
Chapter 130. Sejarah Benua Qi.
...****************...
Menghilangnya Energi Alami di Kota Beimen membuat Raja Qi marah besar. Jelas Raja Qi menjadi murka, sebab mengumpulkan Energi Alami di kolam membuat akumulasi waktu ratusan tahun. Menghilangnya Energi Alami jelas merugikan siapapun, khususnya di wilayah teritorial Provinsi Beimen.
Dampak menghilangnya Energi Alami, akan memicu gelombang penduduk yang berbondong-bondong menuju ke kota lainnya yang masih memiliki Energi Alami. Keadaan ini akan membuat kekacauan, mereka akan saling berebut untuk berkultivasi di dekat kolam Energi Alami, jadwal akan semakin kacau dengan banyaknya orang yang mendaftar, sedangkan ukuran kolam hanya berdiameter 20 meter.
Yang lebih mengkhawatirkan, akan banyak pertarungan antara mereka, aksi suap akan meningkatkan drastis hanya untuk mendapatkan tempat duduk di kolam Energi Alami.
Wali penjaga Kota Beimen yang melaporkan kejadian ini juga membuat sketsa Monster Lima Elemen. Dia membeberkan semua kemampuan Monster Lima Elemen yang mampu berubah wujud; mampu menjadi binatang jenis apapun, mampu berkamuflase.
"Sejak kapan ada binatang jenis ini di Benua Qi?" tanya Raja Qi Jianheng kepada wali penjaga Kota Beimen, dia melihat wujud Monster Lima Elemen seperti Serigala Malam yang memiliki ekor ular.
Sebelum penjaga wali Kota Beimen menjawab, datang seseorang Taois yang sudah sangat tua namun masih penuh semangat, dia adalah Taois Zhuge, kekuatannya berada di bawah Qi Achin, berbeda 10 level, tingkat True Resonansi level 69. Dialah kakek kesayangan dari Qi Zhuge Yueyin dan Qi Zhuge Miao.
Taois Zhuge duduk di tempat yang terhormat, lalu dia berkata, "itu Binatang Monster Lima Elemen yang melegenda di Alam Suci."
"Alam Suci... Tempat pria busuk itu!?" Raja Qi makin marah saat mendengar kata Alam Suci.
Pria busuk yang dikatakan oleh Raja Qi adalah Maharaja Yaksa, dia dan semua orang sangat membencinya. Gara-gara Maharaja Yaksa, banyak penguasa galaksi berdatangan untuk mengeksplorasi Benua Qi, sehingga membuat leluhur pertama keluarga Qi harus susah payah menyembunyikan Benua Qi.
"Benar. Dulu sewaktu aku membuntuti pria busuk itu ke Alam Suci, aku sering melihat Monster Lima Elemen yang dijadikan tunggangan oleh keluarga besarnya. Jumlahnya tidak banyak... Kalau tidak salah ingat, jumlahnya ada 112 ekor. Jenis yang ada disini adalah Serigala Malam lima elemen...," jawab Taois Zhuge dan menceritakan perjalanan saat membuntuti Maharaja Yaksa.
Kejadian ini sudah lama berlalu, tapi Taois Zhuge masih dengan jelas mengingatnya walaupun usianya sudah tidak terhitung tahun. Dia suka bercerita tentang pengalamannya kepada siapapun, karena itu dia selalu mengingat kisah hidupnya.
......................
Setelah Bencana Petir Semesta berlalu ribuan tahun dan kehidupan berangsur-angsur membaik...
Muncul seseorang pria di Benua Qi, dialah Maharaja Yaksa yang sedang mencari sumber Energi Alami yang memikat panca inderanya. Karena Maharaja Yaksa menganggap Benua Qi tak bertuan, dia berencana untuk mendirikan istana yang akan dijadikan pusat pemerintahan dan mengeksplorasi Benua Qi.
Sayangnya, dia harus bentrok dengan leluhur Qi yang telah lama berada di Benua Qi. Ketika mereka berdua sedang bertarung, muncul seorang pria tampan, dia adalah Dewa Tianwu. Dewa Tianwu tidak ikut campur, dia hanya melihat Benua Qi yang begitu subur.
Dewa Tianwu bergumam lirih, "bukan milik kalian masih saja saling berebut... Aku akan buat suasana disini menjadi meriah." Setelah itu dia meninggal Maharaja Yaksa dan leluhur Qi yang masih bertarung.
Maharaja Yaksa dan leluhur Qi bertarung selama berhari-hari. Karena tidak ada yang kalah maupun menang, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk berhenti bertarung dan membagi Benua Qi menjadi dua wilayah.
Leluhur Qi memilih terlebih dahulu karena yang pertama menemukannya dan diberi nama Benua Qi, dia memilih wilayah bagian selatan dan Barat, sebab geografis alamnya lebih subur dari yang lainnya.
Mau tidak mau, Maharaja Yaksa memilih sisanya, Timur dan Utara dan menamainya Dunia Surga Sumber Daya. Lalu dia berkata kepada leluhur Qi, "ini akan menjadi Dinasti Yecha."
__ADS_1
Leluhur Qi mencibir, dia juga tidak mau kalah, "Benua Qi untuk keturunan ku... Dinasti Qi. Tidak ada satupun pihak luar yang bisa masuk maupun menjadi bagian dari Keluarga Besar Qi. Qi murni harus dilindungi dan terus dilestarikan sampai Bencana Petir Semesta datang kembali."
Maharaja Yaksa menertawakan leluhur Qi, lalu dia berkata, "terserah! Jika keturunanmu tidak mampu menjaganya, lambat laun pihak lain akan datang dan menjadi bagian dari Dinasti Qi. Jika waktu itu tiba, keturunanku yang menjadi bagian dari keluargamu."
Semenjak itu mereka saling bermusuhan, antara Dinasti Qi dan Dinasti Yecha. Mereka membuat kesepakatan, dimana mereka berdua tidak akan bertarung lagi. Tapi, tidak mempermasalahkan jikalau yang bertarung adalah keturunannya.
Mereka tidak tahu jika wilayah yang diperebutkan adalah milik Tian Chua Hua.
Maharaja Yaksa masih tetap menginginkan Benua Qi yang lebih subur dan menyimpan banyak benda-benda alami termasuk Energi Alami. Dia berencana untuk melahap wilayah Benua Qi dengan mendirikan istana. Lalu dia memanggil beberapa orang kepercayaan untuk melindungi Dunia Surga Sumber Daya dan perlahan memperluas wilayahnya.
Setelah mendirikan istana dan menempatkan bawahannya, akhirnya Maharaja Yaksa meninggalkan wilayah Dunia Surga Sumber Daya dan kembali ke Alam Suci.
Mengetahui musuh bebuyutannya telah pergi, leluhur Qi memberikan tugas kepada Taois Zhuge yang masih muda, untuk menyelidiki Maharaja Yaksa dan mengabarkan kepadanya jikalau Maharaja Yaksa akan kembali ke Benua Qi.
Singkat cerita, setelah Taois Zhuge berada di Alam Suci, dia saling berkomunikasi dengan leluhur Qi dengan menggunakan kebatinan. Saat itu dia melihat 112 Binatang Monster Lima Elemen. Jenis Serigala Malam adalah yang terlemah, yang paling kuat memiliki sembilan kepala dan sembilan ekor.
Ketika berada disana untuk menyelidiki Maharaja Yaksa, kebetulan terjadi pertarungan hebat antara Maharaja Yaksa bersama Kaisar Langit melawan satu orang yang tidak lain adalah Dewa Tianwu, mereka bertarung demi seseorang wanita.
Setelah pertarungan tanpa adanya pemenang, Taois Zhuge melihat satu unit kapal angkasa pergi dari Alam Suci dengan tergesa-gesa, karena membawa seseorang wanita yang yang tidak lain adalah Dewi Cahaya.
Tidak berselang lama setelah kapal angkasa itu pergi, Taois Zhuge melihat seorang pria yang tidak dikenali mengikuti Dewi Cahaya. Karena tidak kenal pria yang mengikuti kapal angkasa, maka dia tidak memberikan laporan kepada leluhur Qi. Pria yang mengikuti Dewi Cahaya adalah Tian Long si Naga Langit.
Setelah beberapa waktu lamanya, dia melihat Maharaja Yaksa yang meninggalkan Alam Suci dengan tergesa-gesa, dia segera mengabarkan kepada leluhur Qi, lalu mengikuti target utamanya.
Leluhur Qi menunggu kedatangan musuhnya setelah mendapatkan kabar dari Taois Zhuge. Setelah bertahun-tahun menunggu, akhirnya datang juga musuhnya. Namun, Maharaja Yaksa tidak lama berada di Dunia Surga Sumber Daya, dia pergi setelah membunuh seorang wanita cantik.
Setelah kepergian Maharaja Yaksa, leluhur Qi mendapatkan firasat buruk akan keserakahan musuhnya, segera dia membuat banyak celah spasial berlapis untuk menyembunyikan Benua Qi.
Setelah berhasil membuat lokasi baru untuk menyembunyikan Benua Qi, leluhur Qi membantai anak buah Maharaja Yaksa seorang diri. Tujuan pembantai itu, agar Maharaja Yaksa tidak mengetahui tempat lokasi persembunyian Benua Qi.
Akhirnya Benua Qi tersembunyi dan hingga saat ini tidak ada yang mengetahuinya, sampai kemunculan Zhi Shimo dan Monster Lima Elemen yang secara tidak sengaja masuk ke dalam celah spasial berlapis.
Setelah itu, Maharaja Yaksa tidak pernah kembali lagi. Dan firasat buruk yang dirasakan oleh leluhur Qi akhirnya terjadi, dimana banyak orang kuat berdatangan, termasuk dua ras cerdas karena ulah Dewa Tianwu yang kehilangan kekasihnya.
Terjadilah Peperangan Kuno untuk merebutkan Dunia Surga Sumber Daya. Pada akhirnya Dewa Tianwu sendiri yang harus menanganinya, dengan membantai semua orang kuat setelah mengetahui delapan Satria 12 Naga tewas.
Setelah peperangan usai, leluhur Qi dan keturunannya yang menjadi pemenangnya. Mereka hanya melihat peperangan dan menjarah harta milik korban.
Selang beberapa tahun, akhirnya leluhur Qi menutup usia dan semua keturunannya berkabung selama 10 tahun. Peninggalannya menjadi bukti kehebatan leluhur Qi hingga sekarang dirawat dan dijaga ketat...
......................
__ADS_1
"Berarti ini pasti ulahnya yang telah mengetahui keberadaan Benua Qi...?!!" geram Raja Qi setelah Taois Zhuge selesai bercerita.
Raja Qi sudah sering mendengar kisah Taois Zhuge, tapi dia tidak pernah bosan mendengarkan kisah heroik leluhurnya yang sangat hebat. Semua orang yang berada di dalam istana juga ikut mendengar ceritanya.
"Bisa jadi! Serigala Malam lima elemen ini bisa dibunuh oleh orang yang juga memiliki lima elemen, dengan kekuatan diatasnya atau setara. Saran ku, cari orang yang memiliki karateria ini!" jelas Taois Zhuge sambil mengeluarkan gulungan bambu yang berisi tentang informasi Monster Lima Elemen.
Walaupun lawan Monster Lima Elemen jauh diatasnya, dia tidak akan mudah mati. Membutuhkan lawan yang memiliki lima elemen, kekuatannya tidak boleh lebih rendah dari Monster Lima Elemen agar bisa dimusnahkan.
Seorang kasim istana menerima gulungan bambu dari tangan Taois Zhuge dan memberikannya kepada Raja Qi. Raja Qi membaca semua informasi Monster Lima Elemen.
Setelah membaca isi gulungan bambu, Raja Qi membuat dekrit kerajaan sebagai perintah kepada semua orang, lalu dia memberikan dekrit kerajaan kepada Kepala Kasim Istana untuk mewartakan perintah.
"Perintah Yang Mulia Raja Qi Jianheng. Semua para ahli Formasi Array diharap bekerjasama untuk membuat Formasi Perlindungan disetiap Kolam Energi Alami. Rekrut sebanyak mungkin kultivator yang memiliki kemampuan dalam mengendalikan lima elemen. Cari sampai ketemu Serigala Malam lima elemen...," Kepala Kasim Istana membacakan isi dekrit kerajaan dengan suara yang sangat keras.
"Laksanakan, Yang Mulia." serempak semua pejabat kerajaan menjawab dan bergegas keluar dari istana.
"Baiklah, aku akan kembali. Semoga informasi ini bisa membantu kalian!" pamit Taois Zhuge yang ingin bertemu dengan cucunya.
"Terima kasih, Guru," kata Raja Qi yang sangat menghormati Taois Zhuge, dia berdiri dan menangkupkan kedua tangannya sebagai bentuk penghormatan kepada yang tua.
Taois Zhuge, Qi Cao, Qi Achin dan 17 Taois yang lainnya tidak ikut campur dalam masalah ini, sebab tugas mereka hanya mengajarkan pengetahuan, melindungi Benua Qi dari pihak luar dan memberikan nasihat serta saran.
Tugas ini hanya dikerjakan oleh mereka yang berada di bawah kekuatan True Resonansi. Berita tentang Monster Lima Elemen segera menyebar dengan cepat. Semua orang menjadi ketakutan, bukan takut karena Monster Lima Elemen, melainkan takut kepada sosok musuh bebuyutan leluhur Qi.
Takut kepada Maharaja Yaksa merupakan hal yang sangat wajar, sebab leluhur Qi saja tidak mampu mengalahkannya, apalagi keturunannya yang tidak sekuat leluhur Qi...
...****************...
Sedangkan Tian Zhi masih terus menyerap Energi Alami dengan damai, dia tidak mempedulikan situasi dunia luar. Celestial She mendatangi Zhi Shimo saat Energi Alami di kolam pemandian akan habis, dia menuangkan isi Cawan Ular Harimau.
"Sebentar lagi kamu akan memiliki kekuatan True Theta," ucap Celestial She dengan suara yang lirih.
Lalu dia melepaskan pakaiannya dan masuk ke dalam kolam pemandian. Dengan sabar Celestial She menunggu Zhi Shimo selesai berkultivasi, sebab dia akan meminta jatah untuk berkultivasi ganda lagi.
Semakin Zhi Shimo kuat, Celestial She juga akan dengan cepat naik level.
-----
(Author: Apa maksud perkataan dari Dewa Tianwu, ~"bukan milik kalian..."~ saat dia melihat pertarungan antara Maharaja Yaksa dan leluhur Qi...? Apakah Dewa Tianwu ada hubungannya dengan Tian Chua Hua..?
Ikuti kisah Dewa Binatang di Alam Tianwu. Agar saya menjadi bersemangat dalam berkarya, dukungan sobatku sangat berarti, cukup berikan like, komentar, gift dan vote. Sehat selalu, bahagia dan banyak rejekinya)
__ADS_1