Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 131. Kota Nanmen.


__ADS_3

Chapter 131. Kota Nanmen - Qi Xiahuan Lun, Janda Kota Kunlun.


Setelah tiga hari berlalu di dunia luar, semenjak kehebohan yang dibuat oleh Monster Lima Elemen.


Saat ini Zhi Shimo telah keluar dari Dunia Jiwa, dia sudah jauh dari Kota Beimen. Mengetahui analisanya tepat, dia tersenyum tipis saat membayangkan nasib Monster Lima Elemen yang menjadi target utama perburuan.


Lukisan Monster Lima Elemen tersebar luas di seluruh Benua Qi dan juga menyantumkan kemampuan serta kelemahan target perburuan. Zhi Shimo juga melihat pengumuman perekrutan kultivator yang memiliki lima elemen.


Mata Langit aktif dan melihat lokasi persembunyian Monster Lima Elemen, dengan jejak spiritual yang tertanam di tubuh Monster Lima Elemen, Zhi Shimo dengan mudah menemukan lokasinya.


Zhi Shimo melihat Monster Lima Elemen menggali banyak lorong yang mengarah ke Kota Nanmen. Bisa ditebak target Monster Lima Elemen berikutnya.


Wilayah teritorial Provinsi Nanmen berada di Timur dari Kota Beimen dan diapit oleh Kota Ximen. Leluhur Qi telah membagi wilayah dengan pengukuran yang tepat, setiap wilayah memiliki luas yang sama, kecuali wilayah ibukota sebagai pusat pemerintahan, ukurannya tiga kali lebih luas.


Zhi Shimo melihat Monster Lima Elemen yang berubah wujud menjadi binatang Lili (babi hutan) yang menggali tanah. Keunggulan binatang Lili dalam hal membuat sarang di dalam tanah, cakar tajam melengkung ke bawah dan taring melengkung ke atas memudahkannya untuk menggali tanah, apalagi Monster Lima Elemen memiliki kekuatan yang mumpuni, sehingga dengan mudah dan cepat membuat banyak lorong.


Dengan banyaknya lorong bawah tanah, ini bertujuan untuk rute pelariannya ketika diketahui oleh penjaga kolam Energi Alami.


Setelah tahu tujuan Monster Lima Elemen, Zhi Shimo bertanya kepada Celestial She dan empat Naga tua, "selain Energi Alami, apakah tidak ada harta berharga atau alami di tempat ini?"


Ya, Zhi Shimo tidak ingin duduk manis menunggu Monster Lima Elemen mendekati Kota Nanmen, dia ingin mencari hal lain yang bisa meningkatkan kekuatan. Saat ini kekuatannya berada di True Theta level 2. Walaupun kekuatannya sudah mumpuni, itu tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan penghuni Benua Qi.


"Ada sebenarnya... Namun, semua benda berharga telah disimpan di ruang harta Kerajaan Qi! Tapi, ada satu Artefak Alami yang mampu melahirkan Energi Alami... Dan kamu sudah mengetahuinya!" jawaban Celestial She terdengar di benak Zhi Shimo.


Zhi Shimo menghela napas berat, dia tahu Artefak Alami berada didalam inti Benua Qi, tempat yang tidak bisa ditembus oleh Mata Langit. Inti Benua Qi terlindungi oleh Formasi Alami yang sulit untuk dipecahkan oleh Zhi Shimo. Hingga saat ini, dia masih mempelajari cara memecahkan Formasi Array yang terbentuk secara alami.


Seandainya, jika Xi He si Artefak Alami saat ini ada bersama dengannya, dia akan mudah melewati Formasi Alami. Sayangnya, Xi He sedang berkultivasi didalam dantian-nya dan sulit untuk berkomunikasi.


Lotus Bao, Xi He, Qin Yang dan Qin Zhu akan menemuinya jikalau ada hal yang penting untuk dibicarakan dan juga untuk mengingatkannya tentang suatu hal.


Formasi Alami ini berbeda dengan ada di Makam Leluhur Naga Tanah, Formasi Alami di inti Benua Qi jenis penghalang. Sedangkan di Makam Leluhur Naga Tanah merupakan jenis Formasi anti terbang dan penetral skill penyamaran.


"Lebih baik aku ke toko Bao Chan untuk bersiap-siap...!" gumam Zhi Shimo yang akan menunggu Monster Lima Elemen selesai membuat jalur pelarian.


Tian Zhi menyamar sebagai Qi Guo Zhang, lalu terbang menuju ke provinsi Nanmen. Toko Bao Chan adalah milik ibu tirinya, toko yang menjual berbagai armament yang dibutuhkan oleh kultivator...


Saat Zhi Shimo alias Qi Guo Zhang sedang terbang di atas pepohonan, dia melewati banyak orang yang sedang mencari keberadaan Monster Lima Elemen. Para pemburu itu membentuk kelompok, paling sedikit berjumlah lima orang.


Antusiasme para pemburu berkat hadiah yang akan diterima setelah berhasil menangkap Monster Lima Elemen. Memberikan petunjuk saja juga mendapatkan separuh dari hadiah utama. Sebab itu, penghuni Benua Qi berlomba-lomba untuk mencari Monster Lima Elemen.


Sedangkan Monster Lima Elemen sulit ditemukan, sebab dia menggali tanah sangat dalam, kedalamannya mencapai 9.616 meter. Angka itu melewati batas kemampuan Mata Dewa saat melihat ke dalam tanah.

__ADS_1


Saat dekat dengan Kota Besar Nanmen, Zhi Shimo tersenyum melihat Balai Kota Nanmen saat ini sudah ada Formasi Perlindungan tingkat Raja Surgawi tahap menengah.


Zhi Shimo mendarat di hutan sebelum mencapai pintu gerbang kota. Disaat akan mengeluarkan kuda milik Qi Guo Zhang, dia baru teringat jika kudanya berada di Kota Kunlun. Akhirnya dia mengeluarkan seekor Kuda Surgawi yang dia sewa saat menuju ke Lembah Seribu Siluman.


Zhi Shimo naik ke punggung Kuda Surgawi, lalu dia berbisik. Setelah itu Kuda Surgawi berjalan santai keluar dari hutan dan menuju pintu gerbang Kota Nanmen.


Saat berada di depan pintu gerbang, dia melihat banyak orang sedang mengantri masuk dan prajurit penjaga menerima sepuluh keping emas sebagai biayanya. Orang yang mengenali Qi Guo Zhang segera mencibirnya dengan kata-kata sarkasme (mengejek).


Zhi Shimo tidak sedikitpun menanggapi ejekan mereka, dia membayar sepuluh keping emas dan masuk ke dalam kota yang kini terlindungi Formasi besar, karena sudah tahu aturan, dia turun dari kudanya.


Di dalam kota, makin banyak ejekan yang tertuju kepada Qi Guo Zhang, entah apa yang membuatnya dibenci banyak orang.


Sedangkan Zhi Shimo sendiri malas membaca ingatan milik Qi Guo Zhang, sebab hanya akan membebani pikiran dan mungkin tidak ada informasi yang penting baginya.


Saat melewati kedai dan banyak anak-anak muda yang nongkrong, suara-suara ejekan makin gencar didengar oleh Zhi Shimo. Seandainya asli Qi Guo Zhang, sudah pasti akan mudah tersulut emosi dengar ejekan.


"Bangsawan Zhang, tunggangan mu bagus, siapa korbannya?" tanya seseorang pria muda yang seumuran dengan Qi Guo Zhang, suaranya keras yang memang disengaja agar semua orang melihat Zhi Shimo.


Zhi Shimo tersenyum dengan tetap menarik tali kudanya, lalu dia menanggapinya sambil berlalu, "kuda milik janda Kota Kunlun!"


Gelak tawa terdengar dari setiap semua orang yang mendengar. Zhi Shimo yang ditertawakan banyak orang jelas keheranan, padahal dia tidak berniat bercanda dan hanya asal menjawab. Dia pun tidak menghiraukan mereka dan berjalan menuju toko Bao Chan.


Orang yang mengenal janda Kota Kunlun tidak ada yang berani mendekati apalagi menyebutkan namanya seperti yang dikatakan oleh Zhi Shimo. Karena janda Kota Kunlun adalah seorang kultivator, penampilan tetap cantik seperti semasa mudanya dulu, kekuatannya tidak diragukan lagi, berada di tingkat True Gama level 35.


Dengan santainya Zhi Shimo berjalan sambil menarik tali kudanya, sambil lalu memeriksa seluruh kekuatan yang ada di Kota Nanmen. Seperti halnya dengan Kota Beimen, Kota Nanmen banyak orang yang kuat, lebih kuat darinya dibawahnya tak terhitung jumlahnya.


Zhi Shimo begitu serius mengetahui banyak orang yang kuat, bahkan tidak mempedulikan cibiran setiap orang kepadanya, ada yang mengejek tentang perkataannya sesaat yang lalu, bercanda tentang kisahnya yang buruk dan lain sebagainya.


Disaat Zhi Shimo fokus memeriksa semua kekuatan...


"Siapa pria tampan yang memanggil ku?"


Tiba-tiba, ada suara wanita yang sangat keras. Wanita itu adalah janda Kota Kunlun. Seketika aktivitas berhenti dan melihat Zhi Shimo sambil menunjuknya.


Zhi Shimo yang menyamar tidak merasa tampan, jelas tidak merasa dirinya yang dicari oleh janda Kota Kunlun, dia juga tidak tahu siapa wanita yang berteriak itu.


Zhi Shimo melihat semua orang yang menunjuknya, aneh pikirnya. Lalu dia melihat satu wanita yang berjalan lenggak-lenggok kearahnya. Pakaiannya serba berwarna merah tua dan memperlihatkan sedikit buah dadanya, menggunakan payung berwarna merah muda, dibelakangnya ada dua pria muda berwajah pucat, bertubuh besar serta berotot, tapi tampak seperti kelelahan.


Wanita itulah janda Kota Kunlun, namanya Qi Xiahuan Lun dan panggilannya Nyonya Lun. Paras cantik seperti gadis usia 18 tahun, pinggang ramping, bibir merah sensual dan tipis, rambut pirang digerai bebas dan melambai-lambai saat terkena angin.


Zhi Shimo menelan salivannya saat melihat dadanya yang besar, seakan-akan membuat Nyonya Lun akan jatuh ke depan. Setiap kali dia melewati toko atau rumah, pemiliknya segera menutup pintu dan jendela.

__ADS_1


Saat jarak antara Zhi Shimo dan Nyonya Lun terpaut 50 meter, Nyonya Lun berbicara dengan nada genit, "oh... Ini pria tampan yang mencari ku tadi? Ternyata oh ternyata, yang jatuh cinta padaku adalah Bangsawan Zhang."


Ujung sudut bibir kiri Zhi Shimo berkedut kedut ketika bereaksi terhadap ucapan Nyonya Lun yang tidak terpikirkan. Alam bawah sadarnya tidak menerima perkataan Nyonya Lun, sebab sejak kapan Zhi Shimo jatuh cinta pada wanita genit dihadapannya, kenal saja tidak.


Secara naluri, dia berjalan mundur karena merasakan bahaya pada diri Nyonya Lun, lalu dia melihat dua pria di belakangnya yang berwajah pucat. Indera penciumannya mengendus aroma ****** ***** milik kedua pria muda berwajah pucat itu, dia sudah menebak jika wanita genit dihadapannya telah memeras energi Yang dua pria tersebut.


Zhi Shimo melihat sekitarnya yang mendadak sepi semenjak kedatangan Nyonya Lun, dia melihat banyak mata mengintip dari celah pintu dan jendela.


"Aneh! Apa ditakutkan semua orang?" batin Zhi Shimo dan kembali melihat Nyonya Lun yang makin dekat.


"Maaf! Anda siapa?" tanya Zhi Shimo dengan nada sopan dan segera memasukkan Kuda Surgawi ke dalam Dunia Jiwa.


Nyonya Lun tertawa kecil sambil melihat Kuda Surgawi menghilang dari pandangannya, dia menebak jika Zhi Shimo memiliki kantong spasial sebagai tempat peliharaan.


"Bangsawan Zhang, aku mengenalimu dengan baik, justru kamu melupakan wanita cantik ini. Kamu jahat!" ujar Nyonya Lun dengan nada genit sambil berpura-pura sedih, dia tiba-tiba muncul dibelakang Zhi Shimo.


Zhi Shimo terkejut dengan pergerakan lawan bicaranya yang sangat cepat, dia ingin melompat ke depan, tapi Nyonya Lun telah memeluknya dari belakang. Dia merasakan punggungnya terhimpit buah kenyal milik Nyonya Lun yang besar.


Zhi Shimo merasakan geli saat Nyonya Lun mencium telinganya dan membuat bulu kuduk berdiri, dia mencium aroma wangi yang memabukkan pria, aroma Bunga Afrodisiak.


Nyonya Lun terkejut melihat Zhi Shimo tidak bereaksi akan minyak wangi yang terbuat dari Bunga Afrodisiak, biasanya pria manapun akan langsung bereaksi dengan berlutut dan memeluk kakinya.


Zhi Shimo segera membaca ingatan dua pria yang berwajah pucat itu, dia ingin tahu siapa wanita penggoda iman pria ini.


Dalam hatinya mengumpat kesal saat tahu siapa wanita cantik yang memeluknya, ternyata ucapannya sesaat lalu memang benar ada janda Kota Kunlun yang disegani banyak orang.


Dua pria muda yang berwajah pucat itu adalah pelayan sekaligus gigolo. Sebelumnya, sudah banyak pria yang mati muda saat tidak dipakai lagi oleh Nyonya Lun, dikarenakan energi Yang telah diserap habis.


Setelah Nyonya Lun menyerap habis energi Yang, dia akan memulangkan korbannya dengan memberikan kompensasi berupa santunan senilai Pil Kultivasi tingkat Dewa Emas. Pria yang dipulangkan akan bertahan hidup selama beberapa hari, selanjutnya sudah dikuburkan.


Saat diperiksa oleh pihak penyidik, alibi Nyonya Lun selalu membuatnya lolos dari jeratan hukum. Suka sama suka, itu alasannya yang membuat Nyonya Lun tidak dihukum.


Ya, memang Nyonya Lun tidak pernah memaksa pria muda untuk mengikutinya, sebab dia selalu mengandalkan minyak wangi Bunga Afrodisiak. Bisa dipastikan pria manapun, tua dan muda akan berlutut kepadanya. Almarhum suami Qi Xiahuan Lun juga mati muda, penyebabnya juga sama, dimana dia kehabisan energi Yang.


Qi Xiahuan Lun melepaskan pelukannya, tapi tangan kanannya memegang bahu Zhi Shimo sehingga tidak bisa bergerak. Nyonya Lun berjalan dan berhenti ketika berhadapan dengan Zhi Shimo, dia melingkarkan kedua tangan dilehernya.


Zhi Shimo sendiri masih sedang memikirkan cara agar bisa lolos dari Qi Xiahuan Lun. Jika dia juga mengeluarkan aroma feromon afrodisiak, justru akan membuatnya dikejar-kejar oleh Nyonya Lun. Seandainya kekuatan Nyonya Lun berada di bawahnya, jelas Zhi Shimo yang akan menguras habis energi Yin.


Yang paling berbahaya bagi Zhi Shimo, jika Nyonya Lun mengetahui Teknik Dual Cultivation, maka dia bisa-bisa dibunuh. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh Zhi Shimo agar lolos dari jeratan Nyonya Lun?


__ADS_1


__ADS_2