
Chapter 71. Perjalanan Ke Bukit Tengkorak.
Pang Bersaudara terkejut melihat di luar Formasi Perlindungan mendarat kapal angkasa yang besar. Mereka segera waspada dengan mengeluarkan senjata andalannya, Banteng Api juga segera waspada dengan kaki kirinya menggaruk-garuk tanah, siap untuk menyeruduk musuh.
Setelah Dragon Spaceship mendarat, keluar dari anjungan kapal seseorang yang mereka kenali, yang tidak lain adalah Zhi Shimo.
"Shimo!" seruan Pang Shui yang segera menghampiri Zhi Shimo dan melompat untuk memeluknya.
Namun, dibelakang Zhi Shimo keluar Yuna Aurora dan Qin Diao Chin. Seketika Pang Shui memutar tubuhnya dan dengan anggun mendarat di dek kapal, lalu dengan gaya putri kerajaan, dia sedikit menekuk lututnya.
"Selamat datang!" sapa Pang Shui yang rasa menahan malunya.
Kedua kakaknya tertawa terbahak-bahak melihat adiknya yang takut dengan Yuna Aurora dan berpura-pura menyambut Zhi Shimo dengan ala kerajaan.
Zhi Shimo juga ikut tertawa dan tanpa takut dengan Yuna Aurora, dia berteleportasi dan muncul di belakangnya dengan memeluk Pang Shui.
"Oh tidak...!" ujar Pang Shui yang kaget ketika dipeluk oleh Tian Zhi, dia melihat sorot mata tajam Yuna Aurora dan Qin Diao Chin.
"Pang Shui juga menjadi pasangan Dao ku!" ungkap Zhi Shimo kepada Yuna Aurora dan Qin Diao Chin.
Yuna Aurora dan Qin Diao Chin mendengus kesal sebagai jawaban, lalu mendekati Pang Shui yang berusaha melepaskan diri dari pelukan Zhi Shimo.
"Kita belum berkultivasi ganda... Jadi, kamu harus mengantri. Kita berdua akan mendapatkan jatah empat hari berturut-turut, selanjutnya adalah Qin Lianshi, Yusan, Shima Yao, Bai Nuan, Juan Fangsu, Ming Yun dan terakhir kamu. Selain itu, kita bebas ikut setiap kalian berkultivasi ganda! Apa kamu paham? Jika tidak mengikuti aturan kita, kamu bisa menolak dan cari penggantinya!" Dengan tegas Yuna Aurora membuat aturan sendiri.
Zhi Shimo mengorek kupingnya mendengar ocehan Yuna Aurora dan meninggalkan mereka bertiga untuk menemui Pang bersaudara. Banteng Api segera berlari menghampiri Zhi Shimo saat baru turun dari Dragon Spaceship.
Zhi Shimo mengeluarkan lima butir Pill Sky Soul God dan melemparkan ke udara. Mata Banteng Api berbinar-binar melihat kesukaannya, dengan sigap melompat dan membuka mulutnya lebar-lebar untuk melahap lima butir Pil Sky Soul God.
"Saudara, aku kira kamu akan lama untuk menjemput kita!" sapa Pang Hong dan memeluk Zhi Shimo seperti saudara kandung.
Lalu berganti Pang Heng yang memeluk Zhi Shimo. Kemudian mereka berdua memeriksa tubuh Zhi Shimo yang samar-samar mengeluarkan energi besar dan ada sedikit tekanan aura yang kuat.
"Wow! Kamu... Bagaimana bisa secepat ini meningkatkan kekuatan dengan drastis? Padahal saat terakhir kita bertemu kamu ...?" tanya Pang Hong yang kagum dengan pencapaian Zhi Shimo yang kekuatannya jauh berbeda saat terakhir kali berpisah.
Pang Hong menghitung hari selama menunggu Zhi Shimo datang menjemput, dan itu tidak lebih dari lima belas hari. Dalam waktu itu, mencapai peningkatan kekuatan lebih dari dua tingkat adalah hal yang mustahil, kecuali memiliki banyak Buah Suci dan didukung oleh ahli Alkemis tingkat tinggi.
Zhi Shimo tersenyum dan mengeluarkan empat botol giok yang berisi Pil Kultivasi tingkat Peri Langit, sambil membaginya dia berkata, "selama perjalanan, aku menemukan Buah Suci dan tanaman langka. Selain itu, aku juga sedikit bisa untuk membuat pil. Kalian segera mengemasi barang-barang dan kapal angkasa itu akan menjadi tempat tinggal kita."
__ADS_1
Pang Bersaudara menerima dua botol giok dan segera membuka penutupnya, aroma Pil tingkat Peri Langit memasuki hidung mereka. Segera mereka berdua kembali menutup botol dan secara bersamaan membungkuk sebagai tanda rasa terima kasih.
"Terima kasih, Saudara!" ucap mereka berdua.
Zhi Shimo menahan tubuh mereka dengan energi, lalu berbicara, "segera berkemas dan berkultivasi di kapal."
"Siap, Bos!" Jawab Pang Bersaudara dengan semangat dan membalikkan badan untuk menuju ke lubang pohon.
Lalu datang Yuna Aurora, Qin Diao Chin dan Pang Shui dari belakang. Zhi Shimo membalikkan badan dan melihat ketiga wanita cantik di depannya, lalu dia melihat Pang Shui yang terlihat bahagia. Zhi Shimo menduga jika Pang Shui menerima segala aturan yang dibuat oleh Yuna Aurora.
"Memiliki istri yang cantik dan berbakat itu anugerah yang diberikan oleh Alam Semesta!" pujian Zhi Shimo kepada mereka bertiga.
Yuna Aurora dan Qin Diao Chin serempak membuang muka dengan wajah yang memerah, sedangkan Pang Shui tersenyum bahagia dan mengedipkan mata berkali-kali.
Zhi Shimo berteleportasi dan muncul di belakang Pang Shui, sambil memeluknya memberikan tiga botol giok. "Segera berkemas dan berkultivasi di dalam kapal angkasa. Di sana kamu memiliki kamar pribadi dan bisa berkultivasi dengan tenang," katanya dengan suara lirih.
Yuna Aurora dan Qin Diao Chin membalikkan badan dengan sorot mata tajam melihat Zhi Shimo. Zhi Shimo segera melepaskan pelukannya dan berjalan untuk mengambil bendera Formasi yang melindungi lubang pohon.
Banteng Api yang puas memakan lima butir pil segera menghampiri Zhi Shimo. Dengan sigap Zhi Shimo duduk di punggung Banteng Api dan bersiul. Yuna Aurora menghentakkan kakinya karena kesal, ingin rasanya dia memasukkan Zhi Shimo ke dalam kamar dan mengikat kedua tangan serta kakinya.
Qin Diao Chin geleng-geleng kepala, dia tidak mengerti bagaimana bisa menyukai pria yang lebih muda darinya. Dulu dia menganggap Zhi Shimo adalah junior dan ditakdirkan untuk menjadi pewaris tunggal Ordo Kegelapan, tanpa ada perasaan diantara mereka.
"Apakah Alam Semesta yang menghendaki setiap kehidupan untuk saling melengkapi?" batinnya sambil melihat langit yang gelap tanpa ada bintang-bintang.
Qin Diao Chin segera kembali ke Dragon Spaceship untuk bermeditasi, dia ingin merenungi perasaannya yang tidak seharusnya dia ikuti. Sebagai kultivator yang melampaui Celestial Supreme (Ancient God) hal-hal duniawi bukan menjadi prioritas utama. Bagi kultivator, tujuan hidupnya untuk mencapai kekuatan tertinggi dan perasaan hati hanya akan menghambatnya.
Lalu Yuna Aurora menyusul sahabatnya dan Pang Shui bergegas untuk berkemas...
Semua orang telah berada di dalam Dragon Spaceship dan berkultivasi di kamarnya masing-masing, kecuali Zhi Shimo yang mengendalikan Dragon Spaceship, perlahan naik hingga ketinggian mencapai lima ribu meter, lalu melaju pelan menuju ke Bukit Tengkorak. Kemudian Zhi Shimo mematikan semua penerangan di Dragon Spaceship agar tidak menarik perhatian.
Dragon Spaceship pun melaju perlahan dengan hening di kegelapan Dunia Mistik. Sengaja Zhi Shimo tidak menggunakan kecepatan tinggi, dia ingin semua orang sesegera mungkin meningkatkan kekuatan.
Karena tujuan ke Bukit Tengkorak, Zhi Shimo sengaja sedikit menggeser arah Dragon Spaceship agar melewati Kota Reruntuhan. Dia ingin memeriksa sejenak tujuan berikutnya.
Tidak berselang lama, ia melihat Kota Reruntuhan yang sesuai dengan namanya. Banyak bangunan tua yang sebagian dinding hancur, puing-puing berserakan dimana-mana. Kedua matanya Zhi Shimo menyempit dan melihat Kota Reruntuhan tertutupi jaring laba-laba. Jika dilihat sekilas, jaring laba-laba beracun itu tidak akan terlihat mata biasa.
Kemudian, Zhi Shimo menggunakan mode otomatis pada panel kendali Dragon Spaceship dengan kecepatan paling rendah, dia ingin memeriksa Kota Reruntuhan lebih detail.
__ADS_1
Saat berada di pinggir dek kapal, ia mengeluarkan seratus energi Kunang-kunang untuk mengetahui apakah ada penghuninya, sebab Kota Reruntuhan tampak hening.
Namun, seratus energi Kunang-kunang tersangkut di jaring laba-laba. Tiba-tiba ribuan Laba-laba ungu keluar dari persembunyiannya yang berada di tanah dan puing-puing bangunan.
Zhi Shimo menelan salivannya saat melihat ribuan Laba-laba itu memiliki kekuatan tingkat Deity, bentuknya normal tapi ukurannya sebesar binatang kuda, ditubuhnya ada beberapa bola kristal berwarna merah.
"Mereka adalah Magic Orb Spider, bola kristal merah itu adalah racun dan sewaktu-waktu bisa meledak jika merasa terancam," kata Naga Tanah yang menjelaskan tentang Magic Orb Spider.
"Apakah mereka yang paling kuat?" tanya Zhi Shimo yang ingin tahu kekuatan lawannya.
"Mereka hanya hanyalah prajurit rendahan. Jenis Laba-laba Peternak saja memiliki kekuatan rata-rata di Realm Earth Cultivasion Stage. Jumlahnya tidak banyak, perkiraan Laba-laba Peternak hanya berjumlah 2.000 ekor lebih sedikit!" jawab Naga Tanah dengan santainya seperti sedang mengobrol.
Zhi Shimo melongo mendengar penjelasan Naga Tanah, kata hanya 2.000 ekor ... Sudah membuatnya bergidik ngeri. Seandainya Laba-laba Peternak mengerumuni dan memasuki seluruh lubang tubuhnya ... Apa jadinya, apakah dia bisa tertawa atau sebaliknya?
Laba-laba Peternak (khusus berkembang biak). Sesuai namanya, laba-laba jenis ini hanya berkembang biak dan sangat dilindungi oleh Magic Orb Spider.
(Realm Earth Cultivasion Stage dari tingkat Qi Refining hingga Crossing Tribulation).
Disaat Zhi Shimo membayangkan dirinya menjadi primadona Laba-laba Peternak, Naga Tanah kembali berbicara, "bagaimana? Apa berani memasuki Kota Reruntuhan?"
Zhi Shimo tersenyum masam sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Paman, apakah pernah merasakan daging naga panggang?" kata Zhi Shimo sambil berjalan menuju ke anjungan kapal.
"Hahaha!" Naga Tanah dan Naga Langit tertawa mendengar lelucon Zhi Shimo untuk mengalihkan pembicaraan.
Selama perjalanan menuju ke Bukit Tengkorak, Zhi Shimo sengaja tidak melewati Laut Berlian Biru agar tidak memicu masalah yang tidak perlu, dia lakukan itu supaya kultivasi timnya tidak terganggu. Dia melewati hutan belantara yang jarak antara pesisir pantai Laut Berlian Biru sejauh seribu meter.
Tian Zhi melihat banyak Siluman Hitam jenis burung terbang di bawah Dragon Spaceship, rata-rata kekuatan mereka akan membuat setingkat Great God mundur.
"Setelah bulan sempurna menghilang, apakah kekuatan siluman dan yang lainnya akan kembali normal?" tanya Zhi Shimo kepada Naga Tanah.
"Setiap munculnya bulan sempurna, kekuatan mereka akan naik empat level secara permanen. Untuk selanjutnya mereka akan berkultivasi secara normal, berburu jiwa dan memakan mangsanya...," jawab Naga Tanah dan menjelaskan tentang penghuni Dunia Mistik.
Naga Tanah menjelaskan, jika tidak semua siluman maupun penghuni Alam Tianwu mendapatkan kekuatan secara permanen, semua itu karena faktor bakat dan juga garis darah. Kecuali Humanoid yang tidak mendapatkan manfaat dari kemunculan bulan sempurna, tapi mereka bisa dengan cepat meningkatkan kekuatan seperti ras lainnya, misalkan Ras Manusia, Ras Naga Tanah dan yang lainnya.
"Kenapa aku melihat Long De Xiang kekuatannya meningkat empat level? Kan dia bukan siluman?" tanya Zhi Shimo yang masih kebingungan dengan penjelasan Naga Tanah.
__ADS_1
"Karena bakatnya berbeda dengan yang lainnya. Cicit ku memiliki garis darah Kasta Raja yang paling murni (puncak). Sebab itu, hamba menginginkan Anda untuk menculiknya. Seandainya Anda dan cicit ku memiliki anak, sudah dipastikan akan memiliki kekuatan diluar nalar, perkiraan saat anak itu lahir, sudah memiliki kekuatan tingkat Earth Immortal, mungkin bisa lebih!" jawab Naga Tanah dengan nada bangga dan membayangkan memiliki keturunan dari Zhi Shimo, dia akan selalu menjaganya secara pribadi.
Zhi Shimo terbatuk-batuk mendengar Naga Tanah masih saja mengingatkan dirinya untuk menculik Long De Xiang. Untung saja obrolan mereka melalui telepati dan tidak didengar oleh wanitanya. Jika tidak...