
Chapter 164. Memberikan Pelajaran Kepada Kun Ashi.
...****************...
Yang tidak diketahui oleh Zhi Shimo, jauh dari Alam Tianwu, muncul lubang hitam raksasa di luar angkasa. Lalu muncul lagi satu lubang hitam yang jaraknya jauh dari lubang pertama.
Dari Lubang hitam pertama, keluar satu unit kapal angkasa penjelajah yang berbentuk cakram hitam, itu adalah Explorer Spaceship milik Ras Reptilian. Setelah Explorer Spaceship keluar dari lubang hitam, keluar dua kapal angkasa jenis tempur berbentuk binatang kelelawar, itu adalah Intergalactic Fighter.
Dua unit Intergalactic Fighter melesat ke arah yang berbeda untuk memeriksa luar angkasa, apakah aman sebelum kedatangan kapal induk, yaitu Intergalactic Plane.
Sedangkan Explorer Spaceship tampak bergerak lambat untuk memindai seluruh luar angkasa agar aman dari ancaman.
Setelah beberapa saat menjelajahi luasnya luar angkasa, dua unit Intergalactic Fighter kembali berkumpul dengan Explorer Spaceship. Komandan Explorer Spaceship memberikan informasi kepada pusat jika luar angkasa aman dari kultivator.
Tidak berselang lama, dari lubang hitam keluar banyak Intergalactic Fighter yang berbentuk seperti kelelawar hitam, jumlahnya seperti lebah yang berburu madu.
Setelah itu, keluar dari lubang hitam lima kapal angkasa yang sangat besar, itu adalah Intergalactic Plane yang dikawal oleh sembilan Explorer Spaceship, disekitar Intergalactic Plane banyak sekali Intergalactic Fighter.
Semua kapal angkasa antar galaksi itu melaju dengan kecepatan sedang, mereka menuju ke Alam Tianwu yang jaraknya sangat jauh. Diperkirakan akan tiba kurang dari 1.500 tahun cahaya. Atau lebih sederhananya akan tiba di Alam Tianwu dalam waktu 15 tahun paling cepat dengan kecepatan konstan.
Di luar angkasa, tentunya waktu berbeda-beda, tergantung di mana posisinya sekarang. Sebab, waktu sangat bergantung kepada objek orbit suatu planet memutari Tata Surya.
Inilah perbedaan waktu di Alam Tianwu dan luar angkasa, adanya perbedaan waktu terdapat di teori relativitas. Artinya, semua orang akan merasakan waktu yang berbeda.
Perbedaan waktu tersebut disebabkan oleh kecepatan orbit dari pesawat luar angkasa yang tinggi. ‘Pelebaran waktu’ adalah istilah yang tepat dalam hal ini.
Seseorang yang kembali dari ruang angkasa akan memiliki umur lebih muda dari sebelumnya, layaknya perjalanan waktu ke masa depan. Meski begitu, efeknya sangatlah kecil.
Mereka membutuhkan setidaknya 100 tahun di stasiun luar angkasa untuk menjadi lebih muda satu detik. Salah satu faktor yang mempengaruhi waktu adalah gravitasi.
Setelah Armada Perang Ras Reptilian melaju ke Alam Tianwu, dari lubang hitam lainnya keluar sebuah benda yang berbentuk ikan pari dengan warna abu-abu, itu adalah kapal angkasa antar bintang jenis jelajah yang disebut Interstellar Explorer Spaceship, milik Ras Elohiim.
Setelah Interstellar Explorer Spaceship keluar, disusul tiga unit Interstellar Fighter. Seperti yang dilakukan oleh Ras Reptilian, mereka juga memeriksa luar angkasa sebelum Interstellar Plane keluar dari lubang hitam.
Setelah aman dari kultivator, komandan Interstellar Explorer Spaceship memberikan informasi kepada pusat. Tidak berselang lama, dari lubang hitam keluar banyak Interstellar Fighter dan disusul empat unit Interstellar Plane yang dikawal sebelas Interstellar Explorer Spaceship.
Armada kapal angkasa Ras Elohiim segera melaju dengan kecepatan sedang menuju ke Alam Tianwu...
Ternyata, muncul lubang hitam lainnya yang jaraknya sangat jauh dari lubang pertama dan kedua. Lalu keluar kapal angkasa yang sangat besar, ukurannya lebih besar sepuluh kali lipat dari Dragon Space Ship milik Zhi Shimo.
Tidak hanya satu, melainkan ada sepuluh unit kapal angkasa yang keluar dari lubang hitam, itu adalah armada perang Dinasti Yecha.
Kedatangan armada perang Kerajaan Yecha setelah mendapatkan sinyal dari Di Shiyi Yecha yang saat ini terjebak di Pegunungan Kunlun. Di Shiyi Yecha bisa meminta bala bantuan berkat mengetahui titik koordinat Benua Qi, tanpa mengetahui titik koordinatnya tidak mungkin bisa meminta bantuan.
Dengan kemunculan tiga kerajaan tersebut, sudah dipastikan bahwa Alam Tianwu menarik perhatian mereka, entah apa yang mereka inginkan. Kemungkinan besar Kerajaan Yecha menginginkan Guci Air Mata Dewi, mungkin.
__ADS_1
...****************...
Zhi Shimo yang baru saja berkultivasi, terganggu oleh keributan di dalam cincin dimensi, dimana Kun Ashi tidak terima Long De Xiang, Feng Bian Baoyu, Zhi Xiancai dan ketiga temannya menjadi pasangan Dao bagi Zhi Shimo.
Zhi Shimo segera masuk ke dalam cincin dimensi sebelum pertengkaran makin memanas, dia muncul diantara Kun Ashi dan Long De Xiang.
"Sudah cukup!" lerai Zhi Shimo dengan nada tegas.
Kun Ashi langsung memeluk Zhi Shimo sambil berpura-pura menangis. Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu jelas jengkel melihat kelakuan Kun Ashi, mereka berdua juga ikut mendekati suaminya.
Namun, Kun Ashi langsung menjadikan dirinya sebagai penghalang, dia berkata, "aku sudah menunggu dan mencarinya kemana-mana, seharusnya aku yang terlebih dahulu menikah dengannya!"
Zhi Shimo geleng-geleng kepala dan menarik pergelangan tangan Kun Ashi menuju ke mansion. "Aku akan beri dia pelajaran dulu!" katanya sambil berjalan.
Long De Xiang, Feng Bian Baoyu dan Zhi Xiancai tertawa kecil, mereka ingin tahu berapa lama Kun Ashi mampu mengatasi suaminya yang sangat ganas di ranjang. Keenam istri Zhi Shimo mengikuti, mereka ingin mendengar Kun Ashi meminta ampun.
Long De Yuze dan keturunannya tertawa melihat tingkah wanita muda yang berebut satu pria. Sebelum Long De Yuze dan keturunannya mengikuti Zhi Shimo, namun Feng Bian Ai menghalangi mereka.
"Kalian laki-laki dilarang ikut!" alasan Feng Bian Ai dan buru-buru mengikuti Zhi Shimo.
Long De Yuze dan keturunannya makin tertawa keras, mereka pun tidak jadi masuk ke dalam mansion dan melihat Feng Bian Ai telah berjalan di sisi kiri Zhi Shimo.
"Adik, ibu terluka!" ucap Feng Bian Ai dan berharap Zhi Shimo bisa menyembuhkannya.
Kun Ashi mendengus kesal karena diganggu oleh Feng Bian Ai.
"Tentu!" jawab Kun Ashi yang memang sudah siap untuk menjadi pasangan Dao, dia melirik ke belakang dan menyunggingkan senyum penuh kemenangan.
Kun Ashi buru-buru masuk ke dalam mansion sambil menjulurkan lidahnya ke arah Long De Xiang. Zhi Shimo hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Kun Ashi. Kemudian, Feng Bian Ai dan adiknya mengajak Zhi Shimo ke kamar ibunya.
Sesampainya di kamar Permaisuri Fen, Zhi Shimo melihat mertuanya sedang terbaring di ranjang dengan wajah pucat. Permaisuri Fen membuka mata saat merasakan kedatangan Zhi Shimo bersama putrinya.
Buru-buru Permaisuri Fen berusaha untuk duduk, namun oleh Zhi Shimo dicegah dengan menahan bahunya.
"Berbaring saja," kata Zhi Shimo.
Permaisuri Fen tersenyum hangat dan kembali membaringkan tubuhnya, sedangkan Zhi Shimo sambil duduk di pinggir ranjang.
"Terima kasih telah menyelamatkan kami!" ucap Permaisuri Fen dengan tulus.
"Ibu tidak perlu berkata seperti ini, sudah kewajiban saya melindungi kalian!" ucap Zhi Shimo sambil memegang pergelangan tangan mertuanya untuk diperiksa.
Feng Bian Baoyu melihat wajah suaminya yang serius, dengan nada khawatir di bertanya, "bagaimana kondisi Ibu?"
"Hmm! Tidak ada masalah...!" jawab Zhi Shimo dengan mengeluarkan Pil Penyembuh tingkat Celestial Supreme tahap puncak.
Tanpa menunjukkan pil apa yang diberikan untuk mertuanya, Zhi Shimo memasukkan ke dalam mulut mertuanya. Permaisuri Fen tanpa khawatir membuka mulutnya.
__ADS_1
Dengan cepat Pil Penyembuh bekerja. Wajah Permaisuri Fen yang pucat kembali segar. Spontan Permaisuri Fen duduk dan memeluk menantunya, dia tidak menyangka menantunya memberikan pil yang sangat berharga.
Feng Bian Baoyu dan kakaknya ikut senang melihat ibunya telah sembuh. Namun, reaksi ibunya yang begitu mesra dengan memeluk Zhi Shimo membuat mereka bertukar pandangan, tindakan ibunya yang tidak pernah merasa lihat selama ini.
"Terima kasih!" ucap Permaisuri Fen setelah melepaskan pelukan, dia menatap lekat wajah tampan menantunya.
Zhi Shimo hanya tersenyum, lalu dia berkata, "aku akan memberikan pelajaran kepada Kun Ashi. Setelah itu, aku ingin berbicara kepada kalian tentang suatu hal!"
Setelah berbicara, dia berdiri menghampiri Feng bersaudari. Tanpa diduga, Zhi Shimo memeluk pinggang mereka berdua. Sontak membuat Feng Bian Ai kaget, tapi hanya sesaat dan tidak menolaknya.
Kemudian, Zhi Shimo mengeluarkan beberapa botol giok berisi Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap puncak, dia memberikan kepada mereka.
"Berkultivasi lah disini dengan tenang sampai kekuatan kalian berada di tingkat Almighty God level puncak," kata Zhi Shimo.
Feng Bian Baoyu dan kakaknya menerima botol giok sambil mengucapkan kata terima kasih.
Setelah itu Zhi Shimo meninggalkan mereka untuk menuju ke kamar pribadi Kun Ashi. Setelah kepergian Zhi Shimo dan tanpa melihat isi botol giok, Permaisuri Fen dan putrinya saling berpelukan.
Mereka bertiga mampu menahan perasaan sedih dihadapan Zhi Shimo, kehilangan suami serta seorang ayah, belum lagi pengkhianatan Jenderal Elang, menambah duka mendalam...
Sedangkan Kun Ashi bersolek di depan cermin sambil menunggu kedatangan Zhi Shimo, dia sudah membayangkan apapun saat nanti berkultivasi ganda.
Saat menuju ke kamar Kun Ashi, Zhi Shimo merasakan cincin dimensinya didekati oleh banyak Fiend Spirit, dia tersenyum tipis melihat Fiend Spirit berada di Danau Naga Mengaum untuk mencarinya.
Walaupun jumlah Fiend Spirit lebih banyak dari sebelumnya, itu tidak membuat Zhi Shimo sedikit takut, justru dia bersemangat untuk menjadikan mereka Kristal Jiwa.
"Setelah aku berkultivasi ganda dan menyerap Energi Alami, berikutnya adalah giliran kalian!" gumam Zhi Shimo dan kembali melanjutkan ke kamar pribadi milik Kun Ashi.
Kamar pribadi milik Kun Ashi berada di lantai tiga. Di lantai tiga, Zhi Shimo tersenyum melihat Zhi Xiancai dan ketiga wanitanya sedang duduk santai sambil mengobrol.
"Setelah dia, giliran kalian! Apa masih sanggup?" ucap Zhi Shimo membuat Zhi Xiancai yang sedang mengobrol berhenti.
"Masih perih, nanti saja!" jawab Zhi Xiancai dengan wajah yang merah karena malu, ketiga istrinya juga mengangguk.
Ketiga teman Zhi Xiancai merupakan murid elite dari Kuil Mata Dewa, mereka bernama Xiao Bihai yang menggunakan pakaian berwarna putih, Su Kiew yang suka memakai pakaian berwarna ungu, dan Wu Shuoxue yang paling seksi dengan pakaiannya yang selalu memperlihatkan belahan dada, pakaian bawahnya juga minim, warna kesukaannya adalah merah tua.
Mereka bertiga sebenarnya berbakat daripada Zhi Xiancai, namun lebih memilih untuk low profil, hanya menunjukkan kemampuannya ketika keadaan mendesak.
Zhi Shimo tertawa ringan dan masuk ke kamar Kun Ashi. Saat membuka pintu, dia melihat Kun Ashi yang hanya menutup tubuhnya dengan selimut sambil tersenyum.
Zhi Shimo menutup pintu dan berjalan menghampiri Kun Ashi di ranjang. Tanpa basa-basi, Zhi Shimo mencium bibir Kun Ashi dan mendapatkan sambutan yang lebih agresif. Malahan Kun Ashi berinisiatif untuk melepaskan pakaian Zhi Shimo.
Sambil berciuman, Zhi Shimo meletakkan telapak tangan kanan di perut Kun Ashi untuk memberikan segel keluarga besarnya. Mulai saat ini, Kun Ashi putri dari Kaisar Kun mutlak menjadi miliknya, segala tindakan Kun Ashi dalam kendali Zhi Shimo.
Di luar kamar, Zhi Xiancai dan ketiga temannya mendengar lenguhan keras Kun Ashi, dan sering mendengar Kun Ashi meminta ampun kepada Zhi Shimo.
Mereka berempat tertawa puas mendengar Kun Ashi yang hanya bisa menyombongkan diri, nyatanya menghadapi Zhi Shimo sampai meminta ampun berkali-kali.
__ADS_1