Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 174. Qiu Long si Strongest Dragon.


__ADS_3

Chapter 174. Qiu Long si Strongest Dragon.


Shuǐ Jīnglíng yang melihat kejadian itu, segera berubah menjadi energi dan masuk ke dalam tubuh Zhi Shimo. Semua orang yang melihatnya hanya bisa melongo, karena pergerakan Naga Pelangi Surga sangat cepat.


Kun Ashi dan yang lainnya segera mengikuti Zhi Shimo. Sayangnya, mereka telah kehilangan jejak Zhi Shimo yang memasuki celah-celah tanah...


Sedangkan Zhi Shimo dibawa oleh Naga Pelangi Surga, dan Naga itu adalah Qiu Long. Zhi Shimo tidak sedikitpun berontak ketika tubuhnya dililit karena tahu, dia melihat Qiu Long masuk ke dalam celah-celah tanah yang mengeluarkan air panas belerang. Untung saja Zhi Shimo mampu memperkecil ukuran tubuhnya untuk menyesuaikan celah tanah.


"Kamu bawa aku kemana?" tanya Zhi Shimo yang penasaran, sebab dia telah dibawa oleh Qiu Long sangat dalam, namun Qiu Long tidak menjawab.


Kemudian, Zhi melihat tanah yang berbentuk sebuah tungku berbentuk tabung dengan ujung bawahnya mengerucut, diatasnya terukir seekor Naga. Di bawah Naga tersebut terdapat sebuah lubang berbentuk kotak. Sekilas memang tidak ada yang menarik dari tungku tersebut.



Qiu Long langsung masuk ke dalam tungku tersebut, lalu melepaskan Zhi Shimo dan menghilang setelahnya. Tujuh Naga tua segera keluar dan melihat sekitarnya. Lalu disusul oleh Shuǐ Jīnglíng dan Celestial She.


Zhi Shimo, Shuǐ Jīnglíng dan Celestial She tercengang melihat didalamnya yang ternyata terdapat ruangan besar, dan banyak senjata berbagai macam jenis yang melayang-layang.


Peringkat senjata tersebut terendah di tingkat Artefak Bintang Satu tahap rendah dengan jumlahnya sangat banyak. Semakin tinggi peringkatnya semakin sedikit senjatanya.


Namun, dari begitu banyaknya senjata, ada dua jenis yang menarik perhatian Zhi Shimo, yaitu senjata pedang dan satunya tidak lain adalah Zirah Perang Naga milik Qiu Long.


Senjata pedang tersebut memancarkan aura yang menindas, mengeluarkan cahaya berwarna kebiruan, itu adalah Pedang bermata dua namanya Dragon Sword.



Yang membuat decak kekaguman, pedang tersebut dan Zirah Perang dikelilingi oleh berbagai macam senjata, ada pedang bermata dua (Sword), Saber yang merupakan pedang bermata satu, tombak, Kapak, Palu, tongkat dan masih banyak lagi jenisnya.


"Cakar Baja, keluar!" teriak Tian Long sambil melihat ke arah Zirah Perang milik Qiu Long.


Ya, Cakar Baja adalah nama julukan si Qiu Long, sebab cakarnya mampu merobek senjata jenis Artefak Bintang Lima. Dia juga seorang ahli Pandai Besi, senjata yang ada di dalam tungku adalah buatannya.


Diantara Satria 12 Naga, Qiu Long si Strongest Dragon adalah yang paling kuat, tetapi bukan sebagai pemimpinnya, dikarenakan kekurangan dalam mengendalikan emosi.


Tian Long lah yang menjadi pemimpin dari Satria 12 Naga. Fucang Long yang handal dalam berbicara, karena itu dia sering berbicara kepada Zhi Shimo. Ying Long si Ancient Dragon dan yang paling tua sebagai penasehat karena kebijaksanaannya. Semua Satria 12 Naga memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, tapi saling melengkapi.


"Hei! Keluar kamu Cakar Baja, sudah tidak sopan kepada Tuan Muda, masih saja bersembunyi!" ujar Fucang Long dengan suara yang keras.


Strongest Dragon yang membawa Zhi Shimo hanyalah tubuh kesadaran, sebab itu ketika masuk ke dalam tungku langsung menghilang. Qiu Long setiap tahun akan keluar dari ruang tungku untuk melihat situasi dunia luar. Setiap keluar selalu di tempat dan waktu yang sama, sehingga semua orang beranggapan jika sumber mata air panas belerang merupakan fenomena alam.


Setelah Fucang Long memanggil, keluar seorang pria dari zirah Perang, dia bertubuh besar, tinggi serta berotot, memiliki dua pasang tanduk naga dengan jubah berwarna keemasan.

__ADS_1


Qiu Long tertawa kecil sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal, alias cengengesan. Melihat sikap yang tidak sopan, Tian Long dan sahabatnya segera menghampiri.


Seperti biasanya, reuni pun dimulai, di mana Qiu Long dikeroyok oleh tujuh Naga tua. Walaupun dikeroyok, Qiu Long dengan mudah menetralisir setiap serangan sahabatnya.


Zhi Shimo tersenyum sambil geleng-geleng kepala, lalu dia menghampiri Dragon Sword yang menarik perhatiannya. Namun, disaat mendekatinya, semua senjata menyerangnya.


Zhi Shimo segera mundur dengan sangat cepat sebelum mengenainya. Dan, semua senjata kembali memutari Dragon Sword yang tampak sangat melindunginya.


"Kalian peringkat rendah berani-beraninya menyerang ku!" geram Zhi Shimo sambil mengeluarkan Artefak Alami, yaitu Pedang Semesta.


Seketika aura kekuatan Pedang Semesta membuat semua senjata langsung menjauhi Zhi Shimo. Delapan Naga tua segera berhenti bertarung saat merasakan aura kekuatan Artefak Alami, mereka melihat Zhi Shimo memegang Pedang Semesta.


Kedua mata Qiu Long berbinar-binar melihat Pedang Semesta, dia segera menghampiri Zhi Shimo dan diikuti oleh sahabatnya. Kecuali Tian Long tidak terkejut, sebab dia pernah merasakan kehebatan Pedang Semesta saat dirinya dipegang oleh si Wei Yan.


"Tuan Muda, luar biasa senjata ini!" pujian Qiu Long yang belum menyadari jika didekatnya adalah Celestial She.


Sebagai seorang ahli Pandai Besi, cukup sekali melihat sudah mengetahui jenis senjata apa yang dipegang oleh Zhi Shimo, bahkan jika bukan seorang ahli dengan mudah mengenali Artefak Alami.


Swosh... Boom...


Celestial She langsung memukul perut Qiu Long hingga terpental jauh, dia kesal karena suara Qiu Long sangat keras dan dekat dengan telinganya.


Naga tua tertawa bahagia melihat Qiu Long terkena pukulan Celestial Snake. Qiu Long segera menstabilkan tubuh dan terkejut melihat musuh bebuyutan yang memukulnya.


"Tampaknya kamu paling kuat... Ayo, kita bertarung!" tantang Shuǐ Jīnglíng dan membuat Naga tua tertawa keras.


Qiu Long menelan salivannya sambil menggelengkan kepalanya, dia menatap tajam ke arah tujuh Naga tua yang menertawakan dirinya.


"Mereka berdua adalah pasangan Dao Tuan Muda!" ungkap Fucang Long agar Qiu Long tidak salah paham dan ketakutan.


"Kenapa kalian tidak memberitahukan sejak awal!" protes Qiu Long sambil mendekati sahabatnya.


"Kita saja baru bertemu dan langsung bertarung!" alasan Du Long.


Zhi Shimo hanya geleng-geleng kepala dan kembali melihat semua senjata tampak ketakutan dengan pedangnya, lalu dia bertanya kepada Qiu Long, "apakah semua senjata itu memiliki roh?"


Qiu Long tidak berani mendekati Celestial She, dia berkumpul dengan sahabatnya, lalu menjawab, "benar, Tuan Muda... Semua senjata Artefak Bintang hamba isi dengan roh binatang agar maksimal untuk digunakan...,"


Qiu Long berhenti berbicara saat dilirik oleh Celestial She, lalu kembali berbicara, "pedang yang dekat dengan zirah perang adalah Dragon Sword, senjata andalan hamba ketika bertarung dulu. Saat ini, itu milik Tuan Muda."


Setelah berbicara, Qiu Long melambaikan tangan kanannya dan Dragon Sword serta zirah perangnya mendekati Zhi Shimo. Sedangkan Zhi Shimo menyimpan Pedang Semesta dan meraih Dragon Sword tanpa kesulitan, sebab dia mengeluarkan garis darah Naga 12 Elemen.

__ADS_1


Zhi Shimo melambai-lambai Dragon Sword untuk membiasakan diri. Setelah terbiasa, dia mengeluarkan zirah perangnya agar menyatu dengan milik Qiu Long.


Tanpa diperintah, Qiu Long segera bertindak dengan menyatukan dua zirah perang dengan mudah, karena dialah orang yang menciptakan Zirah Perang untuk Satria 12 Naga.


"Dragon Sword dan Dragon Armor adalah pasangan. Saat ini, Tuan Muda tidak perlu lagi menggunakan Artefak Alami yang akan memicu permasalahan jika diketahui oleh pihak lain, terutama Maharaja Yaksa!" ujar Qiu Long yang masih mengingat penguasa Alam Suci.


Zhi Shimo mengangguk paham, lalu dia melambaikan tangan kirinya dan seketika zirah perangnya kembali menjadi sabuk.


"Apa tungku naga ini juga ciptaan mu?" tanya Zhi Shimo sambil melihat Qiu Long.


"Benar, Tuan Muda! Sengaja hamba samarkan menjadi tanah agar tidak menarik perhatian orang-orang serakah. Ini adalah Dragon Furnace, dikhususkan untuk menempa persenjataan jenis apapun hingga tingkat Half Artefak Natural...," jawab Qiu Long dan menjelaskan tentang Dragon Furnace.


Dragon Furnace merupakan Half Artefak Natural yang mampu memperbaiki senjata rusak, cukup diberi energi spiritual dan bahan-bahan tambahan.


Apabila senjata tidak utuh atau rusak, maka bisa ditingkatkan tanpa perlu susah payah, cukup menambahkan beberapa material atau dicampur dengan senjata yang memiliki peringkat lebih tinggi, dengan sendirinya Dragon Furnace memperbaiki senjata serta meningkatkan kualitas.


Misalkan senjata Armament Grade Beast tahap puncak, jika dicampur dengan Armament Grade Human tahap rendah, maka akan naik ke tahap menengah.


Selain untuk menempa persenjataan jenis apapun, Dragon Furnace juga digunakan untuk tempat berlindung dari serangan lawan dan juga untuk bersembunyi. Karena itu, Zhi Shimo tidak mengetahui keberadaan Qiu Long yang bersembunyi di dalam Dragon Furnace.


Mendengar penjelasan Qiu Long, Zhi Shimo mengangguk berulang-ulang, dia sangat mengagumi kemampuan Qiu Long sebagai seorang ahli Pandai Besi. Dia memikirkan tentang teknologi canggih milik ras cerdas.


"Dengan hadir Qiu Long, aku rasa menjiplak Interstellar Fighter akan lebih mudah," kata Zhi Shimo.


"Ya, Cakar Baja memang ahlinya. Dalam sekali melihat, dia dengan mudah menirukan teknologi modern!" sahut Fucang Long yang makin bersemangat.


Qiu Long membusungkan dada sambil menyilangkan kedua tangan di belakang pinggangnya, dia sangat senang dengan pujian Zhi Shimo dan sahabatnya.


Akan tetapi, Qiu Long menggigil ketakutan melihat sorot tajam mata Celestial Snake dan Shuǐ Jīnglíng. Seketika dia menjadi lemas dan pura-pura tidak melihat dua wanita yang ganas serta menakutkan.


"Kita kembali ke permukaan. Aku yakin banyak orang yang panik saat ini!" ajak Zhi Shimo setelah tidak ada hal yang perlu dilakukan lagi.


Segera Naga tua memasuki tubuh Zhi Shimo, demikian juga dengan Celestial She dan Shuǐ Jīnglíng. Hanya Qiu Long yang tidak masuk, sebab dia perlu menyatukan Dragon Furnace dengan pemilik baru.


Zhi Shimo dan Qiu Long segera keluar dari dalam tungku, mereka berhenti di depan Dragon Furnace. Qiu Long menepuk kepala ukiran naga dan seketika berubah menjadi kecil seukuran telapak tangan orang dewasa.


"Sekarang ini menjadi milik Anda. Cukup teteskan darah agar terkoneksi dengan Dragon Furnace!" ucap Qiu Long sambil memberikan Dragon Furnace.


Zhi Shimo menerimanya, lalu jari telunjuk tangan kanan dia iris dengan menggunakan kuku jari jempol. Keluar darah segar dari ujung jari telunjuk, kemudian dia usapkan di kepala ukiran naga.


Kedua mata ukiran naga mengeluarkan cahaya warna merah. Zhi Shimo segera terhubung dengan Dragon Furnace. Ternyata keunggulan lainnya bisa diubah-ubah sesuai dengan pikirannya untuk menyamarkan Dragon Furnace.

__ADS_1


Qiu Long segera masuk ke dalam tubuh tuannya yang masih mencerna pengetahuan dari Dragon Furnace...


__ADS_2