
Chapter 74. Sejarah Alam Tianwu.
Naga Tanah, Naga Langit dan Celestial She selalu melihat apa yang terjadi di luar, selama itu mereka bertiga berkomunikasi dengan telepati untuk membicarakan tentang sejarah Bukit Tengkorak dan tentang banyak hal, kecuali tentang masa lalunya Zhi Shimo.
Dan kebetulan Zhi Shimo bertanya, Naga Tanah segera menjawab, "Peperangan Kuno terbagi menjadi tiga sesi, Perang Prajurit, Perang Jenderal dan terakhir Perang Raja. Sedangkan Bukit Tengkorak adalah makam massal bagi korban Perang Prajurit. Tulang dan kerangka itu adalah mereka."
Peperangan Kuno tidak terjadi dalam satu waktu, tapi terbagi menjadi tiga. Perang Prajurit dikerahkan terlebih dahulu untuk melemahkan kekuatan lawan.
Masa itu adalah zamannya dua ras cerdas melebihi manusia, yaitu Ras Elohiim dan Ras Reptilian. Ras Elohiim mengganggap mereka sisi yang benar dan Ras Reptilian menganggap mereka yang terjajah. Hal umum jika peperangan selalu menggunakan seribu alasan, padahal semua peperangan hanya untuk menguasai sumber daya alam.
Saat itu, binatang mistik purba ditunggangi oleh Ras Elohiim dan Ras Reptilian, dimana kekuatan Elohiim dan Reptilian bisa meningkat berlipat-lipat ketika menyatu dengan tunggangannya. Penyatuan itu seperti memiliki Cincin Roh, tapi tidak harus membunuh binatang mistik.
Perang Prajurit terjadi di Dunia Mistik, waktu itu Alam Tianwu belum bernama, tapi kedua ras itu menyebutnya Dunia Surga Sumber Daya. Dan sesuai namanya, Alam Tianwu memang kaya sumber daya alamnya.
Perang Prajurit akhirnya berakhir dan tidak ada yang menang maupun kalah, mayat-mayat mereka di buang pada satu tempat, yaitu di Bukit Tengkorak.
Selanjutnya berlanjut hingga Perang Jenderal, disini tidak lagi menggunakan binatang mistik purba, tapi melibatkan berbagai ras, salah satunya adalah Ras Naga Tanah, Ras Titan, Ras Iblis dan masih banyak lagi. (Waktu itu belum ada Ras Siluman)
Lokasi peperangan itu terjadi di bagian lain, yaitu kini disebut Alam Tianwu. Nama Tianwu diambil oleh dari seseorang yang menyelesaikan peperangan kuno, sebab orang itu adalah penyebabnya, dan dia sendiri yang menyelesaikannya.
Akhirnya Perang Jenderal berakhir, sama seperti sebelumnya, tidak ada yang menang maupun kalah. Mayat para jenderal dan prajuritnya juga dikubur pada satu tempat yang kini disebut Makam Peperangan Kuno.
Terakhir Perang Raja. Peperangan itu tidak banyak melibatkan orang, hanya beberapa raja atau kaisar dari berbagai penjuru Alam Jagat Raya, tapi tetap dipimpin oleh Ras Elohiim dan Ras Reptilian.
Peperangan itu mengguncang alam semesta dan terjadi di luar angkasa dekat dengan Alam Tianwu, setiap pukulan mereka mampu menghancurkan bintang-bintang maupun galaksi, sebab rata-rata kekuatan mereka berada di tingkat Half Omega dan True Omega.
Namun anehnya, Alam Tianwu yang paling dekat dengan peperangan itu tidak hancur, hanya terhempas gelombang kejut dan sedikit merusak tanahnya.
Namun sebelum peperangan kekuatan berenergi itu, Ras Elohiim dan Ras Reptilian menggunakan teknologi canggih melebihi zaman sekarang. (Bahkan melebihi zaman kehidupan nyata)
Segala teknologi dikerahkan dan saling meluncurkan senjata terkuat dan juga mampu menghancurkan bintang-bintang dan galaksi. Setelah teknologi canggih hancur, baru para penguasa menggunakan kekuatan energi.
Peperangan dari awal hingga berakhir memakan waktu 700 tahun. Akhirnya muncul seseorang pria tampan dan yang penyebab peperangan kuno terjadi, dia turun tangan dengan membunuh Ras Elohiim dan Ras Reptilian termasuk pendukungnya. Orang itu dikenal dengan nama Dewa Tianwu, tapi tidak ada yang tahu nama aslinya maupun identitasnya.
__ADS_1
Dewa Tianwu bertarung dengan dua ras yang saling bekerjasama. Dia seorang diri melawan banyaknya kekuatan setingkat Half Omega dan True Omega, pertarungan yang mampu merobek kekosongan, menghancurkan segalanya. Dan anehnya, Alam Tianwu tidak sedikitpun mengalami kerusakan yang berarti.
Singkat cerita, Dewa Tianwu berhasil mengalahkan Ras Elohiim, Ras Reptilian dan pendukungnya. Setelah pertarungan maha dahsyat itu, Dewa Tianwu terluka parah, tapi masih menyempatkan untuk mengkremasi mayat-mayat para penguasa, lalu abunya disebarkan di Dunia Surga Sumber Daya.
Setelah peperangan itu, muncul banyak Kitab Suci yang sangat menghormati sosok si Dewa Tianwu. Dewa Tianwu berpesan kepada seluruh Kitab Suci agar tidak menyebutkan nama aslinya kepada siapapun, termasuk jati diri yang sebenarnya, sebelum dia mendapat seseorang pengganti yang dianggap cocok.
Kitab Suci mematuhi perintah Dewa Tianwu. Setelah berpesan kepada Kitab Suci yang ternyata bawahannya, tubuh Dewa Tianwu menjadi serpihan cahaya dan menyatu dengan Dunia Surga Sumber Daya. Semenjak saat itu, nama Dunia Surga Sumber Daya berubah menjadi Alam Tianwu.
Dan, sesuai pesan dari Dewa Tianwu, semua Kitab Suci merencanakan untuk mencari pengganti Sang Dewa Tianwu dengan mengadakan Konferensi Tianwu.
"... Jadi, desas-desus yang beredar ada yang sedikit benar dan juga ada yang tidak tepat, karena mereka tidak tahu yang sebenarnya terjadi. Hamba yang menjadi Pohon Naga Tanah, mengetahui peperangan maha dahsyat itu ... Semoga peperangan itu tidak terjadi lagi di masa depan!"
Akhirnya Naga Tanah menutup cerita tentang sejarah Alam Tianwu. Di kata terakhirnya, tampak Naga Tanah ketakutan dan juga ada nada kesedihan yang mendalam, karena dia juga adalah korban Peperangan Kuno. Dia berharap pertarungan yang mengerikan itu tidak terulang lagi di masa depan.
Peperangan setingkat Half Omega dan True Omega bukanlah perkelahian anak-anak, sebab itu merupakan pertarungan antar energi, dantian yang luas dan pengalaman melimpah mampu membuat Dewa Tianwu mengalahkan Ras Elohiim dan Ras Reptilian.
Zhi Shimo, Celestial She dan Naga Langit terdiam memikirkan serta membayangkan pertarungan sengit Dewa Tianwu. Jika mereka sendiri yang berada di masa itu, mungkin hanya tinggal nama. Tanpa disadari, Naga Tanah bercerita menghabiskan waktu delapan dupa, dan cerita sejarah Alam Tianwu memang mengagumkan.
Boom... Bang...
Suara ledakan energi dan raungan King Kong Nightmare membuat Zhi Shimo pulih dari lamunannya, dia segera kembali fokus. Zhi Shimo melihat sudah banyak King Kong Nightmare telah tumbang dan segera mengendalikan Pagoda Penjara untuk menyedot tubuh mereka.
"Entah sejak kapan Alam Semesta ada dan dimana ujungnya! Paman... Apa Paman tahu tentang Ras Elohiim dan Ras Reptilian?" gumam Tian Zhi dan bertanya kepada Naga Tanah tentang dua ras.
"Dua ras itu misterius, mereka mengaku yang pertama ada di Alam Jagat Raya. Hamba tidak tahu tentang mereka, Tuan Muda?" jawab Naga Tanah.
Zhi Shimo tidak mengejar pertanyaan lagi, sebab dia butuh waktu untuk memilah semua informasi yang baru dia dapatkan, untuk saat ini lebih dari cukup untuk mengetahui sejarah Alam Tianwu. Lalu Zhi Shimo keluar dari Pagoda Penjara setelah tidak ada lagi King Kong Nightmare.
Kemudian, dia mengendalikan Pagoda Penjara menjadi bentuk kecil dan melesat ke lubang cangkang kura-kura. Sedangkan 10 Tubuh Bayangan telah berubah menjadi asap, karena tugasnya telah selesai.
Yuna Aurora, Qin Diao Chin dan semua orang hanya melongo melihat Zhi Shimo menaklukkan begitu banyaknya King Kong Nightmare seorang diri, hanya mengandalkan 10 Tubuh Bayangan dan Pagoda Penjara.
"Hahaha! Kamu hebat, Adikku!" tawa Xu Huang dan memberikan pujian kepada Zhi Shimo, dia melihat Pagoda Penjara yang dipegangnya, "Bola Segel Siluman milikku belum berpenghuni, apa adik yang tampan ini bersedia mengisinya!" rayunya agar Zhi Shimo mau membagi hasil buruan.
__ADS_1
"Rayuan mu bikin kerbau langsung melahirkan!" sahut Zhi Shimo yang geli mendengar rayuan sahabatnya.
Semua orang tertawa sambil mengerumuni Zhi Shimo. Yuna Aurora dan Qin Diao Chin langsung memegang lengan Zhi Shimo dan melihat Pagoda Penjara.
"Hei! Pagoda mu itu terlalu banyak King Kong Nightmare... Itu akan memicu kelaparan dan mengakibatkan demo besar-besaran!" alasan Xu Huang yang masih berharap mendapatkan bagian.
Semua orang menatap wajah Zhi Shimo dengan mata memelas dan itu kelemahannya. Zhi Shimo tersenyum kecut dan berbicara, "mana Bola Segel Siluman kalian!"
Serempak semua orang menyodorkan Bola Segel Siluman tahap menengah kepada Zhi Shimo dan mengembangkan senyuman lebar.
"Senyuman kalian seperti naga menguap!" sungut Zhi Shimo yang geli melihat senyuman mereka yang dipaksakan.
Kemudian, Zhi Shimo mengubah ukuran Pagoda Penjara setingkat 50 cm dan memasukan Bola Segel Siluman keempat pintu gerbang. Lalu dia mengendalikan Pagoda Penjara untuk mengiringi King Kong Nightmare untuk masuk ke Bola Segel Siluman sampai penuh.
Semua orang jelas senang mendapatkan 20 ekor king Kong Nightmare, lalu melihat Pagoda Penjara masih banyak King Kong Nightmare yang berjumlah lebih dari 1.730 ekor.
Yuna Aurora mengeluarkan lagi Bola Segel Siluman tahap puncak dan mengedipkan mata kepada suaminya, tanda dia meminta lagi King Kong Nightmare.
"Hmm! Kalian bisa ambil sendiri, aku mau istirahat sebentar," kata Zhi Shimo yang ingin mencerna pengetahuan baru.
Dengan senang hati, Yuna Aurora dan Qin Diao Chin memegang kendali Pagoda Penjara, mereka berdua memasukan Bola Segel Siluman ke dalam Pagoda Penjara. Setelah selesai, mereka berdua melakukan hal yang sama untuk rekan-rekannya.
Sedangkan Zhi Shimo duduk bersila di ujung cangkang kura-kura, lalu dia memejamkan mata seperti sedang berkultivasi.
"Dewa Tianwu, Ras Elohiim dan Ras Reptilian...," batin Zhi Shimo yang menghafal ketiga nama itu.
Ras Elohiim memiliki tampilan seperti Ras Malaikat, tapi mereka tidak suka dengan sinar matahari, lebih suka dengan kegelapan seperti cahaya yang redup seperti di Dunia Mistik. Sedangkan Ras Reptilian, wujud mereka setengah manusia dan binatang, wajah mereka seperti manusia, hanya saja kulitnya berwarna hijau tua (hijau lumut) ada beberapa corak kerutan di dahi dan kepala.
Kedua ras itu memiliki kecerdasan melebihi manusia, bahasa mereka sulit dimengerti, pengetahuan tentang alam semesta melebihi manusia di Bumi. Dan uniknya lagi, kendaraan Ras Reptilian berbentuk piringan, sedangkan kendaraan Ras Elohiim berbentuk anak panah.
Ras Reptilian mencari material tembaga, sedangkan Ras Elohiim mencari meterial emas. Kedua material itu merupakan bahan utama dalam pembuatan teknologi canggih.
Zhi Shimo membutuhkan blueprint teknologi canggih milik mereka agar bisa dipelajari, tapi itu jelas tidak mungkin. Namun dia meyakini, jika di Alam Tianwu pasti ada puing-puing teknologi canggih milik mereka yang tersisa...
__ADS_1
Bersambung.