Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 123. Satu Tahun.


__ADS_3

Chapter 123. Satu Tahun.


Waktu berlalu dengan cepat di Dunia Jiwa. Celestial She dan empat Naga tua dengan sabar merawat Zhi Shimo yang dalam proses penyembuhan. Mereka mengira penyembuhan berkat energi spiritual yang diberikan, sehingga tubuh Zhi Shimo mampu meregenerasi dengan cepat.


Sedangkan Zhi Shimo sedang mencerna pengetahuan yang diberikan oleh Tian Chun Hua, dimana kakak keduanya ini seorang ahli penyembuhan atau yang dikenal sebagai tabib. Selain itu, Zhi Shimo yang terluka parah bisa dengan cepat pulih berkat energi spiritual yang dimiliki oleh Tian Chun Hua.


Dulunya, Benua Qi adalah sebuah galaksi yang tak berpenghuni, tandus dan tidak ada apapun yang berharga, hanya ada cairan magma yang memenuhi Benua Qi. Namun, semuanya berubah semenjak dipelihara oleh Tian Chun Hua, dimana dia dengan sabar mengalirkan kekuatannya agar Benua Qi muncul kehidupan.


Singkat cerita, hingga akhirnya Benua Qi muncul berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan, sampai terjadinya Bencana Petir Semesta. Bisa dikatakan jika Benua Qi ada berkat kerja keras Tian Chun Hua, dan dialah penguasa dan pemilik yang sebenarnya. Sampai akhirnya Benua Qi menarik keserakahan berbagai kekuatan.


Zhi Shimo hanya mengetahui riwayat Benua Qi, setelah itu dia tidak mendapatkan informasi apapun tentang terpisahnya mereka berlima.


"Benua Qi sebenarnya akan aku berikan kepadamu saat hari jadi pernikahan kita yang kedua tahun. Sayangnya, alam semesta tidak menghendaki aku untuk memberikan semua ini kepadamu. Ingat pesan ku, cari kedua kakakmu di Galaksi Nibiru dan Rigel."


Terdengar suara Tian Chun Hua di benak Zhi Shimo. Zhi Shimo ingin memanggil kakaknya, namun mulutnya seakan-akan terkunci, bahkan telepatinya tidak berfungsi.


Celestial She melihat Zhi Shimo meneteskan air mata, dia buru-buru memeluknya dan ikut menangis. Celestial She seolah-olah ikut merasakan rasa sakit yang diderita oleh Zhi Shimo. Keempat Naga tua juga ikut merasakan rasa sakit yang dialami oleh Zhi Shimo, mereka tahu proses penyembuhan ini sangatlah menyakitkan. Namun, mereka sekuat hati menahan tangisan dengan memejamkan mata dan menunduk.


Kulit tergores atau terbakar pasti akan merasakan sakit, apalagi tulang hancur dan organ dalam yang juga sama, jika bukan karena semangat hidup yang kuat, sudah dipastikan lebih baik memilih untuk mati daripada harus sakit saat proses penyembuhan, inilah yang Celestial She dan empat Naga tua rasakan.


...****************...


Sebelum Qi Cao dan Qi Achin menyerang Zhi Shimo.


Qi Cao dan Qi Achin yang keluar dari Istana Kerajaan Qi untuk membantu dalam pencarian orang asing. Ketika jarak dari istana sejauh 23 kilometer, mereka merasakan getaran didalam tanah, awalnya mereka menganggap getaran tanah hal yang biasa terjadi Benua Qi.


Namun, anehnya getaran tanah terus terjadi setelah sesaat berhenti. Qi Cao dan Qi Achin menjadi curiga jika ada orang asing lain yang juga masuk ke dalam Benua Qi. Dengan tergesa-gesa, mereka berdua menuju ke arah getaran tanah yang terfokus.


Akhirnya mereka tiba di lokasi getaran tanah, mereka melihat tanah yang baru saja di lubang membentuk sebuah Formasi segitiga. Mereka berdua segera menyelidiki tujuan dibuatnya Formasi Array.


"Ini Formasi Array jenis apa?" gumam Qi Achin sambil mengamatinya tiga lubang, jika ditarik garis lurus akan menjadi bentuk segitiga.


"Disini juga ada enam lubang," kata Qi Cao sambil menunjuk ke arah lubang yang baru saja ditutup.


Qi Achin segera menghampiri saudara tertuanya dan melihat memang ada enam lubang, jika ditarik lurus akan membentuk sebuah huruf "V".


"Kakak Tertua, kira-kira ini Formasi Array jenis apa?" tanya Qi Achin yang kurang paham dalam hal Formasi Array, lalu dia mengaktifkan Mata Dewa untuk melihat sekitarnya dan menemukan ada sembilan lubang, dimana berbentuk segi sembilan.


Qi Cao mengeluarkan sesuatu dari cincin dimensi, yaitu sebuah kitab yang memuat ilmu Formasi Array, lalu dia segera membuka lembaran demi lembaran untuk mencocokkan lubang yang dibuat oleh Zhi Shimo.


Setelah beberapa saat mencari, akhirnya Qi Cao berhenti pada lembaran ketiga sebelum lembaran terakhir, lalu dia membacanya.


"Dalam geometri, segi sembilan atau Nonagon adalah sebuah poligon dengan 9 sisi dan 9 sudut, sebuah segi sembilan beraturan memiliki sudut internal 140°. Nonagon merupakan awalan Formasi hibrida yang menggabungkan dua atau tiga Formasi Array berbagai jenis agar bisa digunakan secara bersamaan. Namun, Formasi jenis ini sangat sulit dipelajari dan belum pernah ada yang berhasil membuatnya...,"

__ADS_1


Lalu Qi Cao dan Qi Achin melihat dibawahnya keterangan ada gambar segi sembilan. Lalu mereka mencocokkan lubang-lubang yang dibuat oleh Zhi Shimo dengan keterangan dari kitab Formasi Array, dan bentuknya hampir sama.


Qi Cao segera membuka lembaran untuk membaca keterangan selanjutnya.


"Menurut analisis kami para ahli Formasi Array, jenis Formasi Array ini digunakan untuk menyerap energi alam agar terfokus pada satu titik, kecepatan bisa 100 kali lipat. Dampak dari Formasi Nonagon ini akan membuat lingkungan menjadi gersang dan juga menimbulkan bencana alam...,"


Sebelum Qi Cao dan Qi Achin selesai membacanya, mereka merasakan lagi getaran tanah yang berjarak 10 kilometer dari tempatnya.


"Ini bahaya! Dia pasti berniat ingin menghabiskan energi di Benua Qi, lebih baik bunuh dia!" ucap Qi Cao yang tidak ingin Benua Qi mengalami bencana, dia segera terbang dengan sangat cepat.


"Lebih baik orang asing itu harus mati, walaupun akan memicu orang asing lain berdatangan. Setidaknya, kita masih ada waktu untuk mengantisipasinya!" tekad Qi Achin yang tidak lagi peduli dengan rasa khawatirnya jika Bola kristal kehidupan milik Zhi Shimo hancur dan diketahui oleh Kitab Suci.


Qi Cao dan Qi Achin terbang dengan sangat cepat sambil mengaktifkan Mata Dewa untuk mencari keberadaan orang asing. Saat dekat dengan lokasi getaran tanah, mereka melihat debu berterbangan tapi tidak melihat siapapun yang menjadi penyebabnya.


Namun mereka merasakan pergerakan seseorang yang sedang bersembunyi di celah spasial, mereka segera mengunci posisinya. Orang yang mereka kunci adalah Zhi Shimo.


"Dia bukan orang sembarangan... Mampu menggunakan celah spasial untuk beraktivitas, bisa dikatakan dia ahli dan sangat berbahaya!" ucap Qi Cao sambil mengikuti Zhi Shimo yang terbang.


"Pantas saja dia mampu memasuki Benua Qi...!" sahut Qi Achin yang akhirnya tahu bagaimana Zhi Shimo bisa berada di Benua Qi dengan keadaan sehat.


"Kita serang bersama-sama dengan kekuatan penuh, jangan sampai celah-celah spasial yang dia buat memicu gelombang badai luar angkasa!" ajak Qi Cao yang khawatir hal-hal buruk terjadi pada Benua Qi.


Mereka menganggap Zhi Shimo ahli menggunakan kehampaan untuk beraktivitas, padahal dia menggunakan Teknik Perubahan Wujud. Umumnya, seseorang yang menggunakan kemampuan dalam merobek kekosongan hanya untuk berpindah tempat dalam sekejap, dan tidak pernah ada yang mampu seperti yang Zhi Shimo lakukan.


Selain itu, seperti yang dikatakan oleh Qi Cao, celah spasial yang dengan sengaja dirobek memanjang akan memicu badai luar angkasa masuk ke Benua Qi, hal ini yang paling dikhawatirkan oleh Qi Cao dan Qi Achin.


Celestial She segera merasakan aura kekuatan penghancur, dia segera memberikan peringatan kepada Zhi Shimo. Zhi Shimo secara naluri untuk bertahan hidup segera mengaktifkan Zirah Perang Dewa Binatang dan...


Boom...


Sayangnya, bersamaan dengan aktifnya Zirah Perang Dewa Binatang punggung Zhi Shimo terkena serangan jarak jauh, dia menghantam tanah hingga membentuk sebuah kawah.


Untung saja, Zhi Shimo masih berhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di Dunia Jiwa...


Satu tahun berlalu di dunia luar dan Benua Qi kembali tenang setelah tidak menemukan jejak keberadaan Zhi Shimo. Qi Cao dan Qi Achin menduga Zhi Shimo telah tewas setelah terkena serangan dan mayatnya yang tidak diketemukan karena telah dimakan oleh binatang mistik.


Hari-hari damai akhirnya kembali di Benua Qi. Kini jajaran petinggi Kerajaan Qi hanya terfokus pada situasi di Alam Tianwu yang saat ini makin kacau balau dengan adanya serangan Fiend Spirit. Melalui Artefak Bintang Empat jenis Cermin Sihir, mereka memantau perkembangan Alam Tianwu.


Mereka selalu menertawakan penderita penghuni Alam Tianwu dan juga para peserta konferensi. Semua orang berharap agar Konferensi Tianwu lebih cepat dibubarkan.


...****************...


Di Alam Tianwu.

__ADS_1


Ketika Zhi Shimo masuk ke dalam pusaran air, para penguasa galaksi yang berada di Menara Api terlihat kebingungan mencari keberadaan Zhi Shimo yang tiba-tiba menghilang, setelah dikejar oleh Ming Zihan dan pendukungnya.


Ming Zihan mengetahui markas yang didirikan oleh Zhi Shimo dan melihat Dragon Spaceship menjadi hunian. Mereka jelas serakah dan meminta Kun Ashi menonaktifkan Formasi Perlindungan, tujuan mereka untuk mengambil Dragon Spaceship.


Namun, Kun Ashi, Zhi Xiancai, Xu Huang dan Tim Gigas Fire menolak keinginan Ming Zihan. Mereka tidak ingin mengecewakan Zhi Shimo yang telah memercayai mereka.


Akhirnya, mau tidak mau, Ming Zihan dan pendukungnya meninggalkan pulau melayang, karena tidak mampu menghancurkan Formasi Perlindungan.


Disaat akan meninggalkan pulau melayang, datang Mist Monster yang berukuran besar, sebesar bukit. Kepalanya seperti tengkorak, tidak hanya satu saja melainkan banyak kepala tengkorak, di kepalanya terdapat banyak tentakel yang mirip dengan lidah, memiliki enam kaki dan setinggi bukit, badannya seperti binatang kuda.



Mist Monster menyerang kapal angkasa milik Akademik Dewa Dewi dengan meludahkan bola api, sehingga menghancurkan kapal angkasa. Ming Zihan dan pendukungnya bertarung sengit dengan mengeroyok Mist Monster.


Akan tetapi, fisik Mist Monster sangatlah kuat dan juga memiliki kekuatan Half Theta level 10, jelas bukan tandingan Ming Zihan. Akhirnya mereka kabur karena tidak mampu mengalahkan Mist Monster.


Kun Ashi, Zhi Xiancai dan timnya jelas ketakutan mengetahui pulau melayang dihuni monster yang mengerikan. Anehnya, Mist Monster tidak menyerang mereka yang bersembunyi di dalam Formasi Perlindungan.


Mist Monster hanya melihat mereka dan berjalan melewati Formasi Perlindungan. Kun Ashi dan timnya bernapas lega saat lepas dari rasa ketakutannya.


Karena adanya Mist Monster, Kun Ashi dan timnya memutuskan untuk berkultivasi dengan sumberdaya yang diberikan oleh Zhi Shimo. Sedangkan Kun Ashi menggunakan sumber daya pemberi ayahnya. Demikian juga dengan Zhi Xiancai yang berkultivasi menggunakan sumber daya pemberian dari Kuil Mata Dewa.


Apalagi, semenjak mengetahui kehebatan Zhi Shimo, mereka semua bertekad untuk mengejar ketertinggalannya...


...****************...


Waktu berlalu selama satu tahun di dunia luar


Selama itu, Zhi Shimo masih belum sadarkan diri dan tanpa sedikitpun menggerakkan bagian tubuhnya.


Celestial She dan empat Naga tua dengan sabar merawat Zhi Shimo, mereka bergantian memberikan energi spiritualnya agar proses penyembuhan lebih cepat.


Saat ini, mereka berlima berkumpul di kamar pribadi milik Zhi Shimo.


"Seluruh tulangnya telah pulih 50% dalam satu tahun ini... Sungguh keajaiban yang luar biasa," kata Seng Long setelah memeriksa kondisi Zhi Shimo.


"Tulang-tulangnya lebih kuat dari sebelumnya, tampaknya kejadian ini membuat Tuan Muda makin kuat fisiknya!" sahut Tian Long yang ikut memeriksa tulang belakang Zhi Shimo.


"Kalian istirahat dulu, biar aku yang menjaganya," pinta Celestial She yang melihat empat Naga tua kelelahan.


Tanpa banyak bicara, keempat Naga tua itu meninggalkan kamar pribadi tuannya. Selama satu tahun ini, mereka berempat sangat betah tinggal di Dunia Jiwa. Selain memberikan energi spiritual kepada Zhi Shimo, mereka berempat juga berkultivasi untuk memperkuat kekuatan jiwa.


Celestial She membaringkan tubuhnya disamping kekasihnya, lalu meletakkan telapak tangan kanan di perut Zhi Shimo untuk memasukkan mengalirkan energi spiritual ke dalam dantian.

__ADS_1


"Cepat sembuh, aku merindukan mu!" bisik Celestial She, lalu dia mencium pipi Zhi Shimo dan memejamkan mata.


Jari telunjuk tangan kanan Zhi Shimo bergerak tanpa diketahui oleh Celestial She, lalu diikuti oleh bola matanya yang bergerak ke kanan dan ke kiri, tampak seperti seseorang yang sedang bermimpi.


__ADS_2