
Chapter 109. Seng Long, Naga Hujan Angin.
Zhi Shimo segera berubah wujud menjadi angin sebelum serangan mengenainya. Serangan Bei Shi meledak tersapu badai angin hujan. Pelindung Cen dan Singa Empat Penjuru tercengang melihat Zhi Shimo yang tiba-tiba menghilang dari badai angin.
"Menyebar dan jangan sampai mutiara Naga Angin Hujan diambilnya!" perintah Xi Shi kepada ketiga adiknya.
Singa Empat Penjuru menyebar dan masuk ke dalam pusaran badai angin untuk mencari keberadaan Zhi Shimo. Sedangkan Pelindung Cen memasuki gua yang dijaganya, gua itu adalah jalan lain yang baru beberapa bulan digali agar bisa masuk menuju pusat perut Gunung Angin Hujan.
Tujuan menggali lereng dibawah kaki gunung agar mutiara Naga Angin Hujan yang memicu badai angin hujan tidak dicuri oleh siapapun. Badai angin hujan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk meningkatkan elemen angin dan kecepatan.
Karena itu, Fucang Long tidak mengetahuinya, jika ada jalan lain agar bisa menemukan jiwa Seng Long, tanpa harus susah payah melewati badai angin hujan.
Mereka berlima tidak ingin mutiara Naga Angin Hujan yang berharga sampai jatuh ke tangan pihak lain. Mutiara Naga Angin Hujan tidak jauh berbeda dengan milik Fucang Long dan Di Long, mutiara ini ada karena berasal dari energi yang tersimpan di dalam dantian.
Disaat Singa Empat Penjuru mencari keberadaan Zhi Shimo dengan tubuh mengikuti arus pusaran badai, tiba-tiba badai angin hujan tersedot ke dalam mulut kawah.
Singa Empat Penjuru segera keluar dari pusaran badai sebelum tersedot. Mereka sangat hafal waktu pusara badai tersedot dan kembali keluar dari mulut kawah.
Tubuh Zhi Shimo yang berubah menjadi angin ikut tersedot dan hal ini sudah ditunggu-tunggu. Dia melihat struktur dinding kawah yang merupakan mulut Naga Angin Hujan tampak hidup.
Zhi Shimo terus tersedot dengan sangat cepat, tubuhnya melewati tenggorokan Naga Angin Hujan, lalu mengikuti jalur lorong yang seperti usus hingga sampai ke perut gunung.
Zhi Shimo melihat perut Gunung Angin Hujan yang tidak jauh berbeda dengan dantian setiap kehidupan. Gelapnya dantian diterangi oleh energi spiritual yang membentuk miliaran atom. Atom-atom tersebut berkedip-kedip seperti saat Zhi Shimo berada di Domain Universe Lightning God Partikel.
Di dalam perut gunung, pusaran angin sedikit melambat. Zhi Shimo melihat Bunga Lotus berwarna ungu yang sedang berputar lambat, diameter lingkarannya sebesar lima meter dan memiliki 40 daun.
Ditengahnya terdapat mutiara Naga Angin Hujan yang berjumlah 40 butir dan mengeluarkan energi angin. Diantara 40 mutiara Naga Angin Hujan, ada satu yang lebih besar dan berada di tengahnya, itu adalah mutiara jiwa milik Seng Long.
"Tuan Muda, jiwa Seng Long ada di dalam mutiara yang paling besar. Cepat dekati, sebelum dia menghembuskan napas!" kata Fucang Long dengan nada yang sedikit memerintah.
Zhi Shimo segera melesat dan sedikit melawan pusaran badai angin, lalu dia berhenti ketika telah berada didalam Bunga Lotus. Tidak ada reaksi apapun pada Bunga Lotus ketika Zhi Shimo memasuki domainnya.
Zhi Shimo yang akan mendekati mutiara jiwa, dia merasakan kehadiran orang lain. Dia menoleh kebelakang dan melihat Pelindung Cen sedang menatap ke arahnya, seolah-olah tahu wujudnya yang berubah menjadi angin.
Spontan Zhi Shimo tidak berani sedikitpun menggerakkan tubuhnya, sebab dia merasakan aura kekuatan tingkat True Alfa level 75. Lalu Pelindung Cen memeriksa sekitarnya setelah mutiara Naga Angin Hujan masih tetap berada di tempatnya.
Zhi Shimo bernafas lega yang mengira wujudnya diketahui oleh Pelindung Cen. Lalu keluar dari gua dua orang, mereka adalah Xi Shi dan Dong Fang Shi. Setelah tidak menemukan Zhi Shimo, mereka berdua segera masuk ke gua untuk memeriksa perut Gunung Angin Hujan.
"Untung saja masih berada di tempatnya!" ujar Xi Shi yang melihat mutiara Naga Angin Hujan masih utuh.
Pelindung Cen tidak berkomentar, dia masih memeriksa sekitarnya dengan menggunakan Mata Dewa.
"Penyusup itu memiliki pengendalian elemen angin yang handal melebihi kita... Pelindung Cen, menurut Anda, Teknik apa yang dia gunakan?" tanya Dong Fang Shi setelah melihat Bunga Lotus, dia penasaran dengan kemampuan Zhi Shimo yang bisa menghilang ketika terjebak di pusara badai angin hujan.
"Bukan karena teknik, tapi dia memang ahlinya elemen angin dan tingkat pemahamannya melebihi siapapun, menurutku! Menurutmu, apakah ada seseorang yang memiliki kemampuan seperti dia yang mampu berubah seperti angin?" jawab Pelindung Cen dan bertanya balik dan Singa Empat Penjuru hanya geleng-geleng kepala tanda tidak tahu.
Zhi Shimo yang mendengar pembicaraan mereka tentang dirinya, dia tersenyum sinis karena jawaban dari Pelindung Cen tidaklah tepat. Kemudian Zhi Shimo perlahan bergerak mendekati mutiara jiwa.
Tiba-tiba Bunga Lotus berputar dengan sangat cepat dan mengejutkan Zhi Shimo yang langsung berhenti. Lalu dia melihat 40 daun menutup secara perlahan dan diikuti pusaran badai angin yang berputar lebih cepat. Pusaran badai angin keluar ke atas seperti napas dihembuskan.
__ADS_1
Pelindung Cen dan dua Singa Empat Penjuru buru-buru masuk ke dalam gua, lalu mereka menutup gua dengan batu. Sedangkan Zhi Shimo terkurung di dalam Bunga Lotus.
Lalu Fucang Long, Di Long dan Tian Long keluar dari tubuh Zhi Shimo. Zhi Shimo pun segera berubah menjadi wujud aslinya, sebab tidak khawatir lagi ketika Naga tua keluar.
Di Long segera menghampiri mutiara jiwa dan menendangnya. Mutiara jiwa terpental membentur dinding daun Bunga Lotus dan kembali ke tempatnya.
"Naga cabul! Keluar!" bentak Di Long setelah menendang mutiara jiwa Naga Angin Hujan.
Zhi Shimo menahan tawa melihat Naga tua yang selalu saja tidak pernah serius, padahal dia sudah sangat serius berhadapan dengan jiwa Naga Angin Hujan.
"Kamprettt! Menganggu orang tidur saja!" umpatan marah yang suaranya terdengar dari dalam mutiara jiwa.
Swosh...
Keluarlah jiwa Naga Angin Hujan dengan wujud aslinya. Raut wajah yang ingin marah seketika berubah melihat tiga sahabatnya, Seng Long tertawa bahagia bisa bertemu dengan sahabatnya.
"Kalian masih hidup! Aku kira sudah dilahap oleh Alam Jiwa!" kelakar Seng Long dan melihat Tian Long yang mengangkat kaki untuk menendangnya, lalu dia mengayunkan ekornya untuk menangkis tendangan.
Bang...
Benturan antara kaki dan ekor dan membuat tubuh Seng Long berputar-putar karena kalah dalam adu kekuatan dengan Tian Long.
"Kamu tidak menghormati Tuan Muda kita!" alasan Tian Long kenapa dia menendang.
Setelah berhenti berputar-putar, Seng Long segera menatap Zhi Shimo yang berada di belakang ketiga sahabatnya, dia mengamati bola mata yang unik, hidungnya mengendus-endus untuk mencium bau keringat.
Namun, Fucang Long, Di Long dan Tian Long serempak memberikan pukulan pada tubuh Seng Long sebelum menyentuh Zhi Shimo.
Bang... Bang... Bang..
Seng Long kembali membentur dinding daun Bunga Lotus, segera dia bangkit dan menatap wajah ketiga sahabatnya yang tersenyum.
"Kalian tetap saja tega menganiaya diri ini yang tampan dan berwibawa!" protes Seng Long dengan nada kesedihan.
"Tampan jika dilihat dari lubang hidung!" sahut Fucang Long yang jijik.
"Ya, lama kita tidak bertemu!" sela Zhi Shimo sebelum Naga tua saling mengejek.
"Tuan Muda, biarkan hamba saja menjelaskan tujuan kita!" pinta Di Long.
Seng Long segera berubah wujud menjadi manusia dan duduk saling berhadapan ditengah mutiara. Kemudian Di Long mulai berbicara tentang tujuan mereka.
Mengetahui tujuan Zhi Shimo dan ketiga sahabatnya, Seng Long jelas kegirangan dan mendukung sepenuhnya, apalagi bisa dihidupkan kembali oleh tuannya.
"Tuan Muda, serap semua mutiara ini untuk meningkatkan kekuatan dan segera kita berlanjut menemukan yang lainnya!" ujar Seng Long dengan penuh semangat.
"Ayo, kita membantu Tuan Muda untuk mengasimilasi mutiara ini agar lebih cepat! Tapi, mutiara mu ini tidak banyak memberikan kekuatan kepada Tuan Muda!" ajak Tian Long dan sedikit menjelaskan kepada Seng Long agar tidak terkejut.
"Bagaimana mungkin? Semua mutiara ini bisa meningkatkan kekuatan hingga tingkat True Delta, perkiraan sampai di level 50!" sahut Seng Long yang tidak mempercayai ucapan Tian Long.
__ADS_1
Fucang Long segera menjelaskan, jika tuannya berbeda dengan kultivator manapun. Setelah panjang lebar menjelaskan, akhirnya Seng Long mengerti dan tersenyum malu, dia pikir dengan 40 mutiara Naga tuannya bisa sesegera mungkin mencapai tingkat True Delta. Dengan begitu akan cepat mengumpulkan semua jiwa Naga.
"Tuan Muda, tolong duduk di tengah!" pinta Seng Long setelah diberikan penjelasan.
"Bagaimana dengan mereka tadi?" tanya Zhi Shimo tentang Pelindung Cen dan Singa Empat Penjuru, dia tidak ingin terganggu oleh siapapun saat berkultivasi.
"Tenang saja! Bunga Lotus ini merupakan domain pribadi hamba!" jawab Seng Long yang mudah dimengerti oleh Zhi Shimo.
Segera Zhi Shimo duduk bersila di tengah mutiara, lalu dia seperti biasanya mengaktifkan teknik kultivasinya. Keempat Naga tua segera duduk bersila di belakang Zhi Shimo, mereka melakukan sama seperti di Istana Es...
...****************...
Dampak mutiara Naga yang diserap oleh Zhi Shimo mengakibatkan pusaran badai angin hujan menghilang. Gunung Hujan Angin menjadi tenang dan membuat Pelindung Cen dan Singa Empat Penjuru terkejut.
Mereka berlima dengan panik kembali masuk ke dalam gua dan melihat daun Bunga Lotus masih menguncup dan tidak lagi berputar. Mereka kebingungan melihat Bunga Lotus bercahaya dan tidak pernah terjadi selama ini.
Mereka berlima mendekati Bunga Lotus dan mengelilinginya untuk pemeriksaan, mereka berharap menemukan penyebabnya.
"Apa yang terjadi?" gumam Xi Shi dengan raut wajah khawatir, dia tidak melihat gejala apapun pada Bunga Lotus maupun tanda-tanda dirusak.
"Aku tidak tahu! Ayo, kita coba buka paksa daun Bunga Lotus ini!" sahut Pelindung Cen dan meletakkan kedua tangannya pada ujung kuncup Bunga Lotus, lalu dia menarik sehelai daun agar terbuka.
Singa Empat Penjuru juga melakukan hal yang sama. Namun, daun tidak bergerak sedikitpun, padahal mereka menggunakan semua kekuatannya agar bisa terbuka.
Semua orang menghela napas berat dan saling bertukar pandangan dengan banyak pikiran yang berkecamuk.
"Aneh sekali Bunga Lotus ini...! Kamu segera kabarkan kepada pemimpin akademi, minta beliau segera kembali untuk melihat kejadian ini!" pinta Pelindung Cen kepada Nan Shi.
Segera Nan Shi keluar dari perut Gunung Angin Hujan, dia akan menemui pemimpin Akademi Dewa Dewi yang berada di Makam Peperangan Kuno. Sedangkan Pelindung Cen dan tiga rekannya tetap mengelilingi Bunga Lotus.
...****************...
Waktu berlalu sebanyak sembilan dupa lebih dan hari telah menjelang pagi. Zhi Shimo menyerap semua energi dari mutiara Naga tanpa ada yang tersisa. Sedangkan tiga Naga tua telah masuk ke dalam tubuh tuannya setelah selesai melakukan tugas.
Seng Long geleng-geleng kepala mengetahui tuannya hanya meningkatkan sebanyak 40 level, dia tidak menyangka satu mutiaranya hanya bisa meningkatkan satu level.
Kini kekuatan Zhi Shimo berada di tingkat Half Alfa level 41, hanya dalam waktu tidak lebih dari satu hari. Hal yang mustahil dilakukan oleh kultivator manapun.
Zhi Shimo menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan, lalu dia membuka mata dan merenggang otot-otot leher yang kaku. Dengan Mata Langit, dia melihat diluar kuncup Bunga Lotus banyak orang yang mengelilinginya.
"Maaf, Tuan Muda, tidak bisa memberikan banyak kekuatan kepada Anda!" sesal Seng Long dengan nada tulus.
"Kamu bicara apa...! Ini sudah sangat luar biasa bisa meningkat cepat. Terima kasih sudah membantuku!" sahut Zhi Shimo dan menepuk pundak kiri si Seng Long agar tidak kecewa.
Seng Long mengembangkan senyuman hangat, dia merasa lega karena tuannya tidak kecewa, lalu dia melihat ke luar Bunga Lotus.
"Bagaimana dengan mereka?" Lanjutnya dengan bertanya tentang orang-orang yang berada di luar Bunga Lotus.
Bersambung.
__ADS_1