Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 08. Tantangan Yuna Aurora.


__ADS_3

Tantangan Yuna Aurora.


Setelah berkultivasi ganda selama waktu enam dupa, akhirnya Celestial She lemas karena telah mencapai puncak kenikmatan berulang-ulang tanpa mampu membuat Zhi Shimo mengeluarkan air surganya.


"Kamu hebat...," pujian Celestial She dengan telungkup dengan Zhi Shimo berada di atasnya, dan tongkat besar itu masih terbenam di dalam rahimnya.


Lalu tangan kiri Celestial She melambai dan muncul empat kitab, Kitab Asal Muasal Alam Semesta. Spontan Zhi Shimo menghentakkan pinggulnya makin keras hingga membuat tubuh Celestial She memantul naik turun.


Zhi Shimo jelas kesal telah dipermainkan oleh Celestial She yang ternyata telah mencuri Kitab Asal Muasal Alam Semesta, dan selalu berbelit-belit untuk tidak segera mengungkapkannya.


"Arghh!!" teriak kenikmatan Celestial She ketika kembali mencapai puncak.


Namun Zhi Shimo yang kesal tidak memberikan kesempatan kepada Celestial She untuk bernafas, dia terus menghajar goa surganya dengan posisi tetap terlungkup.


"Ohh!! Ampun, ampun aku tidak kuat!" mohon Celestial She yang tubuhnya tidak mampu menahan rasa nikmat bertubi-tubi.


"Aku keluar... Tahan dulu!" pinta Zhi Shimo yang akan mencapai puncak, dia makin keras menghajar lembah surga milik Celestial She.


Celestial She mengangkat pantatnya agar rahimnya di penuhi air surga milik Zhi Shimo, dia kembali berteriak keras saat merasakan semburan tongkat, dia juga kembali mencapai puncak kenikmatan yang sudah tak terhitung berapa kali telah merasakan indahnya dunia.


Seketika Celestial She terkulai lemah dan tubuhnya tertindih oleh Zhi Shimo yang mencapai puncak. Lalu dia mencium bibir Celestial She tanpa berniat melepaskan tongkatnya yang masih berdiri kokoh.


"Layak sebagai Dewa Binatang!" pujian Celestial She yang bangga tidak salah pilih pasangan Dao, setelah Zhi Shimo melepaskan ciumannya.


"Kenapa kamu tidak bilang telah memiliki empat Kitab Asal Muasal itu?" tanyanya dengan ketus.


"Tarik dulu ...!" pinta Celestial She.


Lalu Zhi Shimo duduk dengan tongkatnya yang masih berdiri dengan kokoh. Celestial She membalikkan badan dan terlentang, dia melihat tongkat Zhi Shimo yang masih berdiri kokoh dan geleng-geleng tak berdaya melawan keganasannya.


"Lihat ... Jadi lebar!" sungut Celestial She sambil memperlihatkan lembah surga.


Zhi Shimo tertawa ringan dan membelai lembah surga milik Celestial She, lalu kepalanya turun ke lembah surga milik Celestial She. Celestial She terkejut dengan menghimpit kepala Zhi Shimo dengan pahanya, dia kembali merasakan nikmat.


"Berhenti, berhenti... Ah!" kembali Celestial She mencapai puncak hanya dengan permainan lidah Zhi Shimo.


"Katakan, bagaimana kamu bisa mengambil Kitab Asal Muasal itu?" pinta Excel Shimo dan menghentikan aksinya.


Kemudian, Celestial She berbicara bagaimana dia mencuri empat Kitab Asal Muasal Alam Semesta. Waktu itu, Celestial She bisa mencurinya setelah terjadinya Peperangan Kuno yang sudah sangat lama berlalu.


Saat itu keadaan Kuil Alam Kudus tidak seketat seperti saat ini, jadi dia bisa mencuri dengan bantuan peliharaanya. Tapi saat datang lagi untuk kedua kalinya, Kuil Alam Kudus telah dijaga ketat. Kemudian Celestial She mengurungkan niat untuk mengambil benda berharga di Kuil Alam Kudus, dia hanya mengambil sumberdaya yang melimpah.


Namun gagal, dia segera kabur saat dikejar oleh para penjaga Kuil Alam Kudus, untungnya dia menggunakan peliharaannya, sehingga bisa kabur dengan mengorbankan peliharaannya.


Lalu Celestial She berniat mempelajari Kitab Asal Muasal Alam Semesta, tapi kitab itu tidak bisa dia buka karena tersegel.


"... Dan aku pun datang lagi, tapi kali ini Alam Kudus telah terlindungi penghalang spiritual. Akhirnya aku urungkan niat, dan kembali berkelana dengan wujud seorang tabib."


Celestial She telah banyak menceritakan tentang perjalanan hidupnya. Zhi Shimo mengangguk dan kembali menindih Celestial She, dia mencium bibirnya untuk sejenak.

__ADS_1


"Apakah nama Dewa Binatang telah diketahui banyak orang disana?" tanya Zhi Shimo.


"Setiap kultivator yang mendeklarasikan nama ke-Dewa-annya, maka seluruh alam akan mengetahuinya. Karena hal itu aku tidak terima dan mencari-cari keberadaan mu. Tapi luasnya Alam Jagat Raya menyulitkannya, akhirnya aku putuskan untuk menunggu mu di Alam Tianwu, dan menemukanmu yang ternyata memang berbakat dan tampan!" jawab Celestial She dan tersenyum bahagia.


Zhi Shimo mengangguk paham dan beranjak dari tubuh Celestial She, lalu dia berkata, "ayo kita keluar, Yuna pasti khawatir dengan keadaanku!" ajaknya.


Swosh...


Celestial She masuk ke dalam tubuh Zhi Shimo, lalu terbentuk tato Celestial Snake melingkari leher Zhi Shimo. Kemudian Zhi Shimo mengambil empat Kitab Suci.


Disaat akan membuka Kitab Siklus Samsara, dia tidak bisa dan memang disegel oleh kekuatan Formasi Perlindungan yang sangat kuat. Zhi Shimo menyimpan keempat Kitab Asal Muasal Alam Semesta, dia akan mempelajari setelah memiliki waktu senggang.


...****************...


Yuna Aurora berjalan mondar-mandir dengan gelisah saat Kitab Suci tidak mengetahui apapun yang terjadi di dalam tubuh Celestial Snake, dia sangat khawatir jika Excel Shimo mendapatkan kesulitan.


"Kak, bagaimana dengan Dewa Binatang?" tanya Yusan yang kini telah berteman dengan Yuna Aurora.


Yuna Aurora melihat lagi Celestial Snake yang masih bergerak mengelilingi Alam Tianwu, lalu dia geleng-geleng tanda tidak tahu. Yusan menghela nafas berat dan memegang tangan kiri Yuna Aurora.


"Semoga dia baik-baik saja!" harap Yusan.


"Tenang saja, Dewa Binatang pasti baik-baik saja!" sahut Ratu Azalea Aurora yang tidak khawatir seperti putrinya, dia selalu tersenyum melihat putrinya telah jatuh cinta.


"Ibu, ajarkan aku untuk Teknik Kebangkitan!" pinta Yuna Aurora dengan telepatinya, dia ingin mengantisipasi jika ada hal yang merenggut nyawa kekasihnya.


"Ayo ikuti aku." Ratu Azalea Aurora terbang menuju Menara Air.


Yusan mengangguk dan dia duduk di kursi sambil melihat Celestial Snake yang tidak pernah berhenti bergerak tapi tidak lagi mengeluarkan suara raungan.


Kaisar Hernandez Celosia melihat istri dan putrinya, dia menyeringai saat tahu apa yang akan dilakukan oleh mereka, dia kembali mengobrol dengan Kaisar Kun lewat komunikasi telepati.


"Apa rencana mu?" tanya Kaisar Kun kepada Kaisar Hernandez Celosia.


"Aku akan buat Dewa Binatang untuk menikahi putriku. Dengan begitu dia pasti akan mengungkapkan rahasianya... Kamu jalankan rencana yang kita bahas tadi agar lebih meyakinkan... Ingat, usahakan jangan sampai Kitab Suci tahu!" jawab Kaisar Hernandez Celosia.


"Beres! Aku juga telah panggil putriku tercinta untuk mendukung rencana kita. Selain itu, ada peserta yang lebih kuat ikut dalam Konferensi Tianwu, dia akan menjadi rencana cadangan kita!" beber Kaisar Kun yang menambah rencana sebagai cadangan jika rencana sebelumnya gagal.


Mereka berdua telah merencanakan untuk mendapatkan apa yang Dewa Binatang miliki, seperti Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa, Jirah Perang Dewa Binatang dan termasuk Tombok Naga Langit milik Maharaja Yaksa.


Setelah waktu enam dupa, Ratu Azalea Aurora dan putrinya telah keluar dari Menara Air. Ratu Azalea telah memberikan Teknik Kebangkitan kepada putrinya, terlihat wajah Yuna Aurora tidak lagi kuatir seperti sebelumnya.


"Lihat itu!" seruan seseorang peserta Konferensi Tianwu sambil menunjuk ke arah Celestial Snake.


Semua orang tercengang melihat Celestial Snake dengan cepat menjauhi Alam Tianwu dengan tubuh yang mulai mengecil. Yuna Aurora menjadi panik saat khawatir kekasihnya dibawa oleh Celestial Snake, namun ibunya segera memegang pergelangan tangan putrinya sebelum menyusul Dewa Binatang.


"Jangan! Sangat beresiko!" cegah Ratu Azalea Aurora kepada putrinya.


"Tap--" Yuna Aurora berhenti berbicara saat melihat Celestial Snake tiba-tiba menghilang, "Shimo!!" teriakkan Yuna Aurora dengan air mata mengalir.

__ADS_1


Ratu Azalea Aurora memeluk putrinya, dan berkata, "jodoh takkan kemana-mana! Lihat dibelakang mu...!"


...****************...


Setelah Celestial Snake berdiam diri di dalam tubuhnya, dia meminta Celestial She untuk menjauhkan wujud Celestial Snake dari Alam Tianwu. Setelah Celestial Snake menjauh, dia berteleportasi dan muncul dibelakang Yuna Aurora, demikian juga dengan tubuh Celestial Snake yang besar ikut tiba-tiba menghilang.


Yuna Aurora membalikkan badan dan melihat kekasihnya yang tersenyum manis. Dia langsung menerjang untuk memeluk Zhi Shimo. Zhi Shimo pun membalas pelukan Yuna Aurora


Melihat Celestial Snake telah pergi, semua orang bernafas lega dan melihat kearah Dewa Binatang yang telah berpelukan dengan Yuna Aurora, dua pasangan itu membuat mata para pria dan wanita muda menjadi iri.


"Dewa Binatang, terima kasih telah menyelesaikan masalah ini! Ayo ikuti aku."


Suara Kitab Suci dari Galaksi Kelahiran membuat Zhi Shimo dan Yuna Aurora melepaskan diri. Yuna Aurora makin malu yang tidak sadar perbuatannya dilihat oleh banyak orang. Lalu Zhi Shimo mengikuti Kitab Suci, dia tidak tahu apa tujuannya dipanggil tanpa memberikan waktu untuk berkata.


"Junior Yuna, jangan ikut!" tegur Kitab Suci yang tidak ingin Yuna Aurora mengikuti Zhi Shimo.


Yuna Aurora melepaskan tangannya, dan berkata dengan telepatinya, "aku akan selalu menunggumu!"


Zhi Shimo mengangguk, lalu dia menyusul Kitab Suci.


Semua orang melihat Dewa Binatang, lalu suara bisikan segera terdengar. Banyak orang menduga jika Dewa Binatang akan mendapatkan hadiah dari Kitab Suci setelah berhasil mengusir Celestial Snake.


"Kamu jangan sekalipun melepaskan dia ... Lihat gadis-gadis cantik itu menginginkannya!" ucap Kaisar Hernandez Celosia yang memancing emosi putrinya.


Yuna Aurora menatap tajam kearah banyak wanita muda dan cantik yang memandang punggung kekasihnya, termasuk Yusan menjadi sasaran Yuna Aurora yang melotot.


"Jika kalian lebih cantik dariku dan berbakat, ayo kita bersaing! Jika mampu, taklukkan kekasihku!" tantang Yuna Aurora kepada semua wanita muda.


Seketika banyak cibiran dan cemoohan dari banyak wanita muda saat ditantang oleh Yuna Aurora. Yusan menghela nafas berat, dia mengakui jika Yuna Aurora lebih cantik dan berbakat darinya dan semua wanita muda. Namun, Yusan yakin mampu menaklukkan hati Dewa Binatang dengan pengalamannya.


"Kak, aku tidak mau bersaing. Tapi, aku akan mengikuti-mu!" kata Yusan kepada Yuna Aurora.


"Siapa takut! Jangan sok kamu!" salah satu wanita muda menerima tantangan Yuna Aurora, dia kesal dengan kesombongannya.


Wanita yang menerima tantangan Yuna Aurora berasal dari Galaksi Andromeda, dia adalah Shima Yao, dibelakangnya ada dua wanita muda dan cantik, mereka adalah Bai Nuan dan Juan Fangsu. Mereka bertiga didampingi oleh penguasa Galaksi Andromeda yang bernama Shima Mei.


Setelah tiga wanita itu menerima tantangan Yuna Aurora, disusul banyak wanita muda yang menjadi peserta Konferensi Tianwu juga menerima tantangan.


Ratu Azalea Aurora dan Kaisar Hernandez Celosia tertawa ringan melihat persaingan putrinya dengan banyak wanita muda.


"Putriku juga tidak kalah cantik dengan anakmu!" Celetuk Kaisar Kun yang ingin pamer kepada Kaisar Hernandez Celosia.


Kaisar Hernandez Celosia tertawa ringan dan kembali mereka mengobrol seputar kehebatan Dewa Binatang.


Yuna Aurora mendengus, lalu dia menarik Yusan untuk menjauhi semua pesaingnya. Ratu Azalea Aurora menyusul putrinya, dia enggan berdekatan dengan penguasa pria. Penguasa Galaksi Andromeda juga mengikuti Ratu Azalea Aurora untuk mengobrol.


"Sialan itu Dewa Binatang!" geram salah satu pria peserta Konferensi Tianwu yang iri dengan banyak wanita mengidolakan Dewa Binatang.


"Jangan khawatir! Disaat mulai Konferensi Tianwu, kita bunuh dia. Lebih baik kita bentuk tim untuk mengalahkannya!" sahut rekannya dan di anggukan kepala tanda setuju.

__ADS_1


Siapapun tahu jika semua peserta Konferensi Tianwu akan kembali berkultivasi dari awal, merupakan titik terlemah setiap peserta. Namun, tidak ada yang tahu aturan telah diubah semenjak adanya Celestial Snake.


__ADS_2