Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 136. Berita Dari Dewa Binatang.


__ADS_3

Chapter 136. Berita Dari Dewa Binatang.


Setelah berhasil memperbaiki Siput Penghantar Suara, Zhi Shimo berkomunikasi dengan Xu Huang, "gendut, bagaimana kabarmu?"


Zhi Shimo menunggu balasan dari Xu Huang. Namun, setelah ditunggu beberapa saat, Xu Huang tidak membalas pesannya. Dia kembali memeriksa Siput Penghantar Suara, barangkali masih ada yang tidak berfungsi.


"Tidak ada masalah...! Tapi kenapa Xu Fat tidak membalas pesanku?" gumam Zhi Shimo yang menjadi cemas.


Jelas Xu Huang tidak membalas pesan suaranya, sebab dia dan Tim Gigas Fire saat ini sedang dikejar-kejar oleh Mist Monster yang ukurannya sebesar bukit.


Xu Huang dan timnya mencari sumber daya alam untuk meningkatkan kekuatannya, sebab Pil Kultivasi pemberian Zhi Shimo telah habis. Mau tidak mau mereka harus berusaha sendiri untuk meningkatkan kekuatan.


"Nanti juga dia akan membalasnya," kata Celestial She sambil kembali memeriksa berkas Raja Qi Jianheng.


Zhi Shimo mengangguk, lalu dia menyimpan Siput Penghantar Suara. Setelah itu dia bertanya, "apakah ada informasi penting tentang Raja Qi?"


"Sejauh ini, semua informasi sudah kamu ketahui. Nanti, jika ada hal baru aku kabari!" jawab Celestial She dengan santainya, lalu dia melihat Zhi Shimo dan kembali bertanya, "apa rencana mu?"


Celestial She tersenyum setelahnya dan membuat Zhi Shimo gemas. Tanpa menjawab, Tian Zhi mengaktifkan Mata Langit untuk melihat sejauh mana Monster Lima Elemen menggali tanah.


Monster Lima Elemen berhenti menggali ketika membentur dinding Formasi Perlindungan Kota Nanmen. Dia melihat tanah di depannya yang terselimuti dinding Formasi.


"Sial! Sejak kapan ada Formasi Array!?" umpat Monster Lima Elemen yang masih berubah wujud menjadi binatang Lili, dia kesal karena hasil jerih payahnya sejauh ini terhenti.


Tiba-tiba, dinding Formasi Perlindungan menghilang. Monster Lima Elemen bukannya senang tapi menjadi curiga jika ini jebakan. Dia berpikir sejenak untuk mengantisipasi jika memang ada jebakan saat dia nanti masuk ke pusat Balai Kota Nanmen.


Karena mendapatkan pengetahuan dari Kun Liong sebagai ahli Formasi Array, Monster Lima Elemen mengeluarkan empat benda berbentuk kotak, itu adalah plat penghancur Formasi, tapi difungsikan untuk mencegah Formasi Array agar tidak melindungi pada satu lokasi tertentu.


Monster Lima Elemen meletakkan empat plat besi disetiap sudut pada dinding Formasi Array, lalu dia kembali menggali tanah menuju ke Balai Kota Nanmen. Dengan adanya penahan Formasi Array, dia tidak lagi khawatir dijebak oleh wali penjaga kota.


"Sebelum dia mencapai pusat kota, lebih baik kamu gunakan kesempatan ini untuk menyebarkan giok perekam suara," saran Celestial She.


Zhi Shimo keluar dari Dunia Jiwa dan segera berteleportasi. Dia muncul di dalam kamar yang disewa. Zhi Shimo berkaca pada cermin, dia melihat wajah Qi Guo Zhang yang tidak terlalu tampan.


"Sebenarnya lumayan untuk menaklukkan wanita tua itu!" gumam Zhi Shimo, lalu dia keluar dari kamarnya.


Disaat keluar, dia melihat tiga orang yang sedang berdiri di pinggir pagar pengaman yang sedang melihat ke lantai dasar, kekuatan mereka berada di tingkat True Gama.


"True Gama seperti pasir di Benua Qi!" batin Zhi Shimo yang tidak bisa bernapas lega di Benua Qi, dia dengan mudah menemui kekuatan diatasnya dimana-mana.


Karena tidak mengenali mereka, Zhi Shimo menutup pintu dan berjalan menuju anak tangga. Ketiga pria itu melihat Zhi Shimo turun dan mengikutinya.


Sesampainya di lantai dasar, dia terkejut melihat Qi Zhuge Yueyin dan adiknya telah berdiri di depan pintu keluar penginapan Nanmen, mereka tersenyum yang sengaja dipaksakan. Dibelakang mereka ada dua pengawalnya yang bersandar pada pintu kanan dan kiri, dan dua orang lagi baru masuk.

__ADS_1


Dia melihat di meja berdiri tiga orang yang mengembangkan senyuman hangat kepadanya, dia terkepung.


"Kita sudah lama menunggu Kakak. Bagaimana kabarnya?" sapa Qi Zhuge Yueyin dan berjalan mendekati Zhi Shimo bersama adiknya.


"Aku baik-baik saja! Oh iya, barang ku ketinggalan, kalian tunggu disini, ya!" jawab Zhi Shimo dengan beralasan, dia tidak ingin berurusan dengan mereka lagi.


Zhi Shimo membalikkan badan dan terkejut melihat tiga orang yang berada di depan pintu kamar menghadang jalannya, ketiga orang itu tersenyum ramah, satu orang melambaikan tangan kepadanya.


"Halo! Pemuda tampan, Nona Muda tadi bertanya. Ayo, segera dijawab!" kata pengawal dengan ramah, pria itu yang melambangkan tangannya.


Zhi Shimo ingin rasanya tertawa tapi hatinya ingin menangis, karena suasana hatinya tidak menerima keadaan seperti ini. Di Benua Qi benar-benar membuatnya mengerti arti memiliki kekuatan, kekuatan yang harus dimiliki agar tidak terintimidasi seperti ini.


"Kakak, beberapa hari ini aku selalu memimpikan kamu, maukah kamu menjadi kakakku?" rayuan Qi Zhuge Miao saat Zhi Shimo membalikkan badan.


Zhi Shimo memaksakan senyuman, lalu dia mencubit gadis usia 10 tahun yang sudah bisa merayu. Sontak perbuatan Zhi Shimo membuat pengawal buru-buru menghentikannya. Namun, Qi Zhuge Yueyin menggelengkan kepalanya sebagai tanda mencegah pengawalnya yang akan menghentikan tindakan Zhi Shimo.


"Aduh! Sakit!" pekik Qi Zhuge Miao saat kesakitan pipinya dicubit dan sengaja dilakukan oleh Zhi Shimo.


Zhi Shimo tersenyum dan melihat Qi Zhuge Yueyin, lalu tangan kanannya dengan cepat bergerak dan mencubit pipinya. Zhi Shimo melakukan ini untuk meluapkan kekesalannya.


Qi Zhuge Yueyin sampai menggelengkan kepala ketika Zhi Shimo mencubit pipinya. Sekali lagi membuat sepuluh pengawal sangat marah dengan tindakan Zhi Shimo yang sembrono kepada cucu Taois Zhuge. Sekali lagi dicegah oleh Qi Zhuge Yueyin dengan telapak tangan kanan dan kiri seperti menekan-nekan.


Qi Zhuge Yueyin bernapas lega ketika Zhi Shimo melepaskan pipinya, dia sengaja diam saat teraniaya dengan tindakan Zhi Shimo, baru kali ini ada orang yang melecehkannya. Namun, demi tujuannya agar Zhi Shimo mau menjadi anggota timnya, dia merelakan diri teraniaya. Pipinya dan juga Qi Zhuge Miao sampai membekas berwarna merah.


Tiba-tiba, banyak giok perekam suara berjatuhan dari atas penginapan, semua orang mendongak untuk melihat siapa yang menjatuhkannya, namun tidak melihat siapapun berada diatas.


Zhi Shimo bernapas lega saat Celestial She membantunya untuk menyebarkan giok perekam suara. Karena kekuatan Celestial She lebih tinggi dari semua orang yang berada di penginapan, pergerakannya tidak diketahui ketika menyebarkan giok perekam suara.


Qi Zhuge Yueyin dan adiknya mengambil satu giok perekam suara, demikian juga dengan sepuluh pengawalnya. Pengunjung dan pelayan penginapan juga mengambil satu. Lalu mengalirkan energi spiritual untuk mengaktifkan giok perekam suara.


Kemudian terdengar suara pria.


"Aku Dewa Binatang. Benua Qi tidak akan lagi damai... Karena ada beberapa orang yang berkhianat dengan membukakan jalan bagi Maharaja Yaksa. Hanya informasi ini yang bisa aku lakukan untuk membantu Benua Qi, selamat atau tidaknya kalian dari kekejaman Maharaja Yaksa, itu tergantung usaha kalian."


Sontak membuat semua orang ketakutan mendengar informasi dari Dewa Binatang, mereka menjadi teringat dengan orang asing yang menghebohkan Benua Qi satu tahun yang lalu.


Zhi Shimo sengaja tidak menyebutkan nama si pengkhianat, jika dia menyebutkan nama Qi Cao An, Qi Xian Li dan Nyonya Lun, jelas mereka akan menyangkalnya, sebab semua belum terjadi. Peringatan ini setidaknya akan membuat penghuni Benua Qi waspada.


Zhi Shimo berpura-pura terkejut dengan membuka mulutnya dan gemetaran.


"Kita harus melaporkan informasi sangat penting ini kepada kakek." Ucap Qi Zhuge Yueyin yang langsung keluar dari penginapan Nanmen dan diikuti oleh adiknya.


Qi Zhuge Miao menoleh kebelakang dan berbicara, "Kakak, semoga kita bertemu lagi!"

__ADS_1


Setelah berbicara, dia kembali berjalan menyusul kakaknya dan diikuti oleh pengawal. Semua orang di penginapan Nanmen berhamburan keluar dan mewartakan kabar tentang informasi dari Dewa Binatang.


Mendengar perkataan Qi Zhuge Miao, Zhi Shimo merasakan ketulusan saat berbicara, dia seperti akan berpisah dan tidak akan bertemu lagi, ada keinginan dihatinya untuk melindungi gadis usia 10 tahun.


"Buat apa jika lemah ...!" gumam Zhi Shimo yang menepis perasaannya, lalu dia duduk disudut ruangan sambil melihat keributan setelah mendengar giok perekam suara.


"Apa tujuan mereka menghalangi jalanku?" gumam Zhi Shimo yang tidak bertanya.


Zhi Shimo memesan makanan dan minuman terbaik kepada pelayan penginapan...


...****************...


Berita dari Dewa Binatang dengan cepat menyebar seperti tsunami di Kota Nanmen. Qi Cao An dan Qi Xian jelas kaget rencana mereka diketahui oleh Dewa Binatang. Untungnya saja Dewa Binatang tidak menyebutkan nama.


Nyonya Lun berada di tokonya, Toko Meili. Toko yang menyediakan kebutuhan para wanita. Dia juga mendengar berita ini dan langsung menebak jika yang mencuri berkas Raja Qi adalah Dewa Binatang, orang yang menjadi target utama Mansion Dewi Kesenangan. Nyonya Lun segera memerintahkan 20 anak buahnya untuk mencari keberadaan Dewa Binatang.


"Berarti selama ini dia masih hidup dan tinggal di sini! Tapi, kenapa aku tidak melihatnya, bahkan anak buah ku yang berada dimana-mana juga tidak melihatnya?" gumam Nyonya Lun sambil mengingat setiap kejadian semenjak hadirnya Dewa Binatang hingga saat ini.


Nyonya Lun sebagai penduduk provinsi Nanmen dan memiliki banyak kenalan, dia selalu mengingat satu per satu setiap orang yang dikenalinya, bahkan hanya sekedar bertemu untuk sesaat. Dia memikirkan siapa orang yang selama ini tampak aneh...


"Itu dia! Pasti dia Dewa Binatang!" pekik Nyonya Lun yang kegirangan saat menebak siapa yang memiliki perilaku aneh.


Yang dia tebak adalah Qi Guo Zhang, hanya dia yang satu-satunya orang yang aneh, aneh karena tiba-tiba memiliki kekuatan yang setara dengannya...


Lalu Nyonya Lun bertepuk tangan sebanyak empat kali, tiba-tiba muncul empat orang yang memiliki kekuatan tingkat True Delta. Empat orang itu berlutut di depan Nyonya Lun yang sedang duduk dengan melipatkan kaki.


"Tangkap Dewa Binatang yang menyamar sebagai Qi Guo Zhang. Ingat, lakukan secara diam-diam! Jika kalian tidak bisa menangkapnya hidup-hidup, bunuh saja dan tunjukkan mayatnya sebagai bukti kepada semua orang. Katakan kepada semua orang, jika Dewa Binatang menyamar sebagai Qi Guo Zhang dengan tujuan membantu Maharaja Yaksa!"


"Laksanakan, Nyonya.


Empat anak buahnya menghilang dari pandangannya. Nyonya Lun segera merencanakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga. Disaat sedang berpikir, pintu ruang kerjanya terbuka. Terlihat Qi Cao An dan Qi Xian Li datang untuk menemuinya.


"Apa kamu sudah memerintahkan orang pilihan untuk mencari celah spasial?" tanya Nyonya Lun sebelum dua orang tua itu duduk.


"Sudah, saat ini mereka sudah berada di Hutan Cemara Api. Semoga mereka cepat menemukannya!" jawab Qi Cao An sambil duduk dan menampilkan raut wajah gelisah.


"Apa yang harus kita lakukan tentang berita ini? Kewaspadaan mereka yang meningkat akan membuat kita kesulitan untuk menculik Raja Qi!" tanya Qi Xian Li kepada Qi Cao An dan Nyonya Lun, dia berjalan mondar-mandir di belakang Qi Cao An, dia menjadi ragu dengan rencana Qi Cao An.


Qi Cao An menoleh kebelakang untuk melihat Qi Xian Li, dia berkata, "sabar dulu, semoga anak buah ku cepat menemukan celah spasial di Hutan Cemara Api!"


Nyonya Lun tersenyum sinis melihat orang tua didepannya yang gelisah, dia sudah memikirkannya semuanya. "Apa yang membuat kalian seperti ini? Toh, Dewa Binatang tidak menyebutkan nama kita. Apakah kalian tahu bagaimana dia sampai mengetahui rencana kita? Lalu dimana dia?" ucapnya dengan mencecar banyak pertanyaan.


Qi Xian Li segera duduk dan berbicara dengan serius...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2