Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 77. Lolosnya Monster Lima Elemen!


__ADS_3

Chapter 77. Lolosnya Monster Lima Elemen!


Pang Hong juga terpengaruh oleh kecantikan Siluman Menjangan, dia berjalan mendekatinya. Wanita siluman itu juga meminta Pang Hong melepaskan mantra pengusir siluman.


Sekali lagi Zhi Shimo dengan santainya menepuk dahi Pang Hong. Reaksinya sama seperti adiknya, segera tersadar dari pengaruh ilusi Siluman Menjangan dan kembali merapatkan punggungnya.


Sedangkan Zhi Shimo sendiri tidak terpengaruh sama sekali, padahal siluman wanita lebih ekstra menggoda dengan melepaskan pakaiannya sendiri.


Jelas siluman wanita tidak berhasil, dikarenakan Mata Langitnya yang mampu menunjukkan wujud asli Siluman Menjangan. Selain itu, dia memiliki kekuatan jiwa yang mumpuni dan tidak mudah tertipu ilusi, apalagi seorang ahli Alkemis dan Formasi Array yang unggul dalam kekuatan jiwa.


Karena siluman wanita tidak berhasil mempengaruhi empat Zhi Shimo dan sahabatnya, akhirnya Siluman pria yang memainkan musik mulai melancarkan pesonanya untuk mempengaruhi Yuna Aurora, Qin Diao Chin dan semua wanita.


"Makhluk rendahan, Pergi kalian!?" bentak Shima Yao yang tiba-tiba marah, kedua bola matanya berubah warna menjadi merah darah, muncul di punggung sepasang sayap berwarna hitam, kepala keluar tanduk, wajahnya semakin cantik.


"Kalian berani menggunakan ilusi murahan kepada kami...! Mencari kematian!?" Bai Nuan juga ikut marah dan wujudnya juga berubah sama seperti Shima Yao.


"Ku hitung sampai tiga, jika kalian tidak pergi dari hadapan kami...! Darah kalian sangat menyegarkan dan jiwa yang begitu nikmat, satu!" timpal Juan Fangsu dan wujudnya juga berubah sama seperti Shima Yao dan Bai Nuan.


Zhi Shimo dan timnya melongo melihat perubahan ketiga wanita yang berasal dari Galaksi Andromeda, ternyata mereka adalah pemilik garis darah Ras Iblis Kasta Raja. Kecantikan mereka sebanding dengan Yuna Aurora, Qin Diao Chin dan Qin Lianshi.


Siluman Menjangan sangat ketakutan saat merasakan jiwanya tertindas akibat perubahan wujud Shima Yao, Bai Nuan dan Juan Fangsu. Ilusi akhirnya menghilang dan Siluman Menjangan lari terbirit-birit. Bagi Ras Iblis, siluman adalah bawahannya, oleh sebab itu Shima Yao dan dua sahabatnya jelas marah telah dipermainkan.


Kini lingkungan seketika menjadi hutan yang merupakan keadaan sebenarnya. Semua orang menghela nafas dan Shima Yao beserta sahabatnya kembali seperti semula.


Seandainya Bola Segel Siluman tim Seribu Malam masih kosong, Shima Yao dan sahabatnya akan memimpin tim untuk memburu Siluman Menjangan. Sedangkan Zhi Shimo sendiri enggan memburu mereka, sebab Siluman Menjangan tergolong lemah.


"Ternyata kalian begitu istimewa!" pujian Zhi Shimo kepada Shima Yao dan dua sahabatnya, baru kali ini dia tidak mengetahui ada Ras Iblis di dekatnya.


Shima Yao, Bai Nuan dan Juan Fangsu tersipu malu dengan pujiannya, sebenarnya mereka bertiga tidak ingin menunjukkan jati diri sebagai Ras Iblis, khawatir akan dibenci oleh ras lainnya yang menganggap sebagai biang bencana dan masalah.


"Kenapa kamu kembali seperti semula, wujud aslimu sangat menawan dan menarik!" imbuh Yuna Aurora sambil meraih kedua tangan Shima Yao.


Semua tim juga memuji Shima Yao dan dua sahabatnya. Respon positif dari timnya membuat Shima Yao, Bai Nuan dan Juan Fangsu menjadi senang.


"Ayo, kita lanjutkan perjalanan!" pinta Qin Diao Chin yang ingin segera membereskan binatang Monster Lima Elemen.


"Apakah jalur ini sudah benar menuju ke altar penjara?" tanya Yuna Aurora kepada Qin Diao Chin.


"Aku tidak tahu! Kita coba saja, siapa tahu ini jalur yang benar!" jawab Qin Diao Chin dan melihat wajah Zhi Shimo yang tampak tenang.

__ADS_1


Melihat ketenangan Zhi Shimo, Qin Diao Chin dan semua tim menduga jika mengetahui lokasi altar penjara Monster Lima Elemen.


"Mungkin saja jalur ini benar!" kata Zhi Shimo yang tahu arti tatapan timnya dan segera menghentikan kakinya untuk terbang.


"Kita lari saja, tidak perlu terbang! Lagian lebih nyaman di darat!" cegah Xu Huang yang takut dengan ketinggian.


Zhi Shimo tertawa ringan dan kembali turun. Tanpa banyak bicara, dia segera melompat ke batang pohon besar dan seperti monyet, lalu melompat ke batang lainnya. Semua orang segera mengikutinya.


"Apakah kalian tidak memiliki lagi Bola Segel Siluman yang masih kosong?" tanya Zhi Shimo kepada timnya.


"Sudah penuh. Apakah kamu memiliki lagi Pagoda Penjara?" jawab Yuna Aurora dan bertanya balik, sambil melesat lebih cepat agar bisa sejajar dengan Zhi Shimo dan disusul oleh Qin Diao Chin...


Setelah beberapa saat perjalanan, Zhi Shimo segera turun dari batang pohon ketika melihat bebatuan besar yang berbentuk persegi, semua orang juga ikut berhenti dan melihat apa yang Zhi Shimo lihat.


"Kita sudah sampai," kata Zhi Shimo.


Qin Diao Chin segera berjalan duluan untuk mencari altar penjara Monster Lima Elemen, dia merasakan jejak energi spiritual miliknya yang sengaja ditinggalkan di altar. Sebelumnya, jarak altar penjara sangat jauh sehingga dengan kekuatan yang sekarang belum bisa menentukan lokasi jejak spiritualnya.


Akhirnya semua orang melihat gundukan tanah, dimana diatasnya ada altar penjara dan juga batu prasasti bertulis. Zhi Shimo dan timnya membacanya.


"Badai petir menghujani Dunia Mistik dan mengakibatkan kematian banyak kehidupan. Segel terlepas dan membuat Monster Lima Elemen keluar. Banyak kehidupan menderita karenanya. Semua kehidupan berdoa, berharap Dewa Dewi turun sebagai penyelamat. Akhirnya dua Dewi turun. Namun, kedua Dewi tersebut tidak mampu mengalahkannya. Akhirnya dengan susah payah, Monster Lima Elemen disegel ditempat ini. Dunia Mistik menjadi damai dan dua Dewi kembali ketempat asalnya."


Setelah membacanya, Zhi Shimo melihat Qin Diao Chin dan Qin Lianshi. "Apakah kalian adalah dewi dimaksudkan di prasasti bertulis ini?" tebaknya dan tersenyum.


Qin Diao Chin dan Qin Lianshi menjadi malu, sebab tulisan itu hanyalah karangan dari Wali Pelindung Alam Tianwu. Tanpa menjawab, Qin Diao Chin segera naik ke gundukan tanah dan diikuti oleh tim.


Qin Diao Chin dan Qin Lianshi berhenti saat melihat altar penjara Monster Lima Elemen telah dirusak. Mereka berdua segera melesat dan berhenti di tengah altar penjara dengan mimik wajah serius. Empat tugu di altar penjara telah hancur, simbol-simbol di lantai altar juga dirusak dan sudah dipastikan Monster Lima Elemen telah keluar.


"Ada apa?" tanya Yuna Aurora yang melihat reaksi dua sahabatnya.


"Altar penjara telah dirusak dan ... Kalian tahu apa yang terjadi jika rusak!" jawab Qin Lianshi dengan nada serius.


"Berarti Monster Lima Elemen berhasil keluar, kan?" Bagaimana bisa altar penjara yang kuat ini bisa dirusak dengan kekuatan Monster Lima Elemen yang sekarang? Pasti ada yang membantunya?" sahut Tian Zhi dan mencecar banyak pertanyaan, dia curiga ada yang membantu Monster Lima Elemen keluar dari altar penjara.


Melihat kerusakan altar penjara yang rusak parah, sudah dipastikan kekuatannya telah berada di tingkat True Delta mungkin bahkan lebih dari itu.


Seandainya kekuatan Monster Lima Elemen yang berada di tingkat True Alfa, tidak mungkin mampu merusak altar penjara yang terbuat dari bahan-bahan pilihan dan kuat


Qin Diao Chin, Qin Lianshi dan Yuna Aurora memikirkan ucapan Zhi Shimo, dan memang tidak mungkin Monster Lima Elemen bisa lolos tanpa bantuan seseorang yang kuat.

__ADS_1


Yusan dan yang lainnya kebingungan apa yang membuat Qin Diao Chin menjadi serius, gelisah dan terlihat ketakutan, tapi membaca prasasti bertulis tentang Monster Lima Elemen, pasti sesuatu yang mengerikan.


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Zhi Shimo kepada Qin Diao Chin, dia ingin tahu langkah selanjutnya setelah Monster Lima Elemen lolos dari altar penjara.


Qin Diao Chin berjalan mondar-mandir untuk berpikir. Sedangkan Zhi Shimo dan timnya memeriksa sekitar untuk mencari jejak Monster Lima Elemen.


"Apakah kamu tidak memiliki alat pencari jejak?" tanya Zhi Shimo kepada Qin Lianshi.


"Cincin dimensi kita dibawa oleh Kitab Suci dari Kelahiran!" jawab Qin Lianshi dengan raut wajah tak berdaya.


Semua peserta Konferensi Tianwu memang tidak diperbolehkan membawa segala hartanya saat berkompetisi, dan mengharuskan mereka benar-benar memulai dari awal. Kecuali Tian Zhi, dimana cincin dimensinya tidak terlihat oleh semua Kitab Suci.


"Percuma mencari jejaknya jika Monster Lima Elemen bisa terbang!" celetuk Xu Huang yang tidak menemukan jejak apapun, bahkan jejak spiritualnya juga tidak ada.


Zhi Shimo melihat Qin Diao Chin yang masih berpikir sambil berjalan mondar-mandir, lalu dia bertanya, "apakah tidak bisa memeriksa dalam penjaranya? Siapa tahu ada petunjuk!"


"Altar sudah rusak, tidak mungkin bisa melihat penjaranya... Tapi, altar ini bisa diperbaiki, masalahnya butuh waktu lama dan bahan langka yang tidak sedikit!" jelas Qin Diao Chin lalu menghentakkan kakinya pada lantai karena marah.


Mendengar Qin Diao Chin mengatakan bahan yang langka, Zhi Shimo menjadi teringat akan ucapan Naga Tanah, dimana lokasi Bukit Tengkorak yang bisa memberikan kekuatan.


"Paman, dimana tepatnya tempat yang kamu katakan itu?" tanya Zhi Shimo.


"Tuan Muda sudah melewatinya... Batu persegi panjang yang menancap di tanah, di batu itu ada simbol yang sebagai pemicu untuk membuka gerbang rahasia!" jawab Naga Tanah.


Zhi Shimo segera mengalihkan pandangan ke arah yang telah mereka lewati dan batu persegi tidak ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Karena tidak ada simbol apapun, dia bertanya lagi, "dimana Paman?"


"Batu prasasti bertulis itu, coba periksa lebih teliti!"


Buru-buru Zhi Shimo turun dari gundukan tanah untuk memeriksa batu bertulis. Semua orang yang melihatnya segera mengikuti, termasuk Qin Diao Chin yang kesal karena Monster Lima Elemen telah terlepas.


Zhi Shimo berhenti di depan batu bertulis dan melihatnya dengan teliti untuk mencari simbol yang dimaksudkan oleh Naga Tanah. Lalu dia melihat satu huruf di batu bertulis yang lebih menonjol daripada lainnya.


"Apakah ada petunjuk?" tanya Qin Diao Chin yang penuh harap.


Zhi Shimo geleng-geleng kepala dan meraba huruf yang menonjol itu, lalu dia menekan huruf tersebut, dan tiba-tiba tanah dibawah kaki bergetar. Spontan membuat semua orang melompat mundur, karena khawatir ada sesuatu yang berbahaya dibawah tanah.


Lalu bukit di belakang gundukan tanah terbelah menjadi dua dan berhenti ketika jaraknya tiga belas meter, setelah itu tanah berhenti bergetar. Semua orang melihat ke arah bukit yang terbelah itu dengan raut wajah ketakutan.


"Astaga!! Kamu membuat masalah lagi!" ujar Xu Huang yang menyalahkan Zhi Shimo telah memicu huruf yang menonjol di batu bertulis.

__ADS_1


Semua orang mengeluarkan senjata andalannya dan bersiap-siap melawan sesuatu yang keluar dari bukit terbelah di belakang gundukan tanah...


__ADS_2