Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 139. Memberikan Segel Keluarga.


__ADS_3

Chapter 139. Memberikan Segel Keluarga.


Bukannya segera bercerita, Peri Kupu-kupu malah terbang mondar-mandir di depan semua orang, dengan kedua tangan bersilang dada dan melihat semua orang seperti seorang guru pada muridnya.


"Jika seperti ini terus, kepala ku bisa keluar tanduk!" protes Zhi Shimo yang sudah tidak sabar ingin mengunyah Peri Kupu-kupu yang hanya sebesar telapak tangan.


Peri Kupu-kupu tertawa dengan anggun, dimana tangan kanan menutup mulut. Diam-diam, Celestial She memberikan acungan jempol kepada Peri Kupu-kupu yang sengaja ingin membuat Zhi Shimo kesal.


"Yoo... Anak nakal, kamu harus sabar, ya! Aku ini kakakmu yang seharusnya dihormati!" ucap Peri Kupu-kupu yang makin membuat Zhi Shimo kesal.


Keluar asap dari hidung Zhi Shimo dan wajahnya menjadi merah padam, lalu muncul seringai serigala yang ingin melahap mangsa. Peri Kupu-kupu bergidik ngeri melihat penampilan Zhi Shimo yang marah, dia buru-buru terbang dengan sangat cepat ke arah Celestial She dan bersembunyi di balik pakaiannya.


Celestial She dan empat Naga tua tidak bisa menahan tawa. Tertawa lah mereka melihat Zhi Shimo yang sengaja digoda oleh Peri Kupu-kupu.


"Dhem... Dhem!" Peri Kupu-kupu berdehem sambil menjulurkan kepalanya dari balik pakaian Celestial She, lalu dia menggoyangkan jari telunjuk ke kanan dan ke kiri agar Zhi Shimo tidak marah.


Sekali lagi Zhi Shimo menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan untuk menenangkan emosinya, lalu dia mengembangkan senyuman yang dipaksakan sambil kedua mata berkedip-kedip.


Tapi, justru membuat Peri Kupu-kupu dan semua orang tertawa melihat kekonyolan Zhi Shimo yang tersenyum dipaksakan.


Setelah semua tenang...


"Dengarkan baik-baik, anak nakal! Kejadian ini sudah sangat lama, kita bertemu saat aku baru terlahir secara alami di Alam Kudus, dia dengan kelembutannya merawat ku...," akhirnya Peri Kupu-kupu mulai bercerita.


Peri Kupu-kupu terlahir secara alami di Alam Kudus, tepatnya berada di bawah air terjun dan dalam bentuk Guci Air Mata Dewi. Saat itu belum banyak kehidupan, hanya ada Ras Yin Yang dan Super Human.


Karena Alam Kudus sangatlah luas, fenomena alam akan lahirnya Guci Air Mata Dewi tidak diketahui banyak orang. Air terjun turun dari langit pada satu tempat, jika dilihat dari kejauhan akan terlihat seperti pelangi.


Air terjun jatuh selama tujuh hari tujuh malam, dan ditampung oleh Guci Air Mata Dewi. Anehnya, Guci Air Mata Dewi mampu menampung banyaknya air dari langit.


Pada hari kedelapan air terjun dari langit akhirnya berhenti. Berhentinya air dari langit, tidak memuaskan Guci Air Mata Dewi, dia menarik air dari manapun menuju ke arahnya, hingga membentuk air terjun alami.


Dari sinilah memicu perhatian Tian Chun Hua yang sedang mencari bahan obat-obatan. Tian Chun Hua mendekati lokasi Guci Air Mata Dewi, dia melihat air terjun yang masuk ke dalam Guci Air Mata Dewi.


Tahu jika itu adalah Artefak Alami, Tian Chun Hua segera mengambilnya dengan mengalirkan energi spiritual serta mengendalikan elemen air. Karena kesukaannya adalah elemen air, maka Guci Air Mata Dewi mengikuti Tian Chun Hua.


Dan membuat air terjun mengalir seperti pada umumnya setelah tidak adanya Guci Air Mata Dewi. Oleh Tian Chun Hua, air terjun itu diberi nama Air Terjun Mata Dewi. Air Terjun Mata Dewi mengalir seperti sungai membuat semua tempat yang dilalui menjadi subur.


Tian Chun Hua membawa Guci Air Mata Dewi kemanapun dia pergi, airnya digunakan untuk menyembuhkan luka dan segala penyakit, padang gurun akan subur setelah diberikan air dari Guci Air Mata Dewi.


"... Aku tahu kamu saat terluka. Waktu itu tuanku menggunakan kemampuan Guci Air Mata Dewi untuk menyembuhkan mu, dari situlah aku mengenalmu. Kalian menjadi pasangan Dao aku juga tahu... Oh iya! Kamu tidak tahu aku karena berbentuk kalung seperti ini...," kata Peri Kupu-kupu setelah panjang lebar bercerita, dia menunjukan kalung berlian yang merupakan perwujudan dari Guci Air Mata Dewi.


Air yang dikatakan oleh Peri Kupu-kupu adalah Energi Alami, bukan air pada umumnya.

__ADS_1


Karena menjadi wujud kalung, Zhi Shimo jelas tidak mengetahuinya, dia pikir kalung milik Tian Chua Hua dibuat sendiri dan tidak menarik perhatiannya.


"Lalu bagaimana kamu bisa bertemu dengan leluhur Qi?" tanya Zhi Shimo yang tahu Peri Kupu-kupu belum bercerita apa yang menjadi inti keingintahuannya.


"Sebelum hari jadi usia pernikahan kalian yang kedua tahun, tuan mencari sesuatu yang akan dijadikan hadiah untukmu. Beliau menemukan tempat ini yang tidak layak ditinggali. Dengan sabar tuan menuangkan isi Guci Air Mata Dewa agar benua ini layak ditinggali. Rencana tuan, dia ingin menjadi benua ini sebagai hadiah. Sayangnya, sebelum keinginannya tercapai, Bencana Petir Semesta muncul...," jawab Peri Kupu-kupu dan kembali bercerita.


Benua yang ditemukan oleh Tian Chun Hua diberi nama Benua Mata Dewi. Karena Bencana Petir Semesta, Tian Chun Hua meninggalkan Guci Air Mata Dewi agar menyuburkan Benua Mata Dewi.


Tapi, sebelum pergi untuk meredam amukan Bencana Petir Semesta, Tian Chun Hua melepaskan sedikit kesadarannya untuk berjaga-jaga jikalau tidak kembali ke Benua Mata Dewi.


Singkat cerita, sepeninggalan Tian Chun Hua, Peri Kupu-kupu bekerja sesuai amanah, dia terus memberikan airnya untuk menyuburkan Benua Mata Dewi, hingga akhirnya layak dihuni dan memicu datangnya leluhur Qi.


Leluhur Qi menjadi serakah melihat Guci Air Mata Dewa adalah Artefak Alami, dia segera menaklukkan Peri Kupu-kupu selama berbulan-bulan. Berkat keuletannya untuk menaklukkan Peri Kupu-kupu, dia pun berhasil mendapatkan Guci Air Mata Dewi.


Sayangnya, setelah berhasil ditaklukkan selama waktu 10 tahun, datang Maharaja Yaksa yang juga menginginkan Benua Mata Dewi. Terjadilah pertempuran sengit antara leluhur Qi dan Maharaja Yaksa...


Dari situlah Benua Mata Dewi terbagi menjadi dua, Benua Qi dan Dunia Surga Sumber Daya. Sedangkan Tian Chun Hua yang Zhi Shimo temui ketika koma adalah kesadarannya yang sengaja ditinggalkan.


"... Maharaja Yaksa tidak mengetahui jika pak tua terluka dalam karena pukulannya. Beruntung bagi pak tua, menyedihkan bagiku yang akhirnya dikurung di dalam Formasi Alami. Pak tua berkata, jika akan kembali setelah menemukan tuanku, asal aku terus memberikan Energi Alami... Ya, sampai kamu tiba pak tua itu tidak pernah kembali. Aku kira kamu adalah tuanku, ternyata bukan...!" kata Peri Kupu-kupu dengan nada sedih ketika Tian Chun Hua tidak pernah kembali.


Karena leluhur Qi terluka dalam dan berusaha sekuat tenaga untuk bertahan tanpa diketahui siapapun, dia meminta Taois Zhuge untuk menjadi mata-mata, dia khawatir Maharaja Yaksa kembali dengan membawa bantuan untuk mengalahkannya.


Beruntung bagi leluhur Qi jika Maharaja Yaksa datang ke Dunia Surga Sumber Daya hanya untuk membunuh Dewi Cahaya...


Kematian leluhur Qi karena terluka tidak diketahui oleh keturunannya, hanya Peri Kupu-kupu yang mengetahuinya...


Celestial She mengelus kepala Peri Kupu-kupu yang kecil, dia tahu rasanya tidak bertemu dengan orang yang dikasihi.


Zhi Shimo akhirnya tahu asal-usul Alam Tianwu adalah milik kakaknya. Pantas saja Tian Chun Hua tidak mengatakan apapun kepadanya tentang Benua Qi.


"Mungkin tujuannya agar aku menemukan Peri Kupu-kupu!" pikir Zhi Shimo.


"Terima kasih sudah bercerita. Kamu tidak perlu bersedih lagi, karena kita akan bertemu dengan Tian Chun Hua lagi!" kata Zhi Shimo yang ingin menghibur Peri Kupu-kupu.


"Apakah aku bisa bertemu dengan tuan?" tanya Peri Kupu-kupu dengan semangat.


"Iya. Tapi, dia memberikan tugas untuk menemukan Tian Shuwan di Galaksi Nibiru dan Tian Mei Yin di Galaksi Rigel. Baru setelah itu kita akan bertemu dengannya!" jawab Zhi Shimo dengan jujur.


Peri Kupu-kupu keluar dari balik pakaian Celestial She, memeluk leher Zhi Shimo dan menciumnya, dia sangat senang bisa bertemu lagi dengan tuannya.


"Tuan Muda, kebetulan hamba bertemu dengan Ying Long di Galaksi Rigel, sekalian kita cari dia dalam satu jalan," ucap Tian Long.


Seketika Zhi Shimo teringat sesuatu dan langsung berbicara, "kenapa kalian tidak gunakan Inti Air Kehidupan sewaktu aku terluka parah?"

__ADS_1


Empat Naga tua langsung menundukkan kepalanya saat melihat Zhi Shimo yang melotot, Tian Long menuju Celestial She.


Celestial She mendengus kesal saat ditunjuk oleh Tian Long, lalu dia berkata kepada Tian Zhi, "aku tidak tahu dimana kamu menyimpannya!"


Tian Zhi menepuk keningnya sendiri, dia lupa tidak membuka lemari khusus barang-barang berharga. "Maaf, aku lupa tidak membuka segel brangkas emas di ruang harta!" sesalnya, dia awalnya ingin menggunakan Inti Air Kehidupan untuk masa depannya, namun baru tiba di Benua Qi mengalami nasib tragis.


"Tuan Muda, untuk mengantisipasi hal-hal seperti yang lalu, lebih baik konsumsi satu dan simpan sisanya untuk masa depan!" saran Di Long.


Zhi Shimo merenung sejenak. Di Benua Qi, dia sangat lemah dan tanpa perlindungan diri Formasi 12 Bintang.


"Baiklah, aku akan konsumsi satu!" jawab Zhi Shimo yang memutuskan mengikuti saran Di Long.


Dengan pikiran, brangkas emas di ruang harta terbuka, keluar satu Inti Air Kehidupan dan muncul di telapak tangan Zhi Shimo. Dia segera menelannya. Semua orang melihat Zhi Shimo dan menunggunya.


"Kenapa tidak merasakan apapun?" tanya Zhi Shimo kepada Di Long.


"Saat ini Tuan Muda tidak merasakan apapun, manfaatnya dirasakan ketika mengalami hal-hal yang menyangkut keselamatan jiwa!" jelas Di Long dengan segera.


"Berarti ini sama saja memiliki nyawa dua?" pikir Zhi Shimo didalam hatinya, lalu dia bertanya, "apakah kalian tahu dimana lokasi kedua galaksi Nibiru?"


Empat Naga tua menggelengkan kepalanya tanda tidak mengetahui. Sedangkan Celestial She tersenyum, dia berkata, "aku tahu. Nanti jika waktunya tiba, aku akan beritahukan."


"Bagus! Peri Kecil, kita akan bertemu lagi dengan Tian Chun Hua," kata Zhi Shimo sambil melihat Peri Kupu-kupu yang duduk di bahu kirinya.


"Siapa Peri Kecil? Namaku Shuǐ Jīnglíng!" protes Peri Kupu-kupu yang memiliki nama.


Zhi Shimo tertawa. Setelah berhenti, dia bertanya, "apa boleh aku minta Energi Alami?"


Shuǐ Jīnglíng mendengus kesal, lalu dia terbang menjauhi Zhi Shimo sambil berkata, "ketahuan belang mu!"


Zhi Shimo tertawa dan berdiri, setelah itu dia berbicara kepada Shuǐ Jīnglíng, "aku hanya bercanda! Kamu bebas tinggal di sini. Nanti kita akan mengobrol lagi tentang mu."


Celestial She segera masuk ke dalam tubuh Zhi Shimo dan menjadi seperti biasanya yang dalam bentuk tato ular dileher. Sedangkan Naga tua kembali berkultivasi di bawah Pohon Pemangsa Jiwa.


"Aku ikut!" pinta Shuǐ Jīnglíng yang ingin melihat dunia luar, dia sudah bosan hidup sendirian.


"Tapi kamu harus menerima segel Keluarga Besar Tian, apakah mau?" kata Zhi Shimo.


Tiba-tiba Shuǐ Jīnglíng membuka pakaiannya dan membuat Zhi Shimo kegirangan, dia melihat tubuh kecil Shuǐ Jīnglíng begitu halus, putih tak bercacat. Anehnya, Shuǐ Jīnglíng tidak memiliki pusar, sebagai gantinya pada pusarnya, ada tato segel keluarga besar Tian.


"Aku sudah memilikinya, tapi tidak aktif. Karena kamu dan tuan adalah pasangan Dao, aktifkan saja agar kita tidak terpisah!" ucap Shuǐ Jīnglíng.


Zhi Shimo jelas kegirangan didalam hatinya. Lalu dia menyentuh segel keluarga besar Tian yang ada di pusar Shuǐ Jīnglíng. Dalam sekejap tato Yin Yang bersinar dan tampak hidup.

__ADS_1


Shuǐ Jīnglíng langsung duduk kembali di bahu kiri Zhi Shimo....


__ADS_2