Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 158. Serangan Fiend Spirit.


__ADS_3

Chapter 158. Serangan Fiend Spirit.


Akhirnya waktu kembali normal. Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu terlihat linglung, demikian juga dengan semua orang yang berada di luar gua, namun itu hanya sesaat dan semua orang kembali melanjutkan aktivitasnya.


Zhi Shimo yang melihat Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu, segera menonaktifkan Formasi Perlindungan. Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu berjalan terus hingga memasuki Formasi Penghalang Mata Dewa.


Saat masuk ke dalam Formasi Array, mereka berdua melongo melihat gua besar yang berubah menjadi indah, padahal di luar tampak biasa saja dan tidak ada yang menarik perhatian.


Mereka melihat Zhi Shimo yang di dampingi oleh dua wanita cantik, satu mereka kenali yang tidak lain adalah Shuǐ Jīnglíng, sedangkan Celestial She mereka tidak mengenalinya.


Celestial She mendekati Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu, dan memutari mereka. Dia melihat tubuh mereka.


"Aku adalah istrinya yang kedua, pertama adalah Yuna Aurora, ketiga adalah Qin Diao Chin, keempat...," kata Celestial She yang menyebutkan semua pasangan Dao Zhi Shimo.


Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu hanya bisa mengangguk sebagai jawaban, sebab aura kekuatan Celestial She menindasnya. Sedangkan Zhi Shimo dan Shuǐ Jīnglíng berbaring di ranjang sambil melihat mereka.


"Su-suami, masakan sudah siap!" ucap Long De Xiang yang sedikit tergagap karena Celestial She.


"Kalian ke sini dulu!" pinta Zhi Shimo sambil menepuk kasur di sisi kanannya, dia ingin memberikan segel keluarga besar, sebab Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu sudah melihat Celestial She.


Celestial She memegang pergelangan tangan Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu yang terlihat malu-malu, wajahnya merah, jantung berdebar-debar hingga tak mampu berucap.


Mereka berdua duduk di pinggir ranjang sambil menunduk. Mereka tersentak ketika tangan Zhi Shimo memeluk pinggang hingga menyentuh perutnya, napas mereka memburu dan gemetaran...


...****************...


Sementara itu, matahari telah terbenam, di puncak Gunung Jiuhua, para penjaga tembok pertahanan bagian Selatan, mereka samar-samar melihat banyak badai angin yang mendekat.


Ya, badai angin tersebut adalah Fiend Spirit, saat malam hari mereka lebih aktif berburu kehidupan, mereka tidak pernah datang sendiri dan selalu berkelompok. Berhubung banyak kehidupan yang berkumpul di puncak Gunung Jiuhua, mereka berburu dalam skala besar layaknya pasukan.


"Fiend Spirit menyerang!" teriakan salah satu penjaga menara pengawas.


Lonceng marabahaya terdengar di seluruh wilayah Istana Awan Surgawi. Segera para prajurit, seluruh peserta Konferensi Tianwu dan semua anggota Istana Awan Surgawi bergegas menuju ke tembok pertahanan.


Ternyata, diantara banyaknya peserta Konferensi Tianwu, ada juga Xu Huang dan Tim Gigas Fire yang keluar dari penginapan, dan mereka tampak baik-baik saja.


Selain mereka, ada juga Lei Ziran yang kekuatannya telah berada di tingkat Almighty God level 5, peningkatannya yang cepat berkat bantuan dari Kaisar Lei. Padahal sebelumnya pernah mengulang dari awal untuk berkultivasi setelah dikalahkan oleh Zhi Shimo.


Di samping Lei Ziran, ada Javier Caldwell, Aaron Celosia, di belakang mereka ada Lu Xu Pang dan Tim Es Abadi. Hampir semua peserta dari peringkat 100 hingga 10 besar bergabung dengan Lei Ziran.


Namun, semua peserta mengalihkan perhatian kepada seseorang wanita yang paling kuat diantara mereka, wanita itu segera disambut oleh Xu Huang dan timnya.

__ADS_1


Wanita itu tidak lain adalah Kun Ashi, dia telah menerobos ke tingkat Half Alfa level 5, dan menduduki peringkat ke-lima. Berkat Kun Ashi, Xu Huang dan Tim Gigas Fire bisa berada di Istana Awan Surgawi, dan juga tidak diintimidasi oleh Lei Ziran serta kelompoknya.


Kun Ashi berjalan dengan bangga dan makin terlihat kesombongannya, dia seperti ini dikarenakan Zhi Shimo adalah kekasihnya dan juga sebagai peserta paling kuat yang menduduki peringkat pertama.


Mengetahui jika Zhi Shimo muncul kembali, Kun Ashi sebenarnya ingin sekali menyusul. Sayangnya, karena Fiend Spirit membuatnya mengurungkan niat.


"Bos, biarkan kita yang mengalahkan Fiend Spirit, Anda tinggal mengambil Kristal Jiwa!" ujar Xu Huang yang paling berani mendekati Kun Ashi, dia percaya diri mampu mengalahkan Fiend Spirit.


Kun Ashi tidak menghiraukan perkataan Xu Huang dan segera berjalan cepat menuju tembok pertahanan istana, dia tahu jika Xu Huang hanya membual.


Xu Huang dengan liciknya selalu menjadikan Tim Gigas Fire sebagai tameng, sedangkan dia hanya mengambil Kristal Jiwa.


Gigas Hector sebenarnya tahu jika dimanfaatkan, namun dia tetap mematuhi perintah Xu Huang dikarenakan nama Zhi Shimo yang selalu dijadikan alasan...


Semua orang telah berkumpul di luar tembok pertahanan istana. Lalu datang seseorang pria tua, dia adalah Kepala Balai Pengawas Alam Tianwu yang bernama She Bao.


She Bao adalah ayah dari She Xia dan She Jinjing, mereka berdua berada di sisi kiri dan kanan ayahnya.


Di belakang She Bao ada banyak ketua yang merupakan bawahannya, mereka adalah Weng Aiguo, Ning Duyi, Tong Jenghis, Miao Jiang Sheng, dan masih banyak ketua yang ikut hadir. Diantara mereka ada juga Ming Zihan ayah dari Ming Jinghai.


Ming Jinghai adalah suami dari Dewi Alkemis yang berasal dari Galaksi Aurora. Di belakang mereka berdua, ada Seng Weiheng dan Gong Liang. Hampir semua musuh Zhi Shimo berkumpul di Istana Awan Surgawi, mereka adalah orang-orang yang berhasil disuap oleh para penguasa galaksi.


Saat ini, Fiend Spirit berkumpul di depan Formasi Perlindungan Istana Awan Surgawi, mereka tidak lagi menjadi badai angin, melainkan wujud aslinya yang menggunakan jubah hitam dan menutup kepala. Fiend Spirit hanya terlihat matanya yang merah, serta rantai yang selalu berdentangan.


"Bersiap!" teriak She Bao sambil tangan kanan diangkat ke atas.


Semua orang memegang senjatanya dengan erat, nafas tertahan dan memilih targetnya masing-masing. Hal seperti ini sudah sering mereka alami, karena itu tidak ada rasa takut lagi seperti awal Fiend Spirit berdatangan.


Munculnya Fiend Spirit merupakan berkah bagi semua pihak, sebab memiliki Kristal Jiwa. Dengan bekerjasama melawan, semua orang mampu mengalahkan Fiend Spirit.


Sebelum Formasi Perlindungan di nonaktifkan, tiba-tiba, di belakang Fiend Spirit muncul cahaya berwarna kemerahan. Semua orang melihat cahaya merah tersebut. Anehnya, kemunculan cahaya merah tersebut membuat Fiend Spirit serempak membalikkan badannya.


Cahaya merah tersebut melesat ke arah Makam Peperangan Kuno, lalu diikuti jutaan Fiend Spirit. Melihat keanehan itu, semua orang jelas kebingungan, sebab hal ini tidak pernah terjadi semenjak kedatangannya. Seakan-akan cahaya merah itu adalah pemimpin Fiend Spirit.


"Kenapa mereka menuju ke Makam Peperangan Kuno? Apakah ada yang menarik perhatiannya?" tanya She Xia kepada ayahnya.


"Tidak tahu, tapi ini kesempatan bagus untuk mengurung mereka...," jawab She Bao dan melihat ke arah Weng Aiguo, "Kamu, segera ikuti mereka. Jika mereka benar masuk ke makam, segera tutup pintu masuknya!" lanjutnya dengan memberikan perintah.


"Ayah, Zhi Shimo masih tinggal di dalam!" cegah She Xia, dia berharap ayahnya tidak menutup pintu masuk ke makam.


"Tidak akan bisa keluar dia, Ayah!" dukung Xia Jinjing yang khawatir keselamatan Zhi Shimo.

__ADS_1


Ya, semua orang tahu jika Zhi Shimo berada di dalam Makam Peperangan Kuno, sebab Istana Awan Surgawi memilih Cermin Sihir untuk melihat situasi di dalamnya.


Kun Ashi mendengus dingin mendengar She Xia dan She Jinjing mengkhawatirkan kekasihnya, dia ingin marah tapi takut kepada Dekan She Bao.


She Bao berpikir sejenak, lalu dia kembali melihat Weng Aiguo. "Jika begitu, blokir pintu masuknya dan gunakan Pagoda Emas sebagai perlindungan!" perintahnya.


"Baik, Dekan Bao!" jawab Weng Aiguo dengan semangat.


"Kalian semua, ikuti aku!" perintahnya kepada semua pasukan dan peserta Konferensi Tianwu, bahkan para ketua dan pemimpin juga mengikuti.


Semua orang mengikuti Fiend Spirit, kecuali She Bao dan kedua putrinya. Kun Ashi dengan semangat mengikuti, dia ingin menemukan Zhi Shimo yang berada di Makam Peperangan Kuno.


She Bao membalikkan badan untuk menuju ke Balai Pengawas Alam Tianwu, dia diikuti oleh She Xia dan She Jinjing. Di dalam Balai Pengawas, mereka akan mengetahui situasi di dalam Makam Peperangan Kuno melalui Cermin Sihir.


...****************...


Kembali ke Zhi Shimo yang berada di dalam gua bersama empat wanitanya, dia membuat Long De Xiang melenguh keras setiap kali menggerakkan pinggulnya. Sedangkan Feng Bian Baoyu berciuman dengan Zhi Shimo.


Celestial She dan Shuǐ Jīnglíng hanya melihat suaminya menghajar Feng Bian Baoyu dan Long De Xiang, mereka berdua kelelahan setelah berkultivasi ganda terlebih dahulu.


Ternyata di dalam gua, ada empat wanita lain, mereka adalah Zhi Xiancai dan tiga temannya. Nasib mereka sama seperti Celestial She dan Shuǐ Jīnglíng, mereka meminta ampun kepada Zhi Shimo yang menghajar organ kewanitaannya.


Zhi Shimo mampu menaklukkan Zhi Xiancai dan temannya berkat mengandalkan aroma feromon afrodisiak, sehingga dengan mudah jatuh cinta serta menyerahkan diri.


Setelah membuat Long De Xiang mencapai puncak kenikmatan, Zhi Shimo kembali menghajar gua surga milik Feng Bian Baoyu. Mereka berkultivasi ganda sampai tengah malam tanpa henti.


Di luar gua, semua orang mendengar suara Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu yang menggema. Mereka hanya bisa geleng-geleng kepala dengan kehebatan Zhi Shimo dalam memuaskan wanitanya.


Long De Tao dan Jenderal Elang terlihat muram karena wanitanya telah dimiliki oleh Zhi Shimo, mereka hanya bisa tersenyum palsu saat berada di dekat Permaisuri Fen dan Long De Yuze.


Berbeda dengan Permaisuri Fen dan Feng Bian Ai, mereka terlihat bahagia karena Zhi Shimo berhasil menggagalkan keinginan Jenderal Elang dan Long De Tao.


Di saat semua orang sedang berpesta merayakan pernikahan antara Zhi Shimo, Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu, samar-samar semua orang mendengar suara badai angin yang mendekat.


Long De Yuze yang paling kuat segera berdiri dan melihat ke arah pintu keluar Makam Peperangan Kuno. Melihat banyaknya Fiend Spirit berdatangan, sontak Long De Yuze terkejut bukan main. Semua orang juga melihat Fiend Spirit dengan reaksinya sama.


"Cepat masuk ke gua untuk berlindung!" perintah Long De Yuze dengan tergesa-gesa.


Banyaknya Fiend Spirit yang berdatangan, jelas tidak mampu mereka melawan, satu-satunya jalan hanya berlindung sampai hari menjelang pagi.


Semua orang segera masuk ke dalam gua, lalu menutup gua dengan batu besar.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2