Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 138. Akhirnya Berhasil!


__ADS_3

Chapter 138. Akhirnya Berhasil!


Setelah tubuh Zhi Shimo tidak merasakan tekanan kuat dari Peri Kupu-kupu, dia berjalan mendekatinya. Peri Kupu-kupu tidak khawatir jika Zhi Shimo akan berbuat macam-macam, sebab dia mampu dengan mudah mengalahkannya.


Disaat dekat dengan Guci Air Mata Dewi, Zhi Shimo membuat lingkaran di udara, lalu muncul lubang portal yang memperlihatkan isi Dunia Jiwa. Peri Kupu-kupu terkejut mengetahui ada seorang wanita yang tersenyum kepadanya, lalu dia melihat empat jiwa Naga tua yang tersenyum hangat.


"Jangan takut, masuk saja!" bujuk Tian Long.


"Aku lebih kuat dari mu saja senang tinggal di sini... Ayo, bergabung dengan kita!" ajak Celestial She yang merayu Peri Kupu-kupu, dia memang lebih kuat dua tingkat dari Peri Kupu-kupu.


Sebenarnya Celestial She mampu menaklukkan Peri Kupu-kupu dengan kekerasan, tapi itu sama saja dengan tindakan leluhur Qi dan membuat Zhi Shimo gagal mendapatkan kesetiaan dari Peri Kupu-kupu.


Dengan Mata Ular Surgawi, Celestial She melihat kedalam Guci Air Mata Dewi yang melimpah dengan Energi Alami. Peri Kupu-kupu sengaja mengeluarkan Energi Alami dua tetes setiap jaringan vena.


"Bagaimana, apa kamu menyukainya?" tanya Zhi Shimo sambil melihat reaksi Peri Kupu-kupu yang tampak jelas menyukai Dunia Jiwanya.


Karena Peri Kupu-kupu tidak segera menjawab, Zhi Shimo berbicara, "kamu tidak perlu menangis setiap hari. Justru kamu bisa menyerap Energi Sejati yang ada di Dunia Jiwa untuk dimurnikan menjadi Energi Alami."


Peri Kupu-kupu melirik Zhi Shimo.


"Apa kamu tahu aku menangis? Masa iya, aku harus menangis setiap hari hanya untuk mengeluarkan Energi Alami dan memberikan kepada mereka? Aku menyerap energi Formasi Alami, lalu dengan beberapa metode pemurnian ... Jadilah Energi Alami yang aku tampung di Guci Air Mata Dewi. Dari sini, aku membaginya melalui enam jaringan vena struktur tanah!" ucap Peri Kupu-kupu dengan nada ketus, dia sedikit menjelaskan bagaimana proses adanya Energi Alami, tapi tidak mengungkapkan metode pemurniannya.


Zhi Shimo tersenyum kecut saat salah mengira jika Energi Alami ada karena Peri Kupu-kupu menangis. Wajar jika dia tidak tahu, sebab ini juga baru pertama mengetahui ada jenis Artefak Alami yang mampu mengeluarkan Energi Alami.


"Berarti Energi Alami karena Formasi Alami?" tanya Zhi Shimo.


Peri Kupu-kupu memicingkan sudut matanya untuk menyelidiki tubuh Zhi Shimo, dia keluar dari Guci Air Mata Dewi dan memutari tubuh Zhi Shimo, dia mencium aroma wangi yang dihasilkan dari pemurnian tanaman menjadi sebuah pil. Lalu dia mundur dan tepat berada di depan lubang portal ke Dunia Jiwa.


"Tidak selalu berasal dari Formasi Alami. Apapun yang mengandung energi, aku bisa memurnikannya. Ya, walaupun sedikit lebih sulit dan memakan waktu jika hanya menyerap energi biasa. Tapi, jika ada Energi Jiwa atau kekuatan jiwa, aku tidak akan kesulitan untuk memurnikannya, hanya satu kali proses. Seharusnya kamu tahu sebagai seorang Alkemis!" jawabnya dengan jelas, dia tahu Zhi Shimo seorang ahli Alkemis setelah mengendus aroma obat.


Zhi Shimo tersenyum kemenangan, lalu dia menjentikkan jari dan bermunculan satu Energi Kunang-kunang di depan Peri Kupu-kupu. Spontan Peri Kupu-kupu kegirangan dan langsung melahap tanpa sedikitpun khawatir akan meledak.


Zhi Shimo yang justru kaget dengan kecerobohan Peri Kupu-kupu. Namun, keterkejutannya berubah menjadi kekaguman. Dia melihat tubuh Peri Kupu-kupu bercahaya, sepasang sayap mengeluarkan warna-warni.


Kekaguman Zhi Shimo kembali menjadi keterkejutan, dimana Peri Kupu-kupu mengeluarkan sebutir pil berwarna kuning dari mulutnya, pil itu mengeluarkan aura kekuatan jiwa yang sangat dibutuhkan oleh Zhi Shimo dan semua orang.


"Ini jadinya kalau aku memurnikan Energi Jiwa... Sekali klik jadilah Pil Energi Jiwa...," kata Peri Kupu-kupu dengan genit menirukan Zhi Shimo yang menjentikkan jari dan menunjukkan Pil Energi Jiwa.


Zhi Shimo kini menjadi melongo dengan mulut terbuka, dia tidak menyangka ada metode sekali klik jadilah Pil Energi Jiwa. Otaknya seakan-akan tertimpa palu milik Xu Huang yang mengguncang akal pikirannya sebagai seorang ahli Alkemis.

__ADS_1


Celestial She dan empat Naga tua juga mengalami guncangan kejiwaan melihat metode Peri Kupu-kupu, mulut mereka sama seperti Zhi Shimo yang melongo.


Peri Kupu-kupu tertawa melihat wajah pria tampan menjadi idiot, lalu dia melihat Celestial She yang kehilangan keanggunannya. Dia juga melihat jiwa Naga tua yang kelihatan akan memudar.


"Kamu harus tahu aku juga seorang ahli Alkemis, malahan lebih tinggi dari tingkat Celestial Supreme tahap puncak seperti mu. Aku berada di tingkat Supreme Alchemist God tahap puncak!" imbuhnya dengan membusungkan dadanya karena bangga akan mencapainya melebihi Tian Zhi.


Zhi Shimo terhuyung-huyung kebelakang karena tidak siap mental menghadapi Peri Kupu-kupu yang melebihi pengetahuannya. Empat Naga tua terduduk di tanah demikian juga dengan Celestial She.


Peri Kupu-kupu terbang dengan sangat cepat dan meraih kerah baju Zhi Shimo agar tidak terjatuh, lalu dia berujar, "biasanya saja, tidak perlu syok seperti ini!"


Wajar saja jika Zhi Shimo, Celestial She dan empat Naga tua tidak mengetahui ada tingkatan yang lebih tinggi dari Celestial Supreme.


Setelah tingkat Celestial Supreme, seseorang Alkemis akan menerobos ke tingkat Sovereign Alchemist God. Lalu naik lagi setelah melewati empat tahap, yaitu Supreme Alchemist God dan baru Almighty God Alchemist. Tapi, menerobos ke tingkat Sovereign Alchemist God membutuhkan waktu lama dan pengalaman yang melimpah.


Zhi Shimo menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara, lalu dia terus mengulangi hal yang sama sampai hatinya benar-benar tenang.


Setelah tenang dia berbicara, "sekarang semua tergantung padamu... Tidak lama lagi utusan Maharaja Yaksa akan tiba di Benua Qi."


Peri Kupu-kupu tersenyum genit saat tahu Zhi Shimo tidak mau membicarakan tentang Alkemis. Lalu dia merenung sambil memegang dagunya, terbang perlahan memutari tubuh Zhi Shimo.


Setelah berputar-putar dan membuat Zhi Shimo ingin menyentil Peri Kupu-kupu, dia menghilang lubang portal Dunia Jiwa. Peri Kupu-kupu berhenti dan duduk di bahunya, dengan kaki kiri bertumpu pada paha kanan.


"Zhi Shimo... Nama lengkap ku, Tian Zhi Shimo. Memangnya Duni--" jawab Zhi Shimo dan terhenti sebelum bertanya balik, sebab telinganya dijewer oleh Peri Kupu-kupu.


"Kamu Tian Zhi Shimo, bocah nakal yang menjadi suami tuanku si Tian Chua Hua? Apa benar kamu adiknya yang paling nakal?" cecar Peri Kupu-kupu dengan suara yang melengking di telinga Zhi Shimo.


"Iya, iya... Aku adiknya yang menjadi suami Tian Chua Hua... Lepaskan telingaku yang akan kamu putuskan!" jawab Zhi Shimo yang kesakitan, dia ingin meraih tubuh mungil Peri Kupu-kupu tapi takut.


Peri Kupu-kupu tertawa kegirangan, lalu dia mencium pipi Zhi Shimo berulang-ulang. Sedangkan Zhi Shimo memegang telinganya yang sakit.


"Pantas saja kamu memiliki Dunia Jiwa, apa kamu tidak ingat siapa aku? Jika tidak ingat, aku jewer kuping mu!" ucap Peri Kupu-kupu sambil kedua tangan memeluk leher Zhi Shimo.


Sambil tetap mengelus kupingnya yang sakit, Zhi Shimo berusaha untuk mengingat kembali masa lalunya, namun tidak sekalipun mengingat tentang Peri Kupu-kupu.


"Jujur, aku tidak mengingat masa lalu... Tapi, saat aku koma satu tahun lalu, aku bertemu dengan Tian Chua Hua, dia yang menyembuhkan ku!" kata Zhi Shimo.


Peri Kupu-kupu melepaskan pelukannya pada leher Zhi Shimo, dia kembali duduk di bahu kanan dan menyilangkan kaki kirinya. Lalu bertopang dagu sambil menghela napas berat.


"Bencana Petir Semesta membuat semua kebahagiaan menjadi duka... Aku akan ceritakan apa hubungan ku dengan kakakmu...," ucapnya dengan nada sedih, dia sejenak berhenti berbicara.

__ADS_1


"Kita bicara di dalam Dunia Jiwa saja agar nyaman!" pinta Zhi Shimo sebelum Peri Kupu-kupu bercerita.


Peri Kupu-kupu melambai tangan kiri dan Guci Air Mata Dewi berubah bentuk menjadi kalung berlian yang berwarna kekuningan, dia memakainya di leher. Seketika jaringan vena terputus dengan Energi Alami.


Dalam hati Zhi Shimo bersuka cita telah berhasil menaklukkan hati Peri Kupu-kupu, dia tidak menyangka karena hubungan dengan kakaknya bisa mendapatkan Guci Air Mata Dewi Artefak Alami yang diburu oleh Maharaja.


Seandainya Maharaja Yaksa tahu, dia sudah pasti akan marah besar, lagi-lagi usahanya untuk mengumpulkan seluruh Artefak Alami gagal total karena Dewa Binatang.


"Ayo, masuk!" pintanya setelah menyimpan Guci Air Mata Dewi.


Mereka berdua menghilang dari dalam Formasi Alami. Setelah tidak adanya Guci Air Mata Dewi yang menyerap energi Formasi Alami, Formasi Alami bercahaya namun hanya sesaat...


Yang tidak diketahui oleh Zhi Shimo, penjaga inti Benua Qi melihat apa yang dilakukan oleh Zhi Shimo dan Peri Kupu-kupu. Penjaga inti Benua Qi bisa melihat dengan menggunakan alat canggih yang diciptakan oleh Ras Reptilian. Bentuknya sama persis dengan kacamata, bulat dengan kaca kanan berwarna hitam dan kiri berwarna bening.


Penjaga inti Benua Qi sudah berulang-ulang berteriak memanggil Zhi Shimo, namun tidak sedikitpun suaranya terdengar oleh Zhi Shimo. Jelas Zhi Shimo tidak mendengar, sebab dinding Formasi Alami sangat tebal.


Apalagi ketika Peri Kupu-kupu mengambil Guci Air Mata Dewi, penjaga inti Benua Qi itu makin berteriak keras dan melepaskan pukulan terkuatnya untuk menghancurkan Formasi Alami. Sayangnya, usahanya sia-sia, bahkan tidak sampai membuat Formasi Alami bergetar sedikitpun.


Setelah Zhi Shimo dan Peri Kupu-kupu menghilang dari radar kacamata, penjaga inti Benua Qi segera membuat sketsa wajah Zhi Shimo. Setelah jadi, dia segera kembali ke permukaan tanah untuk melaporkan kepada Raja Qi Jianheng dan menyebarkan sketsa wajah pelaku pencuri Guci Air Mata Dewi.


Kembali ke Zhi Shimo.


Di ruang santai Istana Dewa Binatang, Zhi Shimo duduk di lantai yang beralaskan permadani yang tebal, Celestial She duduk disamping dan empat Naga tua duduk berhadapan dengan Zhi Shimo.


"Dunia Jiwa ini sama seperti milik tuanku," kata Peri Kupu-kupu yang masih duduk di bahu kanan Zhi Shimo.


"Apakah kalian kenal dengan Peri Kupu-kupu?" tanya Zhi Shimo kepada empat Naga tua.


"Kami tidak pernah melihat nona muda Hua memperlihatkan Peri Kupu-kupu. Beliau sangat tertutup pada orang lain!" jawab Tian Long dan di anggukan kepala oleh tiga sahabatnya.


"Memang tuanku orangnya tertutup, hal yang wajar sebagai seorang Alkemis dan tabib," sahut Peri Kupu-kupu, "ngomong-ngomong, bagaimana caranya kamu bisa mengeluarkan kekuatan jiwa yang bisa terbentuk?" sambungnya dengan bertanya kepada Zhi Shimo, dia ingin tahu darimana mendapatkan Energi Jiwa.


"Aku mendapatkannya juga tak terduga ... Sampai saat ini sulit untuk dijabarkan dengan kata-kata, kamu tahu energi semester banyak jenisnya dan banyak yang masih misterius seperti energi Matter dan Anti-Matter. Ada lagi yang paling misterius dari yang misterius, yaitu Dark Matter...!" jawab Zhi Shimo yang membingungkan semua orang.


Dark Matter atau Materi Gelap ada dimana-mana, tapi sangat misterius, tubuh manusia juga tercipta karena Dark Matter, namun letaknya masing sangat tersembunyi.


Sebelum Peri Kupu-kupu bertanya lagi, buru-buru Zhi Shimo berbicara, "jika kamu bertanya terus, kapan ceritanya!"


Peri Kupu-kupu menutup mulutnya saat tertawa. Setelah tertawa dan mengibaskan rambutnya yang panjang, dia menarik napas panjang dan menghembuskan secara perlahan.

__ADS_1


Zhi Shimo yang melihat tingkah Peri Kupu-kupu yang genit dan seolah-olah paling cantik serta anggun, ingin rasa menampar pantatnya yang imut.


__ADS_2