Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 23. Putri Niu dan Lu Guniang.


__ADS_3

Chapter 23. Keinginan Siluman Putih.


Mendengar jawaban Xu Huang, Zhi Shimo menyesal telah mengambil Orb Dragon Sky tanpa bertanya dulu lebih detail tentang kegunaannya. Mau bagaimana lagi, semua sudah terlanjur dan Zhi Shimo segera memikirkan cara mengatasi keadaan buruk ini.


"Semuanya segera berbaris untuk pemeriksaan! Kalian sebagian periksa setiap rumah!" perintah komandan penjaga Kota Pahlawan setelah semua orang masuk dan pintu gerbang segera ditutup rapat.


Penjaga Kota Pahlawan segera mematuhi perintah komandannya. Lalu Zhi Shimo berbaris dibelakang Xu Huang yang tidak berkutik menghadapi wanita gendut yang juga penjaga Kota Pahlawan.


"She'er, tolong tutupi aura Orb Dragon Sky!" pinta Zhi Shimo kepada Celestial She.


Celestial She tertawa kecil mendengar permintaan kekasihnya, lalu dia berkata, "hal sepele! Setelah ini, segera kita kembali berkultivasi ganda, agar kamu semakin kuat, sebab lawan yang akan kamu hadapi tidak bisa diremehkan! Aku tidak senang jika kamu diremehkan siapapun!"


Celestial She geram dengan tindakan Yuna Aurora yang tidak sopan kepada pria yang dianggap lemah, dia sebenarnya ingin keluar dan menampar Yuna Aurora hingga tewas.


Sebab itu, sebelum Celestial She marah dan keluar dari tubuhnya, Zhi Shimo membakar lencana identitas keanggotaan agar meredam kemarahan Celestial She dan buru-buru berteleportasi.


Lalu Zhi Shimo melihat penjaga kota yang merupakan seorang siluman Anjing, penjaga itu mengendus tubuh penduduk yang sedang diperiksa. Setelah aman dan tidak ada aura Orb Dragon Sky, berlanjut ke barisan berikutnya.


Satu per satu semua penduduk dan pemburu siluman diperiksa hingga giliran Xu Huang. Xu Huang bernafas lega dan buru-buru kabur dari wanita gendut.


"Sayang, tunggu aku di penginapan Seribu Malam, ya!" teriak wanita gendut itu kepada Xu Huang dengan nada mesra dan manja.


Zhi Shimo menahan tawa, sebab gilirannya yang kini diperiksa. Siluman Anjing mengendus tubuh Zhi Shimo, kali ini sedikit lebih lama dalam pemeriksaan.


Zhi Shimo menahan jantungnya agar tidak berdebar-debar saat diperiksa.


"Wow! Luar biasa tubuh kamu, sangat unik dan mengeluarkan kekuatan energi jiwa yang sangat besar! Anak muda, hati-hati jika kamu keluar dari Kota Pahlawan, setiap siluman akan menjadikan kamu target utamanya! Sekarang, kamu lebih baik berdiam di Kota Pahlawan sampai situasi kembali normal!" ujar siluman Anjing kepada Zhi Shimo, dia mengangumi tubuh uniknya dan tampak jelas menahan gejolak keserakahan untuk mendapatkan energi kekuatan jiwa.


Zhi Shimo paham peringatan si siluman Anjing, dia mengangguk dan berkata, "terima kasih atas perhatiannya."


Segera Zhi Shimo berjalan dengan perasaan lega yang telah lolos dari pemeriksaan siluman. Ketika jauh dari para penjaga, Zhi Shimo membuang nafas dan buru-buru menuju ke penginapan Seribu Malam.


Semua Siluman Putih melihat punggung Zhi Shimo, terutama siluman perempuan yang membasahi bibirnya. Lalu dua siluman perempuan mengikuti Zhi Shimo secara diam-diam.


"Semua pemburu siluman diharapkan segera ke Paviliun Penakluk Siluman, termasuk Siluman Putih!" perintah panggilan dari Dewa Angin bagi semua orang yang memiliki kemampuan.


Dua siluman perempuan itu tanpa kesal mendapatkan perintah, dengan berat hati mereka berdua menuju ke Paviliun Penakluk Siluman. Demikian juga dengan semua kultivator yang berada di Kota Pahlawan, mereka berbondong-bondong menuju ke Paviliun Penakluk Siluman.


Sedangkan Zhi Shimo yang mengganggap bukan bagian anggota Paviliun Penakluk Siluman, dia tidak menghiraukan panggilan dari Dewa Angin, tetap berjalan menuju penginapan Seribu Malam.


Sayangnya, Xu Huang menghampiri Zhi Shimo dan mengajaknya. Dengan berat hati, Zhi Shimo pun mengikuti Xu Huang.


"Aku bukan anggota Paviliun Penakluk Siluman, kenapa harus mengikuti perintah orang itu!" sungut Zhi Shimo saat pergelangan tangannya di pegang oleh Xu Huang.


Xu Huang tertawa, dia mengganggap Zhi Shimo lupa telah menjadi anggota Paviliun Penakluk Siluman.


"Kan kamu telah menjadi anggota, jadi harus mematuhi perintah dari pemimpin Paviliun Penakluk Siluman. Aku menduga ini terkait dicurinya Orb Dragon Sky!" jelas Xu Huang agar Zhi Shimo mengerti.


"Terserah, terserah!" sahut Zhi Shimo dan berjalan di sisi kanan Xu Huang.

__ADS_1


Dua siluman perempuan itu buru-buru mendekati Zhi Shimo dan ikut berjalan di samping kirinya. Mereka berdua adalah Siluman Rusa Salju bernama Putri Niu dan Siluman Kerbau bernama Lu Guniang, wajah mereka cantik dan memiliki sepasang tanduk di kepalanya.


Xu Huang melihat mereka seketika bersemangat dan pindah ke sisi kiri Zhi Shimo. Namun, Siluman Kerbau segera menendang Xu Huang.


Bang...


"Jangan dekat-dekat kami!" hardik Lu Guniang yang tidak suka dengan Xu Huang.


"Aduh!!" Xu Huang segera kembali ke sisi kanan Tian Zhi sambil memegang pantatnya yang ditendang.


Reputasi Xu Huang dimata wanita sangat buruk, sebab dia selalu menggoda setiap wanita yang menarik tanpa henti. Tapi, Xu Huang tidak tertarik dengan wanita yang telah bersuami dan memiliki kekasih.


"Halo! Kenalkan aku Putri Niu!"


"Shimo," balas Zhi Shimo dengan menjabat tangan Putri Niu.


"Aku Lu Guniang,"


Sekali lagi Zhi Shimo memperkenalkan dirinya dan juga menjabat tangan Lu Guniang. Zhi Shimo melihat wajah-wajah mereka menarik walaupun bagian dari Siluman Putih.


"Bolehkah aku menghirup aroma tubuhmu?" tanya Lu Guniang tanpa malu-malu walaupun baru berkenalan.


Lu Guniang ingin sekali merasakan energi kekuatan jiwa yang dimiliki oleh Zhi Shimo, energi jiwa yang selalu bisa diidamkan banyak siluman jenis apapun. Bagi siluman, mendapatkan energi kekuatan jiwa sangat besar manfaatnya; mampu memperpanjang usia, membuat awet muda dan yang paling utama mampu meningkatkan basis kultivasi.


Tidak hanya siluman saja yang akan tertarik dengan energi kekuatan jiwa, tapi semua kehidupan sangat membutuhkannya.


"Aku juga! Bolehkah pria tampan!" pinta Putri Niu yang tidak bisa menahan dirinya dengan merayu Zhi Shimo, dia mendekati Xu Huang.


Yusan dan kedua temannya yang baru keluar dari penginapan Seribu Malam melihat Zhi Shimo. Raut wajah Yusan seketika berubah jelek melihat Zhi Shimo diapit dua siluman perempuan.


"Apa yang kalian lakukan kepada kekasihku?" tanya Yusan dengan nada ketus dan dengan cepat mendekati Zhi Shimo.


Zhi Shimo geleng-geleng melihat dirinya menjadi daya tarik wanita dan pria karena memiliki kemampuan energi kekuatan jiwa.


"Apakah kamu adalah kekasihnya?" tanya Putri Niu yang ingin tahu kepada Zhi Shimo.


"Kekasih? Istriku ratusan dan akan bertambah seiringnya waktu berjalan! Yakin masih mau menjadi kekasihku?" jawab Zhi Shimo dengan jujur.


Yusan dan kedua temannya melongo mengetahui Zhi Shimo telah beristri. Berbeda dengan Lu Guniang dan Putri Niu, mereka tertawa riang dan tidak heran jika Zhi Shimo memiliki banyak istri.


"Tampan, berbakat dan memiliki istri banyak itu sudah lumrah! Kakekku saja memiliki istri ribuan, ayah Putri Niu juga memiliki seribu istri. Di Alam Tianwu sudah bukan menjadi hal yang aneh memiliki banyak pasangan. Bahkan ada wanita siluman yang memiliki sepuluh suami!" jawab Lu Guniang.


Tidak hanya di Alam Tianwu seseorang memiliki banyak pasangan Dao, tapi di seluruh alam semesta pasti akan ada.


Yusan menghela nafas panjang dan mendorong tubuh Lu Guniang agar kesamping, dan dia berganti memeluk lengan Zhi Shimo.


"Enak saja...!" protes Lu Guniang yang tidak terima diusir dari tempatnya, dia menarik tangan Yusan agar melepaskan lengan Zhi Shimo, hingga membuat Zhi Shimo berhenti berjalan.


"Sudah cukup! Jika kalian seperti ini, aku tidak akan mau bersama kamu, kamu, kamu dan semua wanita yang egois! Juga, aku baru mengenal kalian dan butuh pembuktian!" lerai Zhi Shimo dengan nada tegas sambil nunjuk wajah mereka.

__ADS_1


Seketika Lu Guniang dan Yusan terdiam. Lalu Zhi Shimo melepaskan tangan Putri Niu dan segera berjalan cepat meninggalkan kelima wanita cantik. Zhi Shimo tidak peduli meninggalkan kecantikan seperti mereka, sebab dia sudah terbiasa dengan hidup dikelilingi wanita cantik.


"Aku mau menginap di sini, apakah boleh?" tanya Zhi Shimo dengan menoleh kebelakang.


Dengan senang hati Yusan buru-buru menghampiri Zhi Shimo, dia menarik tangannya dan mengajak masuk ke dalam penginapan Seribu Malam.


"Untukmu gratis dan selamanya boleh tinggal disini!" jawab Yusan.


Keempat wanita itu segera mengikuti Zhi Shimo dan berlomba-lomba agar bisa memeluk lengan kirinya yang kosong. Namun, Zhi Shimo segera berhenti dan membalikkan badan, lalu menatap mereka.


"Apa yang aku katakan tadi, kalian sudah mengerti apa tidak?" tanya Zhi Shimo dengan tegas, agar mereka tidak terus mengejarnya.


"Pembuktian apa yang harus aku lakukan?" tanya Putri Niu dengan mata berkedip-kedip menggoda.


Zhi Shimo melihat Yusan, lalu berkata, "aku minta kamar terbaik di penginapan ini...," lalu dia mengeluarkan kantong kain yang berisi sepuluh ribu keping emas, "aku sewa kamar yang luas dan tempat tidur lebar selama satu tahun." lanjutnya dengan memberikan kantong kain berisi keping emas.


Namun, Yusan menolaknya, dan berkata, "sudah aku katakan, kamu disini gratis dan pasti aku berikan tempat yang paling istimewa. Tapi, aku minta kamu kembali bergabung dengan Paviliun Penakluk Siluman!"


Inilah tujuan Yusan yang memberikan pelayanan gratis kepada Zhi Shimo, dia berharap besar jika Zhi Shimo mau bergabung lagi dengan Paviliun Penakluk Siluman.


Zhi Shimo menghela nafas berat, dia sudah enggan bergabung dengan Paviliun Penakluk Siluman. Sebelum dia menolaknya, Celestial She segera berbicara.


"Terima saja, ini akan membuatmu mendapatkan perlindungan ekstra dari mereka dan juga energi Yin murni perempuan siluman besar manfaatnya!"


Zhi Shimo terdiam sejenak untuk memikirkan ucapan Celestial She, lalu dia melihat Yusan.


"Baik aku bergabung! Tapi, aku tidak mau melihat wanita seperti Yuna Aurora yang tidak sopan terhadap pria. Aku paling membenci itu... Tidak, tapi semua pria juga akan membenci wanita yang tidak bisa menghargai!" tegur Zhi Shimo dan juga mengungkapkan hatinya.


Yusan menjadi menunduk dan mengangguk paham, lalu dia melihat wajah Zhi Shimo. "Maaf, aku kira ini hanya kesalahpahaman. Senior Yuna tidak bermaksud begitu! Nanti aku akan sampai hal ini kepadanya!" ucapnya.


Sebelum Zhi Shimo berbicara lagi, terdengar suara Dewa Angin memanggil semua kultivator yang belum datang ke Paviliun Penakluk Siluman.


"Semua pemburu siluman diharapkan segera ke Paviliun Penakluk Siluman, termasuk Siluman Putih! Segera!"


Yusan melihat Zhi Shimo yang tidak mempedulikan panggilan Dewa Angin, lalu dia memberikan lencana identitas keanggotaan.


"Kalian layanan Tuan Shimo dengan baik. Aku akan ke Paviliun Penakluk Siluman!" perintah Yusan kepada pegawainya, "aku akan segera kembali setelah masalah Paviliun Penakluk Siluman terselesaikan." sambungnya sambil melihat Zhi Shimo.


Zhi Shimo mengangguk sebagai jawaban, lalu Yusan dan kedua temannya keluar dari penginapannya.


"Pembuktian apa yang harus aku lakukan?" tanya Putri Niu sekali lagi dengan mata berkedip-kedip menggoda, dia tidak marah telah diabaikan oleh Zhi Shimo.


Zhi Shimo yang ditantang oleh Putri Niu tersenyum, lalu dia berkata kepada mereka berdua, "aku membutuhkan kehangatan wanita diranjang!"


"Tidak masalah, asal kamu selamanya menjadi pasangan Dao ku... Tidak, tapi kami!" jawab Putri Niu tanpa pikir panjang.


Zhi Shimo membalikkan badan, lalu melambaikan tangan kepada Lu Guniang dan Putri Niu. "Aku tunggu kalian mengetuk pintu kamarku."


Lu Guniang dan Putri Niu kegirangan dan segera keluar dari penginapan Seribu Malam untuk mematuhi perintah Dewa Angin.

__ADS_1


Seorang pegawai penginapan menghampiri Zhi Shimo, salah satunya segera berbicara, "Tuan Shimo, ikuti saya."


Zhi Shimo mengikuti si pelayan wanita yang juga seorang Siluman Ular, dia melihat sisik ular di leher si pelayan berwarna hijau. Zhi Shimo menebak, jika pegawai itu dari Ras Siluman Ular Hijau.


__ADS_2