan bahasa Ras Reptilian.


"Buka pintu utama!"


Proyektor Pelindung Intergalactic Plane berfluktuasi, terbuka Proyektor Pelindung di tengah badan Intergalactic Plane, lalu keluar gas berwarna putih yang terasa dingin. Setelah itu perlahan turun sebuah tabung seperti lift dengan kaca tembus pandang.


Melihat pintu tabung yang terbuka seperti lift berteknologi modern, Zhi Shimo lagi-lagi teringat dengan pengelihatannya tentang masa depan saat menaklukkan Mahkota Maharaja.


"Teknologi ini ... Apa hubungannya ras cerdas dengan Mahkota Maharaja?" batin Zhi Shimo yang berkecamuk di pikiran.


"Mahkota Maharaja, pengelihatan ku yang kamu tunjukkan waktu itu apa terkait dengan Ras Reptilian dan Ras Elohiim?" tanya Zhi Shimo dengan menggunakan komunikasi telepati kepada Mahkota Maharaja.

__ADS_1


Zhi Shimo tidak bisa menunggu jika ada pertanyaan yang mengganjal hati, karena itu dia bertanya kepada Mahkota Maharaja yang sekian lama tidak berkomunikasi lagi semenjak menyatu.


Sambil menunggu jawaban dari Mahkota Maharaja atau Zirah Perang Dewa Binatang, Zhi Shimo mengikuti Shuǐ Jīnglíng yang masuk ke dalam tabung, lalu disusul oleh Celestial She dan empat Naga tua.


Setelah pintu tabung tertutup, tabung perlahan terangkat. Tidak berselang lama mereka telah berada di dalam Intergalactic Plane yang sangat besar, banyak dinding yang mengeluarkan cahaya kelap-kelip.


Didalamnya terdapat kaca yang mengelilingi ruangan, bisa melihat situasi di luar. Setelah kaca, banyak panel mengontrol yang juga melingkar, lingkaran itu dipisahkan oleh satu tabung pintu yang membawa Zhi Shimo dan yang lainnya. Lalu ada dua tabung ruang hampa yang juga memisahkan panel mengontrol Intergalactic Plane.


Dua tabung tersebut merupakan tempat sumber energi yang menggerakkan Intergalactic Plane, tempatnya Anti-Matter. Bentuknya seperti energi Kunang-kunang berwarna kuning pudar.


Lalu ada kursi komando yang menghadap ke arah Selatan, posisinya lebih tinggi dari kursi personil yang berjumlah 50 buah. Di depan kursi komando ada bola kristal seukuran kepala orang dewasa.


Disamping kanan dan kiri kursi komando, ada kursi dan meja yang berjumlah 15 pasang, di meja ada juga panel mengontrol dan layar yang berfungsi untuk memonitor situasi di luar.


Zhi Shimo dan semua orang yang melihatnya dibuat kagum dan sekaligus kebingungan dengan banyaknya panel kendali Intergalactic Plane. Seumur-umur baru kali ini Zhi Shimo melihat banyak tombol, tuas kendali dan juga kaca di depan kursi. Sungguh membingungkan bagi Zhi Shimo dan semua orang yang melihat.


"Saat ini kita berada di pusat kendali. Sebelah kanan merupakan tempat asisten komandan armada Intergalactic Plane, mereka menyebutnya Personil Sayap Kiri, tugasnya memonitor situasi luar, membuat peta dan melacak sumber daya. Personil Sayap Kanan, bertugas untuk memobilisasi armada Intergalactic Fighter, Explorer Spaceship dan prajurit Reptilian...," kata Shuǐ Jīnglíng yang menjelaskan kepada semua orang, dia berjalan santai dengan kedua tangan berada di belakang pinggang.


Shuǐ Jīnglíng menjelaskan juga, bahwa 50 kursi merupakan tempat personil yang mengendalikan persenjataan berat yang melindungi Intergalactic Plane dari serangan.


Intergalactic Plane terbagi menjadi empat lantai. Lantai pertama merupakan tempat kendali, tempat tinggal komandan, para petinggi dan personil. Lantai kedua diperuntukkan untuk para jenderal, kolonel, letnan, kapten pilot dan personil Intergalactic Fighter serta Explorer Spaceship.


Lantai empat tempat hanggar 175 unit Intergalactic Fighter dan 25 unit Explorer Spaceship. Lantai empat diperuntukkan untuk para prajurit yang berjumlah dua ratus ribu jiwa. Secara keseluruhan, jumlah awak Intergalactic Plane mencapai 400.000 jiwa.


Shuǐ Jīnglíng mengajak semua orang memeriksa keseluruhan Intergalactic Plane sambil menjelaskan.


Zhi Shimo melirik Shuǐ Jīnglíng yang berada di kirinya. Didalam hatinya banyak pertanyaan tentang pengetahuan Shuǐ Jīnglíng. Zhi Shimo curiga jika Shuǐ Jīnglíng merupakan salah satu anggota ras cerdas.


Setelah mengelilingi Intergalactic Plane, mereka kembali ke ruang kendali kapal.


"Bagaimana kamu mengetahui semuanya?" tanya Zhi Shimo setelah Shuǐ Jīnglíng selesai berbicara.


Shuǐ Jīnglíng menunjukkan kursi komando sambil menjawab, "bola kristal yang berada di depan kursi komandan itu ... Letakkan telapak tangan dan alirkan energi spiritual untuk mendapatkan semua informasi."


Setelah menjawab Shuǐ Jīnglíng tertawa. Zhi Shimo gemas mengetahui telah dipermainkan oleh Shuǐ Jīnglíng, tahu begitu tidak perlu mendengar ocehannya dan mengelilingi Intergalactic Plane.


Zhi Shimo mendengus kesal dan berjalan menuju bola kristal pengetahuan. Lalu meletakkan telapak tangan pada bola kristal tersebut. Zhi Shimo memejamkan mata saat otaknya dimasuki banyak informasi tentang Intergalactic Plane, Intergalactic Fighter dan Explorer Spaceship.


Setelah Zhi Shimo selesai, Celestial She juga meletakkan telapak tangannya. Lalu bergantian dengan empat Naga tua.

__ADS_1


"Sekarang aku memiliki teknologi canggih milik ras cerdas. Di masa depan saat peperangan global terjadi, aku sudah memiliki armada perang antar galaksi," kata Zhi Shimo, dia membayangkan bagaimana saat itu terjadi.


bersambung.


__ADS_2