
Chapter 47. Kebangkitan Monster Lima Elemen.
Zhi Shimo dan Pang bersaudara melihat Tim Naga Gunung yang lari terbirit-birit. Zhi Shimo tidak mengejar mereka dan segera bertanya kepada Pang bersaudara.
"Apa kalian tidak melihat teman-teman kita?"
"Kita belum sempat mencarinya, sebab saat keluar dari lorong labirin dan terjatuh ditempat dimana Buah Suci telah matang...," Pang Heng segera menceritakan bagaimana mereka menemukan Buah Suci.
Seperti yang Zhi Shimo alami, mereka berdua dimuntahkan dari lorong labirin hingga menghantam tanah, saat terbangun tubuh mereka terasa berat dan mulai beradaptasi dengan lingkungan baru.
Saat itu, mereka kebetulan melihat dua Buah Suci menempel di batang pohon Cemara dan telah masak. Buah Suci itu berbentuk seperti bunga teratai tapi daunnya sedikit lebih ramping, berwarna merah muda dan ditengahnya tumbuh buah anggur seukuran kepalan tangan orang dewasa.
Pang Hong mengeluarkan salah satu Buah Suci dan memberikannya kepada Zhi Shimo. Namun, Zhi Shimo tidak mau menerimanya, cukup melihat dan tahu jenis buah apa yang mereka dapatkan.
"Itu keberuntungan kalian dan sudah seharusnya menjadi milikmu. Itu Buah Suci tingkat Bumi, namanya Buah Suci Anggur Darah dan sangat langka. Jika diolah menjadi pil, maka akan lebih bermanfaat daripada harus memakannya yang hanya meningkatkan sebanyak sepuluh level. Saat diolah menjadi pil, satu Buah Suci bisa menjadi lima butir pil paling maksimal, setiap pil bisa meningkatkan kekuatan sebanyak sepuluh level!" jelas Zhi Shimo panjang lebar.
Pang bersaudara sangat gembira saat tahu manfaat Buah Suci, namun mereka menghela nafas berat karena bukan seorang ahli Alkemis.
"Kita bukan seorang ahli Alkemis, dimana kita akan menemukan ahli meramu pil!" ujar Pang Hong dengan nada kecewa tidak belajar menjadi seorang ahli Alkemis.
Zhi Shimo tersenyum, lalu berbicara, "aku bisa memaksimalkan potensi Buah Suci...," Zhi Shimo berhenti berbicara saat mengeluarkan peta dari kulit domba.
Pang bersaudara kegirangan saat Zhi Shimo ternyata bisa meramu pil. Sebelum Pang Hong memberikan Buah Suci, Zhi Shimo terlebih dahulu berbicara lagi sambil menunjukkan petanya, "tanda lingkaran ini adalah tempat persembunyian adikmu. Kalian ikuti garis lurus ini dan akan aman sampai ke tempatnya. Kalian tunggu disana dan disaat aku kembali, akan ku buatkan pil dengan bahan utama dua Buah Suci...,"
Zhi Shimo meminta Pang Heng untuk menjiplak petanya sambil menceritakan bagaimana bisa bertemu dengan Pang Shui. Lalu segera Pang Heng mengeluarkan kain putih, tinta dan kuas dari bulu Angsa, dia menggambar sesuai peta.
"Saudara, terima kasih sudah menyelamatkan adik dan juga kami! Kita akan menunggumu disana!" ucap Pang Hong dengan menangkupkan kedua tangannya sebagai bentuk penghormatan.
"Tidak perlu sopan, kita adalah tim dan sudah seharusnya saling menolong. Baiklah, aku akan mencari yang lainnya. Ingat, ikuti jalur lurus berwarna merah dan jangan sampai melewatinya!" kata Zhi Shimo dan sekali lagi mengingatkan Pang bersaudara.
Garis lurus merupakan jalur yang paling aman dari binatang mistik dan juga bahaya lainnya, sebab jalur merah merupakan tanah datar dan berbatu. Pang bersaudara mengangguk paham dan mereka segera bergegas ke tempat Pang Shui setelah berpamitan dengan Zhi Shimo.
Zhi Shimo mengawasi mereka, setelah menghilang dari batas pandangannya, dia bergegas menuju ke arah Timur untuk menjemput Yuna Aurora dan berharap bisa bertemu dengan yang lainnya.
Disaat terbang baru sejauh tiga kilometer, Zhi Shimo melihat Shan Yuxuan dan anggotanya sedang bertarung dengan binatang mistik jenis Lipan, ukurannya dua kali lebih besar dari binatang Buaya. Mereka tampak kewalahan melawan Lipan Mistik.
Zhi Shimo menjentikkan jarinya dan bermunculan energi Kunang-kunang mengelilingi Lipan Mistik. Sontak Shan Yuxuan dan anggotanya ketakutan saat melihat energi Kunang-kunang, mereka khawatir teman Pang bersaudara membalas dendam.
Boom... Boom...
Ternyata energi Kunang-kunang menyerang Lipan Mistik dan membuatnya terluka parah. Tim Naga Gunung melongo dan mendongak saat Zhi Shimo melewati mereka sambil tersenyum.
Shan Yuxuan membungkuk sebagai bentuk rasa terima kasih telah membantu mereka mengalahkan Lipan Mistik dan diikuti oleh anggotanya, kecuali wakilnya yang memendam rasa benci kepada Zhi Shimo.
Lipan Mistik juga bermanfaat bagi kultivator, dimana daging binatang mistik bisa meningkatkan kekuatan, walaupun meningkatnya tergolong lambat. Selain itu, Lipan Mistik juga memiliki kristal energi.
Shan Yuxuan melihat wakilnya dan berkata, "setingkat Earth Immortal bukan seseorang yang seharusnya kita singgung! Beruntung dia tidak membunuh kita dan mengharuskan mengulangi lagi dari awal."
__ADS_1
Teguran Shan Yuxuan ditanggapi dengan dengusan oleh wakilnya dan menyerang Lipan Mistik yang akan kabur. Shan Yuxuan geleng-geleng melihat kekerasan kepala adiknya, dan segera membantu untuk membunuh Lipan Mistik bersama anggotanya.
Semakin jauh dari titik awal keberangkatan, Zhi Shimo melihat Dunia Mistik makin banyak binatang berbagai jenis, lalu dia terbang hingga ketinggian mencapai lima ribu meter. Saat batas maksimal ketinggiannya saat ini, Zhi Shimo melihat keseluruhan Dunia Mistik yang sangat luas.
Sayangnya, pepohonan yang menjulang tinggi menghalangi pandangan untuk melihat keseluruhan Dunia Mistik. Akhirnya Zhi turun hingga ketinggian mencapai seribu meter dan melanjutkan perjalanan.
...****************...
POV, Kun Liong.
Setelah Kun Liong keluar dari lorong labirin, dia juga menghantam tanah dengan keras. Setelah susah payah untuk berdiri, dia melihat sekitarnya yang berada di tempat aneh.
Apa yang dilihat oleh Kun Liong adalah gundukan tanah besar, ada satu batu besar berbentuk persegi panjang, panjangnya mencapai dua belas meter dan menancap di tengah gundukan, lebar batu mencapai empat meter.
Setelah beradaptasi dengan lingkungan baru, Kun Liong berjalan mendekati batu persegi dan ternyata itu adalah prasasti bertulis. Di bawah batu persegi Kun Liong membaca tulisannya.
"Badai petir menghujani Dunia Mistik dan mengakibatkan kematian banyak kehidupan. Segel terlepas dan membuat Monster Lima Elemen keluar. Banyak kehidupan menderita karenanya. Semua kehidupan berdoa, berharap Dewa Dewi turun sebagai penyelamat. Akhirnya dua Dewi turun. Namun, kedua Dewi tersebut tidak mampu mengalahkannya. Akhirnya dengan susah payah, Monster Lima Elemen disegel ditempat ini. Dunia Mistik menjadi damai dan dua Dewi kembali ketempat asalnya."
Kun Liong membaca tulisan di prestasi peringatan, lalu dia melihat batu persegi dan melihat ada sebuah ukiran berbentuk binatang monster Lima Elemen. Sebelum melangkah mendekati batu persegi, Kun Liong melihat dibawah kaki kiri terdapat tulisan.
"Diharapkan, siapapun dilarang masuk dan menginjakkan kaki di atas lingkaran segel."
Peringatan tulisan itu membuat Kun Liong penasaran dan menganggapnya tidak penting. Lalu dia melihat dibawah batu persegi ada lingkaran berdiameter tiga meter.
Kun Liong segera berjalan dan mengamati lingkaran rune berputar yang tidak dia mengerti. Karena tidak ada yang terlihat dan membahayakan seperti tulisan di batu, dia pun melompat dan mendarat di tengah lingkaran itu. Kun Liong menghentakkan kakinya berkali-kali dan tidak ada sesuatu apapun yang terjadi.
"Membual dan biar dianggap misteri... Benar-benar konyol, bodoh dan idiot yang membuatnya! Seharusnya buat tulisan kuno yang sulit dipahami, baru aku mungkin sedikit akan percaya!" hina Kun Liong kepada si pembuat tulisan batu.
Seketika Kun Liong menghilang dari lingkaran segel...
Bang...
"Arghh!! Sial... Sial!?" teriakan Kun Liong dan mengumpat kesal saat terjatuh sangat keras untuk kedua kalinya.
Lalu dia segera berdiri dan melihat ke kanannya dengan wajah terkejut, saat melihat seseorang yang sangat dia kenali.
"Pangeran Kun ... Anda benar kan, Pangeran Kun Shen?" tanya Kun Liong dengan mengucek mata yang dipikir salah melihat.
"Hahaha! Lama kita tidak bertemu, saudara Liong!" sapa Pangeran Kun putra kedua dari Kaisar Kun yang telah lama menghilang.
Pangeran Kun beranjak dari tempat duduknya yang terbuat dari batu dan dibentuk seperti singgasana raja, di depan singgasana ada sebuah meja batu. Kun Liong segera menghampirinya dan memeluk dengan erat.
"Bagaimana bisa kamu berada disini? Yang Mulia Kaisar Kun telah lama mencari keberadaan mu! Apakah kamu sudah mendapatkan Pedang Semesta?" cecar Kun Liong yang ingin tahu.
"Ayo, kita duduk dulu dan aku akan berbicara."
Pangeran Kun memeluk bahu Kun Liong dan berjalan ke singgasana batu.
__ADS_1
"Aku gagal mendapatkan Pedang Semesta karena tertipu dengan kecantikan...,"
Kata pembuka Pangeran Kun membuat Kun Liong tertawa, sebab semenjak dulu saudarinya selalu saja tidak bisa melihat kecantikan dan ingin memilikinya. Kecantikan yang dimaksud oleh Pangeran Kun adalah Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi.
Pangeran Kun bercerita jika dirinya terjebak di dalam altar, tapi tidak menceritakan jika dirinya dilahap oleh Monster Lima Elemen.
"Lalu bagaimana kamu bisa berada di Alam Tianwu, sedangkan kamu terjebak di Alam Semesta Kelahiran?" sela Kun Liong dan membuat Pangeran Kun tidak melanjutkan ceritanya.
Pangeran Kun menuangkan arak ke dalam cangkir dan memberikan kepada Kun Liong. Kun Liong menerimanya dan meminum dalam sekali tegukan. Pangeran Kun menyeringai saat Kun Liong tidak curiga apa isi di dalam cangkirnya.
"Di Alam Tianwu! Yang benar?" Pangeran Kun sedikit terkejut, padahal dia telah mengetahuinya.
"Iya, saat ini diadakannya Konferensi Tianwu selama dua puluh tahun perhitungan diluar, atau dua juta tahun disini. Tiga kali kesempatan untuk mengulangi, dan aku sudah mengulangi satu kali... Ini gara-gara bocah sialan itu...," terang Kun Liong dan menceritakan bagaimana awal mengikuti Konferensi Tianwu hingga berada di sini.
Pangeran Kun mengangguk berulang-ulang dan terlihat sedang berpikir keras mendengar cerita Kun Liong.
"... Lebih baik kita keluar dari sini dan buat Kaisar Kun bangga dengan kehadiran mu. Sayangnya, kekuatan asliku disegel. Tapi, dengan kehadiran mu, kita kuasai Alam Tianwu!" jelas Kun Liong panjang lebar dan mengandalkan Pangeran Kun untuk membalas dendam dan menguasai Alam Tianwu.
"Sejujurnya, aku tidak bisa keluar dari sini...," ungkap Pangeran Kun dengan raut wajah tak berdaya.
Sebelum Kun Liong berbicara, dia melanjutkan lagi ucapannya, "tapi, dengan adanya kamu... Aku bisa berikan kekuatan kepadamu hingga mencapai tingkat Ancient God (Celestial Supreme). Cukup kamu pasrah saat aku mentransfer kekuatan, setelah itu kamu bisa meminta bantuan kepada ayah untuk melepaskan ku dari sini. Apakah kamu bisa membantuku?"
Kun Liong tertawa dan menepuk pundak Pangeran Kun, siapapun pasti tidak akan menolak jika ada yang memberikan kekuatan.
"Aku akan melakukan apapun demi keluarga kita! Apa yang harus aku lakukan?" tanya Kun Liong dengan tidak sabaran, padahal di dalam hatinya, dia tidak akan memberitahukan kepada Kaisar Kun setelah memiliki kekuatan yang diberikan Pangeran Kun.
"Duduk bersila, pejamkan mata dan jangan berontak saat aku mentransfer kekuatan!" jawab Pangeran Kun yang juga tidak sabar untuk mengendalikan tubuh Kun Liong.
Segera Kun Liong mematuhi perintah Pangeran Kun, memejamkan mata dan duduk bersila. Melihat Kun Liong telah memejamkan mata, Pangeran Kun berubah menjadi Monster Lima Elemen, bentuknya mewakili penyatuan lima binatang, yaitu, burung Phoenix, Kura-kura Hitam, Naga, Macan Putih dan Singa.
monster Lima Elemen membuka mulutnya lebar-lebar dan melahap tubuh Kun Liong. Sedangkan Kun Liong yang merasakan bau menyengat sedikit mengernyitkan dahi dan tiba-tiba merasakan sakit kepala.
"Arghh!!" teriakan Kun Liong saat tidak mampu menahan rasa sakitnya dan akhirnya menjadi satu dengan Monster Lima Elemen.
Tubuh Monster Lima Elemen bersinar setelah menyatu dengan tubuh Kun Liong, lalu sinar itu dalam sekejap mata menghilang.
"Hahaha! Akhirnya aku bisa bangkit lagi. Wanita murahan dan Wei Yan, aku pasti akan membunuhmu!?"
Tawa bahagia Monster Lima Elemen, dia sudah membayangkan mencabik-cabik Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi dan si Wei Yan.
Namun, disaat memeriksa tubuhnya, seketika tawanya menghilang saat baru menyadari, jika Kun Liong tidak memberikan kekuatan, sebab segel pemberian Kitab Suci sangatlah kuat untuk dibuka.
"Tidak masalah... Tidak masalah! Setidaknya aku bisa keluar dari tempat terkutuk ini!" ucapnya sambil melihat ke atas, tempat keluarnya.
Monster Lima Elemen masih memiliki kekuatan tingkat Supreme Immortal dan tidak masalah baginya, asal bisa keluar dari altar penjara dengan menggunakan tubuh Kun Liong, namun setelah keluar dari penjara...
Selama dipenjara, kekuatan Monster Lima Elemen menurun drastis karena digunakan untuk mempertahankan hidupnya.
__ADS_1
POV end.
...****************...