
Chapter 92. Kembalinya Yuna Aurora dan Qin Diao Chin.
Tubuh Qin Lianshi dan timnya menggigil ketakutan saat merasakan tekanan aura kekuatan God General level 7. Kekuatan Raja Naga Tanah telah meningkat tujuh level dari God Warrior level 10, semua itu berkat Energi Sejati di danau bawah tanah.
Jelas Raja Naga Tanah bukan tandingan Qin Lianshi yang berada di tingkat Ancient God level 9, apalagi rekan-rekannya. Qin Lianshi dan timnya tidak menjawab, mereka pasrah jika harus mengulangi berkultivasi dari awal.
Raja Naga Tanah geram tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang keberadaan Zhi Shimo, lalu dia membuka mulut dan keluar bola api mengarah ke Tim Seribu Malam.
"Huff! Tidak masalah harus mengulang dari awal!" Xu Huang membuang nafas pasrah dan memejamkan mata, demikian juga dengan rekan-rekannya yang telah siap.
Boom...
Bola api meledak dan menimbulkan gelombang kejut panas. Anehnya Qin Lianshi dan timnya tidak merasakan rasa sakit, mereka mendongak dan melihat seorang wanita cantik yang telah memblokir serangan Raja Naga Tanah dengan tangan kanan, tangan kirinya dibelakang pinggang dengan pakaian yang berkibar-kibar.
"Yuna...!!" seruan Tim Seribu Malam yang diselamatkan oleh Yuna Aurora.
Yuna Aurora melihat timnya dengan mengembangkan senyuman hangat, lalu dia berkata, "maaf aku terlambat! Kalian beristirahatlah dan biar aku yang mengurus cacing-cacing ini."
Lalu dia melihat lagi Raja Naga Tanah yang tercengang serangan bola api mudah dipatahkan. Kemudian Yuna Aurora berbicara kepada Raja Naga Tanah, "bagaimana kamu dan seluruh Ras Naga Tanah ingin mati?"
Raja Naga Tanah menelan salivannya bukan karena melihat kecantikan, namun takut saat Yuna Aurora mengeluarkan aura kekuatan tingkat God Sovereign level 4, dia tidak menyangka ada junior yang melebihi leluhurnya dalam hal kekuatan. Tentara Naga Tanah segera mundur dan mengatur barisan dibelakang Raja Naga Tanah, mereka akan berjuang bersama pemimpinnya.
"Jangan ikut campur urusan kami! Pergi kamu!?" hardik Raja Naga Tanah yang berusaha menekan rasa takutnya.
Sebagai seorang pemimpin, Raja Naga Tanah tidak akan mundur menghadapi lawan yang lebih kuat apalagi berhadapan dengan seorang junior.
Tanpa banyak bicara, Yuna Aurora merentangkan tangan kanan kedepan Raja Naga Tanah, keluar dari telapak tangan Api Semesta. Seketika suhu menjadi sangat panas, pepohonan langsung menjadi abu, bebatuan menjadi debu.
Raja Naga Tanah merasakan sisiknya mulai melepuh, dia segera mundur untuk menjauhi Api Semesta, lalu dia meraung-raung memanggil bala bantuan. Raungan Raja Naga Tanah terdengar hingga ke Kota Naga Tanah.
Long De Yuze, Long De Sun dan Long De Qiu yang sedang membuat pertahanan untuk tempat hartanya mendengar raungan cucunya, mereka bergegas keluar dari Gunung Leluhur Naga Tanah.
Yuna Aurora yang tahu Raja Naga Tanah memanggil bantuan hanya tersenyum, dia melihat tiga sinar memanjang melesat sangat cepat kearahnya. Sinar itu adalah tiga Leluhur Naga Tanah yang telah berubah menjadi wujud aslinya.
"Roarrr... Roarrr... Roarrr...!"
Raungan Naga saling bersaut-sautan, tidak berselang lama telah tiba tida leluhur Naga Tanah dihadapan Yuna Aurora. Dibelakang ketiga leluhur Naga Tanah banyak pasukannya yang berjumlah kurang dari dua ribu ekor naga.
__ADS_1
Qin Lianshi dan timnya segera waspada dengan mendekati Yuna Aurora, mereka tidak akan membiarkan pemimpinnya bertarung sendirian. Walaupun Yuna Aurora menang dalam hal kekuatan, tidak mungkin bisa melawan ribuan pasukan Naga Tanah.
Long De Yuze baru menyadari jika lawannya memiliki api Peringkat pertama di Alam Jagat Raya, lalu dia melihat sekitarnya yang tanahnya menjadi tandus, padahal sebelumnya masih banyak pepohonan besar.
"Apakah kita punya masalah?" tanya Long De Yuze yang tidak ingin bertindak gegabah dalam menghadapi lawan yang jauh melebihinya.
"Pertanyaan mu sungguh bodoh! Mereka adalah timku yang hampir saja kalian bunuh. Sungguh memalukan senior memburu junior, apakah ini namanya Ras Naga yang terkenal memiliki harga diri tinggi? Karena kalian mencari masalah, dengan senang hati aku menyambutnya!" jawab Yuna Aurora yang sarkasme, lalu dia mengangkat jari telunjuk tangan kanan dan keluar secuil Api Semesta dari ujung jarinya.
Spontan Long De Yuze dan semua rombongannya mundur saat merasakan panas ekstrim dari Api Semesta. Lalu Long De Yuze dia berbicara kepada Long De Sun dan Long De Qiu, "kita gunakan kekuatan gabungan untuk melawannya."
Long De Sun dan Long De Qiu mengangguk sebagai jawaban. Long De Yuze memberikan perintah kepada seluruh anggota Ras Naga Tanah, "berikan kekuatan kalian!"
"Roarrr... Roarrr...!" Raja Naga Tanah, Long De Sun, Long De Qiu dan pasukannya meraung-raung, lalu dari tubuh mereka keluar energi spiritual yang mengarah kepada Long De Yuze.
Tiba-tiba tanah bergetar hebat bukan karena ketiga leluhur meningkatkan kekuatan, namun pintu gerbang menuju ke Alam Tianwu bergetar. Yuna Aurora dan timnya segera melihat ke arah pesisir pantai, dimana pintu gerbang bercahaya dan berlahan akan menutup, namun anehnya tiba-tiba berhenti.
"Kalian cepat keluar, aku akan menghalangi mereka!" perintah Yuna Aurora kepada timnya, dia tidak ingin terjebak di Dunia Mistik.
"Tidak, kita keluar bersama-sama!" tolak Qin Lianshi dengan segera, dia tidak ingin meninggalkan Yuna Aurora seorang diri melawan tiga Leluhur Naga Tanah.
Boom...
Yuna Aurora dan timnya terhempas gelombang luapan energi spiritual, untungnya mereka tidak sampai terjatuh. Mereka melihat wujud Long De Yuze semakin besar dua kali lipat dari sebelumnya, seluruh tubuhnya diselimuti perisai energi.
"Cepat, patuhi perintah ku, kalian hanya akan menghambat ku saja!" bentak Yuna Aurora kepada timnya.
Qin Lianshi dan tim menatap wajah Yuna Aurora yang sifatnya berubah semenjak menyatu dengan Dewi Cahaya. Mereka menghela nafas berat dan melihat Long De Yuze yang sedang menikmati sensasi peningkatan kekuatan.
"Ayo kita pergi, apa yang dikatakan kakak Yuna memang benar, kita hanya akan mempersulit situasi!" ajak Qin Lianshi dengan nada yang sedikit tidak suka dengan ucapan Yuna Aurora, lalu dia berkata kepada Yuna Aurora, "kita akan tunggu di Kota Pahlawan."
Segera Qin Lianshi dan timnya terbang sangat cepat sebelum Long De Yuze selesai menstabilkan fondasinya setelah mendapatkan kekuatan secara instan.
Sedangkan Raja Naga Tanah, Long De Sun, Long De Qiu dan pasukan Naga Tanah menjadi lemas karena kehabisan energi, tubuh mereka berubah menjadi Naga kecil.
Qin Lianshi dan timnya telah masuk ke dalam pintu gerbang, Yuna Aurora segera menyusul timnya setelah melihat Long De Yuze yang tidak bergerak sama sekali setelah mendapatkan kekuatan. Akhirnya Yuna Aurora dan timnya berhasil keluar dari Dunia Jiwa.
"Roarrr!?" raungan kemarahan Long De Yuze yang tidak melihat musuhnya lagi, lalu dia melihat keturunannya yang lemas dan bergeletakan di tanah.
__ADS_1
Long De Yuze membuka mulutnya dan menyedot semua keturunan agar aman didalam perutnya, kemudian dia bergumam, "jangan khawatir, kekuatan kalian akan pulih setelah mendapatkan Energi Sejati."
Setelah semua keturunannya tertidur pulas di dalam perut, Long De Yuze terbang menuju pintu gerbang keluar dari Dunia Jiwa, lalu dia menyelimuti pintu gerbang dengan energi spiritual, tujuannya agar pintu gerbang tidak tertutup sebelum semua keturunannya memulihkan kekuatan seperti sediakala.
Long De Yuze berencana untuk ikut masuk ke dalam Makam Peperangan Kuno, dia ingin mendapatkan sebanyak mungkin harta.
Setelah selesai memblokir pintu gerbang dengan energi, Long De Yuze menuju ke arah Selatan melewati Laut Berlian Biru tanpa ada lagi rasa takut kepada binatang air Kunpeng.
Penghuni Laut Berlian Biru ketakutan dengan aura kekuatan tingkat Supreme God level 9. Wali Pelindung Laut Berlian Biru segera keluar dari dasar laut, mereka mencegat Long De Yuze yang dengan sembarang memasuki wilayahnya.
Long De Yuze melihat banyak binatang air Kunpeng keluar, lalu dia berbicara dengan nada tinggi, "aku hanya lewat, pergi!?"
Long De Yuze yang kini menjadi berani, padahal sebelumnya mendekati pesisir pantai saja ketakutan, keberaniannya berkat memiliki Energi Sejati. Setelah Long De Yuze menguasai danau bawah tanah yang berisi Energi Sejati, dia telah memikirkan cara untuk meningkatkan secara instan, dengan cara meminta kepada keturunannya untuk memberikan kekuatan. Dan kedatangan Yuna Aurora adalah momen yang tepat untuk meminta kekuatan dari keturunannya.
Kekuatan semua keturunannya akan pulih dengan menyerap Energi Sejati, oleh sebab itu dia tidak khawatir akan kondisi keturunan yang lemah untuk saat ini.
Binatang air Kunpeng segera memberikan jalan bagi Long De Yuze. Akhirnya Long De Yuze kembali terbang dengan sangat cepat menuju pintu masuk ke dalam danau bawah tanah.
Lokasi danau bawah tanah berdekatan dengan tempat lubang pohon yang menjadi persembunyian Pang Shui, hanya terpaut jarak dua kilometer...
Setelah melewati Laut Berlian Biru, Long De Yuze tidak mengetahui dirinya telah dilihat oleh Monster Lima Elemen. Monster Lima Elemen segera mengikutinya, dia berencana untuk melahap Long De Yuze agar mendapatkan kekuatan serta mampu bertranformasi kebentuk ketiga.
Setelah melahap Kun Quentin, kekuatan Monster Lima Elemen naik 10 level, kini kekuatannya telah berada di tingkat God Emperor level 7.
"Supreme God level 9, sangat lezat!" gumam Monster Lima Elemen, lalu dia membasahi bibirnya, wujudnya kini berubah menjadi penampilan Kun Quentin.
Monster Lima Elemen tidak segera menyerang, sebab dia kalah jauh dalam hal kekuatan, jadi dia berencana menjerat Long De Yuze saat berubah menjadi wujud manusia. Monster Lima Elemen tidak mungkin melahap langsung Long De Yuze dalam keadaan menjadi Naga Tanah yang berukuran besar, dia saja seperti semut jika dibandingkan dengan Naga tanah.
Monster Lima Elemen melihat Long De Yuze masuk ke dalam kawah besar. Setelah tidak terlihat tubuh besar Long De Yuze, dia segera menyusul dan berhenti di bibir kawah.
Hidung Monster Lima Elemen mencium aroma wangi yang keluar dari Energi Sejati, sontak membuatnya kegirangan. Segera Monster Lima Elemen masuk ke dalam kawah...
Setelah kepergian Long De Yuze, Qin Diao Chin tiba di lokasi pertempuran Tim Seribu Malam, dia melihat sekitarnya yang terbakar Api Semesta dan merasakan aura Tim Seribu Malam. Setelah tidak melihat ada mayat timnya, dia melihat pintu gerbang.
"Mereka pasti sudah keluar," gumam Qin Diao Chin dan segera menuju ke pintu gerbang.
Kekuatan Ratu Diao Chin telah meningkat drastis, lebih kuat dua level dari Yuna Aurora. Qin Diao Chin mengira Zhi Shimo telah keluar dari Dunia Mistik, dia selalu mengembangkan senyuman bahagia ketika membayangkan keterkejutan Zhi Shimo dengan pencapaiannya saat ini. Sudah lama dia ingin melampaui Zhi Shimo, malu sebagai senior harus dikalahkan oleh juniornya yang kini malah menjadi pasangan Dao.
__ADS_1
Qin Diao Chin yang didukung oleh kakeknya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kekuatan, selama tiga bulan ini dia tidak berhenti untuk berlatih bertarung dengan kakeknya dan juga tidak lupa berkultivasi dengan menyerap Energi Sejati.
*****