Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 90. Ketiadaan Yang Abadi, Universe Lightning God Partikel.


__ADS_3

Chapter 90. Ketiadaan Yang Abadi, Universe Lightning God Partikel.


Kali ini Tim Seribu Malam ketakutan dengan ancaman Raja Naga Tanah, sebab mereka pikir ada ahli Formasi Array diantara mereka yang mampu merusak Formasi Perlindungan.


Qin Lianshi yang paling kuat dan sebagai pemimpin pengganti menguatkan hatinya, lalu dia berdiri dan diikuti oleh timnya.


"Jika kalian mampu... Datang dan cincang kami!" tantang Qin Lianshi.


Tim Seribu Malam melihat Qin Lianshi yang masih berani menantang Ras Naga Tanah, padahal posisinya saat ini sedang dikepung. Karena Qin Lianshi yang paling kuat, akhirnya Tim Seribu Malam mengeluarkan senjata andalannya masing-masing, sebagai bagian dari tim tidak akan membiarkan Qin Lianshi bertarung sendirian.


Xu Huang juga mengeluarkan senjata walaupun ketakutan, dia melihat sekitarnya dan berharap ada jalan untuk kabur.


"Masuk dan lawan kami!" Shima Yao juga ikut menantang.


Long De Yuze dan keturunannya mengepalkan tangannya karena gemas melihat bocah-bocah dihadapannya begitu berani, baru kali ini Ras Naga Tanah tidak dihormati dan dihargai oleh para junior.


"Hancurkan Formasi!" perintah Raja Naga Tanah.


"Roarrr!!"


Sisa-sisa prajurit Naga Tanah yang berjumlah lima puluh sembilan serempak meraung-raung dan berubah wujud menjadi sejatinya. Mereka segera mengibaskan ekornya untuk menghancurkan dinding Formasi, sebagian memuntahkan bola apinya.


Boom... Boom...


Rentetan benturan keras membuat Tim Seribu Malam panik, mereka merapatkan punggungnya dan menghadap Naga Tanah yang mengepung Formasi Perlindungan.


Disaat Tim Seribu Malam panik, Xu Huang melihat dibawah tumpukan bola kristal energi spiritual ada celah kecil, lalu dia buru-buru mendekatinya dan mulai menyimpan bola kristal energi kedalam cincin dimensi.


Qin Diao Chin dan yang lainnya melihat apa yang dilakukan oleh Xu Huang, mereka pun segera membantunya menyimpan bola kristal energi spiritual.


Long De Yuze dan keturunannya melihat Tim Seribu Malam, mereka pikir serangan prajurit Naga Tanah tidak membuat rasa takut.


"Bukannya takut maupun meminta ampun malahan dengan rakus menyimpan kristal energi, benar-benar tidak sopan!" bentak Long De Sun yang kesal harga diri Ras Naga Tanah di luluh lantakan pada zaman ini.


Qin Lianshi kegirangan melihat ada jalur alami yang dibuat oleh cairan Energi Sejati. "Ayo, kita masuk." Ajaknya dan langsung melompat tinggi, lalu menukik dengan tubuh berputar-putar seperti akan mengebor tanah.


Bang...


Qin Lianshi telah masuk ke celah kecil dan berubah menjadi besar setelah dibor, lalu satu per satu semua tim mengikutinya.

__ADS_1


"Sial... Sial...!? Mereka kabur! Cepat hancurkan Formasi dengan kekuatan penuh!" umpatan Raja Naga Tanah dan memberikan perintah kepada prajuritnya.


Raja Naga Tanah, Long De Yuze dan semua keturunannya bekerjasama untuk menghancurkan Formasi Perlindungan. Formasi Perlindungan bergetar hebat karena dihantam berkali-kali.


Setelah Tim Seribu Malam masuk ke dalam celah cairan Energi Sejati, secara perlahan celah tersebut menutup dengan sendirinya. Semua tim melihat dinding berwarna merah muda dan juga berlendir, dinding tersebut sangat licin dan membuat pergerakan mereka makin cepat menukik.


Qin Lianshi yang merupakan perwujudan dari Buah Suci, bisa merasakan energi murni yang berjumlah besar berada dibawahnya, dia mempercepat pergerakannya agar bisa segera sampai pada ujung lorong sempit namun lunak.


Sedangkan Xu Huang yang berada paling belakang menoleh dan terkejut saat lorong menutup dengan sendirinya. "Cepat... Cepat!! Celah mulai menutup!!" teriakannya yang panik dan mendorong pantat Juan Rou.


"Apaan sih!!" geram Juan Rou yang risih pantatnya di dorong-dorong, dia menginjak-injak wajah Xu Huang agar melepaskan tangan dari pantatnya.


"Kenapa kamu tendangan wajah tampan ku, lihat di belakangku!" Xu Huang jelas kesal wajahnya menjadi objek telapak kaki Juan Rou.


Qin Lianshi makin mempercepat pergerakannya setelah tahu lorong menutup dengan sendirinya, dia merasa lorong seperti mulut binatang buas. Entah berapa dalam lorong yang mereka lewati, namun lambat laun Qin Lianshi melihat seberkas cahaya dan...


Swosh... Swosh... Byurr... Byurr...


Qin Lianshi dan timnya keluar dari lorong dan tercebur kedalam air susu yang pernah mereka rasakan. Semua orang kegirangan karena berada di cairan Energi Sejati yang lebih melimpah dan sebelumnya.


Tanpa membuang kesempatan sedikitpun, Qin Lianshi langsung duduk bersila dan perlahan tubuhnya terbenam ke dasar air. Semua tim juga melakukan hal yang sama. Mereka berada di danau bawah tanah, ukuran danau mencapai 750 meter persegi, lebih luas dan Kolam Air Tangisan yang seukuran 300 meter persegi.


...****************...


Pasalnya, di dalam Ketiadaan yang terlihat hanya kegelapan namun ada ribuan serat-serat berwarna-warni, serat-serat berwarna itu adalah cikal bakal energi pembentuk kehidupan di alam semesta, mengandung medan elektromagnetik, atau tepatnya di sebut Universe Lightning God Partikel.


Didalam Ketiadaan tersimpan jutaan bahkan miliaran material yang tidak pernah ditemukan keberadaannya di alam semesta manapun. Serat-serat itu terbentuk dari God Partikel.


Selain Zhi Shimo yang pernah berada di dalam Ketiadaan yang abadi, kakek Tian Ba pernah masuk ke dalamnya, ketika dia meredam kemarahan Universe Lightning.


Semenjak itu dia menyebut diri sebagai God Partikel, karena sedikit mengetahui pengetahuan yang belum pernah ada di Alam Jagat Raya.


Jiwa Zhi Shimo segera dihujani miliaran material, seakan-akan jiwanya adalah wadah bagi mereka untuk bersemayam. Secara perlahan jiwa Zhi Shimo mengeluarkan energi cahaya seperti Kunang-kunang di gelapnya Ketiadaan yang abadi. Zhi Shimo sendiri tidak sedikitpun merasakan kesakitan ketika miliran serat-serat Universe Lightning menghujaninya.


Naga Tanah, Naga Langit dan Celestial She tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada Zhi Shimo, sebab kesadaran mereka telah dibuat tertidur pulas oleh 24 Galaksi Elemen.


"Dari 24 Galaksi Elemen melahirkan 8 Batu Keabadian, dari 8 Batu Keabadian melahirkan Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa. Engkau telah melanggar hukum alam, apakah bencana masa lalu tidak membuat kalian jera? Apa perlu aku mengulangi hal sama seperti yang dialami oleh 12 Naga Elemen waktu itu?"


Tiba-tiba di Ketiadaan terdengar suara seorang pria, nadanya begitu agung dan berwibawa, seolah-olah suaranya mampu meluluhlantakkan bintang-bintang. Suara itu berasal dari Universe Lightning.

__ADS_1


Mendengar suara seseorang yang tidak dikenali, Zhi Shimo membuka mata dan terkejut telah berada di tempat yang mengerikan. Namun disaat akan bergerak maupun untuk membuka mulut, dia tidak mampu dan hanya bisa menggerakkan bola mata.


"Galaksi, dimana ini dan suara siapa itu?" tanya Zhi Shimo kepada Galaksi Elemen.


Galaksi Elemen yang ditanya tidak menjawab dan membuat Zhi Shimo makin ketakutan. Namun dia menguatkan hatinya dan memeriksa jiwanya yang terus dialiri serat-serat Universe Lightning. Jiwanya seakan-akan mendapatkan kekuatan melimpah yang berasal dari serat-serat Universe Lightning God Partikel.


"Jika engkau tidak menjawab pertanyaan ku, aku akan memusnahkan jiwamu!" ancam Universe Lightning.


Jiwa Zhi Shimo bergetar hebat ketika mendengar suara orang yang sama, baru kali ini dia merasa kehidupannya bisa musnah kapanpun ditempat ini.


"Maaf... Maaf... Saya baru sadarkan diri saat mendengar suara Anda dan tidak tahu apa yang pertanyaannya! Kalau boleh tahu, siapa Yang Mulia terhormat ini?" jawab Zhi Shimo dengan menguatkan hatinya.


"Orang menyebut ku Universe Lightning, tapi itu bukan namaku. Sekali lagi aku berkata kepada engkau! Dari 24 Galaksi Elemen melahirkan 8 Batu Keabadian, dari 8 Batu Keabadian melahirkan Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa. Engkau telah melanggar hukum alam, apakah bencana masa lalu tidak membuat kalian jera? Apa perlu aku mengulangi hal sama seperti yang dialami oleh 12 Naga Elemen waktu itu?" jawabnya.


Kembali jiwa Zhi Shimo bergetar hebat, namun dia tetap sekuat tenaga menguatkan dirinya sambil melirik ke kanan dan ke kiri untuk menemukan sumber suara tersebut, namun yang dilihatnya hanyalah Ketiadaan.


"Maaf, Yang Mulia Universe Lightning. Sejujurnya hamba tidak sengaja mendapatkan keberuntungan...," Zhi Shimo membela dirinya dengan menceritakan sejarah ketika menemukan kulit kayu kuno sewaktu di Benua Jiang Shan.


Zhi Shimo juga menceritakan apapun yang dialaminya dan juga siapa saja yang berniat untuk merebut apa yang dimilikinya.


"... Demikian semua yang saya dapatkan dan alami. Tidak ada maksud hamba ingin melanggar hukum alam semesta ini. Bahkan hamba belum tahu tentang pengetahuan jiwa dan tingkatannya yang sebenarnya hingga saat ini. Jika Yang Mulia Universe Lightning menghendaki hamba musnah, hamba tidak akan melawan!"


Zhi Shimo telah berkata sejujur-jujurnya kepada Universe Lightning God Partikel. Berhadapan dengan eksistensi seperti saat ini, Zhi Shimo hanya bisa membuang semua emosi, keinginan dan apapun yang menyangkut kehidupannya saat ini.


Apa yang dikatakan oleh Zhi Shimo memang benar, jika dia belum mengetahui tingkatan kekuatan jiwa yang sebenarnya, dia hanya tahu tingkatan skill dari Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa dan karateristik delapan Batu Keabadian.


Dulu sebelum adanya nama Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa, namanya adalah Kitab Kultivasi Jalan Hidup Alam. Pemahamannya tentang Kitab Kultivasi Jalan Hidup Alam sangatlah minim, dia hanya tahu tiga tingkatan, yaitu Tingkat Dasar yang terbagi menjadi tiga, Tingkat Awal terbagi menjadi tiga dan Tingkat menengah yang juga terbagi menjadi tiga.


Karena pemahamannya yang dianggap terbatas, dia mengganti nama menjadi Teknik Kultivasi menjadi Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa, sebab dia berpedoman pada Delapan Batu Keabadian, lalu terlahir sembilan skill Energi Kunang-kunang.


Itupun, Zhi Shimo merasa pemahamannya sangat-sangat kurang dan yakin masih banyak hal besar didalamnya Delapan Batu Keabadian.


"Humph!"


Kembali jiwa Zhi Shimo bergetar hebat hanya dengan mendengar suara dengusan yang keluar dari Ketiadaan. Zhi Shimo terbelalak saat melihat miliran serat-serat berubah menjadi besar dan melesat ke arahnya, inilah Petir Semesta yang mampu menghancurkan seluruh Alam Jagat Raya.


Zhi Shimo mengembangkan senyuman bahagia diakhir hidupnya. Entah bisa bereinkarnasi lagi atau tidak, baginya selama ini telah menikmati hidup penuh kebahagiaan dan pengetahuan, tidak ada rasa penyesalan jika musnah untuk selamanya.


"Hmm! Alam semesta penuh misteri, demikian juga dengan rahasia kekuatan yang sejati. Aku beruntung masih bisa sedikit mengetahuinya, walaupun hanya secuil saj--"

__ADS_1


Boom...


Ledakan hebat ketika jiwa Zhi Shimo terkena miliran Universe Lightning, jiwanya terpencar seperti cahaya berkedip-kedip dan menghilang. Setelah itu Ketiadaan kembali hening, hanya terdengar suara serat-serat seperti listrik. Ucapnya yang terakhir masih menggema di dalam Ketiadaan...


__ADS_2