
Chapter 27. Mantra Yin.
Sesampainya di Paviliun Penakluk Siluman atau tepatnya diruang bawah tanah, semua melihat kedatangan Zhi Shimo bersama Yuna Aurora dan tiga wanita. Xu Huang segera menghampiri Zhi Shimo dengan gelak tawa bahagia.
"Akhirnya kamu datang juga! Ayo, kamu gunakan Kunang-kunang untuk menyegel pintu Ruang Segel Siluman!" ucap Xu Huang dan meminta Zhi Shimo menggunakan skillnya yang selalu membuatnya kagum.
Dewa Angin melihat Zhi Shimo dari kepala hingga kaki, dia melihatnya seperti orang yang tidak berkultivasi. Namun, dia mempercayai ucapan Yuna Aurora yang tidak mungkin berbohong kepadanya.
"Apakah Anda adalah seorang ahli Formasi Array?" tanya Dewa Angin yang ingin tahu.
Zhi Shimo melihat pintu baja, dimana ada sekitar lima puluh orang sedang mengalirkan energi spiritual untuk memblokir pintu Ruang Segel Siluman, lalu dia melihat Dewa Angin.
"Sedikit memahami tentang Formasi Array, Senior. Apa yang bisa saya lakukan?" jawab Zhi Shimo dengan sopan dan bertanya setelahnya, dia ingin menebus kesalahannya yang telah mengambil Orb Dragon Sky.
"Pintu itu adalah Ruang Segel Siluman, jika sampai terbuka, maka semua siluman yang kejam akan keluar dan pastinya akan banyak membunuh kehidupan. Jika Anda bisa membuat penghalang, aku akan sangat berterima kasih... Ini gara-gara Orb Dragon Sky diambil oleh seseorang...!" jawab Dewa Angin, dia jelas kesal dengan pelaku pencuri Orb Dragon Sky.
Zhi Shimo garuk-garuk kepala yang tidak gatal, ini semua karenanya. Lalu dia memeriksa kekuatannya yang telah meningkat lagi dengan Galaksi Elemen yang terus-menerus memberikan kekuatan energi Yin milik Celestial She.
"Kekuatan saya berada di tingkat Soul Formation level lima. Dengan kekuatan saya saat ini, hanya bisa membuat Formasi Penghalang tingkat Raja tahap puncak!" jelas Zhi Shimo agar dimengerti oleh Dewa Angin.
Dewa Angin menghela nafas berat, sebab dengan Formasi tingkat Raja tahap puncak masih belum mampu menyegel Ruang Segel Siluman. Minimal Formasi setingkat Peri Langit baru bisa memperkuat pintu Ruang Segel Siluman, dan itupun hanya bertahan selama tiga bulan.
Dalam tiga bulan itu, Dewa Angin memiliki waktu untuk mencari Orb Dragon Sky. Yuna Aurora menatap wajah Zhi Shimo, dia tahu jika kekasihnya sedang berpura-pura.
"Apakah energi Kunang-kunang tidak bisa memperkuat pintu itu?" tanya Xu Huang yang yakin jika Zhi Shimo mampu melakukannya.
Dewa Angin melihat Zhi Shimo dengan rasa penasaran, dia tidak tahu apa itu energi Kunang-kunang. Tidak hanya Dewa Angin saja yang penasaran, beberapa petinggi Paviliun Penakluk Siluman juga penasaran.
"Sama saja itu mempercepat hancurnya pintu Ruang Segel Siluman!" jawab Zhi Shimo.
Ya, apa yang dikatakan Zhi Shimo memang benar. Seandainya dia menggunakan energi Kunang-kunang yang mengeluarkan kekuatan jiwa, maka akan semakin membuat siluman menjadi ganas untuk menghancurkan pintu Ruang Segel Siluman, karena siluman dan seluruh kehidupan membutuhkan energi kekuatan jiwa yang sangat langka.
Xu Huang yang tidak mengerti segera bertanya lagi, "bukannya kamu mampu mengalahkan mereka dengan Kunang-kunang?"
Semua orang makin penasaran dan membuat Zhi Shimo bingung harus menjelaskan. Zhi Shimo jelas tidak mungkin membeberkan kemampuannya kepada mereka.
Kemudian Zhi Shimo berjalan mendekati pintu Ruang Segel Siluman dan menjentikkan jari, lalu muncul bola energi Kunang-kunang di ujung jari telunjuk.
Bang... Bang... Bang...
Pintu Ruang Segel Siluman digedor makin keras saat merasakan energi kekuatan jiwa. Tidak hanya siluman yang berada di dalam Ruang Segel Siluman, tapi Siluman Putih juga menjilati bibirnya saat merasakan energi kekuatan jiwa.
Dewa Angin dan semua orang akhirnya mengerti jika Zhi Shimo memiliki kemampuan yang unik dan tidak dimiliki oleh siapapun. Hanya Xu Huang yang masih kebingungan, sebab dia pikir Kunang-kunang itu mampu mengatasi keadaan ini seperti saat melawan Tim Serigala dan juga Tim Predator.
Lima puluh orang yang mengalirkan energi spiritual kaget dan meningkatkan kekuatan untuk mencegah pintu baja tidak terbuka.
__ADS_1
Dewa Angin memutari otaknya untuk mengatasi hal ini, harapannya kepada Zhi Shimo seketika pupus.
"Tapi...," kata Zhi Shimo yang membuat perhatian semua orang.
Yuna Aurora yang kesal dibuat penasaran segera mendekati Zhi Shimo dan mencubit pinggangnya, lalu berkata, "tapi apa? Cepat katakan, keadaan saat ini tidak baik!"
Zhi Shimo sedikit geli pinggangnya yang dicubit, lalu berbicara kepada Yuna Aurora, "aku bisa membuat Formasi Penghalang tingkat Dewa Ancestor, tapi membutuhkan banyak energi spiritual untuk mengaktifkannya."
Seketika Dewa Angin tertawa senang, kini dia mendapatkan harapan lagi. "Kita semua pasti akan bekerjasama untuk mengaktifkannya. Cepat buat rune-rune Formasi!" pintanya dengan tidak sabaran, sebab Formasi tingkat Dewa Ancestor sangat bermanfaat besar untuk menyegel pintu Ruang Segel Siluman.
"Ayo cepatlah!" sungut Yuna Aurora yang tidak sabaran ingin melihat aksi kekasihnya.
Zhi Shimo tersenyum melihat Yuna Aurora yang manja, lalu dia meminta bahan-bahan Formasi kepada Dewa Angin, "siapkan pisau ukir besi dan juga kertas mantra, aku juga perlu jaring siluman, Batu Kuno sebanyak dua puluh biji dan bendera Formasi jenis apapun."
Yuna Aurora melihat Dewa Angin. Dewa Angin yang mengerti segera meminta wakilnya untuk mengambil apa yang diperlukan oleh Zhi Shimo. Sedangkan Zhi Shimo memeriksa pintu baja dan tidak terganggu suara pintu digedor-gedor.
Zhi Shimo melihat tempat untuk memasukkan Pagoda Penjara ke Ruang Segel Siluman. Setelah beberapa saat, wakil Dewa Angin datang dengan membawa apa yang diinginkan oleh Zhi Shimo
"Semuanya sudah ada... Apa ada lagi yang dibutuhkan?" tanya Dewa Angin.
Zhi Shimo melihat bahan-bahan Formasi di atas meja dan memeriksanya. "Ini cukup."
Kemudian, Zhi Shimo mengambil kuas dan membuat rune-rune di bendera.
Setelah mengukir di lima bendera Formasi, Zhi Shimo menyebarkan lima bendera Formasi di depan Ruang Segel Siluman. Empat bendera Formasi itu menancap di setiap sudut pintu baja dan satu bendera menancap di tengah pintu.
Kemudian, Zhi Shimo mengangkat kedua tangannya kedepan Ruang Segel Siluman dan membuat gerakan yang sangat cepat, lalu muncul lingkaran rune berwarna kebiruan di depan tangannya.
Zhi Shimo mendorong lingkaran rune itu agar menempel di pintu baja, kemudian Zhi Shimo melemparkan satu Batu Kuno ditengahnya.
Semua orang melongo melihat kecepatan tangan Zhi Shimo saat bekerja dan tampak jelas tidak kesulitan dalam membuatnya, apa yang dibuat oleh Zhi Shimo seperti sedang melukis, dimana tangan kanan sangat terampil dalam membuat banyak rune-rune.
Bhush...
Batu Kuno itu pecah dan membuat lingkaran rune berputar sangat cepat. Seketika pintu Ruang Segel Siluman tidak lagi terdengar suara digedor-gedor.
"Kalian tidak perlu lagi mengalirkan energi spiritual. Formasi Penghalang itu sementara waktu akan menggantikan kalian...," jelas Zhi Shimo.
Lima puluh orang itu menghela nafas lega dan segera membaringkan tubuhnya yang kelelahan. Kemudian, Zhi Shimo mengambil pisau ukir, dia berjalan ke pintu baja. Yuna Aurora mengikuti dan disusul Dewa Angin yang ingin mempelajari Formasi tingkat Dewa Ancestor.
"Aku akan membuat Formasi Lima Bintang, perhatikan baik-baik!" kata Zhi Shimo yang seperti seorang guru, dia ingin memberikan wawasan kepada semua orang.
Dewa Angin dan beberapa ketua merasa malu diajari oleh seseorang yang lebih muda dari mereka. Tapi, demi pengetahuan, siapapun orangnya yang lebih ahli, mereka tidak malu untuk belajar kepada yang lebih muda.
"Ini namanya simbol Angin empat penjuru...," kata Zhi Shimo yang memberikan penjelasan, lalu mengukir pintu baja dengan pisau ukir.
__ADS_1
Zhi Shimo membuka dua lingkaran, diantara dua lingkaran itu diukir dengan simbol-simbol empat penjuru mata angin. Yuna Aurora segera mengeluarkan kulit binatang dan menggambar sesuai dengan apa yang diukir oleh Zhi Shimo.
Dewa Angin dan beberapa ketua juga mengeluarkan kulit binatang, mereka melakukan hal yang sama.
"Ini adalah simbol Api; api yang berasal dari pegunungan, inti benua, api kehidupan dan api kemarahan...," kembali menjelaskan sambil membuat simbol-simbol.
"Simbol ketiga adalah Air...,"
"Simbol keempat adalah Tanah... Dan kelima simbol Roh...,"
Zhi Shimo terus menjelaskan setiap simbol yang dia buat. Setelah selesai dia meminta Xu Huang mengambil kertas mantra berwarna kuning, kuas dan tinta. Lalu dia memegang kuas dan menulis sesuatu di kertas mantra.
"Langit simbol kesengsaraan, Air simbol kehidupan, Gunung simbol luka, Guntur simbol kewaspadaan, Angin simbol keberuntungan, Api simbol kematian, Tanah simbol ketakutan dan Cahaya simbol harapan. Mantra Harimau ada di tanganku, Ba Gua (Pa Kua) kehidupan alam semesta. Ini adalah Mantra Yin...," jelas Zhi Shimo sambil membuat simbol di kertas mantra berwarna kuning.
Apa yang dijelaskan oleh Zhi Shimo; Ba Gua adalah delapan diagram atau simbol yang merupakan dasar sistem Kosmogoni. Dilihat dari asal katanya, "Ba" berarti delapan, sedangkan "Gua" adalah trigram (tiga garis). Setiap Gua terdiri dari tiga simbol Yao. Simbol Yao melukiskan bentuk Yin atau Yang.
Kosmogoni digunakan untuk menggambarkan keempat musim yang membentuk Yin dan Yang, digunakan garis utuh dan garis bersela. Kombinasi dari empat garis utuh dan garis bersela merupakan lambang dari Langit, Angin, Air, Gunung, Cahaya, Guntur, Api, dan Tanah rendah. Di bagian tengah dari suatu Pa Kua terdapat bagan yang melambangkan asas Taichi.
"Tolong bantu saya membuat Mantra Yin seperti simbol ini, minimal seratus kertas mantra yang sama...," pinta Zhi Shimo kepada semua orang termasuk Yuna Aurora.
Dengan semangat Yuna Aurora, Xu Huang, Yusan, Dewa Angin membantu Zhi Shimo, dengan adanya contoh yang telah dibuatkan dan sudah dijelaskan mereka bisa menirunya.
Namun, saat membuat simbol Ba Gua, tangan mereka bergetar dan membuat banyak coretan kecil di kertas mantra. Akhirnya gagal jika kertas mantra terdapat coretan.
Zhi Shimo tertawa melihat mereka, lalu kembali menjelaskan, "saat membuatnya, usahakan pikiran tenang dan bahagia. Lakukan segenap hati demi kemaslahatan kehidupan."
Akhirnya, Dewa Angin tertawa saat berhasil membuat satu setelah beberapa kali gagal. Lalu disusul Yuna Aurora yang langsung berdiri dan menunjukkan kepada kekasihnya dengan bangga.
Zhi Shimo memberikan acungan jempol kepada Yuna Aurora, walaupun telah tujuh kali gagal saat pikirannya belum bisa tenang. Lalu beberapa ketua juga berhasil, Yusan, She Xia dan She Jinjing juga telah berhasil setelah gagal sepuluh kali lebih.
"Aiyo! Kenapa tanganku bergetar terus!" sungut Xu Huang yang kesal selalu mencoret kertas mantra.
"Itu karena otakmu yang berseliweran tentang wanita!" sahut Jia Li dengan memamerkan keberhasilannya dalam membuat Mantra Yin.
Xu Huang tertawa dan tidak tersinggung, dia dengan bangga berkata, "wanita adalah hidupku, kecantikan mereka adalah semangat ku. Sayangku, jadi--"
Jia Li langsung menendang perut Xu Huang sebelum sempat merayunya. Tapi, Xu Huang dengan sigap menangkis tendangan Jia Li.
Zhi Shimo geleng-geleng melihat Xu Huang yang selalu menggoda wanita walaupun tidak pernah berhasil, kecuali wanita montok yang kini sedang memeluk Xu Huang dari belakang.
Kemudian Zhi Shimo menempelkan kertas mantra di sekeliling pintu baja dan juga pada daun pintu Ruang Segel Siluman. Lalu dia memecahkan semua Batu Kuno sebagai bahan bakar untuk mengaktifkannya, dan kini tidak perlu menggunakan energi spiritual milik semua orang.
Yuna Aurora dengan kesal menghampiri Zhi Shimo dan mencubit lengannya, sebab dia dan semua orang bersiap-siap mengalirkan energi spiritual untuk mengaktifkan Formasi Penghalang, namun tidak jadi.
__ADS_1