
Chapter 112. Tim Es Abadi.
Zhi Shimo menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan untuk menenangkan hati dan pikiran, lalu dia menonaktifkan Mata Langit dan terkejut melihat Xu Huang beserta Tim Gigas Fire telah pingsan.
Dia menepuk keningnya yang telah ceroboh terlalu lama menggunakan Mata Langit sampai hari menjelang pagi. Zhi Shimo segera memasukkan Pil Penyembuh Jiwa di mulut Xu Huang, lalu berganti memberikan sebutir pil kepada setiap anggota Gigas Fire.
Setelah itu, Zhi Shimo membaca ingatan mereka satu per satu untuk menemukan informasi apapun yang penting. Dia menghela napas berat, karena tidak mendapatkan informasi tentang timnya. Kemudian, dia menghapus ingatan mereka tentang Mata Langit karena tidak ingin siapapun mengetahuinya.
Tidak berselang lama, Xu Huang dan Tim Gigas Fire terbangun dari pingsannya. Wajah mereka terlihat segar kembali setelah mengkonsumsi Pil Penyembuh Jiwa, tampak telah tertidur pulas dan nyaman.
"Lihat, hari akan menjelang pagi, sampai kapan kalian tertidur!" sungut Zhi Shimo yang berpura-pura kesal menjadi penjaga mereka.
Buru-buru Xu Huang dan Tim Gigas Fire berdiri, lalu melihat sekitarnya. Mereka benar-benar tidak mengingat apapun jika telah pingsan.
"Apakah kalian siap membantai siapapun?" tanya Zhi Shimo kepada Xu Huang dan Tim Gigas Fire.
Zhi Shimo berniat membuat kekacauan di Alam Tianwu sampai menemukan kekasihnya, sambil jalan mengumpulkan jiwa-jiwa Satria 12 Naga. Dia juga berharap Konferensi Tianwu dibubarkan dan menagih janji Kitab Suci yang akan memberikan apapun permintaannya. Dengan selesainya Konferensi Tianwu, Zhi Shimo menduga keluarganya akan segera tiba. Lebih cepat lebih baik, itu rencananya.
Selain itu, tujuan Zhi Shimo adalah mengestrak Alam Tianwu untuk dijadikan kekuatannya. Sedangkan untuk kehidupan di Alam Tianwu, dia akan memilih siapapun yang layak untuk tetap hidup.
Semenjak Zhi Shimo menjadi sasaran pembunuh bayaran, dia didalam hati bertekad untuk menemukan pelakunya, apalagi dua pria bertopeng yang telah dianggap menculik Tim Seribu Malam.
"Kami Tim Gigas Fire, siap membantai siapapun, entah itu lawan maupun kawan yang tidak sealiran dengan kita!" jawab Gigas Hector dan diikuti oleh timnya dengan semangat tinggi.
"Selamatkan wanita, lindungi kecantikan dan bantai pria yang mengejar mereka!" sahut Xu Huang yang lebih bersemangat untuk melakukan pembantai.
Tim Gigas Fire tertawa mendengar ucapan Xu Huang yang selalu memikirkan wanita. Mereka tidak khawatir kalah dan mengulangi berkultivasi dari awal, sebab tahu di Alam Tianwu tidak akan merenggut nyawa. Mereka juga tidak akan kehilangan kekuatan yang disegel oleh Kitab Suci. Sebab itu mereka yang diajak Zhi Shimo untuk membantai tidak menolak sama sekali.
"Bagus!" ucap Zhi Shimo yang senang dengan semangat mereka, lalu dia berdiri dan mengulurkan jari telunjuk ke tanah.
Jari telunjuk tangan kanan mengeluarkan energi Kunang-kunang dan membuat Xu Huang serta Tim Gigas Fire ketakutan. Mereka segera menjauhi Zhi Shimo.
Swosh... Bang...
Ledakan kecil dan membuat tanah berlubang sedalam empat kilometer. Lalu Zhi Shimo mengeluarkan 12 bendera Formasi dan Batu Kuno, dia memasukkan ke dalam lubang. Kemudian, Zhi Shimo mengendalikan elemen tanah untuk menutupi lubang.
Zhi Shimo mulai membuat Formasi Pentagram untuk mengekstrak Alam Tianwu. Xu Huang dan Tim Gigas Fire menghela napas lega, lalu mengusap keringat diwajah.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Xu Huang dengan rasa penasaran.
"Jebakan Formasi!" jawab Zhi Shimo yang jelas tidak mau mengungkapkan tujuannya.
Xu Huang tertawa dan menepuk pundak kiri Zhi Shimo, dia mengira jebakan itu diperuntukkan bagi Lei Ziran dan kelompoknya. Gigas Hector makin kagum dengan kemampuan Zhi Shimo, dia baru tahu jika bos barunya sebagai ahli Formasi Array.
Kemudian Zhi Shimo berkomunikasi dengan Fucang Long melalui telepati. "Fucang Long, apakah Dragon Spaceship bisa digunakan disini?"
"Bisa, Tuan Muda."
Swosh...
Zhi Shimo mengeluarkan Dragon Spaceship dan melayang di udara. Xu Huang makin bersemangat dan langsung melompat ke dek Dragon Spaceship, lalu dia segera masuk ke ruang kendali kapal. Tim Gigas Fire berdecak kagum dan melihat kekayaan bos barunya.
__ADS_1
"Ayo, kita juga masuk!" ajak Zhi Shimo dengan segera melompat ke Dragon Spaceship dan diikuti oleh anak buahnya.
Lalu Zhi Shimo melihat Xu Huang sedang menyeringai, tampaknya ingin mengerjainya dan Tim Gigas Fire. Xu Huang langsung mendorong tuas kendali kecepatan, namun Dragon Spaceship tidak melaju.
Zhi Shimo menertawakan Xu Huang yang gagal menggerakkan Dragon Spaceship...
Besarnya badan Dragon Spaceship terlihat jelas dari jarak 500 meter lebih. Omiros Altair dan beberapa temannya melihat, lalu mereka buru-buru menghampiri. Namun, Dragon Spaceship telah melaju kencang dan melewati mereka.
Xu Huang yang berada di pinggir dek kapal mengacungkan jari tengah kepada Omiros Altair, lalu dia berkata, "persiapkan lehermu!"
Setelah Dragon Spaceship melewati Omiros Altair, bermunculan energi Kunang-kunang yang mengepungnya. Omiros Altair dan teman- temannya jelas terkejut dan merasakan kekuatan energi jiwa.
Dari kejauhan, Xu Huang berteriak, "mati!"
Boom boom boom...
Energi Kunang-kunang melesat ke arah Omiros Altair dan temannya, suara ledakannya mampu terdengar jauh. Seketika Omiros Altair dan temannya diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang.
Xu Huang tertawa bahagia melihat musuhnya akhirnya dikalahkan oleh Zhi Shimo. Sedangkan Tim Gigas Fire hanya bisa melongo melihat kehebatan bos barunya yang dengan mudah mengalahkan peringkat sepuluh besar.
Zhi Shimo menuju ke Daratan Nisan Bertulis. Tidak berselang lama, Dragon Spaceship telah tiba, Zhi Shimo menghentikan Dragon Spaceship di udara, dia dan timnya melihat Lei Ziran bertarung dengan sengit.
Daratan Nisan Bertulis menjadi es dan turun salju. Kumpulan petir menyambar daratan es agar hancur, lalu disusul api milik tim Lei Ziran mencairkan es.
Lawan Lei Ziran dan timnya adalah peserta Konferensi Tianwu yang berasal dari Kuil Mata Dewa yang berjumlah 20 orang. Tim Kuil Mata Dewa dipimpin oleh Lu Xu Pang dan wakilnya adalah Zhi Xiancai si Dewi Salju.
"Aneh!!" gumam Xu Huang yang melihat pertarungan dua tim tampak dibuat-buat.
"Mereka Tim Es Abadi dan Tim Petir...," jelas Xu Huang yang hafal dengan tim manapun di Makam Peperangan Kuno.
Sambil mendengar perkataan Xu Huang, Zhi Shimo menggunakan God Eye Triangle untuk memeriksa asal usul Tim Es Abadi. Setelah mengetahui asal-usul Tim Es Abadi, Zhi Shimo sedikit terkejut.
"Zhi Xiancai... Apa dia adalah generasi muda dari marga Zhi? Apa ada hubungannya dengan keluarga ibuku?" batin Zhi Shimo yang mengaitkan Zhi Xiancai dengan marga Zhi.
"Kakak, kamu jaga Dragon Spaceship!" pinta Zhi Shimo kepada Xu Huang.
"Serahkan padaku!" jawab Xu Huang yang bersemangat mengendalikan Dragon Spaceship, dia langsung kembali ke dalam ruang kendali kapal.
"Big Bos, kita ikut!" pinta Gigas Hector yang ingin bertarung dengan Zhi Shimo.
Zhi Shimo mengangguk dan segera turun dari Dragon Spaceship. Tim Gigas Fire mengikuti.
Bang... Bang bang...
Tanah bergetar ketika Zhi Shimo mendarat di tengah pertarungan dua tim. Tim Petir dan Tim Es Abadi segera menjauh dengan kewaspadaan tinggi terhadap pendatang baru.
Semua orang mendongak dan melihat Dragon Spaceship berada di ketinggian 3.000 meter. Lalu melihat Tim Gigas Fire yang mereka kenali, tapi tidak mengenali sosok pria tampan yang tampak sebagai pemimpinnya. Segera Tim Es Abadi dan Tim Petir memeriksa identitas Zhi Shimo melalu tato Burung Merak.
"Tim Seribu Malam menghilang... Lei Ziran, dimana mereka?" tanpa basa-basi Zhi Shimo langsung bertanya.
"Peringkat pertama!" seruan semua orang dengan raut wajah ketakutan, kecuali Lei Ziran dan Zhi Xiancai yang tidak terkejut.
__ADS_1
Lei Ziran menyeringai saat ditanya soal Tim Seribu Malam, lalu dia berkata, "aku tidak tahu! Mungkin mereka telah gagal menyelesaikan Konferensi Tianwu!"
"Bisa jadi...!" sahut Zhi Shimo yang jelas tidak mempercayai ucapan Lei Ziran, "jika begitu, kamu juga harus gagal!" Sambungnya sambil menghentakkan kaki kanan.
Bang...
Tiba-tiba bermunculan akar-akar pohon dari dalam tanah dan segera melilit kedua kaki Lei Ziran beserta timnya. Mereka panik dengan menggerakkan senjata untuk menghancurkan akar-akar pohon yang melilit.
Namun, akar-akar pohon melilit kedua tangan Lei Ziran dan timnya. Aksi Zhi Shimo dilihat oleh Tim Es Abadi, mereka segera perlahan mundur untuk menjauhi Zhi Shimo.
"Siksa mereka sampai menjawab pertanyaan ku tadi!" perintah Zhi Shimo kepada Tim Gigas Fire.
"Dengan senang hati, Big Bos!" jawab serempak Tim Gigas Fire.
Tim Gigas Fire meregangkan otot-otot yang kaku sebelum menyiksa Tim Petir. Dengan seringai kejam, mereka berjalan sambil mengeluarkan senjata andalannya masing-masing.
Zhi Shimo berniat membuat musuhnya kesakitan yang tidak akan pernah dilupakan, setelah puas baru mengirim mereka untuk mengulangi berkultivasi.
Lei Ziran menatap wajah Zhi Shimo dengan kebencian, lalu dia mengancam, "hidupmu tidak akan lagi damai mulai dari sekarang!"
"Apakah penguasa Galaksi Petir memiliki kekuatan True Omega? Jika iya, ancaman mu bisa membuatku takut. Jika tidak, setelah Konferensi Tianwu, jangan harap kamu dan semua orang yang berasal dari Galaksi Petir bisa kembali!" balas Zhi Shimo dengan mengancam.
Seketika tubuh Lei Ziran gemetaran tanda ketakutan dengan ancaman Zhi Shimo, dia tahu tentang kejeniusan Dewa Binatang. Dan, penguasa Galaksi Petir memang tidak ada yang memiliki kekuatan tingkat True Omega.
Lei Ziran mengumpat berkali-kali ketika Gigas Hector yang menargetkan dirinya. Tapi Gigas Hector tidak menghiraukannya, dia berbicara dengan tindakan.
"Arghh!!" teriakan Lei Ziran ketika Gigas Hector memotong telinganya.
"Arghh!!" Lalu disusul teriak Tim Petir ketika disiksa oleh Tim Gigas Fire.
Zhi Shimo membalikkan badan dan melihat Tim Es Abadi yang jaraknya terpaut 200 meter, mereka tampak bersiap-siap untuk kabur. Dia melihat Lu Xu Pang, lalu mata bergeser untuk melihat Zhi Xiancai yang kecantikannya setara dengan Celestial She.
Zhi Xiancai berambut putih, kulit pucat karena faktor elemen es miliknya, bibir merah merona dan bulu mata lentik, tinggi badan 170 cm. Zhi Shimo menilai kecantikan Zhi Xiancai dengan angka 8,9.
"Zhi Xiancai, aku ingin berbicara denganmu," kata Zhi Shimo yang melihat Zhi Xiancai tampak ketakutan.
Lu Xu Pang memasang badan untuk melindungi Zhi Xiancai. Tanpa banyak bicara, dia melambaikan tangannya dan keluar elemen es melesat dari bawah merayap ke arah Zhi Shimo.
Zhi Xiancai dan timnya tidak tinggal diam, mereka menggunakan kemampuannya dalam mengendalikan elemen es untuk menyerang Zhi Shimo.
Zhi Shimo geleng-geleng kepala melihat niat untuk berbicara empat mata dengan Zhi Xiancai disalahartikan oleh Tim Es Abadi.
Tim Gigas Fire berhenti menyiksa ketika merasakan hawa dingin yang ekstrim. Mereka membalikkan badan dan melihat Zhi Shimo tetap diam saja diserang Tim Es Abadi.
Tubuh Zhi Shimo terselimuti es dan seketika menjadi patung kristal. Tim Gigas Fire yang akan membantu bos barunya dihentikan oleh Gigas Hector.
"Big Bos baik-baik saja...!" alasan Gigas Hector sambil menunjuk ke belakang, dimana akar-akar pohon masih melilit Tim Petir, tanda Zhi Shimo masih mengendalikannya.
Sedangkan Tim Es Abadi bernapas lega saat serangan gabungan berhasil mengalahkan Zhi Shimo. Mereka tidak menyangka peringkat pertama yang memiliki kekuatan Half Alfa level 41 bisa dikalahkan dengan elemen es.
"Kelemahannya ternyata pada elemen--" ucap Lu Xu Pang dan berhenti berbicara saat melihat kristal es yang membekukan tubuh Zhi Shimo perlahan meleleh.
__ADS_1
Bersambung.