Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 31. Kebenaran Yang Disembunyikan.


__ADS_3

Chapter 31. Kebenaran Yang Disembunyikan!


Zhi Shimo tersenyum puas melihat interior gerbong kereta kuda yang istimewa dan sesuai dengan harganya. Lalu dia duduk di tempat tidur yang muat dua orang.


Yuna Aurora yang baru masuk ke dalam gerbong kereta kuda terlihat tersenyum puas telah menjadikan tubuh Xu Huang untuk melampiaskan kekesalannya.


Kuda terbang segera lepas landas dan bergerak tidak lambat maupun cepat. Sepuluh pengawal juga menggunakan Kuda terbang sebagai tunggangannya; dua di depan, dua dibelakang dan sisanya menjaga disisi kanan kiri gerbong kereta kuda.


Zhi Shimo menjulurkan kepalanya saat melintasi Desa Jiang, dia sedikit terkejut tidak melihat mayat-mayat Tim Serigala yang telah dia bunuh waktu itu. Zhi Shimo tidak terlalu memikirkannya, dia menduga jika mayat-mayat itu dimakan oleh binatang mistik atau dilahap oleh Siluman Hitam.


Setelah melewati Desa Jiang, kereta kuda sedikit melambat saat pengawal melihat di bawah banyak bandit yang sedikit bersembunyi untuk menyergap mangsa.


"Waktunya berolahraga!" pekik Xu Huang yang bersemangat untuk bertarung dengan para bandit.


"Tuan Muda, biar kita yang melakukan tugas sepele ini!" cegah Kepala pengawal agar Xu Huang dan semua orang tidak perlu ikut campur.


Xu Huang tertawa bangga dipanggil Tuan Muda oleh si Kepala pengawal, lalu dia berkata, "baiklah, baiklah, aku juga terlalu malas melawan tikus-tikus itu. Ambil harta mereka untuk kalian!"


"Baik, Tuan Muda."


Segera Kepala pengawal membawa lima anak buahnya untuk melawan para bandit. Si kusir menghentikan Kuda terbang untuk menunggu Kepala pengawal membereskan para bandit.


Zhi Shimo hanya tersenyum mendengar perkataan Xu Huang, dia melihat para bandit hanya memiliki kekuatan Golden Core dan jelas bukan tandingan para pengawal yang memiliki kekuatan tingkat Soul Formation.


Zhi Shimo memperhatikan gerak-gerik para bandit, dimana dia melihat kedua mata mereka berwarna merah darah. Tian Zhi jadi teringat dengan ciri-ciri mayat hidup yang pernah dia musnahkan, namun fisiknya tidak menyerupai ciri-ciri mayat hidup; telinga meruncing dengan empat taring yang menyerupai kelelawar, tubuhnya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna hitam.


Zhi Shimo terus memperhatikan para bandit melawan pengawalnya, gerakan mereka sangat lincah walaupun memiliki kekuatan rendah. Yuna Aurora dan yang lainnya juga ikut melihat pertarungan enam pengawal melawan bandit.


"Mereka adalah dari Ras Iblis Vampir, kelebihan mereka mampu melawan kultivator yang lebih kuat hingga lima level...," jelas Yuna Aurora yang mengenali para bandit.


Zhi Shimo akhirnya mengerti, dimana Ras Iblis Vampir merupakan jenis kehidupan yang telah bermutasi, mereka adalah campuran darah Ras Iblis dan binatang Kelelawar, namun Ras Iblis Vampir tidak memiliki sayap.


Ras Iblis Vampir suka menghisap darah korbannya, tapi sebelum dihisap darahnya akan dipermainkan terlebih dahulu sampai korbannya merasakan keputusasaan. Metode Ras Iblis Vampir mencari korban seperti seorang bandit, berkelompok dan bersembunyi untuk menyergap, mereka jarang sekali terpisah dari kelompoknya.


"Hebat, mampu melawan hingga lima level dari kekuatannya!" pujian Zhi Shimo yang membuat semua wanita merasa heran.


"Mereka ganas dan berbahaya, tapi juga menguntungkan bagi kultivator jika menemukan sarangnya. Biasanya Ras Iblis Vampir mengumpulkan banyak harta milik para korbannya di sebuah gua!" sahut Yusan, berharap Zhi Shimo mau mencari sarang Ras Iblis Vampir.

__ADS_1


"Bagaimana bisa mereka bermutasi!" gumam Zhi Shimo yang ingin tahu sejarah Ras Iblis Vampir.


"Istana Awan Surgawi ...," jawab Yuna Aurora dengan singkat, sebab dia enggan menceritakan tentang sejarah Ras Iblis Vampir.


Zhi Shimo melihat Yuna Aurora, namun Yuna Aurora geleng-geleng tanda dia mau membicarakan tentang Istana Awan Surgawi. Zhi Shimo hanya menghela nafas panjang saat tidak mendapatkan penjelasan lebih.


Istana Awan Surgawi banyak melakukan eksperimen dengan menciptakan banyak kehidupan melalui garis darah yang dicampur, tujuan mereka ingin menciptakan kehidupan yang berkualitas tinggi dan dikembangbiakkan secara massal.


"Apakah ada banyak kehidupan yang bermutasi di Alam Tianwu? Menurut informasi dari Kitab Suci dan Celestial Yunyou, jika di Alam Tianwu melarang siapapun untuk tinggal, kecuali binatang mistik dan sejenisnya. Lalu, kenapa ada Istana Awan Surgawi yang katanya adalah penguasanya Alam Tianwu?" cecar Zhi Shimo yang bertanya kepada semua wanita, sebab dia merasa keganjilan dari ucapan Kitab Suci dan Celestial Yunyou.


Rasa keingintahuan Zhi Shimo yang begitu besar tidak bisa dibendung, dia akan berusaha menemukan jawaban sedetail mungkin, karena dia menganggap misteri maupun pengetahuan sangatlah berharga.


"Semuanya hanyalah omong kosong! Sudah hal umum jika kebenaran yang sebenarnya selalu ditutupi oleh para penguasa...!" sahut Xu Huang yang mendengar pertanyaan Zhi Shimo.


"Husst! Kamu tidak boleh berkata begitu! Apapun alasannya mereka, semua demi kebaikan!" tegur Juan Rou sambil menutup mulut Xu Huang agar tidak berbicara lagi.


Zhi Shimo mengunci alisnya, hatinya makin gatal ingin mengungkapkan misteri dan rahasia Alam Tianwu, dia melihat Yuna Aurora dan yang lainnya sedang menutup mulutnya dengan jari telunjuk, tanda dia tidak boleh membicarakan tentang Istana Awan Surgawi.


Namun, Zhi Shimo mengangkat kedua bahunya, dia tidak peduli tentang Istana Awan Surgawi. Baginya, asal keingintahuannya telah terpenuhi, Zhi Shimo berani menanggung resiko, sekalipun jika harus bermusuhan dengan pihak Istana Awan Surgawi.


"Aku sudah membunuh Wu Chyou, Kun Liong dan Wu Jin, dan juga ... Siapa tadi yang aku bunuh di penginapan... Kalian tahu artinya, kan? Aku sudah menjadi musuh Istana Awan Surgawi! Tidak ada salahnya aku harus mengetahui semua hal di Alam Tianwu!" ujar Zhi Shimo yang makin membuat semua wanita menjadi gelisah.


"Kita cari tempat persembunyian mereka, siapa tahu mendapatkan banyak hartanya," kata Yusan yang ingin mengalihkan topik pembicaraan yang makin berbahaya bagi Zhi Shimo dan semua orang.


Zhi Shimo melihat Kepala pengawal dan anak buahnya berhasil mengalahkan para bandit, lalu dia mengangguk sebagai jawaban. Zhi Shimo juga tahu jika Yusan mengalihkan keingintahuannya yang besar.


Yusan sangat senang mendapatkan persetujuan dari Zhi Shimo yang merupakan donatur yang paling royal, dia segera keluar untuk menemui Kepala pengawal.


Yusan meminta Kepala pengawal untuk menjaga mereka selama sepuluh hari sampai kembali ke Kota Pahlawan, dia memberikan tujuh ratus lima puluh ribu keping emas sebagai pembayaran.


Dengan senang hati Kepala pengawal mendapatkan pekerjaan, lalu dia mengatakan, jika persembunyian para bandit tidak jauh dari tempat ini, hanya sejauh dua kilometer.


Pengawal kembali melanjutkan perjalanan menuju tempat persembunyian para bandit yang baru saja dibantai. Yusan bergegas kembali ke dalam gerbong kereta kuda.


"She'er, apakah benar jika di Alam Tianwu tidak hanya ditinggali oleh binatang mistik saja?" tanya Zhi Shimo dengan telepati kepada Celestial She, dia berharap Celestial She mengenali Alam Tianwu.


Celestial She yang tertidur di dalam tubuh Zhi Shimo membuka mata, lalu dia memeriksa sekelilingnya. Kemudian dia menjawab, "aku tidak terlalu tahu tentang Alam Tianwu! Seperti yang aku katakan tempo hari, Alam Tianwu merupakan pusat Peperangan Kuno. Setelah peperangan itu, Alam Tianwu dibagi menjadi dua...,"

__ADS_1


Celestial She mengatakan, jika Alam Tianwu dibagi menjadi dua, satu wilayah hanya dihuni oleh binatang mistik dan wilayah yang lainnya dihuni beberapa ras; Siluman, Manusia, Binatang mistik dan Ras Iblis. Hanya saja Celestial She tidak mengetahui jika Istana Awan Surgawi menciptakan banyak kehidupan yang mampu bermutasi.


Namun, Celestial She melihat ada beberapa kehidupan yang bermutasi saat dia memeriksa sekelilingnya, salah satunya adalah Ras Iblis Vampir, lalu dia melihat jenis yang paling aneh dan lebih ganas, dimana jenis ini memiliki banyak mata seperti laba-laba, fisiknya seperti manusia hanya saja kedua lengannya lebih panjang, anehnya lagi tubuhnya memiliki delapan jari, sepasang sayap seperti milik malaikat.



Selain itu ada jenis yang lainnya, kepalanya seperti mulut dengan gigi besar, kaki pendek dan lengan juga panjang, tubuhnya ditumbuhi bulu-bulu halus, kulitnya berwarna kecoklatan. Kedua jenis mutan itu hidup di dalam tanah dan jumlahnya sangatlah banyak.



Zhi Shimo yang penasaran segera bertanya kepada Yuna Aurora dan semua wanita, sebab Celestial She tidak mengetahui jenis kehidupan apa yang diciptakan oleh Istana Awan Surgawi.


"Apakah kalian tahu ciri-ciri kehidupan ini...," tanya Zhi Shimo dengan menyebutkan yang dilihat oleh Celestial She.


Setelah mendengar ciri-ciri dua jenis mutan, Yuna Aurora dan semua wanita sedikit terkejut. Mereka keheranan bagaimana Zhi Shimo mampu mengenali mereka, sebab mereka tidak pernah menampakkan dirinya.


"Yang memiliki banyak mata dan tangan adalah Monster Valkyrie, satunya adalah Monster Mouth. Mereka biasanya akan keluar hanya dimalam hari untuk berburu binatang mistik dan serangga! Mereka jarang mau berhadapan dengan manusia dan siluman" jawab Putri Niu.


"Tuan Muda, kita telah sampai di tempat persembunyian, katanya pemimpin bandit tempat persembunyiannya berada di balik bukit kapur itu...," lapor Kepala pengawal sambil menunjukkan lokasinya.


Xu Huang yang tidur segera terbangun. Demikian juga dengan Zhi Shimo, Yuna Aurora dan semua wanita, mereka menjulurkan kepalanya dari jendela untuk melihatnya.


Ada bukit kapur yang ditumbuhi rumput alang-alang, lebat dan tinggi, disekitar bukit itu terdapat sungai yang mengalir deras. Semua orang tidak melihat tempat persembunyian para bandit dari Iblis Vampir, kecuali Zhi Shimo yang mengetahui lokasinya.


"Turun di dekat sungai itu yang ada batu besarnya!" pinta Zhi Shimo kepada si kusir dan Kepala pengawal.


Segera si kusir mengendalikan Kuda terbang yang ditunjukkan oleh Zhi Shimo, tempat memang sedikit datar dan cocok untuk mendaratkan gerbong kereta kuda.


Setelah gerbong kereta kuda mendarat, Zhi Shimo dan semua wanita keluar, demikian juga dengan Xu Huang dan Juan Rou. Semua orang memeriksa sekitarnya dan terlihat hening tanpa ada kehidupan.


"Dimana tempat persembunyian mereka?" tanya Yuna Aurora kepada Kepala pengawal.


"Maaf, Nona Muda, pemimpin bandit hanya mengatakan jika tempat persembunyiannya berada di bukit kapur!" jawab Kepala pengawal dengan jujur.


"Disana!" sahut Zhi Shimo sambil menunjukkan lokasinya, dimana ada sebuah batu besar yang menempel di bukit kapur.


Zhi Shimo segera melompati sungai yang tidak terlalu lebar dan diikuti oleh semua orang. Sedangkan Kepala pengawal dan anak buahnya hanya menunggu, kesempatan ini mereka gunakan untuk beristirahat sambil menunggu Zhi Shimo kembali.

__ADS_1


Bang...


Xu Huang menghancurkan batu besar itu dengan senjata Palu. Batu besar itu hancur berkeping-keping, lalu terlihat sebuah gua yang hanya bisa dilewati dua orang.


__ADS_2