Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 133. Pemimpin Kota Nanmen, Qi Cao An.


__ADS_3

Chapter 133. Pemimpin Kota Nanmen, Qi Cao An. Rencana Penculikan.


Semenjak Qi Guo Zhang berselisih dengan janda Kota Kunlun dan menunjukkan kekuatan aslinya, namanya menjadi bahan perbincangan hangat di seluruh Benua Qi.


Orang yang tidak melihat dengan mata kepala sendiri perselisihan itu, jelas tidak mempercayainya, jika lawannya bukan janda Kota Kunlun. Berhubung, Nyonya Lun sendiri yang mengkonfirmasikan, bahwa benar telah berselisih dengan Qi Guo Zhang, maka banyak orang yang mempercayai.


Sebelum datangnya Zhi Shimo, Kota Nanmen sudah ramai dengan kedatangan penduduk yang berasal dari Kota Beimen, kini makin ramai gara-gara ingin mengenal sosok musuh Nyonya Lun yang pemberani.


Dari banyaknya orang yang datang, ada juga Qi Zhuge Yueyin dan adiknya, mereka membawa sepuluh pengawal yang kekuatannya melebihi Nyonya Lun. Tujuannya mereka jelas ingin merekrut Qi Guo Zhang alias Zhi Shimo agar mau menjadi bagian dari timnya, sebab kompetisi Beast Leader telah dimulai lebih cepat dari jadwal.


Majunya jadwal Beast Leader dikarenakan ulah Monster Lima Elemen. Jadi, Raja Qi memutuskan untuk menjadikan Monster Lima Elemen sebagai bahan utama dalam perburuan kompetisi Beast Leader.


Hadiah yang diberikan sangat mengiurkan siapapun, bahkan setingkat kekuatan Half Resonansi akan tertarik.


Hadiah juara pertama dalam kompetisi Beast Leader, adalah sebagai berikut;



Juara pertama mendapatkan 10 tiket untuk berkultivasi di kolam Energi Alami. Satu tiket berlaku bagi semua tim pemenang kompetisi, tim pemenang pertama berkultivasi di kolam Energi Alami selama delapan batang dupa (4 jam). Lokasi kolam Energi Alami berada di ibukota. (Satu tim berjumlah 10 orang maksimal)



Juara kedua mendapatkan 8 tiket, juara ketiga mendapatkan 6 tiket dan seterusnya.



Juara pertama juga mendapatkan 10 unit Artefak Bintang Tiga tahap puncak, berupa senjata yang sesuai andalannya. Juara kedua mendapatkan 8 unit Artefak Bintang Tiga tahap puncak dan seterusnya.



Dan total ada lima hadiah yang akan diberikan bagi pemenang kompetisi Beast Leader. Dari kedua hadiah tersebut saja membuat kekuatan Half Resonansi tergiur.


Belum lagi hadiahnya mendapatkan bimbingan langsung dari 18 Taois, dimana akan dibimbing secara pribadi oleh guru spiritual. Bimbingan dari guru spiritual akan mempermudah pemahaman dalam kemacetan saat berkultivasi. Hal ini sangat berharga bagi kekuatan yang berada di Realm Subconscious Cultivation.


Zhi Shimo yang berada di penginapan Nanmen, dia belum mengetahui jika cucu dari Taois Zhuge sudah menunggunya, bahkan rute pelarian sudah dijaga ketat oleh pengawalnya.


Wajar Zhi Shimo belum mengetahuinya, sebab dia kini berada di bawah Balai Kota Nanmen untuk menyelidiki struktur tanah dan juga mempelajari jaringan vena.


Seperti sebelumnya, pergerakannya Zhi Shimo selalu terhenti ketika 20 wali penjaga kota melakukan tugasnya dalam pemeriksa terjadwal secara bergiliran. Bahkan kali ini lebih ketat dari sebelumnya, dimana kekuatan diatas Half Alfa juga diperintahkan untuk memindai seluruh wilayahnya masing-masing.


Zhi Shimo yang merasakan banyaknya panca indera yang memindai wilayah, dia seperti dilewati gelombang air yang bergulung-gulung. Untung saja dia memiliki Dunia Jiwa dan Mata Langit, sehingga selalu lolos dari pendeteksian panca indera. Walaupun memiliki dua keunggulan itu, tetap saja Zhi Shimo harus waspada setiap saat.

__ADS_1


Saat ini, lokasi Monster Lima Elemen tidak jauh dari dinding Formasi Perlindungan, terpaut jarak 3.300 meter lebih. Zhi Shimo masuk ke dalam Dunia Jiwa dan memantau perkembangan Monster Lima Elemen.


Namun, Monster Lima Elemen berhenti ketika merasakan kekuatan tingkat True Alfa berada di atasnya, padahal jarak permukaan tanah dan posisinya terpaut 9.616 meter. Bisa dipastikan persepsi Monster Lima Elemen sangat tajam untuk mendeteksi sekitarnya.


Zhi Shimo melihat tiga pria, satu pemilik pondok bambu dan dua pelayan. Mereka berada di dalam pondok bambu, lokasinya berada di depan jalan utama penghubung antara Kota Nanmen dan Kota Beimen. Pondok bambu itu dijadikan kedai yang menyediakan hidangan sederhana.


Tetapi, itu bukan sekedar pondok bambu biasa. Pria itu membuat ruang bawah tanah sedalam 5.500 meter dari permukaan tanah. Ukuran ruang bawah tanah seluas 50 meter persegi. Ukuran 5.500 meter merupakan jarak batas kemampuan Mata Dewa.


Inilah kecerdikan Monster Lima Elemen, dia telah mengantisipasi hal seperti ini, dimana akan ada beberapa ruang bawah tanah yang memiliki kedalaman 5.500 meter. Monster Lima Elemen membuat lorong sedalam 9.616 meter agar tidak terdeteksi siapapun, itu juga batas kemampuannya dalam membuat lorong yang dalam, sebab semakin dalam menggali semakin keras struktur tanahnya.


Di dalam ruang bawah tanah itu terdapat banyak sketsa wajah yang dilukis di kulit binatang domba. Ada yang diberi tanda silang dan ada juga yang masih bersih.


Karena penasaran, Zhi Shimo berubah wujud menjadi angin dan keluar dari Dunia Jiwa, lalu dia berteleportasi dan muncul di dalam ruang bawah tanah. Dia menyelidiki setiap catatan yang berada di meja.


"Mansion Dewi Kesenangan! Bagaimana bisa ada disini?" gumam Zhi Shimo saat membaca berkas yang bertuliskan nama Mansion Dewi Kesenangan.


Zhi Shimo berlanjut membaca banyak berkas, lalu dia melihat nama-nama orang dan sketsa wajah target yang harus dibunuh. Dari banyaknya sketsa wajah, ada wajah Raja Qi Jianheng yang menjadi target pembunuhan.


Lalu dia mengambil berkas milik Raja Qi Jianheng untuk dipelajari. Zhi Shimo segera masuk ke dalam Dunia Jiwa saat merasakan ada tiga orang yang turun ke ruang bawah tanah.


"Biarkan aku pelajari ini. Kamu awasi siapa yang akan datang nanti," kata Celestial She yang ingin menyibukkan dirinya dengan membantu Zhi Shimo.


"Dia lagi! Apa tujuannya berada di sini?" gumam Zhi Shimo saat melihat Nyonya Lun bersama satu wali penjaga kota, satu pria lain adalah pemimpin Kota Nanmen.


Tiga kekuatan yang sangat mengerikan bagi Zhi Shimo. Wali penjaga kota memiliki kekuatan tingkat Half Resonansi level 5, pemimpin Kota Nanmen berada di tingkat Half Delta level 26, dan Nyonya Lun tetap berada di tingkat True Gama level 35.


Walaupun Nyonya Lun paling lemah, kedua pria tersebut terlihat sangat menghormatinya, dimana wali penjaga kota dan pemimpin berjalan di belakangnya.


Wali penjaga Kota Nanmen bernama Qi Xian Li. Pemimpin Kota Nanmen bernama Qi Cao An. Qi Cao An adalah murid dari Qi Cao dan sekaligus keponakannya. Murid Qi Cao tidak hanya satu, melainkan banyak.


Saat tiba di ruang bawah tanah, Nyonya Lun duduk di kursi yang tampak dikhususkan untuknya, kursi yang terbuat dari emas dan berbalutkan bulu angsa. Kaki kanannya bertumpu pada paha kiri dan memperlihatkan belah luar paha kanan.


Sedangkan Qi Xian Li duduk bersebrangan dengan meja bundar sebagai pembatas, dia menatap wajah cantik Nyonya Lun dengan tatapan penuh kasih sayang. Qi Xian Li adalah orang yang mencegah Zhi Shimo sebelum menendang pinggang Nyonya Lun.


"Ambilkan berkas Raja Qi!" pinta nyonya Lun kepada pemimpin Kota Nanmen.


Qi Cao An segera menuju ke meja yang telah diacak-acak oleh Zhi Shimo, posisinya berada di sudut ruangan, dia terkejut melihat mejanya menjadi berantakan. Qi Cao An dengan panik mencari berkas Raja Qi Jianheng yang menyimpan banyak informasi penting.


"Ada apa?" tanya Qi Xian Li saat mendengar suara benda yang dijatuhkan oleh Qi Cao An.


"Berkasnya tidak ada, padahal kemarin aku meletakkannya di sini?" jawab Qi Cao An.

__ADS_1


"Coba tanya anak buahmu yang berjaga-jaga di atas, hanya mereka yang selalu ada di sini!" pinta Qi Xian Li, dia sebenarnya ingin berduaan dengan Nyonya Lun.


Nyonya Lun melirik Qi Cao An yang keluar dari ruang bawah tanah, lalu dia melihat Qi Xian Li yang bermain mata dan tahu artinya, dimana pria tua ini meminta jatah tidur.


Lalu dia berkata, "tugasmu selanjutnya, tangkap Qi Guo Zhang. Setelah kamu berhasil membawa masuk utusan dari Maharaja Yaksa, tubuh ini akan kuberikan seutuhnya!"


Qi Xian Li tertawa bahagia dengan janji dari Nyonya Lun yang selalu dimimpikan. Setelah itu dia berkata, "pasti aku akan bantu kamu. Tapi, kamu juga tahu jika Raja Qi selalu dilindungi oleh 18 Taois, dan ini sangat berbahaya jika kita menangkapnya, mendekatinya saja sulit!"


"Bukan urusanku!" sahut Nyonya Lun yang tidak peduli dengan kesulitan yang akan dialami oleh Qi Xian Li.


Ya, mereka ingin menangkap Raja Qi Jianheng, sebab dia adalah keturunan langsung dari leluhur Qi. Tujuan untuk menangkap Raja Qi Jianheng agar bisa membuka segel Altar Dimensi, sehingga utusan dari Maharaja Yaksa yang berada di Alam Tianwu bisa masuk.


Berkas yang dibawa oleh Zhi Shimo berisi tentang informasi mengenai jadwal pelindung Raja Qi Jianheng, selain itu ada juga jalur rahasia menuju ke ruang pribadinya. Setiap kelemahan dan keunggulan dari 18 Taois juga ada di dalam berkas tersebut. Bisa dipastikan berkas tersebut sangatlah penting.


Zhi Shimo yang mendengar obrolan mereka jelas terkejut. Otaknya seketika menebak tujuan Maharaja Yaksa yang menginginkan Artefak Alami, artefak yang berada di inti Benua Qi. Walaupun dia tidak tahu jenis Artefak Alami apa itu, setidaknya dia tahu itu merupakan sumber adanya Energi Alami.


Qi Cao An menyeret anak buahnya yang bertugas menjaga ruang bawah tanah, dia sangat kesal tidak menemukan berkas penting. Anak buahnya jelas tidak tahu apa-apa, tapi Qi Cao An juga tidak mempercayainya.


Jika berkas itu sampai jatuh ke pihak lain, sudah dipastikan sangat membahayakan posisinya sebagai pemimpin Kota Nanmen.


Bukk....


Qi Cao An melemparkan anak buahnya seperti sampah, lalu dia berkata kepada Nyonya Lun, "berkas dicuri, tapi dia tidak mengakuinya!"


"Bunuh saja dan cari penggantinya. Untuk informasi Raja Qi, kamu bisa minta kepada mata-mata. Lain kali, pilih orang yang terbaik dan terpercaya!" jawab Nyonya Lun yang tidak sedikit merasa kasian, bahkan menegur Qi Cao An.


Qi Cao An melihat anak buahnya yang pingsan setelah dipukuli. Lalu dia berjongkok dan meletakkan telapak tangan di perut anak buahnya, dia akan mengekstrak dantian-nya.


"Arghh!" teriakan pria itu saat kesakitan ketika kekuatannya diekstrak oleh Qi Cao An.


"Ampun Pemimpin! Sungguh... Sungguh aku tidak mencurinya!"


Qi Cao An tidak peduli dengan permohonan ampun anak buahnya, sebab dia ingin menghilangkan bukti jikalau berkas Raja Qi Jianheng sampai jatuh ke tangan pihak lain.


Sebelum anak buahnya mati, Qi Cao An berhenti mengekstrak dantian-nya, lalu bertanya, "sekali lagi, utusan siapa kamu?"


"Aku... Aku... Selalu setia... kepada Anda!" jawab anak buahnya dengan sekuat tenaga saat berbicara, dia sudah tidak memiliki tenaga untuk bergerak, berbicara sangat susah.


Bang...


Qi Cao An meledakkan kepala anak buahnya. Isi kepala tercerai berai dan membuat wajah Qi Cao An terkena darah dan isinya. Sedangkan Qi Xian Li memblokir cipratan darah dan isi kepala dengan energi, sehingga tidak sampai mengenainya dan Nyonya Lun.

__ADS_1


__ADS_2