
Chapter 15. Siluman Gurita.
Kemudian Zhi Shimo ingin bertanya kepada empat kekasihnya yang berada di dalam dantian pertama. Namun tidak ada jawaban dari mereka berempat.
Segera Zhi Shimo melepaskan kesadarannya untuk memeriksa dantian pertama, tapi dia terblokir oleh energi segel yang diberikan oleh Kitab Suci.
"Aneh! She'er bisa keluar masuk, tapi aku tidak bisa, apa karena kekuatan ku yang masih lemah!" batin Zhi Shimo, ingin bertanya kepada Celestial She tapi sayangnya sedang tertidur pulas.
"Karena kita menyatu, dia juga ikut lemah dalam stamina...," gumamnya saat melihat Celestial She yang menjadi mudah kelelahan.
Apa yang dimaksud oleh Zhi Shimo tentang Celestial She, sebelum kekuatannya disegel, mereka bisa berkultivasi ganda sepuasnya, tapi semenjak kekuatannya disegel, Celestial She hanya bisa sekali mencapai puncak. Namun, kekuatan Celestial She tetap sama dan tidak ikut tersegel, tetap berada di tingkat True Omega level 50.
"Memiliki kamu disaat seperti ini adalah suatu keberuntungan dan kebahagiaan!" gumam Zhi Shimo sambil membelai rambut Celestial She.
Celestial She akan banyak membantu Zhi Shimo jika bertemu dengan musuh yang kuat, dia akan menggunakan kekuatan Celestial Snake untuk melawan musuhnya.
Celestial Snake seperti pengganti dari Lotus Bao. Waktu itu, dia menggunakan kekuatan Lotus Bao untuk melawan Bing Fu di wilayah Klan Ming, sehingga mampu mengalahkannya.
Disaat sedang mengenang masa lalu di Benua Kelahiran, Zhi Shimo merasakan di luar rumahnya suasana menjadi suram, terlihat kabut aneh memasuki Desa Chang. Zhi Shimo segera menepuk punggung Celestial She yang sedang tertidur. Dengan enggan Celestial She masuk ke dalam tubuhnya, lalu dia kembali tertidur.
Zhi Shimo buru-buru memakai pakaiannya, lalu dia keluar dari rumah untuk memeriksa kondisi Desa Chang yang menjadi sepi. Setelah keluar dari rumah, bulu kuduknya seketika berdiri, ada perasaan sesuatu yang menarik jiwanya.
Zhi Shimo yang penasaran apa penyebab kabut dan jiwanya sedikit bergetar, segera berjalan perlahan sambil memeriksa setiap rumah, anehnya setiap rumah menjadi kosong tak berpenghuni. Lalu dia berjalan terus menuju kediamannya Kepala desa.
Kring...
Baru berjalan beberapa langkah, suara lonceng terdengar dibelakang Zhi Shimo. Dia langsung membalikkan badan, tapi tidak melihat apapun, suara lonceng juga tidak terdengar lagi.
"Siapapun kalian yang berniat buruk, pasti akan aku ledakan tubuhmu!" geramnya yang jengkel telah dipermainkan, lalu dia membalikkan badan, sontak dia kaget melihat mulut besar bertaring akan melahapnya.
"Sialan!" umpat Zhi Shimo dengan bergerak mundur secara nalurinya, jantungnya berdetak kencang karena dikejutkan mahkluk mengerikan yang akan melahapnya.
Bhush...
Mulut mengerikan itu seketika menghilang tertelan kabut saat gagal melahap Zhi Shimo, dia menjadi waspada dengan memeriksa sekelilingnya, namun mahkluk mengerikan itu tidak muncul lagi.
Zhi Shimo melihat mulut besar dan mengerikan itu memiliki banyak tentakel, tampak seperti Gurita, berwarna hitam legam, baunya sangat menyengat, seperti bau bangkai manusia
Zhi Shimo menarik nafas, lalu dia berjalan beberapa langkah dan berhenti tepat dimana mahkluk mengerikan itu menghilang. Namun, dia tidak menemukan jejaknya.
"Apa itu tadi adalah Siluman?" gumamnya dan kembali berjalan sambil terus waspada dengan mengaktifkan Mata Langit.
__ADS_1
Zhi Shimo jelas tidak tahu yang dia hadapi adalah Siluman, sebab dia tidak pernah berhadapan dengan Siluman selama ini.
"Sayang, itu adalah Siluman Gurita Malam!" sahut Celestial She yang terbangun saat merasakan aura Siluman.
Zhi Shimo mengangguk dan akhirnya melihat Siluman Gurita Malam sedang berada didalam rumah salah satu penduduk desa, dia terkejut saat melihat Siluman Gurita Malam akan menyerap jiwa penduduk desa.
"Firefly Blast Energi!" Zhi Shimo segera menggunakan skill pertamanya, untuk menyelamatkan penduduk desa.
Kemudian, energi kunang-kunang mengelilingi Siluman Gurita Malam. Mahkluk itu kaget saat telah dikepung banyak energi kunang-kunang. Namun, bukannya takut, dia tampak bersemangat dengan membuka mulut lebar-lebar dan menyerapnya.
Energi kunang-kunang itu masuk ke dalam mulut siluman Gurita Malam. "Boom... Boom!" Energi kunang-kunang langsung meledak, demikian juga dengan Siluman Gurita Malam yang juga ikut meledak dan rumah penduduk pun juga ikut hancur.
Akan tetapi, serpihan tubuh Siluman Gurita Malam bergerak-gerak, lalu dengan cepat mulai bersatu lagi. Sebelum Zhi Shimo menggunakan Firefly Blast Energi, dia melihat tiga orang melesat mendekati Siluman Gurita Malam.
"Kejahatan harus dimusnahkan, masuk?" teriakkan salah satu orang itu dengan mengeluarkan benda berbentuk bola hitam.
Bola hitam itu mengeluarkan bercahaya dan menyerap Siluman Gurita Malam yang akan bangkit kembali. Siluman Gurita Malam dengan cepat masuk ke dalam bola hitam.
Zhi Shimo melihat apa yang dilakukan mereka, dia penasaran dengan bola hitam itu. Setelah bola hitam menyerap Siluman Gurita Malam, ketiga orang itu membalikkan badan.
Zhi Shimo segera mundur untuk menjaga jarak, sebab kekuatan mereka melebihinya, dia kembali membuka Mata Langit untuk memeriksa wajah ketiga orang itu yang ditutupi oleh kain hitam.
Sayangnya Zhi Shimo tidak mengenali mereka, satu wanita dan dua pria, dan wanita itu yang memiliki bola hitam. Zhi Shimo menduga jika mereka adalah juara bertahan seperti kekasihnya si Yuna Aurora.
"Hebat kamu bisa mengalahkannya dalam sekali serangan!" pujian si wanita sambil mendekati Zhi Shimo dan memainkan bola hitam.
"Hebat lagi bola hitam milikmu, benda apa itu?" balas Zhi Shimo dengan bertanya, sebab dia memang tidak tahu.
"Kamu tidak tahu apa ini...?" tanya si wanita yang keheranan, dan Zhi Shimo menggelengkan kepalanya.
"Bola ini harus dimiliki oleh setiap pemburu siluman, ini adalah Bola Segel Siluman. Tapi, bola ku ini hanya muat untuk lima siluman dan dua temanku juga memilikinya!" jawab si wanita itu dengan ramah.
Si wanita itu dan kedua temannya memeriksa Zhi Shimo yang terlihat lemah dan tampak tidak berkultivasi, tapi memiliki cara hebat meledakkan tubuh Siluman Gurita Malam.
"Metode apa yang tadi kamu gunakan?" tanya si wanita dengan rasa penasaran.
Karena tidak mau pihak lain mengetahui Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa, Zhi Shimo mengeluarkan bendera Formasi, lalu dia menjawab, "aku gunakan bendera Formasi Perlindungan."
"Hebat! Apa boleh aku beli?" harap si wanita itu yang ingin memiliki bendera Formasi.
Jelas Zhi Shimo tidak mau memberikannya dengan percuma, dia melirik Bola Segel Siluman milik si wanita. "Kita barter, bagaimana?" tanyanya.
__ADS_1
Si wanita itu dan kedua temannya mengunci alis. Lalu si wanita kembali bertanya, "apa kamu juga seorang pemburu? Tapi, kenapa kamu tidak berkultivasi jika jadi pemburu?"
"Aku seorang tabib... Jadi, aku lebih fokus mempelajari penyakit dan berbagai ramuan obat daripada berkultivasi!" jawab Zhi Shimo yang kembali berbohong, dia lebih senang identitasnya tidak diketahui siapapun.
"Pantas kamu tidak sempat berkultivasi ... Tapi, profesi mu ini sangat dibutuhkan oleh banyak orang... Bagaimana jika kamu bergabung dengan kita sebagai pendukung dalam memburu siluman. Hasil perburuan, seperempatnya adalah milikmu, bagaimana?" tawaran si wanita dan berharap Zhi Shimo mau menjadi timnya.
Dengan adanya tabib dalam tim perburuan siluman, mereka tidak khawatir akan kesulitan untuk mencari seorang tabib jika terluka, itu juga akan menghemat mereka untuk tidak menggunakan Pil Penyembuh yang lumayan mahal.
Zhi Shimo tidak segera menjawab, sebab dia sedang mempertimbangkan tawaran mereka. Lalu dia merasakan sesuatu yang menggetarkan jiwanya, dia melihat kearah kediaman Kepala desa.
Ketiga orang itu juga melihat kearah yang sama, tapi tidak melihat apapun. Yang mereka bertiga lihat hanyalah kabut dimalam hari, tapi sebagai pemburu siluman, naluri mereka memberikan sinyal bahaya.
"Apa yang kamu lihat?" tanya si wanita itu sambil mendekati Zhi Shimo, saat dekat dia merasa nyaman dan tenang.
Si wanita itu mengamati Zhi Shimo saat dekat, dia sedikit terkejut melihat wajah tampan Zhi Shimo dan aroma harum menggetarkan hatinya.
"Di depan ada tiga siluman, bentuknya juga sama seperti Siluman Gurita Malam, hanya saja ukurannya lebih besar dan berwarna kebiruan!" jawab Zhi Shimo tanpa mengalihkan pandangannya pada siluman yang sedang berburu manusia.
"Itu adalah Siluman Gurita Kabut! Aku pinjam dulu bendera Formasi mu...!" seruan si wanita itu dengan meraih bendera Formasi milik Zhi Shimo tanpa menunggu jawaban, "ayo, kita buru mereka." lanjutnya dengan semangat.
Zhi Shimo tersenyum tanpa berniat meminta bendera Formasi miliknya, di melihat kedua teman wanita itu segera menyusul. Zhi Shimo membalikkan badan, dia berniat kembali ke rumahnya untuk berkultivasi ganda.
"Siluman memang unik ... Kemana penduduk desa itu tadi?" batin Zhi Shimo dan melihat lokasi penduduk yang akan diserap oleh Siluman Gurita Malam, dia terkejut tidak melihatnya lagi.
Zhi Shimo segera mendekati lokasi penduduk desa yang tadi6 tergeletak, dia memeriksa sekitarnya untuk menemukan petunjuk. Namun, dia tidak menemukan petunjuk apapun.
Dengan rasa penasaran yang makin besar, Zhi Shimo bertanya kepada Celestial She, "She'er, apakah kamu melihat penduduk tadi?"
"Dia menghilang ketika tubuh Siluman Gurita Malam meledak, aku juga sudah mencarinya sedari tadi!" jawab Celestial She yang juga kebingungan.
Zhi Shimo yang tidak menemukan jawaban dari keanehan ini, dia mencubit tanah dan mencium aromanya, tercium aroma rambut yang terbakar, lalu dia menggali tanah dengan energi spiritualnya untuk memeriksa apa yang ada didalamnya.
"She'er, tanah ini tampak seperti sisa-sisa tubuh yang dibakar, apakah kamu tahu tentang sejarah Alam Tianwu?" tanyanya sekali lagi, dia ingin lebih mengenal Alam Tianwu, sebab ucapan Kitab Suci selalu mengganjal pikirannya.
"Maaf, aku tidak tahu asal usul Alam Tianwu, aku hanya mendengar desas-desus jika tempat ini adalah titik pusat Peperangan Kuno!" jawab Celestial She.
"Apa!!" teriakan Zhi Shimo yang kaget, dia tidak menyangka jika Alam Tianwu adalah medan Peperangan Kuno.
Segera pikirannya berkecamuk dengan banyak pertanyaan, dimana dia memiliki perasaan buruk akan terjadi di Alam Tianwu. Dia juga menjadi teringat kata-kata banyak orang, jika Celestial Snake adalah binatang pembawa bencana dan merupakan tanda akan terjadinya Peperangan Kuno.
"Kenapa kamu kaget?" tanya Celestial She yang heran melihat reaksi Zhi Shimo.
__ADS_1
"Kamu ... Banyak orang mengatakan jika kamu muncul akan terjadi Peperangan Kuno, apakah benar yang mereka katakan?" tanya Zhi Shimo dengan tergesa-gesa, karena ingin tahu kebenarannya.