
Chapter 152. Taois Zhuge.
Mendengarkan penjelasan Shuǐ Jīnglíng, Zhi Shimo tidak tahu harus berbuat apa untuk saat ini, dia yang sudah meningkat satu tingkat merasa masih sangat lemah jika harus melawan ras cerdas.
Zhi Shimo membuang semua pemikiran yang belum terjadi, lalu dia berdiri sambil berbicara, "aku akan pergi ke Desa Ah Lam."
Shuǐ Jīnglíng segera berubah wujud menjadi Peri Kupu-kupu, lalu duduk di bahu kiri. Demikian juga dengan Celestial She yang kembali menjadi tato dileher Zhi Shimo, lalu dia mengeluarkan tubuh spiritualnya dan duduk di bahu kanan.
Zhi Shimo keluar dari Dunia Jiwa, dia berada di dekat lokasi Altar Pengorbanan dan segera berteleportasi.
Situasi Kota Gangnam dijaga ketat dan banyak orang yang memiliki kekuatan True Delta dan ada juga wali penjaga kota.
Zhi Shimo buru-buru keluar dari Dunia Jiwa karena ingin meningkatkan kekuatan sesegera mungkin sebelum Ras Reptilian dan Ras Elohiim datang, dia juga tidak ingin selalu bergantung kepada Celestial She.
Setelah kekuatannya mampu untuk menguasai Benua Qi, dia akan kembali ke Alam Tianwu. Di Alam Tianwu, dia akan mengumpulkan jiwa Satria 12 Naga. Sayangnya, karena terburu-buru, dia melupakan sesuatu, dan...
Bang...
Tiba-tiba Zhi Shimo membentur dinding energi setelah melewati Sungai Namnam dan terjatuh ke tanah. Sedangkan Celestial She dan Shuǐ Jīnglíng segera masuk ke dalam tubuh Zhi Shimo saat merasakan Domain energi.
Zhi Shimo segera bangkit dan terkejut saat dirinya telah terkepung, lalu dia melihat meriam kapal angkasa sedang membidiknya.
Diantara mereka, ada dua orang yang dikenalinya, mereka adalah Qi Zhuge Yueyin dan Qi Zhuge Miao yang mengapit seorang pria tua. Pria tua itu tidak lain adalah Taois Zhuge yang sedang membelai jenggotnya dengan tangan kanan dan tangan kiri di belakang pinggang.
"Dewa Binatang, selamat datang di Benua Qi, maafkan kami yang menghalangi perjalanan Anda! Kami hanya ingin menjamu Anda karena telah memberikan informasi tentang kedatangan utusan Maharaja Yaksa!" sapa Taois Zhuge dengan sopan, bahkan mau meminta maaf kepada Zhi Shimo.
Dalam hati, Zhi Shimo mengumpat kepada dirinya sendiri yang lupa tidak menggunakan Teknik Perubahan Wujud, dia juga tidak menyangka teknik teleportasinya bisa diketahui oleh Taois Zhuge, dan baru kali ini Zhi Shimo mengalaminya.
Sebenarnya, Taois Zhuge kebetulan mengetahui Zhi Shimo yang berteleportasi, dia segera mengeluarkan Domain energi untuk menghentikan Zhi Shimo.
Sedangkan, bagaimana Taois Zhuge mengetahui nama gelar Zhi Shimo, dia telah mencari informasi di Alam Tianwu, tepatnya di Kota Lima Menara Bintang. Dan, nama Dewa Binatang mudah dikenali siapapun.
Zhi Shimo geleng-geleng kepala sambil tersenyum masam, karena sudah seperti ini, tidak mungkin Zhi Shimo berusaha lari dari Taois Zhuge, apalagi dia disapa dengan baik.
Zhi Shimo menangkupkan kedua tangannya, lalu berbicara, "justru saya yang seharusnya meminta maaf telah masuk ke Benua Qi. Sejujurnya, saya ada di Benua Qi karena sedang memburu Monster Lima Elemen yang masuk ke dalam celah spasial dan tahu-tahunya sudah ada di sini!"
__ADS_1
Saat Zhi Shimo berbicara, Taois Zhuge selalu memperhatikan gestur tubuh Zhi Shimo, pergerakan kedua mata dan intonasi suara. Taois Zhuge melakukan itu karena ingin tahu apakah perkataan Zhi Shimo jujur atau tidak.
Taois Zhuge memikirkan perkataan Zhi Shimo, dia mengaitkan semua kejadian ini hingga pembantaian massal penduduk Kota Gangnam.
Sedangkan Qi Zhuge Yueyin dan adiknya tidak berkedip melihat wajah tampan Zhi Shimo, tampak mereka menyukainya. Seandainya tahu siapa orang yang telah melihatnya saat buang air kecil, sudah pasti Qi Zhuge Yueyin akan marah kepada Zhi Shimo.
Untung saja mereka mengira Zhi Shimo tidak mengetahui jika wajahnya disalahgunakan oleh Monster Lima Elemen sebagai penyamaran.
"Berarti, Anda juga yang membuat Altar Pengorbanan tidak berfungsi dengan baik?" tebak Taois Zhuge.
Setelah mendapatkan laporan dari salah satu wali penjaga kota, Taois Zhuge menyimpulkan, jika kegagalan Dewa Perang meningkatkan kekuatan karena ada seseorang yang ikut campur.
"Bagaimana Senior bisa mengetahuinya?" tanya Zhi Shimo dengan segera.
Taois Zhuge tertawa dan berjalan mendekati Zhi Shimo. Zhi Shimo yang khawatir diserang secara tiba-tiba, segera mundur. Namun dia berhenti ketika punggungnya menyentuh mata tombak milik murid-murid Taois Zhuge.
"Jangan takut Dewa Binatang, kita tidak akan menyakitimu!" kata Taois Zhuge sambil menepuk pundak kiri Zhi Shimo.
"Apakah benar kamu memburu Monster Lima Elemen?" selidik Taois Zhuge yang ingin memastikan apakah ucapan Zhi Shimo benar atau tidak, dia telah menilai perkataan Zhi Shimo sesaat lalu yang terlihat jujur.
Zhi Shimo merasakan energi spiritual memasuki tubuhnya, dia tahu Taois Zhuge sedang memeriksa tubuhnya. Karena tidak ada pilihan lain dan tanpa banyak bicara, Zhi Shimo mengangkat tangan kanan yang direntangkan, dia berniat untuk mengendalikan akar-akar pohon.
Kemudian, Zhi Shimo melambaikan tangan kanannya dengan santai, lalu muncul air diatas kepala semua orang. Kemunculan air itu karena udara memiliki kelembaban, sehingga Zhi Shimo mampu mengendalikan elemen air.
Zhi Shimo mengeluarkan Api Surgawi peringkat 11, air itu menguap karena Api Surgawi. Air yang menguap membentuk awan dan membuat Qi Zhuge Yueyin dan adiknya berdecak kagum.
Zhi Shimo telah menunjukan kemampuannya dalam mengendalikan elemen kayu, air dan api, tinggal dua elemen lagi untuk membuktikan jika Zhi Shimo memang memburu Monster Lima Elemen.
Zhi Shimo kembali mengendalikan kemampuan dalam memanipulasi elemen, dia melambaikan tangan dari bawah ke atas. Tiba-tiba tanah kembali bergetar dan bermunculan manusia yang terbentuk dari tanah. Manusia tanah tersebut mengelilingi semua orang dengan berbaris rapi.
Semua orang berdecak kagum melihat kemampuan Zhi Shimo dalam mengendalikan empat elemen. Tinggal satu lagi pembuktian.
Di saat semua orang melihat hasil karya Zhi Shimo, tiba-tiba senjata mereka bergetar hebat, buru-buru semua orang memegang erat senjatanya yang akan lepas.
"Hebat hebat! Anda telah menunjukkan kemampuan mengendalikan lima elemen sebagai syarat untuk memburu Monster Lima Elemen!" pujian Taois Zhuge.
__ADS_1
Semua orang menjadi lega ketika senjatanya tidak lagi bergetar, semua itu karena Zhi Shimo yang ingin menunjukkan kemampuannya dalam mengendalikan elemen logam.
Qi Zhuge Miao bertepuk tangan karena senang melihat kemampuan Zhi Shimo, dia segera mendekatinya, lalu disusul oleh kakaknya.
"Ayo, kita berbicara di dalam kapal saja!" ajak Taois Zhuge yang ingin mengenal Zhi Shimo lebih dekat.
Zhi Shimo tidak menolak ajakan Taois Zhuge yang berada di sisi kirinya, dan di kanannya ada Qi Zhuge Miao berjajar dengan Qi Zhuge Yueyin.
"Junior Shimo, siapakah orang yang membantu utusan Maharaja Yaksa?" tanya Taois Zhuge sambil berjalan menuju ke kapal angkasa.
"Jika saya mengatakan orang tersebut, apakah Anda akan mempercayainya?" tanya balik Zhi Shimo.
"Tanpa bantuan orang dalam, tidak mungkin utusan itu bisa masuk ke Benua Qi. Siapa dia?" jawab Taois Zhuge.
"Nyonya Lun, Kepala daerah provinsi Nanmen dan wali penjaga kota yang bernama Qi Xian Li!" jawab Zhi Shimo sambil mengeluarkan berkas Raja Qi Jianheng yang dia ambil dari ruang rahasia waktu itu.
"Apa!" seruan semua orang yang tidak menyangka jika orang yang terkenal menjadi pengkhianatnya.
Hanya Taois Zhuge yang tetap tenang sambil menerima gulungan bambu yang berisi tentang informasi Raja Qi Jianheng, dia sudah menebak semenjak menghilangnya Nyonya Lun, yang hampir bersamaan dengan Kota Gangnam.
Sambil berjalan menuju kapal angkasa, semua orang diam memikirkan si pengkhianat Benua Qi, mereka menunggu keputusan Taois Zhuge sebagai penasehat Kerajaan Qi dan guru spiritual.
Zhi Shimo, Taois Zhuge dan cucunya telah berada di dalam ruang tamu kapal angkasa. Ternyata, didalam ruang tamu sudah ada dua wanita dan satu pria, mereka adalah Qi Xiao Yu dan dua asistennya. Mereka bertiga berdiri saat Taois Zhuge masuk, lalu memerhatikan Zhi Shimo.
Semua orang duduk di kursi yang telah tersedia.
"Melihat informasi ini sangat detail dan lengkap, pasti ada mata-mata di dalam tubuh kerajaan! Junior Yao, junior Chen, selidik siapa mata-mata itu!" perintah Taois Zhuge.
"Baik, Guru."
Qi Sun Yao dan Qi Tong Chen segera berdiri, mereka membungkuk sebagai bentuk penghormatan kepada yang tua, lalu keluar dari ruang tamu.
"Junior Shimo, darimana Anda mendapatkan ini?" selidik Taois Zhuge.
Zhi Shimo sudah menduga akan ditanya tentang hal ini, dia pun menjawab, "setelah tahu jika saya orang asing bagi Benua Qi, saya diam-diam bersembunyi sambil memburu Monster Lima Elemen. Kebetulan saya melewati sebuah pondok bambu didekat Kota Nanmen. Waktu itu, saya melihat satu wanita dan dua pria yang tampak mencurigakan... Saya ikuti mereka yang menuju ke ruang bawah tanah yang ada didalam pondok bambu..."
__ADS_1
Zhi Shimo dengan lancar berbicara, padahal dia sedikit mengubah cerita yang sebenarnya. Semua orang mendengar dengan seksama dan selalu melihat gestur tubuh Zhi Shimo.
Bersambung.