Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 98. Rencana Dua Penguasa Dunia Mistik.


__ADS_3

Chapter 98. Rencana Dua Penguasa Dunia Mistik.


Fucang Long berkata kepada Zhi Shimo, dimana lokasi jiwa Naga Elemen yang belum diketemukan. Diantara mereka bertiga yang berada di Alam Tianwu, ada Qiu Long si Naga Terkuat yang berada di pulau Istana Awan Surgawi, tersembunyi didalam pulau tanpa diketahui siapapun.


Selanjutnya adalah Pang Long, keberadaannya didalam Makam Peperangan Kuno, lokasinya di Danau Naga Mengaum.


Kemudian Du Long si Naga Hitam ahli dalam menggunakan elemen racun, keberadaannya di Makam Peperangan Kuno, lokasinya di Lembah Black Dragon, lembah yang terkenal mematikan bagi siapapun karena racun.


Xukong Long si Naga Kekosongan hanya diketahui oleh Dewa Tianwu dan Qin Diao Chin, sebab jiwanya disembunyikan di ruang hampa udara. Kemungkinan besar sulit untuk mendapatkan jiwa Xukong Long, sebab dia adalah istrinya Dewa Tianwu.


Sedangkan Seng Long juga berada di Alam Tianwu, dekat dengan lokasi Akademik Dewa Dewi, terpaut jarak 56 km di sisi Timur Tenggara, tepatnya di Gunung Hujan Angin.


Empat jiwa Naga Elemen yang lainnya terpisah jauh dari Alam Tianwu dan Fucang Long tidak mengetahuinya, mereka adalah Huang Long, Ying Long, Long Wang dan Shikong Zhi Long.


Setelah memberitahukan keberadaan lima jiwa Naga Elemen, Fucang Long bertanya kepada kedua sahabatnya, "apakah kalian tahu keberadaan jiwa keempat sahabat kita?"


Di Long geleng-geleng kepala sebagai jawaban, sedangkan Tian Long berpikir sejenak untuk mengingat masa lalu.


"Jiwa Xukong Long yang sulit untuk mendapatkannya, aku harus bernegosiasi dengan Dewa Tianwu... Tapi, beliau berkata akan menemui ku, semoga saja ini ada hubungannya dengan Xukong Long!" harap Zhi Shimo sambil menunggu Tian Long menjawab.


"Lebih baik kamu segera tingkatkan kekuatan...," kata Celestial She kepada Zhi Shimo, lalu dia mengulurkan tangannya kepada Di Long dan berbicara dengan nada ketus "hei! Naga tua... Beri tiga Inti Air Kehidupan, biar Tuan Muda mu meningkatkan kekuatan!"


Di Long mendengus kesal, lalu dia menjawab dengan ketus, "sayang sekali jika untuk meningkatkan kekuatan! Lebih digunakan untuk menyelamatkan seseorang yang tewas maupun terluka parah. Sebagai gantinya, aku memiliki banyak mutiara Naga di Istana Es."


"Ya sudah, cepat ambil ... Aduh!" pinta Celestial She yang tidak sabaran dan berteriak kesakitan ketika pantatnya dicubit Zhi Shimo.


Tiga Naga tua menertawakan Celestial She yang mendapatkan hukuman dari tuannya. Namun kembali terdiam saat melihat tatapan tajam dari Celestial She.


Kini giliran Zhi Shimo yang tertawa melihat tiga Naga tua takut dengan tatapan Celestial She. Bagaimana mereka bertiga tidak takut, saat jumlah mereka komplit saja tidak mampu mengalahkan Celestial She, apalagi hanya bertiga, bisa-bisa menjadi daging cincang.


Apa yang dikatakan oleh Di Long memang benar, lebih baik Inti Air Kehidupan dipergunakan dalam keadaan darurat, ini diibaratkan Zhi Shimo memiliki tiga nyawa.


Karena tidak mau terus-terusan terintimidasi oleh Celestial She, Tian Long segera berbicara, "Tuan Muda, hamba hanya ingat dua lokasi yang berbeda, tapi itu terakhir kita bertemu. Semoga saja mas--"


"Berbelit-belit, katakan saja dimana lokasinya!" sahut Celestial She yang tidak sabaran mendengar perkataan Tian Long.


Tian Long tersenyum masam, lalu dia mengabaikan tatapan tajam Celestial She. "Terakhir bertemu dengan Huang Long di Alam Suci, setelah itu hamba tidak pernah berkomunikasi lag--"


"Karena menjadi tunggangan Maharaja Yaksa!" potong Celestial She dan membuat semua orang menertawakan nasib tragis Tian Long.


Seketika harga diri Tian Long hancur, semasa hidupnya sudah dilecehkan, kini tersisa jiwa juga tidak luput dari hinaan Celestial She.


"Nasib, nasib!" gumam Tian Long yang menyesali semasa hidupnya dulu.

__ADS_1


"Sabar sobat, hidup penuh warna-warni, menjadi tunggangan juga terhormat!" goda Di Long yang kini bisa membalas dendam kepada Tian Long.


"Hidup bahagia sampai mati menjadi senjata berkarat!" sekali lagi Celestial She menyahut.


Fucang Long paling keras menertawakan sahabatnya yang selalu menjadi bahan bully-an.


Karena tidak mau terus-terusan menjadi bahan ejekan, Tian Long kembali berbicara, "keberadaan Shikong Zhi Long dan Long Wang hamba tidak mengetahuinya, kalau Ying Long terakhir bertemu di Galaksi Rigel."


Rigel adalah salah satu bintang di rasi Orion, merupakan sebuah bintang super-raksasa biru dengan massa 17 kali massa Matahari yang terletak sejauh 775 tahun cahaya. Rigel sesungguhnya adalah sebuah bintang ganda. Ia memiliki pasangan yang mengedarinya dalam jarak 50 kali jarak Pluto ke Matahari. Bintang atau Galaksi Rigel selalu mengeluarkan cahaya benderang, konon katanya, cahayanya melebihi Matahari, tapi tidak sepanas seperti Matahari.


"Nanti juga pasti akan ketemu jiwa Shikong Zhi Long dan Long Wang, jika ditakdirkan. Saat ini, kita tidak perlu bicarakan hal ini! Besok aku mau keluar dari Dunia Mistik setelah meningkatkan kekuatan, aku khawatir pintu gerbang akan segera tertutup dan sulit untuk keluar dari sini," kata Tian Zhi yang ingin melanjutkan tujuannya.


"Tuan Muda, dibawah cakram ini ada Istana Es, alangkah baiknya jika Anda meningkatkan kekuatan disini terlebih dahulu!" saran Di Long yang ingin mendukung Zhi Shimo untuk mencapai kekuatan tertinggi.


"Bagus! Pimpin jalan!" ujar Zhi Shimo yang sudah tidak sabar ingin meningkatkan kekuatan.


Zhi Shimo segera berdiri dan Celestial She masuk kembali ke dalam tubuhnya. Tiga Naga tua juga segera berdiri, namun Di Long kembali berbicara dengan nada sedikit pelan.


"Sisi jahat ku harus dikalahkan terlebih dahulu, baru bisa masuk ke dalam Istana Es.


"Tidak masalah, itu hanya energi jahat. Apapun yang berasal dari energi alam, bisa meningkatkan kekuatan ku!" jawab Zhi Shimo.


Di Long mengangguk paham, lalu dia berubah menjadi seutas sinar dan masuk ke dalam celah cakram hitam, lalu disusul oleh kedua sahabatnya, terakhir Zhi Shimo yang berubah menjadi angin dan mengikuti mereka.


Semua orang mencari keberadaan si pencuri, tidak ada satupun penghuni Laut Berlian Biru berdiam diri, semuanya mencari pelakunya.


Sedangkan Zhi Shimo telah berada di bawah cakram hitam, tempat yang luasnya kurang dari 2.000 m². Tempatnya sangat dingin, pencahayaan didapatkan dari Batu Cahaya.


Jiwa jahat langsung keluar dari Istana Es saat merasakan kehadiran lain selain Di Long, bentuk seperti Di Long ketika menjadi wujud Naga Samudera, dia mampu melihat Zhi Shimo yang menjadi angin.


Zhi Shimo tidak terkejut, karena jiwa siapapun bisa melihat wujudnya. Dalam artian harus meninggalkan tubuh atau mati agar bisa melihat Teknik Perubahan Wujud, kecuali ada eksistensi yang jauh lebih kuat, minimal setingkat True Delta.


Jiwa jahat membuka mulutnya lebar-lebar untuk melahap Zhi Shimo. Fucang Long, Tian Long dan Di Long tidak berusaha untuk mengehentikan jiwa jahat.


Zhi Shimo menjentikkan jari lalu bermunculan energi Kunang-kunang mengepung jiwa jahat. Spontan jiwa jahat melahap energi Kunang-kunang yang paling dekat, lalu terdengar suara ledakan.


Boom...


Wujud Jiwa jahat berkedip-kedip ketika energi Kunang-kunang meledak diperutnya Zhi Shimo segera mengangkat tangan kanannya untuk menarik jiwa jahat. Jiwa jahat menatap wajah Zhi Shimo sambil berusaha menjauhinya, namun dirinya seakan-akan lemah setelah melahap energi Kunang-kunag.


Akhirnya jiwa jahat masuk ke dalam dantian dan langsung diekstrak oleh tubuhnya. Tidak butuh waktu lama Zhi Shimo naik dua level, lalu dia menghela nafas berat ketika jiwa jahat tidak memberikan peningkatan yang drastis.


Setelah itu, Di Long memimpin jalan menuju ke Istana Es. Saat berada di dalam istana, Zhi melihat banyak mutiara Naga berserakan dimana-mana.

__ADS_1


"Tuan Muda, keluarkan mutiara Naga Tanah!" pinta Fucang Long.


Zhi Shimo mengeluarkan peti harta dan meletakkan di antara mereka berempat.


"Tuan Muda silakan duduk bersila, selanjutnya biar kami yang menanganinya!" pinta Fucang Long sekali lagi.


Tanpa banyak bicara, Zhi Shimo segera duduk bersila dengan punggung membelakangi ketiga Naga tua, lalu dia memejamkan mata sambil menggerakkan kedua tangannya membentuk segel.


Kemudian, ketiga Naga tua mulai bekerja dengan melambaikan tangan kanannya, lalu ratusan mutiara Naga melayang di atas kepala Zhi Shimo. Tian Long membuat perisai energi yang melindungi mereka, setelah itu semua mutiara Naga terpecah. Perisai energi dipenuhi energi spiritual yang melimpah.


Ketiga Naga tua duduk bersila di belakang Zhi Shimo, lalu kedua tangan mereka mengarah pada punggungnya. Dengan cepat energi spiritual mengalir memasuki tubuh Zhi Shimo.


Dalam sekejap dantian milik Zhi Shimo meluap-luap tanda segera menerobos, tanpa menunda waktu, Zhi Shimo segera naik level dengan gila-gilaan...


...****************...


Di Palung Terdalam menjadi kacau dengan menghilangnya tiga Inti Air Kehidupan, semua tempat di lautan telah ditelusuri dengan teliti, namun tidak ada jejak si pelaku. Misi pencarian telah berlangsung selama delapan waktu dupa, tetap saja tidak terlihat pelakunya.


Akhirnya Naga Samudera generasi ke-18 memutuskan untuk keluar dari Laut Berlian Biru, dia menunggu keberadaan si pencuri di depan pintu gerbang menuju ke Alam Tianwu. Naga Samudera generasi ke-18 tidak sendirian, dia bersama binatang air Kunpeng dan juga jenis lainnya yang memiliki kekuatan diatas God Warrior, sisanya tetap mencari si pelaku di dalam lautan.


Setelah waktu lewat waktu empat dupa lebih, datang Long De Yuze dan rombongannya, mereka ingin keluar dari Dunia Mistik untuk berburu harta di Makam Peperangan Kuno.


Namun, pintu gerbang diblokir oleh Naga Samudera generasi ke-18 dan bawahannya. Long De Yuze segera bertanya dengan wajah yang tidak bersahabat.


"Apa tujuan kalian memblokir pintu keluar?" tanya Long De Yuze dengan sedikit nada tinggi.


Naga Samudera yang melingkarkan tubuhnya di pintu gerbang, dia membuka mata dan melihat Long De Yuze, lalu dia berbicara, "aku sedang menunggu pencuri tiga Inti Air Kehidupan. Lebih baik kalian urungkan niat untuk ke Alam Tianwu sebelum aku menemukan si pencurinya."


Spontan Long De Yuze dan rombongannya tertawa mengetahui nasib tragis juga dialami oleh penghuni Laut Berlian Biru. Mereka sudah menebak siapa pelakunya, lalu Long De Xiang mengeluarkan lukisan Zhi Shimo yang wajahnya tidak karuan.


Seandainya Zhi Shimo melihat lukisan wajahnya, mungkin sudah mengumpat berkali-kali karena kesal. Wajah tampan yang tampak jelas cuma kedua bola matanya, sisanya seperti lukisan dari cakar ayam.


"Paman, dia adalah pelakunya. Kami juga mengalami hal yang sama seperti Paman!" ungkap Long De Xiang dengan raut wajah sedih, "dia juga hampir menodai ku!" Imbuhnya dengan nada pilu.


Naga Samudera generasi ke-18 menatap lukisan Zhi Shimo dan mengingatnya, lalu dia berbicara, "harta kalian jauh jika dibandingkan tiga Inti Air Kehidupan milik kami?"


Long De Yuze langsung menyahut dengan nada tinggi, "kata siapa milikmu saja yang berharga, semua harta kita diambilnya, apakah nilainya tidak setara?"


Naga Samudera terkejut dengan pengakuan Long De Yuze, lalu otaknya segera berpikir keras, setelah beberapa saat dia berkata, "berarti dia memang berniat menjarah harta kita... Apakah Raja Burung Feng mengalami hal yang sama?"


"Belum, tapi perkiraan ku si bajingan cilik ini pasti menargetkan hartanya juga!" jawab Long De Yuze dan menebak alur rencana Zhi Shimo.


Naga Samudera kembali berpikir, tidak berselang lama dia berbicara, "jika begitu... Kita buat perangkap untuknya di dua tempat, disini dan di wilayah Kerajaan Burung Feng. Apakah kamu mau bekerjasama dengan kita?"

__ADS_1


Tanpa berpikir panjang dan karena sudah sangat membenci Zhi Shimo, Long De Yuze menerima aliansi sesaat untuk menangkap Zhi Shimo...


__ADS_2