Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 137. Guci Air Mata Dewi.


__ADS_3

Chapter 137. Guci Air Mata Dewi.


Zhi Shimo telah menghabiskan semua makanan yang dipesan, lalu dia dengan santainya meminum arak sambil Mata Langit melihat Monster Lima Elemen yang bekerja dengan rajin dan giat.


"Jangan bersantai seperti ini, lebih baik kamu segera menuju ke inti Benua Qi!" tegur Celestial She yang terdengar dibenak Zhi Shimo.


Zhi Shimo menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara kasar, lalu dia berdiri dan berjalan menuju ke kasir. Setelah membayar makanannya, dia berjalan menuju ke kamar.


"Sejak kapan Bangsawan Zhang menjadi kaya raya!" bisik pelayan penginapan saat Zhi Shimo berada di lantai dua.


"Entahlah! Yang terpenting dia membayar!" sahut rekannya.


Lalu masuk dua orang pria yang menjadi utusan Nyonya Lun. Orang yang pendek berpakaian hitam, yang lebih tinggi mengenakan pakaian berwarna biru tua. Sedangkan dua lagi berjaga-jaga di luar penginapan untuk menutup jalan pelarian Zhi Shimo.


Kedatangan dua pria itu membuat si pelayan penginapan berhenti berbisik-bisik.


"Selamat datang! Apa Tuan ingin menginap atau ...?" tanya si pelayan yang pertama membicarakan Zhi Shimo.


"Apakah Bangsawan Zhang menginap di sini?" tanya pria pendek dengan nada datar sambil mencari keberadaan Zhi Shimo.


"Iya, Bangsawan Zhang dua hari ini menginap di sini!" jawab pelayan itu.


"Dikamar nomer berapa dia?"


Segera si pelayan memberitahukan kepada utusan Nyonya Lun. Dua orang itu segera naik dan kembali pelayan membicarakan Zhi Shimo...


Dua pria itu mendobrak pintu kamar dan melihat Zhi Shimo tidak berada di dalam. Segera mereka berdua memeriksa seluruh kamar dan tetap tidak menemukan jejaknya.


Sedangkan Zhi Shimo, dia telah berubah menjadi angin dan masuk ke dalam tanah melalui celah-celah. Mata Langit terus aktif untuk melihat inti Benua Qi yang jaraknya masih sangat jauh.


Struktur Benua Qi terbagi menjadi empat lapisan, semakin dalam struktur tanahnya makin keras dan padat. Kepadatan tanah yang keras menghambat pergerakannya. Namun, Zhi Shimo tetap gigih untuk mencapai tujuannya. Posisi inti Benua Qi jika ditarik lurus berada di atas Istana Kerajaan Qi. Jadi, jarak Zhi Shimo dengan inti Benua Qi sangatlah jauh.


Dengan memiliki Mata Langit, Zhi Shimo seperti mendapatkan penerangan jalan yang sangat jelas, dia melihat banyak material langka. Tapi dia tidak tertarik, sebab sudah banyak memilikinya di Dunia Jiwa.


Yang dia butuhkan adalah Energi Sejati maupun Alami, apapun yang berbentuk energi dia tidak akan menyia-nyiakan. Zhi Shimo juga mengeluarkan bahan-bahan Formasi Array dan meninggalkannya setiap jarak perjalanan tiga kilometer. Dan kembali melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke inti Benua Qi.


Satu hari berlalu dan berganti berikutnya, Zhi Shimo terus bergerak, dia akan berhenti hanya untuk melihat Monster Lima Elemen. Lalu bergerak lagi setelah Monster Lima Elemen berisitirahat dan menggali tanah.


Semakin bergerak ke dalam, Zhi Shimo makin lambat, sebab struktur tanah makin padat. Namun tidak sedikitpun menyurutkan semangatnya untuk mendapatkan Artefak Alami yang mampu mengeluarkan Energi Alami...


Zhi Shimo makin semangat saat melihat inti Benua Qi sudah dekat, dia melihat dinding Formasi Alami yang mengeluarkan cahaya berwarna kebiruan dan seperti bercampur asap.


Zhi Shimo berhenti ketika berada di depan dinding Formasi Alami. Mata Langitnya tidak mampu menembus dinding tebal Formasi Alami. Dia segera mencari celah jika ada.


Setelah lama tidak menemukan celah, Zhi Shimo bertanya kepada Celestial She, "apakah kamu bisa melihat kedalamnya?"


"Tidak!" jawab Celestial She dengan singkat.

__ADS_1


"Kami juga tidak bisa melihatnya Tuan!" ucap Tian Long yang mewakili sahabatnya.


Zhi Shimo terdiam sambil memaksimalkan Mata Langit agar mampu melihat kedalam inti Benua Qi.


"Masa perjuanganku terhenti disini!" gumam Zhi Shimo yang hampir menyerah.


"Galaksi, apa ada cara menembus Formasi Alami?" tanya Zhi Shimo dengan penuh harapan kepada 24 Galaksi Elemen, dia menggunakan komunikasi telepati sehingga Celestial She dan empat Naga tua tidak mengetahui.


"Penguasa, apapun yang berbentuk energi, kami dengan senang hati menerimanya. Cukup Penguasa meletakkan telapak tangan pada dinding Formasi Alami, biar kita yang bekerja, ini juga bagus untuk meningkatkan kekuatan jiwa!" jawab Galaksi Asal Muasal.


Spontan Zhi Shimo kegirangan. Untung saja dia menahan diri saat teringat perkataan Celestial She jika inti Benua Qi dijaga oleh seseorang yang memiliki kekuatan Half Omega.


"She'er, bukannya kamu mengetahui keberadaan orang yang memiliki kekuatan Half Omega, pasti kamu tahu pintu masuknya, kan?" tanya Zhi Shimo dengan nada ketus.


"Iya. Aku melihat saat belum masuk ke dalam inti Benua Qi. Pintu masuknya dengan posisimu berjarak tujuh kilometer. Kamu naik dua meter dan ikuti dinding Formasi!" jawab Celestial She, lalu dia tertawa kecil sambil menutup mulut dengan tangan kanan.


Zhi Shimo belum mengetahui kelebihan Celestial She. Dia memiliki kemampuan seperti Mata Langit, kemampuannya ini ada didapatkan semenjak dia lahir. Jika Celestial She mengaktifkan kelebihannya, maka pupil mata akan mengeluarkan tiga bintik berwarna kuning yang membentuk segitiga.


Celestial She menyebutnya Mata Ular Surgawi, mata ini lebih hebat dari mata langit, dimana dia bisa melihat kedalaman inti Benua Qi, dia dengan sengaja tidak ingin mengungkapkan kelebihannya kepada siapapun, khawatir akan menarik keserakahan. Demikian juga dengan Zhi Shimo yang tidak ingin Mata Langitnya diketahui oleh siapapun.


"Lihat saja nanti! Aku tampar pantat mu sampai bengkak!" ancam Zhi Shimo yang jengkel dipermainkan oleh Celestial She.


Bukannya takut, Celestial She malah tertawa, lalu dia berkata dengan genit, "sayang, aku tunggu kehebatan mu!"


Zhi Shimo mendengus dingin menahan kekesalannya, lalu dia meletakkan telapak tangan pada dinding Formasi Alami, dia tidak mengikuti saran Celestial She.


"Baik, Penguasa."


Segera energi Formasi Alami terhisap melalui telapak tangan Zhi Shimo. Perlahan dinding Formasi Alami membentuk sebuah lubang seukuran jari telunjuk. Zhi Shimo masuk sambil menekan telapak tangan pada dinding.


Celestial She dan empat Naga tua melongo melihat Zhi Shimo menyembunyikan kemampuannya.


"Hmm! Dia mempermainkan ku!" geram Celestial She yang tidak terima dibalas oleh Zhi Shimo dengan tindakan.


"Ternyata Tuan Muda mampu, kenapa masih saja bertanya kepada kita!" protes Di Long sambil tetap melihat Zhi Shimo melalui cermin dunia luar.


"Sudah biasa seperti ini! Dia suka membuat semua orang menjadi takjub, tapi sebelumnya sudah membuat orang berpikir dulu!" sahut Celestial She.


Zhi Shimo tersenyum mendengar ocehan Celestial She dan empat Naga tua. Dia juga tidak mungkin mengungkapkan bahwa 24 Galaksi Elemen yang membantunya...


Zhi Shimo terus menekan telapak tangan dan Galaksi Elemen menyerap energi Formasi Alami...


Akhirnya, setelah melewati ketebalan dinding Formasi Alami yang mencapai dua meter, Zhi Shimo masuk ke dalam inti Benua Qi. Pandangan pertamanya tertuju di pusat, dimana Mata Langit melihat Artefak Alami.


Sesuai dengan namanya, Guci Air Mata Dewi, bentuk pada badan guci seperti memiliki sepasang sayap, lalu ada penutupnya yang terbuka, penutupan terukir kepala angsa.


Dari lubang guci keluar enam jaringan vena yang menghubungkan lima lokasi di permukaan tanah, dua jaringan vena terhubung dengan kolam Energi Alami yang berada di ibukota Kerajaan Qi.

__ADS_1


Dari dalam guci mengeluarkan cahaya yang berwarna kecoklatan, samar-samar terlihat seseorang wanita yang ukurannya sangat kecil seperti Peri Kupu-kupu. Guci Air Mata Dewi dikelilingi kabut yang membentuk ikan. Ikan tersebut berenang dengan lincah seperti nyata, padahal terbentuk dari Energi Alami.


Mengingat Peri Kupu-kupu, Zhi Shimo menjadi teringat dengan istrinya yang berasal dari Ras Peri. Zhi Shimo segera mendekatinya.


"Manusia, berhenti!"


Tiba-tiba Peri Kupu-kupu berbicara dan melihat Zhi Shimo, padahal dirinya masih menjadi angin. Zhi Shimo segera berhenti dan merasakan aura kuat yang menghentikan tubuhnya.


Peri Kupu-kupu bisa mengetahui sebab Zhi Shimo berada di domain Energi Alami, dia bisa dengan jelas merasakan angin yang mendekatinya.


"Apakah kamu ingin memanfaatkan ku seperti pak tua?" tanya Peri Kupu-kupu sambil duduk melihat Zhi Shimo.


Pria tua yang dimaksudkan oleh Peri Kupu-kupu adalah leluhur Qi.


"Tidak. Aku juga memiliki Energi Sejati yang bisa meningkatkan kekuatan ku!" jawab Zhi Shimo yang berusaha untuk tenang.


Peri Kupu-kupu memicingkan sudut matanya dan merasa Zhi Shimo berbohong. Lalu dia bertanya dengan nada datar, "lalu kenapa kamu menerobos dinding Formasi Alami? Pasti tujuanmu menginginkan aku, pasti? Aku sudah memberikan kalian Energi Alami setiap hari kenapa kalian masih saja serakah, apakah kurang aku memberikannya secara gratis selama ini?"


Zhi Shimo terdiam merenungi perkataan Peri Kupu-kupu yang memang benar, dimana dia juga merasakan manfaat Energi Alami. Karena sudah sering menghadapi banyak Artefak Alami yang memiliki kecerdasan layaknya manusia, Zhi Shimo mengeluarkan Energi Sejati yang berasal dari Dunia Jiwa untuk meyakinkan Peri Kupu-kupu.


Peri Kupu-kupu sedikit terkejut merasakan Energi Sejati namun hanya sesaat. Lalu dia berkata, "jika kamu memiliki Energi Sejati, buat apa kamu datang ke sini? Aku tahu kamu menginginkan Guci Air Mata Dewi! Tidak perlu munafik, katakan iya, dan aku tidak akan membunuhmu! Pergi dari sini!"


Zhi Shimo menghela napas berat, lalu dia menunjukkan wujud aslinya. Peri Kupu-kupu tersenyum tipis melihatnya.


"Iya, aku memang menginginkan mu. Tapi, aku ada alasannya dan bukan karena keserakahan. Jika kamu mengenal pak tua itu, sudah pasti juga mengenali orang yang bernama Maharaja Yaksa, kan?" jawab Zhi Shimo dengan berkata jujur, dia bertanya balik.


"Maharaja Yaksa? Maksudmu pria yang bertarung dengan pak tua itu?"


"Benar. Dia mengutus putranya untuk mengambil mu dengan paksa dan kamu tahu apa yang akan terjadi nanti!" jawab Zhi Shimo dengan meyakinkan, walaupun dia tidak tahu apakah leluhur Qi bertarung dengan Maharaja Yaksa.


"Dia akan lebih memeras air mata ku... Aku tidak mau itu terjadi! Aku tidak mau... Tidak akan!" gumam Peri Kupu-kupu sambil menunduk, dia sangat sedih.


Dalam hati Zhi Shimo kegirangan saat membuat Peri Kupu-kupu ketakutan. Lalu dia berkata, "aku memiliki Dunia Jiwa yang kaya akan sumber Energi Sejati, tempat yang aman, damai dan juga cocok untuk bersembunyi. Kamu bisa melihatnya. Jika cocok, silakan tinggal dengan bebas dan carilah tempat yang nyaman untukmu sendiri."


Zhi Shimo merayu Peri Kupu-kupu agar mau mengikutinya. Dengan keunggulan memiliki Dunia Jiwa, dia yakin Peri Kupu-kupu mau menerimanya sebagai tuan.


Peri Kupu-kupu melihat Zhi Shimo dan mengusap air matanya, lalu dia berkata, "apakah kamu tidak seperti pak tua itu yang menjebak ku?"


"Tidak. Aku berani bersumpah untuk hidup ku jika berbohong. Apakah perlu aku bersumpah dulu agar kamu percaya?" jawab Zhi Shimo dengan segera.


"Tunjukkan dulu Dunia Jiwamu!" pinta Peri Kupu-kupu.


Dalam hati Zhi Shimo kegirangan dan segera berbicara, "bisakah aku mendekatimu?"


Seketika tubuh Zhi Shimo tidak merasakan tekanan kuat dari Peri Kupu-kupu, dan membuatnya bernapas lega, lalu dia mendekatinya...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2