
Chapter 78. The God Of Partikel.
Kembali tanah bergetar ketika banyak binatang mistik purba bergerak keluar dari bukit, mereka adalah Demon Monster Ape berbulu hitam. Dibelakangnya ada satu ekor Demon Monster Ape yang bulunya berbeda warna, itu adalah White Monkey King sebagai pemimpin dengan bulunya berwarna putih dan kulit tubuh berwarna merah.
Rata-rata Demon Monster Ape memiliki kekuatan tingkat God General dan White Monkey King di tingkat God Monarch level 5.
Semua orang jelas ketakutan dengan kekuatan para Kera yang jumlahnya mencapai ribuan ekor, kecuali Zhi Shimo yang tidak takut sama sekali, walaupun kekuatannya jauh dari para Kera.
Belum rasa takut mereda, tanah kembali bergetar hebat, lalu kerangka dan tulang yang berserakan dimana-mana mulai bergerak. Kerangka dan tulang itu dengan cepat menyatu, setelah itu kerangka mulai menggerakkan tubuhnya.
Zhi Shimo dan timnya terkepung dari segala penjuru, tapi masih ada satu jalan, yaitu terbang.
"Ayo, pergi dari sini!" Qin Diao Chin segera terbang dan disusul semua orang, termasuk Xu Huang yang tidak punya pilihan lain.
Namun, tubuh semua orang membentur dinding energi yang membatasi Bukit Tengkorak, dan membuat semua orang terpental ke bawah. Semua orang dengan sigap menstabilkan tubuh agar tidak sampai menghantam tanah.
"Bagaimana ini? Kita tidak bisa kabur!" kata Yuna Aurora yang panik, sebab jalur pelarian telah terkepung, dia juga melihat Demon Monster Ape dan semua kerangka binatang purba semakin mendekat.
Bang...
Zhi Shimo segera mengeluarkan Pagoda Penjara dan berkata, "kalian masuk ke lantai tujuh dan kendali Pagoda Penjara untuk menyedot mereka!"
Semua orang segera terbang dan masuk ke jendela Pagoda Penjara di lantai tujuh. Namun Zhi Shimo tidak mengikutinya dan membuat semua tim menjadi panik.
"Kamu cepat masuk!" teriak Yuna Aurora sambil melihat ke bawah.
Zhi Shimo mendongak dan menjawabnya, "jangan khawatir! Segera alirkan energi kalian pada panel kendali Pagoda Penjara!"
Setelah berbicara, Zhi Shimo mengeluarkan sepuluh Tubuh Bayangan, dia sendiri segera berubah wujud menjadi angin. Melihat Zhi Shimo yang menghilang, semua orang segera menutup pintu jendela Pagoda Penjara dan mengikuti perintah Zhi Shimo.
Tidak berselang lama, Demon Monster Ape yang memiliki tubuh lebih tinggi dari Pagoda Penjara segera menyerang dan berniat menghancurkannya. Sedangkan sepuluh Tubuh Bayangan langsung menyerang Demon Monster Ape yang memukuli Pagoda Penjara.
Bang... Bang...
Sayangnya, sepuluh Tubuh Bayangan dengan mudah dikalahkan oleh Demon Monster Ape, sebab kekuatannya hanya berada di tingkat Ancient God dan jelas bukan tandingannya. Pagoda Penjara berguncang hebat namun tidak mudah dihancurkan. Kerangka binatang juga ikut menyerang Pagoda Penjara, situasi ini membuat Tim Seribu Malam makin panik.
Semua orang yang berada di dalam Pagoda Penjara terhuyung-huyung, dan membuat mereka gagal mengalirkan energi spiritual untuk mengendalikan Pagoda Penjara. Namun mereka tidak menyerah dan segera menyelimuti kedua kaki dengan energi, lalu kembali mengalirkan energinya.
Pagoda Penjara menyedot apapun yang berada di depan pintu gerbang di lantai satu. Akan tetapi kerangka dan Demon Monster Ape tidak terpengaruh akan daya hisapnya, sebab mereka masih belum dilumpuhkan.
Sedangkan Zhi Shimo berada di atas Pagoda Penjara sambil menghitung kekuatannya jika ditingkatkan secara maksimal, dari Ancient God level 5 akan naik ke tingkat God Emperor level 5. Tapi masalahnya, walaupun dia kuat dari Demon Monster Ape setelah kekuatan dimaksimalkan, jumlah yang harus dihadapinya yang terlalu banyak, jelas tidak mungkin mengalahkan Demon Monster Ape dan kerangka binatang purba.
__ADS_1
"Kalahkan dulu rajanya!" rencana Zhi Shimo sambil melihat White Monkey King yang berdiri di atas bukit yang terbelah, dia melihat tangan kanan White Monkey King bergerak-gerak untuk mengendalikan kerangka binatang purba.
Zhi Shimo berpikir, jika White Monkey King dikalahkan, maka Demon Monster Ape dan kerangka binatang purba secara otomatis akan ikut berhenti menyerang.
"Aku coba dulu dengan kemampuan dari Batu Keabadian. Pertama, Solar Plexus Stone!" gumamnya sambil memejamkan mata untuk menghentikan waktu, yang akan berhenti selama waktu setengah dupa (15 menit).
Dari tengah alisnya mengeluarkan cahaya dan menyelimuti radius satu kilometer, seketika waktu berhenti, angin berhenti berhembus, Demon Monster Ape dan kerangka binatang juga berhenti seperti patung, White Monkey King juga seperti patung. Termasuk yang berada di dalam Pagoda Penjara ikut berhenti.
Segera Zhi Shimo mengeluarkan sepuluh Tubuh Bayangan untuk mengendalikan Pagoda Penjara. Dua Tubuh Bayangan segera masuk dan sesuai perintah, sedangkan Zhi Shimo segera melesat ke arah White Monkey King terlebih dahulu, sebab Solar Plexus Stone tidak banyak berpengaruh kepada target yang lebih kekuatan darinya.
Zhi Shimo menyelimuti tubuh White Monkey King dengan energi supranatural dan dalam sekejap menghilang, lalu muncul di dalam Dunia Jiwanya. Di dalam Dunia Jiwa, White Monkey King seketika lemah dan tidak memiliki kekuatan apapun.
Zhi Shimo segera menyegel kekuatan White Monkey King dan membuatnya pingsan. Setelah itu, dia mengeluarkan White Monkey King dari Dunia Jiwa dan memasukkan ke dalam Pagoda Penjara.
Tidak berhenti sampai disitu, Zhi Shimo membantu Tubuh Bayangannya untuk memasukkan Demon Monster Ape hingga Pagoda Penjara penuh. Zhi Shimo segera menggunakan Third Eye Stone untuk mengendalikan kerangka binatang, lalu dia memasukkan ke dalam cincin dimensi.
Rencananya, kerangka binatang purba akan dijadikan pasukannya jika dalam keadaan darurat. Setelah kerangka binatang purba dibereskan, dia membantu Tubuh Bayangan dengan menendang Demon Monster Ape secara acak agar masuk ke dalam Pagoda Penjara.
Akhirnya waktu setengah dupa telah habis dan membuat semua kehidupan di dalam radius satu kilometer kembali normal, tapi semua kehidupan terlihat kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi.
Kesempatan ini oleh Zhi Shimo dimanfaatkan untuk menggunakan Throat Stone yang mampu memanipulasi pikiran, proyeksi astral dan berkomunikasi dengan alam bawah sadar. Tetapi Zhi Shimo berniat memanipulasi pikiran Demon Monster Ape agar tunduk.
Namun, kemampuan Throat Stone hanya bisa mengendalikan lima puluh ekor Demon Monster Ape, sebab kekuatannya lebih tinggi dari Zhi Shimo.
Bang... Bang...
Lima puluh ekor Demon Monster Ape menyerang bangsanya sendiri yang masih kebingungan.
Sedangkan Yuna Aurora, Qin Diao Chin dan semua Tim Seribu Malam juga kebingungan, mereka baru sadar setelah mendengar suara pertarungan di luar Pagoda Penjara, mereka melihat dua Tubuh Bayangan mengendalikan Pagoda Penjara.
Segera Yuna Aurora dan timnya melihat ke luar jendela dan syok apa yang baru saja mereka lihat. Kerangka binatang purba tidak lagi terlihat, ribuan Demon Monster Ape tinggal separuhnya, mereka juga melihat lima ekor Demon Monster Ape yang sedang memukuli bangsanya.
Lalu Shima Yao melihat panel kendali yang menunjukkan angka 7.342 ekor lebih telah terpenjara di dalam Pagoda Penjara, itu sudah termasuk King Kong Nightmare.
"Ya Dewa!! Apakah dia seorang diri dengan dibantu delapan Tubuh Bayangan mampu memenjarakan 6.000 ekor lebih Demon Monster Ape?" seruan Shima Yao dan semua tim melihat angka di panel kendali yang terus bertambah.
"Dia lebih dari monster yang sebenarnya!" gumam Qin Diao Chin yang tidak bisa berkata-kata dengan kehebatan Zhi Shimo, dia geleng-geleng kepala bagaimana mungkin Zhi Shimo mampu melakukannya.
"Seandainya kita dipertemukan lebih awal, mungkin aku dulu tidak akan meninggalkan Galaksi Kelahiran dan kamu bisa menaklukkan Monster Lima Elemen!" batin Qin Diao Chin yang tidak bertemu dengan Zhi Shimo ketika dia dalam masa-masa sulit.
Semua orang mengangguk setuju dengan ucapan Qin Diao Chin. Lalu mereka melihat lima puluh ekor Demon Monster Ape membuat kalang kabut bangsanya sendiri yang kini tidak memiliki pemimpin.
__ADS_1
Dikarenakan tidak lagi memiliki pemimpin, Demon Monster Ape kabur ke tempat mereka keluar dari bukit terbelah. Lima puluh ekor Demon Monster Ape tidak mengejar bangsanya sendiri, sebab mereka dalam kendali Zhi Shimo.
Kemudian Zhi Shimo memperlihatkan wujud aslinya dan melompat di atas kepala salah satu Demon Monster Ape, lalu memberikan segel keluarga keempat sebagai bawahan.
Semua orang melihat apa yang dilakukan oleh Zhi Shimo. Yuna Aurora dan Ming Yun tersenyum saat tahu suaminya menjadikan mereka sebagai bawahan, terlihat di dahi Demon Monster Ape muncul tato Yin Yang.
"Kalian bisa tunggangi yang sudah aku berikan segel, alirkan energi spiritual dikepalainya agar mematuhi perintah mu," kata Zhi Shimo kepada timnya, lalu dia melompat ke kepala Demon Monster Ape yang diam seperti patung.
Yuna Aurora segera keluar dari jendela Pagoda Penjara dan mencari Demon Monster Ape yang paling kuat, dia melihat salah satunya yang memiliki kekuatan God General level 9. Yuna Aurora langsung melesat dan berhenti tepat di atas kepala targetnya, lalu meletakkan telapak tangan di segel Yin Yang.
Ming Yun juga mengikuti Yuna Aurora dan memilih Demon Monster Ape yang paling kuat, Qin Diao Chin tersenyum melihat semua orang berlomba-lomba memilih tunggangan, dia bersama Qin Lianshi juga ikut keluar.
"Hahaha! Adikku memang luar biasa!" pujian Xu Huang yang senang memiliki tunggangan raksasa, dia melihat Pang Heng yang sedang mengalirkan energi spiritual di dahi Demon Monster Ape dan segera menirunya.
Sambil duduk di bahu kanan White Monkey King yang dijadikan tunggangan, Zhi Shimo melihat tim yang mulai membiasakan diri untuk mengendalikan tunggangannya.
Sedangkan Naga Tanah, Naga Langit dan Celestial She melongo melihat kehebatan Zhi Shimo, mereka masih kebingungan apa yang baru saja mereka lihat. Waktu berhenti dan Zhi Shimo dengan mudah menghilangkan White Monkey King, lalu muncul lagi dalam keadaan lemah.
"Apakah Tuan Muda menggunakan kemampuan menghentikan waktu?" tanya Naga Langit kepada Celestial She dan Naga Tanah.
"Iya, aku kira...! Tidak kurang dari setengah dupa!" sahut Celestial She yang kini memikirkan kemampuan Zhi Shimo yang tidak pernah dia lihat.
"Benar apa yang dikatakan Nyonya Shimo!" dukung Naga Tanah yang membenarkan ucapan Celestial She.
Celestial She yang selalu dipanggil dengan sebutan Nyonya Shimo menjadi makin bangga memiliki suami yang hebat.
"Kemampuan Tuan Muda pasti dari Yang Mulia Dewa Tian!" tebak Naga Langit yang masih ingat dengan kemampuan orang yang bernama Dewa Tian, tapi dia berbicara hanya dengan Naga Tanah dan Celestial She tidak mendengarnya.
Dewa Tian (Dewa Langit) adalah nama ke-Dewa-an kakek Tian Ba, namun ada yang menyebutnya sebagai The God Of Partikel (Dewa Partikel).
Konon, Dewa Tian memiliki kemampuan mengendalikan ruang dan waktu, seringnya menjelajahi masa depan dan kembali ke masa lalu, membuatnya memiliki banyak pengetahuan. Salah satunya adalah pengetahuan yang diberikan kepada cucunya si Dewa Binatang tentang kelebihan Delapan Batu Keabadian.
Untung saja Dewa Tian tidak memiliki sisi buruk sehingga kemampuannya tidak disalahgunakan, dia hanya senang mempelajari segala pengetahuan dan sifatnya menurun kepada cucunya si Zhi Shimo (Tian Zhi Shimo).
Kemampuan kakek Tian Ba diperoleh saat meredam kemarahan Petir Semesta yang hampir menghancurkan Alam Jagat Raya.
"Huss! Jangan sembarang menyebutkan nama beliau!" tegur Naga Tanah kepada Naga Langit yang selalu saja keceplosan berbicara.
Seketika Naga Langit terdiam dan menyesali perkataannya. Entah apa yang mereka berdua takutkan dengan nama The God Of Partikel?
Bersambung.
__ADS_1