Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 179. Menyiksa Tim Penyihir Putih.


__ADS_3

Chapter 179. Menyiksa Omiros Altair.


Zhi Shimo telah berada di altar pemujaan Dewa Abadi, tempatnya terpaut 2 km dari Sekte Pendekar Naga Sakti. Dia mengamati mural yang terukir di lantai serta di tugu.


"Altar ini mirip dengan yang dimiliki oleh orang tua itu!" ujar Shuǐ Jīnglíng yang ikut memeriksa altar pemujaan, dia menggunakan komunikasi telepati agar Putri Niu dan yang lainnya tidak mendengar.


Pria tua yang dimaksudkan oleh Shuǐ Jīnglíng adalah leluhur Qi. Zhi Shimo menanggapinya dengan anggukan kepala, memang altar pemujaan Dewa Abadi terlihat mirip, yang sedikit membedakan adalah jumlah tugu yang hanya memiliki tiga, sedangkan milik leluhur Qi yang membawanya kembali ke Alam Tianwu memiliki lima tugu.


"Bagaimana, apa altar ini sama yang membawamu ke tempat itu?" tanya Putri Niu.


Tanpa melihat Putri Niu, Zhi Shimo menjawab, "hanya berbeda jumlah tugu nya. Waktu di Laut Kecil, aku menemukan altar yang memiliki lima tugu!"


Setelah Zhi Shimo menjawab, terdengar helaan napas berat dari Putri Niu dan ketiga sahabatnya. Seandainya Laut Kecil tidak terkena dampak ledakan Bola Segel Siluman, mereka sudah pasti mengajak Zhi Shimo untuk memeriksa altar tersebut.


"Sayangnya, Laut Kecil telah rusak akibat ledakan hebat!" ujar Putri Niu yang kecewa.


Di dalam hati, Zhi Shimo tertawa karena berhasil membuat Putri Niu dan yang lainnya percaya, lalu dia kembali memeriksa altar pemujaan dengan serius.


Setelah pemeriksaan dengan teliti, Zhi Shimo menduga jika altar pemujaan ini terhubung dengan Benua Qi. Seandainya, tidak ada Putri Niu dan ketiga sahabatnya, dia akan mengujinya dengan meneteskan darah seperti yang dilakukan oleh Taois Zhuge.


Jika darahnya mampu mengaktifkan altar pemujaan, sudah bisa ditebak jika leluhur Qi ada hubungannya dengan Dewa Abadi. Dan, jika altar pemujaan adalah Altar Dimensi yang terhubung dengan Benua Qi, lalu sejarah mana yang benar? Apakah Dewa Tianwu dan Dewa Abadi adalah orang yang sama? Atau, jangan-jangan leluhur Qi adalah Dewa Abadi?


Memikirkan hal itu, Zhi Shimo memijat pelipisnya yang pusing memecahkan teka-teki ini. Lalu dia melihat Shuǐ Jīnglíng yang berjalan di atas mural sambil menghitung langkah kakinya.


"Apa kamu kenal dengan Dewa Abadi?" tanya Zhi Shimo yang ingin mendapatkan informasi dari Shuǐ Jīnglíng.


Muncul kerutan di antara dua alis Shuǐ Jīnglíng ketika berusaha mengingat tentang masa lalu. "Aku lupa!" jawabnya.


Lalu tiba-tiba, Zhi Shimo dan yang lainnya mendengar suara ledakan energi di kejauhan. Dengan Mata Langit, Zhi Shimo melihat ke arah wilayah Sekte Pendekar Naga Sakti. Sedangkan yang lainnya menggunakan Mata Dewa untuk melihat sumber suara ledakan.


Suara sumber ledakan energi berada di perbatasan dua wilayah. Zhi Shimo melihat Sekte Pendekar Naga Sakti telah menjadi puing-puing seperti Kota Pahlawan.

__ADS_1


Lalu dia melihat Dragon Spaceship diserang oleh tujuh orang, Zhi Shimo segera terbang dengan sangat cepat, lalu diikuti oleh Putri Niu dan ketiga sahabatnya.


Ketujuh orang tersebut terus-menerus berusaha menghancurkan perisai energi yang melindungi Dragon Spaceship, tapi usaha mereka hanya membuat Dragon Spaceship sedikit bergetar.


Melihat siapa yang menyamar, Zhi Shimo tersenyum tipis. Ternyata penjahat yang membawa pedang besar adalah Omiros Altair bersama dengan Lexander, Antares dan Jun Hui, sedangkan tiga orang lain Zhi Shimo tidak mengenali mereka.


Namun, melihat lencana keanggotaan di pinggang ketiga orang tersebut, Zhi Shimo menjadi geram. Lagi-lagi Mansion Dewi Kesenangan berusaha untuk menangkapnya dengan berbagai cara, salah satunya mencoba untuk menangkap anggota keluarganya untuk dijadikan sandera.


Zhi Shimo segera berteleportasi dan muncul di hadapan mereka. Sontak Omiros Altair dan kelompoknya terkejut. Sebelum mereka kabur, Zhi Shimo mengeluarkan skillnya, yaitu Firefly Prison.


26.000 energi Kunang-kunang membentuk dinding berbentuk kotak, mereka pun terkurung di dalam energi Kunang-kunang. Permaisuri Fen dan putrinya kegirangan melihat kedatangan Zhi Shimo.


Omiros Altair bersama yang lainnya berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan Firefly Prison. Namun, setiap kali serangannya mengenai dinding energi Kunang-kunang, mereka justru terkena gelombang kejut dampak benturan sehingga membuat kepala mereka merasakan pusing.


"Omiros Altair berasal dari Galaksi Kecebong, Lei Ziran dari Galaksi Petir, Kun Quentin berasal dari Galaksi Nebula... Kalian semua yang berniat buruk kepadaku pasti atas perintah para penguasa. Aku pastikan kalian gagal total! Bahkan setelah Konferensi Tianwu berakhir, aku pasti memburu kalian!" geram Zhi Shimo yang sudah menebak siapa saja yang berniat buruk kepadanya selama ini.


Zhi Shimo mengetahui siapa saja yang berniat buruk kepadanya dari nama-nama peserta yang menjadi musuhnya, seperti Kun Quentin, Lei Ziran dan yang lainnya. Karena nama mereka, Zhi Shimo langsung tahu siapa saja para penguasa galaksi yang serakah.


Bagi mereka, ucapan Zhi Shimo bukanlah omong kosong. Kekuatan yang disegel jika diakumulasikan dengan kekuatan yang sekarang, akan mampu melampaui para penguasa galaksi.


"Kau sendiri melawan kita, dalam mimpimu!" ucap Omiros Altair, dia meyakini jika ayahnya dan para penguasa galaksi mampu mengalahkan Zhi Shimo.


Zhi Shimo tersenyum tipis, lalu mengangkat jari telunjuk dan mengetuk udara di depannya, setelah itu dia berbicara, "saran ku, lebih baik kalian mengundurkan diri dari Konferensi Tianwu. Jika tidak, setiap kali kita bertemu, aku dengan senang hati menyiksa kalian!"


Setelah berbicara, tiba-tiba satu per satu energi Kunang-kunang yang membentuk penjara melesat ke arah Omiros Altair dan yang lainnya. Omiros Altair segera mengayunkan pedang besarnya untuk menetralisir energi Kunang-kunang, akan tetapi energi Kunang-kunang lebih cepat daripada ayunan pedangnya.


Energi Kunang-kunang menembus tubuh Omiros Altair dan kembali menyerangnya, dia berteriak kesakitan ketika tertembus energi Kunang-kunang. Tidak hanya Omiros Altair yang kesakitan, tapi Lexander dan yang lainnya mengalami hal serupa.


Zhi Shimo sengaja tidak sesegera mungkin meledakkan tubuh mereka karena ingin menyiksa terlebih dahulu. Jika langsung diledakkan, maka mereka akan diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang.


Zhi Shimo ingin memberikan shock terapi rasa sakit yang ekstrim, apa yang dia lakukan juga sebagai bentuk peringatan untuk para penguasa galaksi dan peserta lainnya.

__ADS_1


Dengan jari telunjuknya yang bergerak ke kanan dan ke kiri, Zhi Shimo membuat 26.000 energi Kunang-kunang menembus tubuh ketujuh orang tersebut berulang-ulang. Teriakan demi teriakan kesakitan mereka tidak sedikitpun membuat Zhi Shimo puas.


Sedangkan Shuǐ Jīnglíng melompat-lompat kegirangan di bahu kiri Zhi Shimo, dia seperti pemandu sorak yang mendukung tindakan Zhi Shimo menyiksa musuhnya.


Putri Niu dan ketiga sahabatnya telah berkumpul dengan Permaisuri Fen, mereka semua ketakutan melihat kekejaman Zhi Shimo dalam menyiksa musuhnya.


"Ampun...!!" mohon Omiros Altair yang tidak sanggup merasakan rasa sakit tertembus energi Kunang-kunang.


"Bunuh ... Bunuh saja ... Ahhh!!" Pinta Jun Hui, lalu berteriak keras karena kesakitan lehernya tertembus energi Kunang-kunang.


Zhi Shimo tersenyum tipis, lalu tangan kanannya seperti menggenggam sesuatu dengan erat, dan...


Boom boom boom...


Energi Kunang-kunang meledakkan tubuh Omiros Altair dan yang lainnya. Sebelum mereka benar-benar tewas, Formasi 12 Bintang menyelamatkan mereka.


Kini, Tim Penyihir Putih hanya tersisa Andara Bianca dan Xiang Qian, tim yang di anggap paling kompak menjadi hancur karena rasa cemburu dan iri hati.


Kemudian Zhi Shimo menoleh ke belakang, dia melihat Putri Niu dan ketiga sahabatnya telah berkumpul bersama Permaisuri Fen, lalu berkata, "apakah kalian baik-baik saja?"


Permaisuri Fen dan putrinya mengangguk sebagai jawaban. Karena perlindungan dari Dragon Space Ship, mereka tidak sedikitpun mengalami luka.


"Kalian kembali ke Istana Awan Surgawi, aku akan menghancurkan Mansion Dewi Kesenangan hari ini juga!" pinta Zhi Shimo.


Putri Niu dan ketiga sahabatnya terkejut dengan ucapan Zhi Shimo. Namun, sebelum mencegahnya, Zhi Shimo telah menghilang.


"Kita kembali dan melaporkan kepada Dekan She Bao!" ajak Permaisuri Fen dan segera mengendalikan roda kendali kapal.


Dragon Space Ship melesat ke arah Istana Awan Surgawi dengan sangat cepat. Setelah kepergiannya, Dark Soul keluar dari persembunyiannya, dia sejak awal melihat kehebatan Zhi Shimo.


Dark Soul kembali bersembunyi dan mengikuti Zhi Shimo yang menuju ke arah Mansion Dewi Kesenangan...

__ADS_1


__ADS_2