Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 48. Peta Alam Tianwu.


__ADS_3

Chapter 48. Peta Alam Tianwu.


Zhi Shimo terbang tidak lambat maupun cepat, karena dia sedang membuat peta. Saat melihat kedepan, dia melihat di Dunia Mistik ada juga lautan yang sangat indah, tampak tenang dan airnya jernih berwarna biru muda, dipesisir pantai banyak karang yang mengeluarkan cahaya berwarna putih dan biru.


Zhi Shimo berhenti diatas daun untuk memeriksa lautan yang tampak tenang. Saat Mata Langit melihat kedalaman laut, semakin dalam jarak pandangannya makin terbatas, dan juga makin gelap.


Akhirnya, Mata Langit hanya bisa melihat kedalaman lautan sedalam lima ratus meter, banyak ikan purba yang unik; ada yang bentuknya pipih dan memanjang, ada banyak Kura-kura, ada juga Megalodon, Lancetfish, Frilled Shark, Sturgeon, Kepiting Tapal Kuda dan masih banyak jenis penghuni air yang berbentuk aneh dan berukuran besar.


"Seberapa luas lautan ini ... She'er, apakah kamu mengetahui wilayah Dunia Mistik?" tanyanya sambil terbang menuju pesisir pantai, lalu mendarat di pasir berkilauan seperti sedimen emas.


Saat Zhi Shimo baru mendarat di pasir, keluar binatang penghuni pasir pantai, Kepiting Pasir. Ukurannya sebesar Penyu, berwarna merah muda dan kedua mata besar.


Bukannya takut dengan kepungan kepiting pasir yang memamerkan capit, justru perut Zhi Shimo meraung, tanda dia sedang lapar.


"Itu enak, cepat ambil dan panggang!" seruan Celestial She yang tampak lapar juga melihat kepiting pasir.


Zhi Shimo langsung melompat mundur bukan karena takut dengan kepiting pasir, dia segera membalikkan badan dan melihat lokasi yang cocok untuk membuat Formasi Penghalang Mata Dewa.


Setelah menemukan tempat yang cocok, Zhi Shimo mengeluarkan banyak bendera Formasi, lalu dia menyebarkan dengan membentuk lingkaran, dari bibir pantai hingga dekat dengan hutan. Kemudian Zhi Shimo memendam Batu Mistik sebagai sumber energi Formasi Penghalang Mata Dewa.


"Aman! Kamu bisa keluar," kata Zhi Shimo kepada Celestial She.


Tato dileher Zhi Shimo bergerak dan keluar dari tubuhnya, lalu muncul wanita cantik berpakaian tipis di depannya. Zhi Shimo terpesona melihat kemolekan tubuh Celestial She.


Celestial She mengedipkan mata menggodanya, lalu dia melihat kepiting pasir yang kembali mendekati. Celestial She membuka mulut dan keluar bola api, lalu dimuntahkan bola api kearah kepiting pasir.


Crazh... Crazh...


Seketika kepiting pasir terpanggang, warnanya berubah merah darah dan cangkang menjadi retak. Zhi Shimo langsung melesat untuk mengambil kepiting pasir. Celestial She mendengus, dia tidak mau kalah dengan Zhi Shimo yang pencinta makanan.


Mereka berdua berlomba-lomba memakan kepiting pasir yang terpanggang dengan rakusnya, seperti orang yang lama tidak memakan sesuatu.


"Tekstur dagingnya lembut dan juga manis... Jika dijual di rumah makan, pasti akan laris manis," kata Zhi Shimo dengan mulut penuh.


Celestial She tertawa melihat mulut Zhi Shimo yang penuh daging kepiting pasir. Aroma daging panggang membuat kepiting pasir berdatangan. Dan, sebelum Celestial She memanggangnya, Zhi Shimo mencegahnya.


"Biar aku simpan kepiting pasir yang hidup untuk dibudidayakan!"


Celestial She mengangguk dan kembali melanjutkan makannya. Zhi Shimo segera menangkap sebanyak mungkin kepiting pasir dan menyimpannya di dalam Dunia Jiwa.

__ADS_1


Setelah kepiting pasir didalam Formasi habis, Celestial She melihat di kejauhan banyak Kuda Laut sedang ditunggangi tentara berbaju besi warna hitam. Namun, Celestial She tidak memperdulikannya, sebab baginya mereka seperti semut.


Zhi Shimo kembali duduk di samping Celestial She dan melanjutkan makannya, dia belum mengetahui tentara Kuda Laut yang sedang mencari sumber aroma daging terbakar.


"Oh iya... Apakah kamu mengenali wilayah Dunia Mistik?" tanya Zhi Shimo yang teringat akan tujuannya untuk melewati laut yang luas.


Celestial She mengangguk dan mengeluarkan sesuatu dari tubuhnya. Muncul kulit binatang yang besar dan itu adalah peta. Celestial She telah membuatkan peta bagi kekasihnya tanpa Zhi Shimo ketahui.


Zhi Shimo menerima peta dan melihatnya. Lalu Zhi Shimo melihat Celestial She dan memberikan ciuman di pipinya yang penuh makanan sebagai bentuk rasa terima kasih.


"Bagaimana kamu mendapatkan peta Dunia Mistik?" tanya Zhi Shimo sambil melihat peta.


Dengan mulut penuh, Celestial She berbicara, "setelah berada di sini."


Zhi Shimo mengangguk paham, mudah bagi Celestial She untuk membuat peta, sebab kekuatannya tidak tersegel seperti dirinya.


Peta itu tidak hanya mencakup Dunia Mistik, tapi seluruh Alam Tianwu yang terbagi dua. Di Dunia Mistik terbagi menjadi empat wilayah, dan setiap wilayah dibatasi oleh lautan, lautan tersebut yang berada dihadapan Zhi Shimo.


Lautan itu bernama Samudera Berlian Biru. Tempat pertama kali Zhi Shimo tiba atau tempat Pang Shui bersembunyi adalah wilayah bagian Selatan dan dekat dengan wilayah Utara.


"Lingkaran hitam itu tanda lokasi yang berbahaya dan dihuni oleh kekuatan di atas Ancient God...," jelas Celestial She sambil makan daging kepiting pasir, setiap berhenti mengunyah, dia berlanjut menjelaskan tentang Dunia Mistik dan Alam Tianwu.


Sedangkan lokasi berwarna putih merupakan tempat netral dan aman untuk dijadikan tempat tinggal, walaupun aman masih banyak dihuni binatang mistik yang memiliki kekuatan dibawah Crossing Tribulation.


"Untung saja tidak ada manusia atau ras lain yang menjadi penghuninya!" ucap Zhi Shimo yang lega mengetahui setiap lokasi Dunia Mistik.


"Kata siapa? Memang tidak ada manusia rakus atau ras lainnya, tapi ada Demi-Human, atau orang mengenalnya Humanoid dan ada juga siluman!" sahut Celestial She dan membaringkan tubuhnya di atas pasir pantai setelah kenyang.


Zhi Shimo terlihat gelisah dan segera mencari lokasi gua persembunyian Yuna Aurora, tapi dia kebingungan dengan peta buatan Celestial She yang tidak menulis nama-nama tempat.


Humanoid adalah jenis mahkluk setengah manusia dan binatang, jenis ini lebih ganas, kejam dan mengerikan daripada Ras Manusia atau ras lainnya. Memiliki kecerdasan manusia dan kekuatan binatang, jelas ras ini tidak bisa dianggap remeh saat berhadapan. Humanoid cocok jika berhadapan dengan bangsa siluman.


Celestial She yang tahu kegelisahan kekasihnya segera bangun dan menunjukkan satu lingkaran berwarna kuning. "Itu lokasi istri kecilmu."


Zhi Shimo melihat lingkaran yang ditunjukkan oleh Celestial She. Lokasi itu dekat dengan tempatnya sekarang, tapi harus melewati Laut Berlian Biru. Akan tetapi, Laut Berlian Biru termasuk lokasi yang berwarna hitam dan sangat berbahaya.


Jika ingin perjalanannya aman sampai ke tempat Yuna Aurora bersembunyi, maka Zhi Shimo harus mengambil jalan memutar dan membutuhkan waktu paling cepat tujuh hari. Namun, jalan memutar juga tidak mudah, sebab banyak tanda lingkaran hitam.


"Si gendut berada di wilayah bagian Barat, lokasinya disini...," sambungnya dan kembali tiduran sambil menikmati desiran angin laut.

__ADS_1


Zhi Shimo makin gelisah saat melihat lokasi Xu Huang berwarna merah, lalu melihat Celestial She dan bertanya, "lokasi Xu Fat dihuni humanoid atau binatang mistik?"


Celestial She memejamkan mata untuk sesaat, baru berbicara tanpa membuka mata, "Siluman Hitam."


"Kapan bulan sempurna akan muncul?" tanyanya sekali lagi untuk membuat rencana.


Celestial She membuka mata dan melihat langit-langit Dunia Mistik yang berkelap-kelip. "Dua hari setengah. Tanda alam... Kamu bisa lihat melalui air laut yang surut... Air laut akan pasang saat bulan benar-benar sempurna!" jawabnya dengan santai dan memiringkan kepalanya untuk melihat Zhi Shimo.


Zhi Shimo mengangguk paham dan melihat jauh ke arah tempat Xu Huang berada, ujung laut yang tidak terlihat dengan kekuatannya sekarang. Tapi, dia tidak melihat tentara Kuda Laut yang telah menjauhi lokasinya.


"Lebih jauh lokasi Xu Fat daripada gua persembunyian si Yuna!" gumamnya sambil berpikir mana dulu yang akan dia jemput.


"Jangan mengkhawatirkan mereka! Lebih baik pikiran dirimu sendiri!" tutur halus Celestial She agar Zhi Shimo lebih fokus.


Zhi Shimo menghela nafas panjang dan membaringkan tubuhnya di atas pasir, bersebelahan dengan Celestial She.


"Kamu benar, mereka tidak akan benar-benar mati di Alam Tianwu," katanya sambil memegang tangan kiri Celestial She, lalu melihat peta lagi sambil berpikir, tapi kali ini yang dilihat peta Alam Tianwu.


Semua peserta Konferensi Tianwu memiliki tiga kali kesempatan untuk hidup. Disaat tewas, para peserta akan memulai dari awal. Setelah kesempatan habis dan mati lagi di Alam Tianwu, maka peserta dinyatakan telah gagal sebelum Konferensi Tianwu usai, dan akan kembali ke Kota Lima Menara Bintang. Ini diibaratkan bermain suatu permainan dengan memiliki tiga nyawa.


Celestial She membalikkan badan dan menghadap Zhi Shimo, lalu dia membaringkan kepala di dada bidangnya.


"Jika kamu melintasi Laut Berlian Biru, resikonya terlalu besar. Aku hanya bisa meminjamkan kekuatan kepadamu hingga mencapai tingkat Supreme Immortal, karena keterbatasan fisikmu yang terlalu lemah!" ungkap Celestial She dan melihat kearah laut.


Seketika Zhi Shimo tersenyum ketika bisa menggunakan kekuatan Celestial She, walaupun hanya sebatas Supreme Immortal, itu juga sudah sangat besar baginya. Dia juga menyadari fisiknya sekarang tidak akan mampu menahan kekuatan besar yang dimiliki oleh Celestial She. Jika dipaksakan, maka tubuhnya akan meledak.


"Seandainya aku menggunakan skill perubahan wujud, apakah penghuni lautan tidak mendeteksi diriku dan diketahui oleh para penguasa?" gumam Zhi Shimo.


Celestial She tertawa kecil dan mencubit perut Zhi Shimo, lalu dia berkata, "terlambat kamu berkata begitu. Sebelumnya, kamu kan sudah menggunakan sewaktu di Kota Pahlawan."


Zhi Shimo tertawa dengan kebodohannya sendiri yang telah lupa, semua itu terjadi karena rasa khawatir yang terlalu berlebihan. Disaat akan berdiri, Celestial She menahannya dan membuat Zhi Shimo mengurungkan niatnya untuk segera menuju ke wilayah Timur.


"Tingkatkan kekuatanmu dan jangan pikirkan dia. Dalam keadaan Dunia Mistik yang seperti ini, itu bagus untuk menguji kesabaran dan kesetiaan istri kecilmu!" tegur Celestial She yang lebih mengutamakan Zhi Shimo.


Zhi Shimo mengangguk paham dan memang benar apa yang dikatakan Celestial She. Selama ini dia tidak pernah menguji kesetiaan dan kesabaran istrinya, sebab dia mengandalkan segel keluarga yang mampu meledakkan tubuh mereka jika berniat buruk atau ingin mengkhianatinya.


Karena segel keluarga besarnya, Zhi Shimo tidak benar-benar mengetahui sisi terburuk dan terdalam isi hati semua istrinya...


Zhi Shimo membalikkan tubuh Celestial She dan menatap wajah penuh kasih. Celestial She tersenyum dan membelai wajah tampan kekasihnya. Mereka berdua pun berciuman dengan mesra sambil berguling-guling, dan tidak peduli tubuh hanya beralaskan pasir pantai.

__ADS_1


__ADS_2