
Chapter 198. Mengalahkan Dewi Shiwu.
Setelah dua hari berkultivasi ganda, Zhi Shimo memenuhinya janjinya, dia memberikan benih Api Abadi kepada Shuǐ Jīnglíng, Celestial She dan semua istrinya, termasuk Xiao Yu. Kecuali Zhi Xiancai, Su Kiew dan Wu Shuoxue, mereka berempat ahli dalam elemen es, air dan angin, sehingga api tidak dibutuhkan.
Sedangkan Xiao Yu memiliki dua elemen, yaitu Api dan Air, dua jenis elemen yang saling bermusuhan, tapi bisa disatukan berkat tubuh bawaannya yang sudah ada sejak lahir.
Setelah itu, Zhi Xiancai berbicara kepada Zhi Shimo, jika Dewi Shiwu memiliki syarat, yaitu harus mengalahkannya terlebih dahulu sebelum menjadi pasangan Dao.
Akhirnya Dewi Shiwu bisa menemui Zhi Shimo setelah keinginannya disampaikan oleh Zhi Xiancai. Saat ini mereka berdua saling berhadapan di tempat pelatihan, terlihat mereka berdua akan bertarung.
Dewi Shiwu memutuskan untuk bertarung dengan Zhi Shimo sebagai syarat jika ingin menjadi pasangannya, syarat ini merupakan kriteria bagi siapapun yang berniat mempersuntingnya; harus lebih kuat, memiliki kemampuan dalam bidang Alkemis dan Pandai Besi.
Syarat ini jelas menyulitkan kaum pria, dan karena itu Dewi Shiwu sampai saat ini masih hidup melajang. Namun, itu tidak berlaku bagi Zhi Shimo yang sangat memenuhi syaratnya, kecuali kekuatannya yang jauh dari Dewi Shiwu, terpaut satu tingkat.
Selama berkultivasi ganda, Zhi Shimo meningkat dua level, itupun ditambahkan dari Dunia Jiwanya yang memberikan kekuatan satu level. Kini kekuatannya berada di tingkat Half Delta level 57, sedangkan Dewi Salju berada di tingkat True Delta level 34.
Selain itu, yang membuat Zhi Shimo bahagia, kekuatan jiwanya telah berada di tingkat Api tahap atas, peningkatannya berkat energi yang dikeluarkan dari Bunga Lotus.
Kini, satu buah energi Kunang-kunang mampu mengalahkan seseorang yang memiliki kekuatan diatasnya. Misalkan, saat ini kekuatannya berada di tingkat Half Delta level 57, maka mampu mengalahkan kultivator yang memiliki level 93.
Walaupun kalah dalam hal basis kultivasi, Zhi Shimo jelas jauh lebih unggul dalam hal kekuatan jiwa. Zhi Xiancai sengaja tidak memberitahukan kepada Dewi Shiwu tentang kekuatan Zhi Shimo, dia hanya mengatakan jika basis kultivasi Zhi Shimo berada dibawah.
"Baru kali ini aku menemui pria yang tidak tahu malu, menjadikan seseorang wanita sebagai pasangan Dao tanpa adanya pembicaraan! Apakah ini yang namanya seorang dewa, Dewa Binatang?" cemoohan Dewi Shiwu sambil menunjuk ke arah Zhi Shimo dengan pedangnya.
Sebelum Zhi Shimo membalas perkataanya, Dewi Shiwu kembali berbicara dengan nada ketus, "herannya, wanita di belakangmu mau-maunya menjadi pasangan Dao, apakah mata mereka buta!"
Kun Ashi dan Long De Xiang langsung bereaksi terhadap ucapan Dewi Shiwu. Sedangkan yang lainnya tidak terpancing dengan ucapannya, karena tahu Zhi Shimo mampu mengalahkannya dengan mudah.
Zhi Xiancai menghela napas berat karena Dewi Shiwu yang keras kepala, dia sudah memberikan peringatan, jika Zhi Shimo di Dunia Jiwa adalah yang berkuasa. Dia juga sudah meminta kepada Zhi Shimo agar memberikan kesempatan Dewi Shiwu bisa menggunakan kekuatan aslinya.
"Ayo, bertarung denganku dengan kekuatan yang sama...!" tantang Kun Ashi yang tidak terima dengan hina Dewi Shiwu.
Shuǐ Jīnglíng menahan pergelangan tangan Kun Ashi sebelum masuk ke tempat tarung, dia berkata, "jangan terpancing emosi, dia bukan apa-apa bagi suami kita!"
"Huff! Ingin rasanya aku masukkan ujung pedang ke dalam mulutnya!" geram Kun Ashi.
"Dia hanya gadis kecil yang manja, tidak perlu diambil pusing," kata Celestial She yang duduk di sudut ruang pelatihan.
__ADS_1
"Cantik rata-rata sudah sok-sokan!" ejek Long De Xiang.
"Dan tidak layak bersanding dengan suami kita!" sahut Feng Bian Baoyu sambil mengibaskan rambutnya yang menutupi mata.
Dada Dewi Shiwu naik turun karena marah, dia tidak terima dikeroyok omongan, sebagai sesama wanita dia jelas tidak mau kalah.
Sebelum Dewi Shiwu berbicara, Zhi Shimo menyelanya, "apakah kamu sudah siap?"
Dewi Shiwu mendengus dingin dengan menatap tajam ke arah semua wanita, lalu dia melihat Zhi Shimo sambil berkata, "justru apakah kamu sudah siap kalah dan menghapus segel ini, dan juga mengeluarkan ku dari sini?"
"Iya!" jawab Zhi Shimo dengan singkat.
"Bagus, aku pegang ucapanmu sebagai seorang Dewa! Kita bertarung di luar agar lebih leluasa untuk mengerahkan seluruh kemampuan!" pinta Dewi Shiwu yang tidak ingin bertarung di ruang tertutup, tapi dia sebenarnya ingin menyelidiki Dunia Jiwa.
Zhi Shimo mengangguk sebagai jawaban. Lalu dengan pikirannya, semua orang telah pindah di luar, dimana mereka berada di dataran rendah yang ditumbuhi berbagai tanaman langka.
Dewi Shiwu yang baru pertama kali di Dunia Jiwa jelas terpesona melihat kekayaan Zhi Shimo. "Bagaimana dia bisa mendapatkan semua ini?" batinnya, dan kembali fokus pada Zhi Shimo.
"Silakan, wanita duluan!" pinta Zhi Shimo yang ingin Dewi Shiwu menyerangnya.
Diberikan kesempatan untuk menyerang terlebih dahulu, Dewi Shiwu malah berkata dengan nada yang terdengar menghina, "yang lemah maju, dan keluarkan semua kehebatan seorang Dewa Binatang. Aku tidak ingin ada omongan yang tidak memberikanmu kesempatan...!"
"Sesuai kehendakmu!" ucap Zhi Shimo.
Dewi Shiwu segera mengaktifkan zirah perang yang melindungi seluruh tubuhnya, kini hanya terlihat wajah cantiknya. Tiba-tiba bermunculan 28.000 bola energi Kunang-kunang yang mengepungnya.
Dewi Shiwu segera bereaksi dengan mengayunkan pedangnya berkali-kali untuk menghancurkan energi Kunang-kunang yang telah bergerak.
Boom boom boom...
Suara rentetan ledakan menggema di Dunia Jiwa, dan dampak dari benturan energi memicu gelombang kejut. Dewi Shiwu segera terbang setinggi mungkin untuk menghindari gelombang kejut, namun dia terhenti ketika energi Kunang-kunang menyerang dari atas.
Dewi Shiwu kembali mengayunkan pedangnya untuk menghancurkan energi Kunang-kunang. Sedangkan Zhi Shimo hanya mengerakkan jari telunjuk untuk mengendalikan energi Kunang-kunang.
Gelombang kejut mengenai Dewi Shiwu, seketika rasa pusing melanda kepalanya, namun dia masih berusaha sekuat tenaga untuk tetap melayang di udara. Akan tetapi, masih banyak energi Kunang-kunang yang belum dihancurkan, dan bergerak menuju ke arahnya.
"Tubuh Api Asura!" pekik Dewi Shiwu yang mengeluarkan andalannya.
__ADS_1
Seketika tubuhnya terselimuti Api Asura untuk memblokir gelombang kejut yang mampu melemahkan mentalnya. Dan, akhirnya Api Asura mampu menetralisir gelombang kejut.
Melihat jurus milik Dewi Shiwu, terbesit di pikiran Zhi Shimo untuk menggabungkan energi Kunang-kunang dengan elemen Api Kuno dan Api Abadi. Tapi, tidak sekarang, sebab dia membutuhkan pemahaman tentang karateristik dari setiap elemen yang digabungkan dengan energi Kunang-kunang, dia sudah berhasil menyatukan dua elemen, yaitu Firefly Lightning Explosion dan Fireflies Burn The Sky.
Disaat baru menetralisir gelombang kejut ledakan energi Kunang-kunang, Dewi Shiwu melihat masih banyak energi kunang-kunang yang belum dihancurkan melesat ke arahnya.
Ketika Dewi Shiwu mengayunkan pedangnya, Zhi Shimo mengeluarkan skill ketiganya, yaitu Dragon Fireflies, lalu muncul banyak Naga yang melesat ke arah targetnya.
"Sialan!? Bagaimana dia bisa mengeluarkan banyak skill yang sama dalam sekali serangan?" batin Dewi Shiwu yang baru menyadari kelebihan Zhi Shimo.
Walaupun dia unggul dalam basis kultivasi, tapi dia lemah dalam hal kekuatan jiwa, dan itu sudah pernah dialaminya ketika diserang oleh Fiend Spirit. Saat ini, lawannya jauh lebih unggul dari Fiend Spirit.
Dewi Shiwu dengan lincah menghindari serangan energi Kunang-kunang, lalu dia kabur sejauh mungkin dari kejaran Dragon Fireflies. Namun, Zhi Shimo jelas tidak menginginkan Dewi Shiwu lari. Dengan pikirannya, energi tak kasat mata memblokir jalur pelarian dari Dewi Shiwu.
"Di dalam Dunia Jiwa, aku adalah Sang Penguasa, hidup dan matimu ada ditanganku!" ucap Zhi Shimo dengan berjalan di udara mendekati Dewi Shiwu.
Dewi Shiwu tidak menghiraukan perkataan Zhi Shimo, dia sibuk menghindar dan mengayunkan pedangnya. Namun, pada akhirnya dia yang telah terkepung oleh energi Kunang-kunang tidak bisa lagi menghindari.
Boom boom boom...
Rentetan ledakan energi ketika Dewi Shiwu dihujani energi Kunang-kunang. Akhirnya dia pingsan saat tidak mampu menahan rasa sakit kepala yang lebih kuat dari serangan Fiend Spirit.
Zhi Xiancai dan Xiao Yu buru-buru menopang tubuh Dewi Shiwu sebelum menghantam tanah. Setelah itu, mereka melihat Zhi Shimo.
"Terima kasih!" ucap Zhi Xiancai.
Ya, Zhi Shimo dengan sengaja mengurangi kekuatan energi Kunang-kunang agar tidak membunuh Dewi Shiwu, sebab dia masih ingat dengan rencananya, yaitu menjadikan Dewi Shiwu sebagai tameng dalam menghadapi Maharaja Yaksa.
Zhi Xiancai dan Xiao Yu segera membawa Dewi Shiwu menuju ke Istana Dewa Binatang.
"Terlalu keras kepala," kata Permaisuri Fen yang penampilannya jauh lebih muda dan ceria setelah berkultivasi ganda dengan Zhi Shimo, Shuǐ Jīnglíng yang duduk di sampingnya hanya mengangguk.
"Hidup dalam zona nyaman membuat seseorang kehilangan kreativitas, manja dan enggan untuk keluar dari kehidupan menjenuhkan!" sahut Celestial She yang juga duduk di sampingnya kanan.
Zhi Shimo membalikkan badan dan melihat wajah-wajah istrinya, lalu dia berkata, "aku akan keluar dari Dunia Jiwa. Sebelum itu, akan menemui Fung Feng."
Setelah berpamitan dengan memberikan pelukan serta ciuman kepada istrinya, Zhi Shimo menemui Fung Feng yang sedang mengobrol dengan Naga tua, mereka tidak tertarik dengan pertarungan antara tuannya dengan Dewi Shiwu, sebab mereka sudah tahu hasil akhirnya.
__ADS_1
Zhi Shimo keluar dari Dunia Jiwa bersama Fung Feng, mereka melanjutkan perjalanan menuju ke Satelit Mata Langit. Selama perjalanan, Zhi Shimo memikirkan banyak hal, terutama hal-hal yang menganggu pikirannya.