Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 69. Tindakan Agresif Qin Diao Chin!


__ADS_3

Chapter 69. Tindakan Qin Diao Chin!


Xu Huang dan Juan Rou mulai panik saat energi Kunang-kunang mulai berkurang sedikit demi sedikit, dan mengharuskan mereka berdua menyerang Roh-roh Jahat.


"Shimo, cepat kembali!" panggil Xu Huang yang panik melihat prajurit Roh Jahat berkepala gundul menatap tubuhnya yang gemuk, dia pun melemparkan palunya ke arah prajurit Roh Jahat.


Namun, prajurit Roh Jahat itu menghindari. Roh Jahat kali ini memiliki kecerdasan untuk bertahan hidup tidak seperti sebelumnya yang rakus saat melihat energi Kunang-kunang. Untungnya jumlahnya tidak banyak, yang dihadapi oleh Xu Huang dan Juan Rou baru satu Roh Jahat.


"Pergi kamu!?" hardik Xu Huang kepada prajurit Roh Jahat yang akan naik ke Dragon Spaceship.


Seakan-akan tahu ucapan Xu Huang, prajurit Roh Jahat itu berhenti dan menatapnya. Xu Huang tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengalahkannya, dia melempar palunya sekali lagi.


Lagi-lagi prajurit Roh Jahat itu menghindari. Xu Huang menyeringai menganggap lawannya tidak mengetahui jika palunya seperti bomerang yang bisa kembali kepada pemiliknya.


Buzh...


Akhirnya punggung prajurit Roh Jahat terkena palu dan seketika menjadi asap energi spiritual. Energi Roh Jahat melesat ke arah Xu Huang dan membuatnya panik. Sayangnya dia terlambat menghindari.


Juan Rou yang melihat jelas ikut panik dan berusaha memblokir energi Roh Jahat yang akan memasuki tubuh suaminya, sayangnya dia juga terlambat.


"Eh... Ini asap tadi bisa meningkatkan kekuatan ku!" seruan Xu Huang yang kaget dia baik-baik saja, dan energi spiritual yang memasuki tubuhnya membuat dantian bergejolak.


"Kamu tidak apa-apa?" tanya Juan Rou yang panik.


"Aku baik-baik saja! Justru asap tadi bisa meningkatkan kekuatan ku!" jawab Xu Huang.


"Berarti ...!" Juan Rou ingin menebak, tapi ragu-ragu karena belum mengalaminya.


Ya, Xu Huang dan Juan Rou tidak pernah membunuh Roh-roh Jahat, mereka hanya menangkapnya untuk meningkatkan status lencana keanggotaan Paviliun Penakluk Siluman.


"Benar, energi Roh-roh Jahat bisa meningkatkan kekuatan kita! Ayo, kita buru mereka!" ajak Xu Huang dengan semangat dan melihat ke bawah Dragon Spaceship masih banyak Roh Jahat yang ingin melahap energi Kunang-kunang.


Juan Rou segera mengeluarkan senjata andalannya yang tidak pernah dia gunakan, yaitu Baihong Bow (Busur Putih Merah) Artefak Bintang Tiga tahap puncak.


"Wow! Artefak Bintang Tiga tahap puncak! Sejak kapan kamu memilikinya?" Xu Huang kagum melihat Baihong Bow, dia selama ini tidak pernah melihat Juan Rou memilikinya.


Juan Rou dengan bangga memamerkan Baihong Bow dengan membidik Roh Jahat. "Kebetulan aku menemukan ini saat berada di Lembah Binatang Mistik...," jawabnya sambil menceritakan bagaimana mendapatkan harta yang berharga.


Lembah Binatang Mistik berada di sisi Barat Desa Jiang, dari Paviliun Penakluk Siluman sejauh 200 km. Saat itu, Juan Rou berburu bersama tim lamanya yang berjumlah lima orang. Dia menemukan Baihong Bow ketika melawan binatang mistik jenis Black Panther, dimana pukulannya meleset dan mengenai batu besar. Batu besar itu retak dan mengeluarkan cahaya dari celahnya.


Disaat rekannya melawan Black Panther, Juan Rou segera menghancurkan batu besar karena penasaran. Dan ternyata, ada Baihong Bow yang tampilannya berkarat dan tidak menarik minat siapapun. Namun, naluri Juan Rou mengatakan jika itu adalah senjata hebat, dia pun mengambilnya, tanpa tahu jenis senjata apa yang dia dapatkan, sebab banyak karat yang menutupi Baihong Bow.

__ADS_1


Ketika kembali ke Kota Pahlawan, dia baru membersihkan Baihong Bow dan terkejut jika apa yang didapatkan adalah Artefak Bintang Tiga tahap puncak. Baru kali ini Juan Rou menggunakannya dihadapan orang lain, selama ini dia tidak pernah menunjukkan Baihong Bow kepada siapapun.


Semua orang pasti serakah saat melihat Artefak Bintang Tiga dan pasti akan diperebutkan. Karena itu, Juan Rou tidak berani menunjukkan kepada siapapun.


"Kekasihku memang beruntung! Ayo, kita buru Roh-roh Jahat!" pujian Xu Huang dan kembali melemparkan palunya pada Roh Jahat yang paling dekat dengannya.


Juan Rou segera melepaskan anak panah energi spiritual. Saat anak panah melesat, tidak menimbulkan suara dan dengan mudah membunuh Roh Jahat. Seperti yang dialami oleh Xu Huang, Juan Rou juga mendapatkan energi spiritual milik Roh Jahat.


Mereka berdua tidak turun dari Dragon Spaceship karena disekitarnya banyak Roh-roh Jahat yang masih rakus melahap energi Kunang-kunang.


"Aku mau menerobos... Gunakan Baihong Bow untuk melindungiku!" pinta Juan Rou kepada Xu Huang, ketika dantian-nya telah bergejolak intens, dia memberikan Baihong Bow kepada suaminya.


Xu Huang senang mengetahui Juan Rou akan meningkatkan kekuatan, tapi dia menolak memakai Baihong Bow, "aku tidak terbiasa menggunakan Busur! Cepat, tingkatkan kekuatanmu!"


Juan Rou tersenyum puas dengan sikap suaminya yang tidak serakah, lalu dia segera masuk ke dalam anjungan kapal untuk berkultivasi. Sedangkan Xu Huang menjaga pintu masuk anjungan kapal sambil melemparkan palunya pada Roh Jahat.


Bruk... Bruk...


Xu Huang kaget mendengar banyak pepohonan besar bisa tumbang, lalu samar-samar dia melihat sosok wanita Laba-laba Bukit. Xu Huang ketakutan ternyata wanita Laba-laba Bukit memiliki kekuatan tingkat Deity level 2. Roh-roh Jahat yang mengetahui wanita Laba-laba Bukit segera kabur.


"Shimo, cepat kembali!!" teriak Xu Huang, namun Zhi Shimo sekali lagi tidak ada tanggapan.


Wanita Laba-laba Bukit melihat sekilas tubuh gendut Xu Huang, dia lebih tertarik dengan energi Kunang-kunang. Wanita Laba-laba Bukit menggunakan delapan tangannya untuk mengambil energi Kunang-kunang dan memakannya dalam sekali suap.


Wanita Laba-laba Bukit bersendawa setelah memakan delapan energi Kunang-kunang. Namun dia terkejut merasakan perutnya akan meledak, dia baru menyadari energi Kunang-kunang memiliki kekuatan Ancient God yang tidak seharusnya dia makan.


Wanita Laba-laba Bukit meraung sebelum tubuhnya meledak. Melihat reaksinya, Xu Huang melemparkan palunya dan...


Boom...


Meledak lah tubuh wanita Laba-laba Bukit dan dagingnya berhamburan ke langit dan darah berwarna hijau seperti air hujan. Xu Huang tertawa melihatnya dan dengan sigap menangkap palunya yang tidak mengenai sasaran. Lalu dia melihat energi spiritual milik wanita Laba-laba Bukit melesat ke arah Zhi Shimo.


Namun, tawanya seketika terhenti karena Roh-roh Jahat kembali berdatangan setelah wanita Laba-laba Bukit mati. Xu Huang yang ingin segera naik level, dia kembali melemparkan palunya ke arah Roh Jahat.


Setelah waktu satu dupa, Juan Rou keluar dari anjungan kapal dengan wajah berseri-seri, dia telah naik ke tingkat Soul Formation level 1.


"Aku juga mau menerobos, giliran kamu yang menjagaku!" pinta Xu Huang dan buru-buru masuk ke dalam anjungan kapal tanpa menunggu jawaban Juan Rou, sebab dia sudah menahan diri untuk tidak menerobos.


"Hebat!" pujian Juan Rou yang senang suaminya juga meningkat kekuatan, lalu dia kembali mengeluarkan Baihong Bow.


Juan Rou segera melepaskan anak panah, dia bergerak dengan lincah walaupun memiliki tubuh padat berisi. Anak panah dengan mudah menumbangkan Roh-roh Jahat, dan energi spiritual memasuki dantian-nya.

__ADS_1


Di gua persembunyian Yuna Aurora, Zhi Shimo membuat semua wanita yang melihat menjadi kagum, pasalnya dia menerobos dua level dalam sekali jalan. Peningkatan kekuatan Zhi Shimo berkata akumulasi energi spiritual dari Roh-roh Jahat dan juga energi Yin murni milik Ming Yun.


Namun, disaat akan membuka mata, energi spiritual milik wanita Laba-laba Bukit memasuki tubuhnya dan membuat Zhi Shimo mengurungkan niat untuk selesai berkultivasi.


Semua wanita melihat energi spiritual memasuki tubuh Zhi Shimo, mereka melongo melihat Zhi Shimo kembali meningkatkan kekuatannya. Yuna Aurora tersenyum bangga dengan kecepatan kultivasi Zhi Shimo melebihi siapapun, dia melihat Qin Diao Chin yang mengangumi kejeniusan Zhi Shimo.


"Teknik Kultivasi apa yang dia gunakan?" gumam Qin Diao Chin sambil menyelidiki seluruh tubuh Zhi Shimo.


Ming Yun yang telah selesai berkultivasi, dia duduk di samping Yusan dan melihat wajah tampan suaminya, lalu melihat Yuna Aurora dan ingin memberitahukan hubungannya dengan Zhi Shimo. Tapi dia mengurungkan niatnya sebelum berkonsultasi dengan suaminya, dia khawatir Yuna Aurora akan marah.


"Apa mungkin karena energi Kunang-kunang, dia mampu meningkatkan kekuatan dengan cepat?" Shima Yao menimpali pertanyaan Qin Diao Chin sambil melihat Yuna Aurora.


Yuna Aurora mengangkat kedua bahunya, seakan-akan enggan menjawab rahasia Zhi Shimo, padahal dia memang tidak tahu. Yuna Aurora hanya tahu jika Zhi Shimo membutuhkan banyak wanita untuk berkultivasi ganda, dan jelas dia tidak akan mengungkapkan masalah ini kepada siapapun, khawatir menarik minat banyak wanita yang ingin menjadi pasangan untuk berkultivasi ganda.


"Setelah aku menjadi pasangan Dao nya, dia pasti akan memberitahu Teknik Kultivasinya!" goda Qin Diao Chin yang ingin membuat Yuna Aurora marah, dia tersenyum melihat sahabatnya yang mudah emosional.


"Jika kamu punya kemampuan!" tantang Yuna Aurora, lalu mendengus kesal setelahnya.


Ming Yun ingin tertawa dengan kesombongan Yuna Aurora. Seandainya Yuna Aurora tahu dia telah berkultivasi ganda dan telah sah menjadi pasangan Dao, entah apa reaksinya.


"Aku memang tidak cantik maupun berbakat seperti kalian, tapi bukan berarti aku tidak memiliki keberuntungan!" batin Ming Yun dan kembali melihat Zhi Shimo, dia menganggap dirinya beruntung bisa menjadi istri, dia selama ini hanya bermimpi bercinta dengan Zhi Shimo dan impiannya menjadi kenyataan.


Ya, siapapun tahu, keberuntungan juga bagian dari kemampuan seseorang. Seperti Ming Yun misalnya, karena dia selalu menjaga kesuciannya yang akan dipersembahkan untuk pasangan Dao, tidak pernah menyerah untuk melampaui rekan-rekannya yang berbakat, perjuangannya terbayar ketika Zhi Shimo memilihnya.


"Ayo, kita tinggalkan tempat ini!" ajak Zhi Shimo yang telah selesai menstabilkan pondasi kekuatannya.


Sebelum semua wanita bereaksi dan sebelum Zhi Shimo berdiri, tiba-tiba Qin Diao Chin menerjang Zhi Shimo hingga ambruk ke belakang dan memeluknya dengan erat.


Zhi Shimo jelas kaget dengan tindakan Qin Diao Chin, dia tidak menyangka seorang ratu yang disegani di Alam Semesta Kelahiran dan pemilik Ordo Kegelapan memeluknya. Zhi Shimo tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, dia membalas pelukan Qin Diao Chin, merasakan buah kenyalnya yang besar dan aroma wangi dari nafasnya.


"Hei! Lepaskan!" bentak Yuna Aurora dengan segera mendorong tubuh Qin Diao Chin.


Namun, Qin Diao Chin makin erat memeluk Zhi Shimo dan membenamkan wajah di lehernya. Semua wanita tertawa renyah melihat Yuna Aurora yang marah dan sekuat tenaga untuk mendorong tubuh Qin Diao Chin.


"Kamu harus menjadi milikku!" bisik Qin Diao Chin yang tidak mau melepaskan pelukannya dan membuat Zhi Shimo makin terkejut dengan ucapannya.


Yuna Aurora terduduk lemas karena tidak bisa mengusir Qin Diao Chin yang makin erat memeluk Zhi Shimo, dia terlihat akan menangis. Zhi Shimo merasa kasihan melihat Yuna Aurora, lalu dia menarik pergelangan tangan dan juga memeluknya.


"Kalian adalah sahabat tidak seharusnya bersaing hanya karena seorang pria... Aku mau menerima kalian semua, asal kalian bisa berbagi. Peluk aku jika kalian mau," kata Zhi Shimo kepada semua wanita.


Tanpa pikir panjang, Ming Yun menindih punggung Qin Diao Chin dan disusul oleh semua wanita. Zhi Shimo tersenyum bahagia. Sengaja dia berkata seperti ini agar Yuna Aurora tidak egois dan membuat batinnya makin tersiksa.

__ADS_1


__ADS_2