Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 200. Loi Shu Lian.


__ADS_3

Chapter 200. Loi Shu Lian, Burung Petir Tiga Kepala.


Burung Petir Tiga Kepala jelas mendengar suara Fung Feng, dia segera membuka mata dan memekik keras karena tidak terima dipanggil wanita jelek, hal tabu bagi wanita jika dibilang jelek.


Zhi Shimo mendarat di bibir lubang, dia melihat ke dalam lubang, terlihat serat petir yang berkedip-kedip, dan muncul penampakan seekor burung yang tidak lain adalah Burung Petir Tiga Kepala.


Ukuran dua kali lebih kecil dari Burung Gajah, memiliki tiga kepala dengan warna mata yang berbeda; merah, biru dan hijau, juga memiliki dua pasang sayap, dua pasang cakar. Bulu-bulunya juga memiliki tiga warna yang sama seperti matanya, ekornya seperti merak yang bisa mengembang.


Kecepatan Burung Petir Tiga Kepala sangat luar biasa, jika Zhi Shimo tidak memiliki Mata Langit, dia akan kesulitan mengikuti pergerakan Burung Petir. Kemudian, dia mengeluarkan skillnya yang pertama, yaitu Firefly Blast Energi.


Burung Petir Tiga Kepala terkejut melihat 28.000 bola energi Kunang-kunang yang menghalangi pintu keluarnya, dia menduga ini pasti ulah Fung Feng.


"Feng tua, terlalu naif kamu menjadikanku uji coba skill barumu!" teriakan Burung Petir yang mengira Fung Feng ingin menguji skill.


Zhi Shimo tersenyum mendengar kemarahan Burung Petir, lalu dia mengendalikan energi Kunang-kunang untuk menyerang Burung Petir. 28.000 bola energi Kunang-kunang melesat ke arah Burung Petir yang akan keluar dari sarangnya.


Burung Petir Tiga Kepala tidak tinggal diam, dia mengepakkan sayapnya yang mengeluarkan ribuan bulu, dan berubah menjadi serat-serat petir.


Dua serangan tersebut saling berbenturan dan membuat dinding gua bergetar hebat, lalu gelombang kejut melesat ke bawah dan ke atas.


Yang mengejutkan Zhi Shimo, Burung Petir tidak berusaha lari maupun menghindar, dan gelombang kejut tersebut tidak mempengaruhinya sama sekali, bukti bahwa Burung Petir Tiga Kepala unggul dalam hal kekuatan jiwa, Zhi Shimo menebak jika kekuatan jiwanya berada di tingkat Angin.


Zhi Shimo berpikir keras, "bagaimana caranya untuk menaklukkan Burung Petir yang lebih unggul dalam hal kekuatan jiwa?" batinnya, lalu dia memeriksa kekuatan lawannya, dan ternyata setara dengannya, yang berada di tingkat True Delta.


Sebelum Zhi Shimo mengeluarkan skillnya yang kedelapan, yaitu Firefly Lightning Explosion, Burung Petir lebih dulu keluar dari lubang dan menatap tajam ke arah Fung Feng.


Burung Petir berbicara dengan nada ketus kepada Fung Feng "apakah hanya segini saja kemampuan skill barumu? Terlalu lemah, keluarkan semua kemampuanmu!"


Fung Feng hanya diam saat ditantang oleh Burung Petir, dia menantikan apa yang akan dilakukan oleh tuannya.


Setelah Burung Petir berbicara, bermunculan 28.000 Firefly Lightning Explosion yang berwarna biru tua. Burung Petir tidak terkejut, sebab dia sudah siap untuk menghadapi serangan dari Fung Feng. Namun, dia sedikit terkejut saat bermunculan lagi 28.000 bola energi Kunang-kunang yang berwarna hitam, itu adalah skill ketujuh, yaitu Firefly Phantom.


Ya, Zhi Shimo mengeluarkan dua skill sekaligus, dua skill itu menguras energi kekuatan jiwanya sebesar 90%, dia segera memakan banyak Kristal Jiwa untuk memulihkan energinya. Energi kekuatan jiwanya dengan cepat pulih dan segera mengendalikan Firefly Lightning Explosion terlebih dahulu.


Burung Petir kembali mengepakkan sayapnya dengan cepat, lalu bermunculan ribuan bulu-bulu untuk beradu kekuatan, bulu-bulu burung berubah menjadi serat-serat petir.


Firefly Lightning Explosion melesat ke arah Burung Petir, demikian juga Burung Petir yang mengepakkan sayapnya untuk mengendalikan serat-serat petir, dan kembali suara petir menggelegar memekakkan telinga.


Setelah ledakan tersebut, Burung Petir Tiga Kepala terkejut saat melihat Firefly Phantom berubah menjadi Roh-roh jahat yang sudah sangat dekat dengannya. Tiga mulutnya langsung melepaskan bola petir untuk menghancurkan Roh-roh jahat.

__ADS_1


Sayangnya, jumlah Firefly Phantom lebih banyak dan juga telah mengepung Burung Petir Tiga Kepala. Yang mengejutkan Zhi Shimo, Burung Petir dengan sangat cepat menghindari serangan Roh-roh jahat, dalam sekali kepakan sayap sudah mencapai ribuan meter.


Disaat Firefly Phantom mengejar Burung Petir, Zhi Shimo segera berteleportasi dan muncul di depan Burung Petir dengan tangan kanan melesat ke wajahnya. Burung Petir jelas kaget melihat manusia kecil berada di depannya, dan...


Dhuum...


Dentuman keras ketika kepala bagian tengah Burung Petir terkena pukulan Zhi Shimo. Walaupun kalah dalam ukuran tubuh, berkat Root Power Stone kekuatan fisik setara ribuan ton saat pukulannya dirasakan oleh lawan.


Burung Petir terpental ke belakang. Tidak ingin memberikan kesempatan kepada lawannya untuk menstabilkan tubuh, Zhi Shimo kembali berteleportasi dan muncul di atasnya.


Zhi Shimo langsung memukul punggung Burung Petir, dan kembali terdengar suara dentuman keras. Burung Petir melesat ke bawah, tapi Zhi Shimo muncul di bawahnya dengan tangan kanan melesat ke perut lawan.


Fung Feng sampai membuka mulut saat melihat tuannya menghajar Burung Petir. Tidak hanya dia saja yang melongo melihat kehebatan Zhi Shimo, melainkan semua orang yang berada di dalam Dunia Jiwa tidak sempat berkomentar.


Dewi Shiwu akhirnya menyadari, jika dia pantas untuk dikalahkan oleh Zhi Shimo, hatinya kini mulai tumbuh benih-benih cinta. Zhi Xiancai tersenyum tipis melihat kakak angkatnya mengagumi Zhi Shimo, inilah yang dia harapkan untuk kakaknya mau menerima Zhi Shimo sebagai pasangan Dao.


Kun Ashi ingin menyindir Dewi Shiwu, tapi mulutnya ditutup oleh telapak tangan milik Shuǐ Jīnglíng. "Jangan buat suasana makin panas!" peringatan Shuǐ Jīnglíng agar Kun Ashi mau menerima Dewi Shiwu sebagai anggota keluarga.


Kun Ashi hanya mendengus dingin, lalu dia kembali melihat cermin dunia luar, di mana Zhi Shimo mengeluarkan 10 Tubuh Bayangan. Sebelas kembaran menghajar Burung Petir tanpa memberikan kesempatan untuk berteriak, bahkan tidak diberikan kesempatan untuk mengeluarkan segala kemampuannya.


Jika dilihat dari kejauhan, Zhi Shimo dan Tubuh Bayangan seperti berkedip-kedip saat memukuli Burung Petir. Sampai akhirnya...


Burung Petir Tiga Kepala menghantam tanah setelah Zhi Shimo memberikan banyak pukul telak. Dengan lawan yang memiliki tubuh besar, dia dengan mudah memukul tubuhnya.


Bahkan, dia tidak memberikan kesempatan Burung Petir Tiga Kepala untuk berkata-kata. Sebelum Burung Petir siuman, Zhi Shimo muncul di depannya, lalu meletakkan telapak tangan di kepala Burung Petir, dia memberikan segel keluarga besarnya.


Semua wanita yang berada di dalam Dunia Jiwa bersorak kegirangan karena Zhi Shimo berhasil menaklukkan Burung Petir...


Di Satelit Mata Danau, Queen Fiend Spirit hanya bisa geleng-geleng kepala melihat keganasan Zhi Shimo, dia dan Twins Fiend Spirit berpikir jika Zhi Shimo tidak mampu menaklukkan Burung Petir.


"Saya kira ...!" gumam Twins Fiend Spirit yang memiliki tentakel, dia malu karena prediksinya salah.


"Dia memiliki banyak teknik yang tersembunyi, bola energi itu juga luar biasa, aku tidak menduga bola hebat itu hanyalah pengalihan!" ucap Queen Fiend Spirit.


"Kekuatan fisiknya setara dengan Tubuh Abadi... Berapa banyak kemampuan yang dia miliki selain basis kultivasi, kekuatan jiwa dan Tubuh Abadi?" gumam Queen Fiend Spirit yang makin penasaran dengan kemampuan Zhi Shimo yang tersembunyi.


Fisik juga memiliki tingkatan, dan setiap tingkat dibagi menjadi empat tahap, yaitu rendah, menengah, atas dan puncak. Tingkat Fisik pada kultivator juga berlaku bagi binatang.


Dari tingkat terendah hingga puncak, yakni tingkat Tubuh Besi, Baja, Emas, Berlian, Suci, Dewa, Mahadewa, Ilahi dan Tubuh Abadi. Akan tetapi, Root Power Stone memiliki hukum tersendiri, di mana setiap tahapan memiliki level, satu level memiliki kekuatan satu kilogram pukulan...

__ADS_1


Saat berada di Desa Chang, Queen Fiend Spirit mengingat betul sewaktu Zhi Shimo baru saja memulai untuk berkultivasi, saat itu kekuatannya berada di tingkat Body Refining. Setelah beberapa tahun tidak bertemu, sudah memiliki kekuatan yang diluar nalar, bahkan tidak pernah dibayangkan olehnya.


Kecepatannya dalam meningkatkan kekuatan sulit untuk dilampaui oleh kultivator lain. "Dan, bagaimana dia mampu meningkatkan kekuatannya dengan cepat?" pikir Queen Fiend Spirit sambil melihat Cermin Sihir...


Fung Feng segera menghampiri Zhi Shimo yang berdiri di depan Burung Petir.


"Tuanku sangat tidak terduga... Hamba kira Tuanku akan kesulitan menaklukkan wanita tua ini!" pujian Fung Feng dengan tulus.


Zhi Shimo mengangguk sebagai respon, dia sedang mencerna pengetahuan dari Burung Petir, banyak hal yang diketahui oleh Zhi Shimo ketika membaca ingatan Burung Petir.


Salah satunya adalah bola besar yang berada di pusat Satelit Mata Petir, ada banyak wanita muda yang merupakan perwujudan dari Burung Petir. Uniknya, wajah mereka tampak sama dan yang membedakan hanya warna pakaiannya.


Di dalam bola petir tersebut ada sebuah pulau yang mampu mengeluarkan Energi kekuatan jiwa, dan banyak Pohon Buah Suci yang mengandung elemen petir. Burung Petir Tiga Kepala juga memiliki nama, namanya Loi Shu Lian, yang artinya Perempuan Petir Terberkati. Dan semua wanita yang berada di dalam bola petir juga bermarga Loi.


Mendengar perkataan Fung Feng yang memanggil wanita tua, Loi Shu Lian segera membuka mata dan tiga kepalanya menatap tajam Fung Feng. Ternyata, dia berpura-pura pingsan agar Zhi Shimo tidak memukulinya.


"Sekali lagi kamu memanggilku wanita tua, akan aku robek-robek mulutmu?!" geram Loi Shu Lian, lalu dia mengeluarkan bulu-bulunya yang mampu berubah menjadi serat petir.


"Kamu sekarang sudah menjadi bagian keluarga besar Dewa Binatang, seharusnya kamu berterima kasih kepada Tuanku!" ucap Fung Feng yang tidak takut jika diserang oleh Loi Shu Lian.


Loi Shu Lian melihat Zhi Shimo yang berdiri di depannya, lalu dia berubah menjadi seorang wanita dewasa usia 35 tahun, padahal usianya sudah tak terhitung; tinggi badannya mencapai 175 cm, dengan warna pakaian serba hitam. Pakaiannya sangat minim, memperlihatkan belahan dadanya, dengan pakaian bawah sampai di atas lutut, kulitnya putih dan sehalus batu giok.


Zhi Shimo tidak sedikitpun kagum dengan kecantikan Loi Shu Lian, sebab semua wanitanya banyak yang cantik. Jika dibandingkan dengan Permaisuri Bian Fen, maka Loi Shu Lian dianggap setara.


"Saya mencium aroma Ras Burung Petir ditubuh Anda, apakah Anda berhubungan dengan mereka?" tanya Loi Shu Lian sambil memperhatikan pupil milik Zhi Shimo yang unik.


"Ya, istriku yang bernama Loi Annchi berasal dari Ras Thunderbird, dan semua yang berasal dari Galaksi Kelahiran sudah menjadi bagian keluarga besarku!" jawab Zhi Shimo.


Loi Shu Lian mengangguk sebagai respon, dia berjalan memutari tubuh Zhi Shimo. Dia mencium aroma khas Burung Petir yang sulit dihilangkan, kecuali Burung Petir sendiri yang menghilangkannya.


Loi Annchi memang memberikan tanda pada tubuh Zhi Shimo, dengan tujuan agar mudah ditemukan dan juga merupakan tanda kepemilikannya. Itu berlaku bagi semua Ras Binatang yang memiliki aroma yang berbeda.


Melihat kelakuan wanita tua yang tidak sopan kepada tuannya, membuat Fung Feng jelas kesal, lalu dia berkata, "ambil semua hartamu dan apapun yang ada di tempat ini, setelah itu kita menuju ke tempat Mata Tiga dan Kera tua!"


Loi Shu Lian segera berhenti dan kembali menatap tajam Fung Feng, dia berkata, "sudah lama aku tidak memukulmu!"


Setelah berbicara, Loi Shu Lian langsung melesat seperti petir ke arah Fung Feng. Fung Feng segera mundur, namun kalah cepat dengan Loi Shu Lian.


Zhi Shimo tersenyum melihat Fung Feng menjadi bahan pelampiasan kemarahan Loi Shu Lian, lalu dia duduk di batang pohon sambil melihat Fung Feng bertarung dengan Loi Shu Lian...

__ADS_1


__ADS_2