
Chapter 38. Jadikan Aku Pasangan Dao.
Setelah hari menjelang sore, gerbong kereta kuda telah dekat dengan Lembah Seribu Siluman. Setelah menemukan lokasi yang cocok mendirikan tenda, Xu Huang segera mendaratkan kereta kuda di dataran rendah,
Lembah Seribu Siluman tampak dari atas sangat dalam, dimana sisi kanan dan kiri terdapat dinding bebatuan, banyak pepohonan yang menjulang tinggi serta lebat. Aura Siluman Hitam terasa sangat menyesakan dada jika dirasakan oleh orang biasa yang tidak berkultivasi.
Lembah Seribu Siluman memiliki satu jalur, dimana sisi kanan dan kiri adalah sungai besar, di dalam sungai banyak dihuni siluman air yang lebih berbahaya dari siluman yang hidup di daratan.
Setelah melewati jalur masuknya, seseorang akan merasakan jiwanya bergetar ketika melihat banyak kepala manusia dan binatang bergantungan di ranting. Setelah menyaksikan kepala di gantung, seseorang akan melihat banyak jalan setapak yang membingungkan.
"Kita telah tiba," kata Xu Huang, dia melihat banyak tim yang sudah mendirikan tenda sebelum waktu perburuan dimulai.
Xu Huang mengendalikan gerbong kereta kuda agar turun, lalu segera beranjak dari tempat duduk kusir bersama Juan Rou. kemudian, mereka berdua mendirikan tenda untuk ditempati bersama. Zhi Shimo keluar dari dalam gerbong dan disusul oleh tujuh wanita cantik yang menarik.
Kedatangan Tim Seribu Malam yang membawa gerbong kereta kuda mewah jelas menarik perhatian banyak pemburu siluman yang berasal dari berbagai tempat.
"Ternyata tempat ini menjadi favorit para pemburu siluman," kata Zhi Shimo saat melihat pintu masuk menuju Lembah Seribu Siluman dipadati oleh pemburu, dia menjadi bersemangat untuk bersaing berburu siluman.
"Tidak hanya ini saja, dua bulan lagi makam Peperangan Kuno akan dibuka, tempat itu lebih difavoritkan daripada Lembah Seribu Siluman!" sahut Yuna Aurora.
"Apa istimewanya makam Peperangan Kuno?" tanyanya.
"Kamu... Jelas istimewa, banyak berbagai jenis Artefak, Armament dan sumber daya ada disana. Bahkan ada yang terlahir secara alami. Kamu harus tahu, tujuan para penguasa galaksi ada disini agar juniornya mendapatkan harta yang berharga!" jelas Yuna Aurora kepada Zhi Shimo dengan komunikasi telepati, nada bicaranya sedikit meninggi, dia sebenarnya gemas mengetahui Zhi Shimo yang terlihat bodoh.
"Bagi kami yang berasal dari keluarga yang tidak terlalu berpengaruh dan miskin, makam Peperangan Kuno sangat berharga!" sahut Yusan, dia tidak tahu Yuna Aurora telah menjelaskan kepada Zhi Shimo.
Zhi Shimo menghela nafas berat saat merasa tersindir, sebab dia termasuk satu-satunya orang yang paling beruntung memiliki keluarga kuat dan kaya. Seandainya dia berada di posisi Yusan, mungkin akan kesulitan untuk mencapai tujuan.
Zhi Shimo mengalihkan obrolan dengan melihat Xu Huang, lalu dia bertanya, "kenapa tidak dekat dengan mereka?"
"Hanya tempat ini yang tepat untuk mendaratkan gerbong kereta kuda dan cocok mendirikan tenda!" jawab Xu Huang yang sibuk menyiapkan tenda yang terbuat dari kulit binatang.
"Kenapa kalian mendirikan tenda, bukannya malam ini kita akan berburu?" tanya Zhi Shimo kepada Xu Huang.
"Besok pagi kita bergerak, malam ini kekuatan Siluman Hitam masih 60% ... Lihat tenda-tenda mereka dipasang mantra pengusir siluman!" jelas Yusan dan mengambil mantra yang telah dia siapkan.
Zhi Shimo melihat tenda pemburu siluman yang dikelilingi pagar kayu, lalu setiap pagar itu saling terikat dengan tali khusus berwarna merah dan tempelkan Mantra Yin.
Mantra Yin milik para pemburu siluman jauh lebih rendah kualitasnya, hanya setingkat Saint dan jauh lebih baik yang dibuat Zhi Shimo untuk Paviliun Penakluk Siluman.
"Jika besok pagi ...," Zhi Shimo mengeluarkan bendera Formasi dan memberikan kepada timnya, "tancapkan bendera ini hingga melingkari lokasi bermalam kita dan aku akan mencari kayu bakar." sambungnya
Yusan dan lima rekannya membagi tugas, lalu Zhi Shimo menanam Batu Mistik tepat di tengah gerbong kereta kuda. Yuna Aurora yang bersiap untuk membantu Zhi Shimo mencari kayu bakar dibuatnya kesal, sebab Zhi Shimo mengeluarkan kayu bakar dari cincin dimensi.
__ADS_1
"Kirain kita akan mencari di hutan!" sungut Yuna Aurora sambil geleng-geleng kepala, dia heran Zhi Shimo menyimpan kayu bakar. Zhi Shimo tertawa ringan melihat Yuna Aurora yang cemberut terus.
Banyak pemburu siluman masih memperhatikan Tim Seribu Malam, salah satunya dari Perguruan Api Surgawi yang terdiri dari tiga wanita. Ketiga wanita itu adalah Shima Yao, Juan Fangsu dan Bai Nuan. Ketiga wanita itu mendekati Tim Seribu Malam, mereka berniat untuk bergabung, sebab mereka selalu diganggu banyak pria.
Namun, ketiga wanita itu dihadang oleh sepuluh orang, yang dipimpin satu wanita dan sembilan pria. Wanita itu adalah Kun Ashi putri dari Kaisar Kun, ada juga Kun Liong, Wu Chyou dan Wu Jin yang ternyata masih hidup.
"Jangan membuat masalah!" kata seseorang wanita yang datang dari belakang Shima Yao, dia adalah Pang Shui bersama dua kakaknya, Pang Hong dan Pang Heng.
Pang Shui, Pang Hong dan Pang Heng melindungi Shima Yao dan dua sahabatnya. Mereka bertiga berasal dari Akademi Dewa Dewi.
"Akademi Dewa Dewi selalu saja sok menjadi pahlawan! Jangan kuatir, aku hanya ingin mereka bertiga bergabung dengan timku!" geram Pang Shui.
"Maaf, aku tidak tertarik! Ayo, kita berkumpul dengan Tim Seribu Malam!" sela Shima Yao sebelum Pang Shui berbicara, dia segera berjalan bersama lima temannya dan melewati kelompok Kun Ashi.
Tian Zhi yang baru selesai mengaktifkan Formasi Perlindungan dan menjadi tertarik mendengar keributan. Tian Zhi terkejut, saat melihat tiga pria yang terbunuh masih hidup. Tapi ada perbedaan, dimana kekuatan mereka bertiga turun drastis menjadi tingkat Golden Core.
"Bagaimana mungkin dia masih hidup!" gumam Zhi Shimo dengan mata berkedip-kedip karena kebingungan.
"Apa kamu lupa, peserta Konferensi Tianwu tidak akan mati saat berada di Alam Tianwu. Tapi, jika mereka mati karena persaingan, maka mereka akan mengulangi lagi dengan kekuatan awal!" jelas Yuna Aurora yang mengingatkan Zhi Shimo.
Zhi Shimo garuk-garuk kepala yang tidak gatal karena lupa, dia jadi teringat akan penjelasan Kitab Suci. "Dimana kedua sahabatmu itu?" tanyanya saat teringat Qin Diao Chin dan Qin Lianshi.
"Tidak tahu!" jawab Yuna Aurora dengan ketus, dia khawatir jika tersaingi oleh kedua sahabatnya.
Yuna Aurora segera mengedarkan pandangan untuk mencari keberadaan dua sahabatnya, namun dia tidak menemukannya di kelompok Perguruan Api Surgawi. Qin Diao Chin dan Qin Lianshi satu tempat bersama Shima Yao dan dua sahabatnya di Perguruan Api Surgawi.
Kun Ashi melihat Tian Zhi dan seketika terpesona akan ketampanannya, dia segera mengikuti Shima Yao namun Kun Liong mencegahnya.
"Dia yang mengalahkan kita!" ungkap Kun Liong yang dendam telah dikalahkan oleh peserta baru.
"Jadi dia orangnya... Sebelumnya kalian yang lebih kuat saja bisa dikalahkan, apalagi aku yang dibawah kalian. Lebih baik kita berdamai saja!" saran Kun Ashi yang tidak ingin membuat masalah baru, sebab dia hanya memiliki kekuatan tingkat Great Ascension level dua.
"Tidak kata damai! Lihat saja, setelah pesanan ku datang, saat itu pula dia akan menerima pembalasan!" geram Kun Liong yang telah memiliki rencana untuk mengalahkan Zhi Shimo.
Kun Liong segera menarik Kun Ashi untuk menjauhi Tim Seribu Malam dan kembali ke tendanya. Kun Ashi kesal tidak bisa berdekatan dengan Zhi Shimo.
"Apakah kami boleh bergabung?" tanya Shima Yao mewakili temannya.
Yusan dengan senang hati menyambut mereka. "Tentu, lebih banyak orang akan mudah mengalahkan Siluman Hitam dan binatang mistik!" sambutnya dengan ramah.
"Terima kasih!" ucap Shima Yao dan kelima temannya dengan kompak.
Lalu semua orang duduk mengelilingi api unggun. Shima Yao memperkenalkan diri dan diikuti temannya dan sebaliknya. Zhi Shimo mengeluarkan banyak kendi arak untuk menemani obrolan dan Yusan mengeluarkan makanan ringan. Sebagai masih sibuk mendirikan tenda.
__ADS_1
Xu Huang yang mendapatkan teman baru jelas senang, apalagi ada empat wanita yang menarik, dia mengedipkan mata menggoda Shima Yao dan ketiga temannya.
"Kita akan bergantian menjaga, jadi aku dan Pang Heng yang duluan berjaga selama empat dupa," kata Pang Hong saat hari menjelang tengah malam.
"Baiklah, aku akan istirahat dulu!" pamit Tian Zhi yang tahu jika Yuna Aurora selalu cemberut dengan kehadiran empat wanita.
Tian Zhi segera berdiri bersama Yuna Aurora, lalu dia masuk ke dalam gerbong kereta kuda. Semua wanita juga masuk ke dalam tendanya masing-masing untuk beristirahat. Xu Huang juga tidak ketinggalan, dia bersama Juan Rou ingin bermesraan setelah terpengaruh minuman arak.
Tinggal Pang bersaudara yang menjadi penjaga sambil menikmati minuman arak.
Saat berada di dalam gerbong kereta kuda, Tian Zhi mengeluarkan bendera Formasi Penghalang indera, agar aktifitasnya tidak diketahui siapapun. Yuna Aurora yang tahu tersipu malu dan segera membaringkan tubuhnya dan pura-pura tertidur.
Setelah memasang Formasi, Zhi Shimo menyusul Yuna Aurora yang sedang tidur miring, dia membaringkan tubuh disampingnya, lalu bertanya dengan lirih, "kenapa kamu tidak suka dengan mereka?"
"Karena aku takut kehilanganmu!" jawab Yuna Aurora dengan jujur.
Kemudian, Zhi Shimo membalikkan badan Yuna Aurora hingga telentang, lalu dia sedikit mengangkat badan untuk melihat wajah cantik Yuna Aurora.
"Jujur saja, aku sudah memiliki banyak istri! Ya, aku akui, kamu yang paling cantik diantara mereka!" beber Zhi Shimo agar Yuna Aurora tidak salah memilih.
Yuna Aurora langsung membalikkan badan, sehingga kembali memunggungi Zhi Shimo. Ada rasa kecewa dihatinya saat tahu Zhi Shimo memiliki banyak istri.
Zhi Shimo geleng-geleng melihat Yuna Aurora, lalu dia beranjak dari tempat tidur. Namun, Yuna Aurora memegang tangan Zhi Shimo agar tidak meninggalkannya, lalu kembali membalikkan badan untuk melihatnya.
"Maaf, aku terlalu egois!"
"Kamu tidak salah! Aku memiliki kondisi sendiri yang mengharuskan memiliki banyak istri. Kuharap kamu mengerti!" jelas Zhi Shimo dengan tutur kata yang halus.
"Kondisi apa itu?" tanya Yuna Aurora yang penasaran dan segera duduk.
"Aku memiliki teknik kultivasi yang mengharuskan menyerap energi Yin untuk meningkatkan kekuatan, ini aku sebut Teknik Dual Cultivation dan istriku lebih dari 500 wanita!" jawab Zhi Shimo dengan jujur.
"Kultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan, berarti kamu memiliki dua Teknik budidaya?" tanyanya sekali lagi yang ingin belajar mengenal Zhi Shimo lebih detail.
"Benar. Karena teknik ini aku bisa mencapai kekuatan dengan cepat. Tidak hanya aku, tapi istriku juga meningkat pesat. Dengan teknik ini kita akan sama-sama diuntungkan!" jawab Zhi Shimo agar Yuna Aurora paham.
Yuna Aurora merenung sejenak dan menatap wajah Zhi Shimo. "Jadikan aku pasangan Dao mu untuk selamanya. Tapi, aku ingin berkenalan dulu dengan semua Istrimu!" pinta Yuna Aurora setelah mempertimbangkan pilihan hidupnya.
"Semua istriku berada jauh dariku dan mungkin lama sekali aku akan menemui mereka. Maaf, aku belum bisa mempertemukan kalian. Tapi, jika waktunya tiba, aku pasti akan mengenalkan mereka!" jawab Zhi Shimo dengan raut wajah sedih.
Zhi Shimo membaringkan tubuhnya dan menatap atap gerbong kereta kuda. Yuna Aurora yang melihat merasa Zhi Shimo tidak berbohong, lalu dia kembali tidur sambil memeluk Zhi Shimo.
"Jadikan aku pasangan Dao mu!" pinta Yuna sekali lagi.
__ADS_1
Tian Zhi memiringkan kepala untuk melihat wajah Yuna Aurora. "Aku akan berikan segel keluarga besarku sebagai bukti pasangan Dao"
Yuna Aurora mengangguk setuju dan Zhi Shimo segera meletakkan telapak tangan kanannya di perutnya. Yuna Aurora sedikit kaget tapi tidak menghindari tangannya...