
Chapter 181. Pergi Ke Galaksi Ghoul.
Dewi Kecantikan terus melihat ke luar jendela di mana tempat terakhir Zhi Shimo mengintip. Akan tetapi, ternyata bukan Zhi Shimo yang menarik perhatiannya, melainkan dua orang tamu yang sedang mengantri di depan pintu masuk ke Kota Dewi Kesenangan.
Kedua orang itu adalah Hyades Dominic dan Evan Jan. Melihat itu, Dewi Kecantikan memerintahkan dayang untuk memberitahukan kepada Dewi Bulan tentang kedatangan penguasa Moon Hyades.
Zhi Shimo bernapas lega melihat dirinya tidak diketahui oleh Dewi Kecantikan, lalu dia keluar dari cincin dimensi dan melihat ke arah yang menarik perhatian Dewi Kecantikan.
Berhubungan Zhi Shimo tidak mengenali Hyades Dominic dan Evan Jan, dia kembali melihat Dewi Kecantikan dan berniat untuk mendekatinya. Sebelum bergerak, Siput Penghantar Suara miliknya bergetar, tanda seseorang menghubunginya.
Segera Zhi Shimo masuk kembali ke dalam cincin dimensi, lalu dia mengeluarkan Siput Penghantar Suara dan mengalirkan energi spiritual untuk mengaktifkannya.
"Pelindung Zhou dan Pelindung Leng telah kembali, segera kembali"
Terdengar suara Kun Ashi dengan nada ketus. Zhi Shimo tahu penyebab Kun Ashi yang marah, karena dia tidak segera mengunjungi tempat kerjanya sesuai rencana.
Kembali Zhi Shimo keluar dari cincin dimensi dan segera berteleportasi. Dia muncul di depan dinding Formasi Perlindungan dan segera keluar. Kembali Zhi Shimo berteleportasi dan muncul di depan pintu gerbang Selatan Istana Awan Surgawi.
Sesampainya di Istana Awan Surgawi, Pelindung Zhou, Pelindung Leng, dan semua orang penting telah menunggunya, termasuk semua istrinya bersama Permaisuri Fen.
Zhi Shimo menangkupkan kedua tangannya sebagai bentuk salam, lalu dia duduk di antara Kun Ashi dan Long De Xiang.
"Penatua Muda, jangan bertindak ceroboh!" tegur Pelindung Zhou yang tidak ingin Zhi Shimo mencari masalah dengan Mansion Dewi Kesenangan.
"Bukannya saya ingin mencari masalah, melainkan mereka yang sejak awal ingin menangkap saya...!" sanggah Zhi Shimo dan menceritakan awal dirinya bertarung dengan pembunuh bayaran setelah keluar dari Dunia Mistik, bahkan dia juga menceritakan siapa saja penguasa galaksi yang berniat buruk kepadanya.
Kun Ashi langsung menundukkan kepala karena malu akan keserakahan ayahnya yang menginginkan harta milik Zhi Shimo, dia juga diperintahkan untuk menangkapnya. Berhubung cinta mengalahkan keserakahan, Kun Ashi lebih memilih menjadi pasangan Dao Zhi Shimo daripada mengikuti ayahnya.
Pelindung Zhou dan yang lainnya mengangguk berulang-ulang sebagai respon, mereka memahami jika Zhi Shimo menjadi incaran banyak orang karena memiliki kemampuan dalam hal kekuatan jiwa.
Setelah Zhi Shimo menceritakan tentang dirinya, Pelindung Zhou berkata, "Mansion Dewi Kesenangan memiliki pondasi yang kuat, dan tidak mudah untuk menghancurkannya. Kita sebenarnya ingin sekali menghilang momok ini sejak dulu, tapi apalah daya kekuatan kita tidak sebanding!"
"Penatua Muda sendiri pasti sudah melihat kekuatan mereka yang melampaui kita, apakah tetap berniat untuk menghancurkan mereka?" imbuh Pelindung Leng dan bertanya kepada Zhi Shimo.
Zhi Shimo menggelengkan kepalanya, setelah itu dia menjawab, "melihat kekuatan mereka, saya berniat untuk menjadi mereka sebagai bawahan. Tetapi tidak untuk saat ini, sampai Kekuatan saya minimal di tingkat True Resonansi, atau setidaknya setara dengan pemilik Mansion Dewi Kesenangan!"
Pelindung Zhou dan yang lainnya tersenyum lega mengetahui Zhi Shimo tidak gegabah dalam bertindak.
__ADS_1
"Bagaimana, apakah Yang Mulia Kitab Suci mengizinkan saya untuk keluar dari Alam Tianwu?" tanya Zhi Shimo.
Pelindung Zhou mengeluarkan giok perekam suara, lalu memberikan kepada Putri Niu yang berdiri di belakangnya. Putri Niu menerimanya dan berjalan mendekati Zhi Shimo, lalu memberikan giok perekam suara.
"Penatua Muda bisa secara pribadi mendengarkannya. Intinya, Anda diizinkan untuk keluar dari Alam Tianwu," kata Pelindung Zhou.
"Terima kasih, Senior! Besok pagi saya akan keluar dari Alam Tianwu. Saya izin undur diri!" ucap Zhi Shimo dan berdiri setelahnya, dia menyatu tinjunya untuk memberikan hormat kepada pimpinan.
Pelindung Zhou dan Pelindung Leng hanya memberikan anggukkan kepala sebagai respon. Tidak hanya Zhi Shimo saja yang keluar, tapi semua istri, Permaisuri Fen dan hampir semua wanita mengikutinya.
Di istana tersisa Pelindung Zhou, Pelindung Leng, Dekan She Bao, Niu Jian dan Lu Xin.
"Dalam waktu kurang dari 15 tahun ini, kita harus sesegera mungkin untuk meningkatkan kekuatan untuk menghadapi serangan ras cerdas! Dewa Binatang serta yang lainnya adalah harapan kita semua," kata Pelindung Zhou kepada semua orang.
Ya, Kitab Suci telah berbicara kepada
Pelindung Zhou dan Pelindung Leng tentang kedatangan ras cerdas dan armada militer Maharaja Yaksa. Karena itu, Zhi Shimo diizinkan untuk keluar dari Alam Tianwu dengan tujuan agar bisa meningkatkan kekuatan sesegera mungkin.
Dengan kekuatan Zhi Shimo saat ini, maka dia membutuhkan banyak sumber daya. Dan, jika tetap berada di Alam Tianwu, jelas kekuatannya tidak bisa meningkat cepat, apalagi memiliki 3 dantian yang jelas membutuhkan banyak sumber daya.
Setelah kepergian Zhi Shimo selama satu tahun lebih, dan kembali dengan kekuatan yang jauh dari sebelumnya, Kitab Suci mendapatkan pemahaman tentang keunikan Zhi Shimo, di mana Zhi Shimo tidak bisa dikurung di Alam Tianwu, dia butuh kebebasan untuk meningkatkan kekuatan.
"Kembali Alam Tianwu menjadi saksi bisu peperangan yang akan datang!" ujar Niu Jian, lalu dia menghela nafas berat.
Sebagai penghuni asli Alam Tianwu, Niu Jian jelas tidak menginginkan peperangan terjadi di tempat kelahiran yang damai. Walaupun tidak secara langsung melihat Peperangan Kuno waktu itu, dia dan penghuni asli lainnya masih dengan jelas melihat sisa-sisa peperangan yang meninggalkan kepedihan.
"Apapun yang terjadi di masa depan, kita harus sekuat tenaga untuk meningkatkan kekuatan!" ucap Pelindung Zhou sambil berdiri, lalu dia kembali ke kediamannya untuk berkultivasi.
Semua orang segera menyelesaikan semua urusan, setelah itu mereka berkultivasi.
Sedangkan Zhi Shimo telah berada di pulau melayang tempat kediamannya. Dia berada di kamar pribadi dan segera mendengarkan pesan dari Kitab Suci.
"Sebelum 15 tahun, diharapkan Dewa Binatang segera kembali. Kami mengizinkan Dewa Binatang keluar dari Alam Tianwu bersama 15 orang."
Mendengar itu, spontan Zhi Shimo kegirangan, dia segera memilih siapa saja yang akan mengikutinya, ialah; Kun Ashi, Long De Xiang, Feng Bian Baoyu, Feng Bian Ai, Zhi Xiancai, Xiao Bihai, Su Kiew, Xu Huang, Gigas Hector, Permaisuri Fen jika mau, Putri Niu, Lu Guniang, She Xia dan She Jinjing.
"Kurang satu...!" gumam Zhi Shimo sambil memikirkan siapa yang akan diajak.
__ADS_1
Di saat berpikir, dia teringat dengan dua wanita yang menjadi pegawai Balai Pekerjaan Umum, "oh iya! Kan ada Jia Li dan Li Mei, tapi lebih satu!"
"Kalau Istrimu sudah pasti mau, belum tentu dengan yang lain! Lebih baik temui mereka!" saran Shuǐ Jīnglíng.
Zhi Shimo mengangguk paham, lalu dia segera berteleportasi dan muncul di Balai Smelting untuk menemui Kun Ashi dan Zhi Xiancai yang sedang bekerja. Para pegawai menyambut kedatangan Zhi Shimo, lalu mengantarnya ke tempat kerja milik Kun Ashi dan Zhi Xiancai.
Setelah bertemu, Zhi Shimo mengutarakan tujuannya yang ingin mengajak mereka berpetualang di luar Alam Tianwu. Dengan semangat Kun Ashi menerima ajakan suaminya, demikian juga dengan Zhi Xiancai.
"Selesai dulu pekerjaan kalian, nanti malam kita bertemu lagi." ucap Zhi Shimo dan segera keluar dari ruang kerja istrinya.
Kemudian Zhi Shimo berlanjut ke Balai Formasi Array menemui Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu. Dan, tanggapan mereka sama seperti Kun Ashi. Satu per satu Zhi Shimo mendatangi setiap gedung penting untuk menemui istri dan keluarganya. Selain itu, dia juga perlu bersosialisasi dengan para pegawainya agar lebih kenal.
Berhubung Xu Huang dan Gigas Hector telah memiliki kekasih, mereka memilih untuk tidak mengikuti Zhi Shimo. Akhirnya Zhi Shimo mengajak Jia Li dan Li Mei sebagai gantinya.
Jia Li dan Li Mei dengan senang hati mengikuti Zhi Shimo, termasuk Putri Niu, Lu Guniang dan She bersaudari.
Permaisuri Fen dan Feng Bian Ai juga mengikutinya. Permaisuri Fen meminta bantuan kepada Long De Yuze untuk menjemput keluarganya di Dunia Mistik, lalu menyerahkan Dragon Spaceship kepadanya...
Di malam harinya, Zhi Shimo mengadakan acara perpisahan sekaligus berpamitan. Dia mengundang semua orang di tempat kediamannya, termasuk pimpinan Istana Awan Surgawi...
Keesokan harinya, Zhi Shimo membawa masuk semua wanitanya ke dalam Dunia Jiwa, sebab mereka telah menerima segel keluarga besarnya, bahkan Permaisuri Fen juga meminta untuk diberikan segel.
Karena semalam telah berpamitan, Zhi Shimo segera keluar dari wilayah Istana Awan Surgawi. Dia melihat Dark Soul masih berada di tempat semula.
"Aku sudah mendapatkan izin. Mari kita berangkat!" ajak Zhi Shimo yang mengangetkan Dark Soul.
Jelas Dark Soul kaget, sebab Zhi Shimo tiba-tiba muncul di sampingnya, padahal dia telah menyembunyikan wujudnya. Dark Soul menghentakkan tongkat kayunya di tanah dan bermunculan awan hitam di bawah kakinya.
Zhi Shimo segera naik ke atas awan hitam. Mereka melesat ke arah Pegunungan Hutan Terlarang...
Di atas Istana Awan Surgawi, Pelindung Zhou selalu mengawasi Zhi Shimo, dia bergumam, "seandainya kamu tidak menjadi target penguasa Moon Hyades, Yang Mulia Kitab Suci tidak akan mengizinkanmu meninggalkan Alam Tianwu!"
Hyades Dominic menjadi alasan utama mengapa Kitab Suci mengizinkan Zhi Shimo keluar dari Alam Tianwu. Menurut aturan yang telah disepakati, peserta Konferensi Tianwu dilarang untuk meninggalkan Alam Tianwu sebelum kompetisi berakhir, kecuali, mengundurkan diri sebagai peserta, atau kekalahan telah mencapai tiga kali.
Dan, hadirnya Dark Soul yang mengundang Zhi Shimo tidak akan membuat curiga para penguasa galaksi. Seandainya mereka protes, maka Kitab Suci hanya perlu memperlihatkan bukti siapa yang selama ini berbuat curang dan membuka pintu Gerbang Neraka.
Jadi, dengan kata lain, Kitab Suci memanfaatkan kecurangan mereka untuk membuka jalan bagi Zhi Shimo..
__ADS_1
Zhi Shimo dan Dark Soul telah tiba di sebuah kawah. Di tengahnya terdapat sebuah pintu Gerbang Neraka yang masih terbuka lebar. Zhi Shimo hanya melihat kegelapan di dalam pintu gerbang tersebut.
Awan hitam yang menjadi alat transportasi masuk ke dalam Gerbang Neraka...