
Chapter 172. Pecundang!
...****************...
Di Kota Lima Menara Bintang.
Melihat tindakan Zhi Shimo yang mampu membuat ledakan hebat dari Bola Segel Siluman, jelas mengejutkan semua pimpinan galaksi. Setelah terkejut, reaksi mereka berganti menjadi kemarahan, sebab perbuatan Zhi Shimo memakan banyak korban, dimana putra dan putrinya harus mengulang untuk berkultivasi dari awal.
Selain itu, segala upaya mereka kembali gagal total, dua pembunuh bayaran dikalahkan termasuk Fiend Spirit yang sengaja dijadikan umpan dimusnahkan oleh Zhi Shimo.
Kemarahan belum mereda, para penguasa galaksi dikejutkan dengan kemunculan energi Kunang-kunang yang tidak pernah mereka lihat. Kemarahan mereka berubah menjadi keserakahan, keserakahannya semakin menjadi-jadi.
Seandainya mereka memiliki kemampuan Zhi Shimo, tidak perlu lagi dipusingkan dengan membawa banyak pasukan, cukup dengan energi Kunang-kunang bisa menyelesaikan tugas pasukan, tidak lagi banyak mengeluarkan sumber daya untuk merawat prajurit, dan terutama untuk diri sendiri.
Memiliki energi Kunang-kunang yang dipadukan dengan skill Penghentian Waktu, merupakan kemampuan yang sangat ditakuti lawan. Namun, keserakahan mereka segera runtuh karena adanya Shuǐ Jīnglíng.
Mau tidak mau, mereka harus turun tangan sendiri untuk mengatasi Zhi Shimo, atau membayar orang lain untuk menyusup ke Alam Tianwu.
Saat ini, Kaisar Kun, Song Bowen, Ancestor Adalvino Altair, Hernandez Celosia, Kaisar Lei dan King Caldwell berkumpul di rumah makan Lima Bintang. Selain mereka, ada juga dua orang pria yang bukan berasal dari Alam Tianwu.
Ya, para penguasa galaksi memutuskan untuk menyewa jasa pihak lain, dan tidak lagi menggunakan jasa Mansion Dewi Kesenangan karena selalu gagal untuk menangkap Zhi Shimo, dan kedua pria tersebut adalah pilihan mereka yang berasal dari Moon Hyades.
Moon Hyades merupakan tempat tinggal bagi pembunuh bayaran dan pemburu harta yang paling ditakuti di alam semesta, lokasinya yang berdekatan dengan Galaksi Caldwell.
Dan, kedua pria tersebut adalah penguasa Moon Hyades yang bernama Hyades Dominic, dan wakilnya yang bernama Evan Jan. Karena undangan dari King Caldwell, mereka secara pribadi datang ke Alam Tianwu.
Saat ini para penguasa galaksi membicarakan tentang kelebihan serta kekurangan Zhi Shimo.
"Kami memberikan kalian batas waktu sampai Konferensi Tianwu berakhir. Jika kalian gagal, kita akan meminta ganti rugi dua kali lipat, dan sebaliknya jika kalian berhasil menjalankan tugas ini!" ujar Kaisar Kun dengan nada tegas, dia tidak ingin lagi menyia-nyiakan sumber daya.
Karena hal itu, para penguasa galaksi akan membuat kesepakatan tertulis, di mana tidak ingin mengalami kerugian atau dimanfaatkan oleh keorganisasian pembunuh bayaran.
"Kita akan bantu kalian untuk masuk ke Alam Tianwu. Selanjutnya, kalian mengandalkan diri sendiri untuk berhasil menangkapnya hidup-hidup!" timpal King Caldwell.
Mendengar penjelasan siapa yang menjadi targetnya, Hyades Dominic dan Evan Jan saling berkomunikasi dengan telepati. Ternyata mereka berdua juga menginginkan kemampuan yang dimiliki oleh Zhi Shimo.
"Kekuatan target di tingkat True Gama level 54 ditambah dengan kemampuannya yang menakutkan serta resiko yang tinggi ... Kita minta 4 kali lipat pembayaran. Jika kami gagal, tiga kali lipat kami kembalikan 100%. Setuju, kita tanda tangani kontrak kesepakatan sekarang!" pinta Hyades Dominic yang ingin tambahan atas pembayaran jasanya.
Jelas para penguasa galaksi mengumpat berkali-kali di dalam hatinya, nilai 2 kali lipat saja sudah sangat besar, apalagi 4 kali lipat, ini sama saja pemerasan.
Terutama bagi Hernandez Celosia yang tidak ingin kehilangan hartanya, dia langsung berdiri sambil mengebrak meja. Untung saja dia masih mengontrol kekuatannya sehingga meja makan tidak sampai hancur.
__ADS_1
"Jika kalian meminta lebih, lebih baik kalian kembali?!" hardik Hernandez Celosia yang malas bernegosiasi dengan pembunuh bayaran yang dianggap tidak masuk akal.
King Caldwell menahan bahu Hernandez Celosia agar tenang. Sedangkan Hyades Dominic dan Evan Jan tersenyum tipis, mereka tidak sedikitpun takut kepada lawan bicara, bahkan dengan Kitab Suci juga tidak ada rasa takutnya maupun hormat.
Hyades Dominic dan Evan Jan berani datang ke Alam Tianwu merupakan bukti bahwa Kitab Suci tidak berarti apa-apa. Entah apa yang membuat mereka berdua tidak takut dengan Kitab Suci.
"Berikan kita waktu untuk berdiskusi!" pinta Kaisar Kun dan segera berkomunikasi dengan para penguasa galaksi menggunakan telepati.
...****************...
Kembali ke Zhi Shimo, di mana dia telah berada di sumber mata air panas belerang, tepatnya berada di wilayah Kota Quanshui (Mata Air). Sumber mata air tersebut berasal dari Gunung Liu, gunung yang kecil setingkat 500 meter dari atas permukaan tanah.
Selama perjalanan, Zhi Shimo melihat wilayah Istana Awan Surgawi sangatlah padat, banyak diantara mereka adalah murid dan penghuni asli Alam Tianwu, seperti Siluman Putih, Ras Humanoid dan lain sebagainya.
Kekuatan mereka tidak bisa diremehkan, terendah pada tingkat Golden Core hingga tingkat Supreme God. Para prajuritnya minimal memiliki kekuatan tingkat God Warrior, dan setiap sudut kota selalu ada setingkat God Sovereign.
Lokasi sumber mata air panas belerang juga dipenuhi oleh orang yang berendam, mereka yang berendam adalah prajurit Istana Awan Surgawi, murid Akademi dan bangsa siluman.
Sumber air panas belerang membentuk lingkaran yang bertingkat, tingkat terendah dikhususkan untuk prajurit, sedangkan di tingkat atas dikhususkan untuk bangsa Siluman Putih dan untuk para petinggi.
Sumber air yang berada di tengah dikhususkan untuk murid dan Ras Manusia. Setiap sumber mata air panas dibagi menjadi dua, untuk pria dan wanita.
Dengan Mata Langitnya, dia mencari keberadaan jiwa Qiu Long didasar air. Karena tidak menemukan apapun yang terlihat aneh, Zhi Shimo memeriksa Gunung Liu yang berada di belakang sumber mata air panas.
Sayangnya, Zhi Shimo tidak menemukan apapun yang aneh pada struktur tanah maupun sumber mata air panas belerang. Shuǐ Jīnglíng yang duduk di bahu kiri Zhi Shimo juga ikut mencari, dan hasil sama.
"Aku tidak menemukan keberadaannya, dimana dia?" tanya Zhi Shimo kepada Naga tua
"Tuan Muda, tunggu sampai hari tengah malam, nanti akan keluar sesuatu, entah dari dasar sumber mata air panas belerang atau dari atas sebagai petunjuknya!" jawab Fucang Long.
Akhirnya Zhi Shimo memutuskan untuk berkeliling memeriksa wilayah Istana Awan Surgawi, sebab hari ini masih siang. Selain itu, dia sebagai Penatua nominal harus hafal dengan lingkungan yang baru.
Lalu dia melihat berteleportasi dan muncul di belakang rumah salah satu penduduk Kota Quanshui. Zhi Shimo menunjukkan dirinya dengan menyamar sebagai Qi Guo Zhang, sedang Shuǐ Jīnglíng berubah wujud aslinya sebagai seorang wanita cantik dan seksi, lalu mereka berjalan bergandengan tangan melalui jalan utama kota.
Saat baru berjalan beberapa meter, semua orang yang melihat Zhi Shimo dengan raut wajah yang tidak bersahabat. Zhi Shimo yang melihat mereka tidak peduli, dengan santainya dia tetap berjalan.
Namun berbeda saat melihat kecantikan Shuǐ Jīnglíng, kedua mata pria berbinar-binar, dan terdengar suara bisik-bisik buruk tentang Zhi Shimo yang wajahnya tak sebanding sebagai kecantikan Shuǐ Jīnglíng.
"Siapa kamu bisa ada di wilayah Istana Awan Surgawi?" tanya seseorang pria dengan nada tinggi.
Zhi Shimo melihat ke kiri mengikuti suara seseorang pria yang bertanya. Ternyata ada lima pria muda dan dua diantaranya dikenali oleh Zhi Shimo, mereka adalah Wu Jin, Wu Chyou. Ketiga pria lainnya adalah Gong Fai, Du Ming dan Song Hye orang yang bertanya.
__ADS_1
Song Hye adalah putra dari penguasa Galaksi Song Bowen. Selain dia yang selamat dari ledakan Bola Segel Siluman, ada beberapa peserta yang juga selamat, kebanyakan mereka berasal dari Galaksi Kecebong, Galaksi Caldwell dan Galaksi Arcadia.
Mereka bisa selamat dari ledakan Bola Segel Siluman dikarenakan tidak mengikuti Weng Aiguo, tapi mereka melihat dahsyatnya ledakan Bola Segel Siluman.
Zhi Shimo kembali berjalan tanpa mempedulikan mereka. Justru tindakan Zhi Shimo memicu kebencian Song Hye dan kelompoknya, dia segera menghalangi jalan.
"Kamu bukan bagian keluarga besar Istana Awan Surgawi, pergi! Dan kita tidak akan mempermasalahkan pelanggaranmu yang menerobos ke wilayah Istana Awan Surgawi, asal kamu tinggalkan wanitamu!" ujar Song Hye sambil menatap Shuǐ Jīnglíng dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Shuǐ Jīnglíng jelas risih dengan cara pandangan Song Hye yang cabul. Namun dia menunggu tindakan apa yang akan dilakukan oleh Zhi Shimo.
"Song Hye, ya... Apa hubungan mu dengan penguasa Galaksi Arcadia?" tanya Zhi Shimo yang tidak menanggapi perkataan Song Hye, malahan dia memeluk pinggang ramping Shuǐ Jīnglíng.
Tindakan Zhi Shimo membuat Song Hye cemburu, tidak hanya dia saja, tapi kelompoknya juga tidak menyukai Zhi Shimo.
"Aku adalah putra mahkota Kerajaan Song, Song Hye adalah namaku. Pergi, sebelum aku berubah pikiran!" jawab Song Hye sambil menepuk dadanya sendiri.
"Apakah kamu juga diperintahkan untuk mengalahkan peserta yang bernama Zhi Shimo si Dewa Binatang?" tanya Zhi Shimo sekali lagi.
Sontak membuat Song Hye dan kelompoknya terkejut, tapi hanya sesaat. Mereka menjadi sangat waspada terhadap Zhi Shimo yang menyamar, mereka khawatir jika orang dihadapannya adalah wakil dari Zhi Shimo.
"Dia pantas dimusuhi oleh banyak orang karena menggunakan teknik terlarang untuk meningkatkan kekuatan! Benar-benar sesuai dengan nama ke-Dewa-an nya yang memiliki sifat binatang!" cemoohan Song Hye.
Zhi Shimo tersenyum tipis mendengar fitnahan Song Hye. Hal umum jika seseorang yang memiliki bakat diatas rata-rata kultivator menjadi musuh banyak orang, bahkan segala fitnahan akan menjadi bumbu kehidupan.
Karena malas untuk berdebat, akhirnya Zhi Shimo menunjuk wujud aslinya. Melihat wajah Qi Guo Zhang berubah menjadi Zhi Shimo, spontan mengejutkan Song Hye dan kelompoknya, semua orang yang melihatnya juga terkejut.
"Semoga bertemu lagi!" ucap Zhi Shimo dengan menghentak kaki kanan pada tanah, dia tidak memberikan kesempatan kepada mereka untuk bereaksi.
Song Hye dan kelompoknya merasakan telapak kakinya dimasuki oleh energi asing dan...
Boom boom boom...
Seketika kedua kaki mereka meledak dan menjalar ke seluruh tubuhnya. Sebelum sempat berteriak karena kesakitan, mereka diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang.
Semua orang yang melihatnya segera lari terbirit-birit, mereka khawatir menjadi sasaran kemarahan Zhi Shimo, apalagi masih trauma dengan ledakan Bola Segel Siluman yang mampu merusak Makam Peperangan Kuno.
Ternyata, perbuatan Zhi Shimo dipantau oleh Pelindung Zhou, Pelindung Leng, Niu Jian, Lu Xin dan Dekan She Bao. Mereka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat keganasan Zhi Shimo. Namun mereka juga tidak mencegahnya, sebab kehilangan Song Hye dan kelompoknya tidak berarti apa-apa dikarenakan kehadiran Zhi Shimo telah menutupinya.
"Pecundang yang ingin tampil superior!" sungut Zhi Shimo dan membuat Shuǐ Jīnglíng tertawa puas sambil memberi acungan jempol.
Mereka berdua kembali berjalan dan tanpa adanya halangan lagi. Semua orang banyak yang bersembunyi di kediamannya masing-masing. Para prajurit kota tidak ada yang berani bertindak, sebab jelas bukan tandingan Zhi Shimo.
__ADS_1