Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 58. Pohon Naga Tanah.


__ADS_3

Chapter 58. Pohon Naga Tanah.


Zhi Shimo terus mengikuti celah-celah sebesar pori-pori dan tidak tahu akan akhir ujungnya, dia hanya merasa masih di Gunung Leluhur Naga Tanah. Akhirnya ia melihat seberkas cahaya dan segera mendekatinya.


Swosh...


"Wow!!" seruannya saat baru keluar telah melihat danau yang dipenuhi oleh esensi darah.


Ternyata Zhi Shimo berada di bawah Gunung Leluhur Naga Tanah, danau itu terlihat seperti magma, namun tidak mengeluarkan panas. Ia melihat didalam danau itu bukan cairan magma, melainkan butiran-butiran seukuran ibu jari berbentuk bulat dan kenyal, itu adalah esensi darah naga. Kolam yang berada di gua ketiga yang dijaga oleh Long De Yuze berasal dari danau dibawah gunung.


"Kamu sungguh beruntung menemukan tempat ini! Aku perkirakan, Ras Naga Tanah tidak mengetahui adanya tempat ini, jika tahu kamu menuju ke sini sudah pasti akan terus memburu mu!" jelas Celestial She.


Memang Ras Naga Tanah mengira danau esensi darah ini hanya berupa magma pada umumnya, sebab itu mereka tidak mengekploitasi di bawah Gunung Leluhur Naga Tanah. Seandainya mengetahui, jelas danau esensi darah naga paling dijaga ketat, sebab esensi darah bisa meningkatkan kekuatan dan fisik kehidupan jenis apapun.


Zhi Shimo mengangguk setuju dan dia segera berubah wujud menjadi aslinya, lalu berjalan sambil melihat sekelilingnya. Dinding yang mengelilingi danau banyak tumbuh jamur darah dan juga banyak sekali Buah Suci Anggur Darah seperti yang ditemukan oleh Pang bersaudara. Namun, Buah Suci Anggur Darah ini tingkatannya lebih tinggi, yang dilihat oleh Zhi Shimo adalah jenis Anggur Darah Naga tingkat Langit, atau Buah Suci tingkat Langit.


Sedangkan jenis jamur yang menempel pada dinding disebut Jamur Mata Naga. Dua jenis itu tumbuh berkat esensi darah naga. Selain dua jenis itu, ada pohon setinggi tujuh meter, batang pohon itu seperti sisik ular dan mahkota pohon seperti bentuk tanduk naga, akar-akar yang menjuntai dari rantingnya seperti kumis naga. Ekor Naga memanjang dan membentuk lingkaran, dan terciptalah seperti sebuah danau.



Zhi Shimo berhenti saat melihat pohon yang unik tersebut, jenis pohon yang tidak pernah dia ketahui, dengan rasa penasaran dia bertanya kepada Celestial She yang lebih lama hidup, "pohon jenis apa itu?"


Celestial She tidak segera menjawab, sebab dia sedang mengingat-ingat kembali kejadian yang telah lama terlewati.


"Pohon itu perwujudan dari leluhur Naga Tanah yang pertama. Menurut sejarah serta cerita yang aku dengar, singkatnya, sebelum leluhur Naga Tanah yang pertama tewas, dia berubah menjadi pohon. Aku pikir awalnya semua cerita itu hanyalah omong kosong, namun setelah melihatnya sendiri dan sesuai ciri-ciri dalam cerita, legenda itu memang benar jika Naga Tanah pertama berubah menjadi wujud pohon!" jawab Celestial She dan sedikit menceritakan tentang leluhur Naga Tanah yang pertama.


Apa yang dikatakan oleh Celestial She memang benar. Dulu sewaktu Peperangan Kuno berlangsung, Naga Tanah merupakan salah satu kekuatan yang ditakuti, setiap hentakan kakinya mampu menciptakan gempa, setiap kali menghembuskan nafas memicu badai pasir, ketika kedua bola matanya bersinar mampu membuat targetnya menjadi patung tanah.


Namun kehebatannya tidak serta-merta tiada tandingannya, muncul Ras Titan yang memiliki tubuh raksasa yang mampu menandingi Naga Tanah.


Pertarungan diantara mereka tidak terelakkan, dimana pertarungan Naga Tanah dan Titan berlangsung selama empat hari untuk menunjukkan kekuatan.


Namun pada akhirnya, kedua belah pihak menelan kekalahan, Ras Titan tewas dengan tubuhnya tercerai berai dan berubah wujud menjadi bukit, salah satunya yang kini dikenal dengan Bukit Batu Gajah. Sedangkan Naga Tanah berubah menjadi pohon, yang dikenal dengan sebutan Pohon Naga Tanah.


Selain legenda Ras Naga Tanah dan Ras Titan, masih banyak legenda lainnya, seperti legenda Dewi Cahaya, legenda Naga Kekosongan yang bertarung dengan Maharaja Garuda (Eagle).


Yuna Aurora adalah titisan dari Dewi Cahaya, sedangkan Qin Diao Chin adalah titisan dari Naga Kekosongan. Yuna Aurora dan Qin Diao Chin belum menyadari jika mereka adalah titisan dari dua legenda.


Dan masih banyak legenda yang terkubur di Alam Tianwu, hingga sekarang tidak banyak orang yang mengetahuinya. Jadilah Alam Tianwu begitu misterius dan menyimpan banyak rahasia di dalamnya. Oleh karena itulah, para penguasa dan Kitab Suci menjadi Alam Tianwu sebagai pusat pertemuan jenius dari berbagai penjuru galaksi, tujuannya diadakan Konferensi Tianwu untuk mengetahui keturunan setiap legenda dan menyibakkan takbir misteri Alam Tianwu.


Alam Tianwu sendiri adalah nama dari seseorang yang hebat, namanya adalah Tianwu, legenda Tianwu yang paling misterius dari semua legenda dan hanya diketahui oleh segelintir orang yang berada di Alam Kudus. Kaisar Langit (Deity) dan Maharaja Yaksa juga tidak mengetahui sejarahnya.


Zhi Shimo yang mendengar cerita itu menjadi makin penasaran dan tidak sabar untuk mengetahui misteri Alam Tianwu, serta ingin tahu cerita setiap legenda.

__ADS_1


"Misteri membuat kehidupan menjadi berwarna! Sebelum mengetahui dibalik adanya misteri, hati gatal untuk terus mempelajari setiap pengetahuan," kata Zhi Shimo yang haus akan pengetahuan, baginya hidup tanpa pengetahuan adalah buta.


"Kamu benar! Aku terkadang geli mendengar pepatah yang berkata [puncak dari pengetahuan adalah ketidaktahuan]. Tapi anehnya, orang tanpa pengetahuan menjadi bodoh. Menurut hipotesis ku, pengetahuan itu tiada batasnya dan kita diharuskan untuk terus-menerus belajar!" sahut Celestial She.


Zhi Shimo tertawa ringan dan apa yang dikatakan Celestial She memang benar. Jika puncak dari pengetahuan adalah ketidaktahuan, maka buat apa belajar sedini mungkin, buat apa harus membuang waktu hanya untuk belajar dan belajar. Lalu apa tujuannya pengetahuan itu ada jika tidak untuk dipelajari, tapi ujung-ujungnya muncul perkataan - puncak pengetahuan adalah ketidaktahuan?


Setelah melihat sekelilingnya, Zhi Shimo berniat untuk menyerap esensi darah di danau. Namun sebelum memasuki danau...


"Tunggu!" cegah Celestial She dengan nada serius.


Zhi Shimo segera waspada dengan memeriksa sekitarnya, lalu dia melihat Pohon Naga Tanah bergerak seperti terkena angin, padahal di gua ini tidak ada sumber asal angin yang masuk.


"Humph!!"


Suara dengusan keluar dari Pohon Naga Tanah dan membuat Zhi Shimo melompat mundur saat angin kencang mengarah kepadanya. Ia langsung melepaskan pukulan berenergi ke arah pusaran angin.


Bang... Swosh... Brugh...


Benturan energi tak terelakkan, hingga membuat Zhi Shimo terpental dan menabrak dinding yang terbuat dari batu hitam. Ia segera bangkit saat melihat akar Pohon Naga Tanah menyerangnya, lalu dia berubah menjadi angin.


Bang... Bang...


Akar-akar pohon menabrak dinding karena tidak mengenai tubuh targetnya dan berhenti seketika. Zhi Shimo menghela nafas lega dan merasakan tanah pada gua bergetar ketika Pohon Naga Tanah bergerak.


"Kekuatannya berada di tingkat apa semasa hidupnya dulu?" tanyanya kepada Celestial She.


"True Resonansi... Lihat energi supranatural yang keluar dari akar-akarnya...!" jawab Celestial She dan Zhi Shimo membuka Mata Langit untuk melihat akar-akar yang menyerangnya.


Di akar-akar pohon terlihat serpihan cahaya yang sangat kecil seperti pasir, itu adalah energi kekuatan True Resonansi mirip dengan Energi Kunang-kunang, tetapi energi Kunang-kunang lebih besar dari itu.


"Dia menahan diri untuk menguji mu!" imbuh Celestial She dan di anggukkan kepala oleh Zhi Shimo.


Seandainya Pohon Naga Tanah berniat membunuh Zhi Shimo, tidak mungkin dia bisa menghindari serangannya.


"Keluarlah, aku tidak akan menyerang mu! Aku sudah lama tidak bertemu dengan manusia!"


Zhi Shimo tercengang saat mendengar suara seorang pria tua berasal dari Pohon Naga Tanah. Ia tidak segera menunjukkan wujudnya aslinya, sebab masih khawatir jika ucapan Pohon Naga Tanah hanyalah omong kosong.


"Teman, jangan khawatir! Jika aku berniat membunuhmu, serangan pertama ku dengan mudah melubangi seluruh tubuhmu!" tegur Pohon Naga Tanah yang nadanya berwibawa dan penuh kasih.


"Tuan Muda, keluarkan hamba!" Suara Naga Langit terdengar di benak Zhi Shimo.


Zhi Shimo segera mengeluarkan Tombak Naga Langit, lalu dia bertanya, "apakah kamu mengenalinya?"

__ADS_1


"Iya, hamba mengenalinya, Tuan Muda! Anda jangan takut, apa yang dia katakan memang benar!" jawab Naga Langit.


Akhirnya Zhi Shimo memperlihatkan wujud aslinya dengan membawa Tombak Naga Langit. Pohon Naga Tanah melihat Tombak Naga Langit yang berubah menjadi sosok seorang pria dewasa usia lima puluh tahun


"Hahaha! Ternyata kamu!" tawa Pohon Naga Tanah saat mengenali Dragon Sky, "aku tidak menyangka keadaan kita sama... Hahaha!"


Pohon Naga Tanah terus tertawa dan mengejek nasibnya dan Dragon Sky, sebab mereka sama-sama tidak memiliki wujud asli. Dragon Sky mendekati Pohon Naga Tanah dan duduk diatas kepalanya.


Plak...


Dragon Sky memukul kepala Pohon Naga Tanah, tapi tidak menghentikan tawanya. Kemudian Dragon Sky berbicara, "aku masih beruntung bisa berkeliling di seluruh dunia, sedangkan kamu berdiam seorang diri tanpa mampu meninggalkan tempat ini. Bodoh!"


"Orang yang kamu serang adalah Tuan Muda kita, bodoh!" ungkap Dragon Sky dan kembali memukul kepala Pohon Naga Tanah, walaupun Pohon Naga Tanah dibilang bodoh, dia tidak marah.


Seketika Pohon Naga Tanah berhenti tertawa dan melihat Zhi Shimo yang terlihat kebingungan. Namun, Dragon Sky berbicara kepada Zhi Shimo, "Tuan Muda, berubah lah menjadi Naga 12 Elemen, agar si bodoh ini mengenali Anda!"


Sebelum Zhi Shimo berubah, dia bertanya, "apakah tempat ini tidak diawasi oleh para penguasa dan Kitab Suci?"


"Jangan khawatir, tempat ini merupakan domain pribadi, dan tidak ada satupun Mata Dewa yang bisa menembusnya!" jawab Dragon Sky.


Zhi Shimo yang diminta segera berubah dan langsung meraung keras hingga menggetarkan gua. Batang dan akar Pohon Naga Tanah juga ikut bergetar saat merasakan tekanan kuat dari Zhi Shimo.


"Sekarang kamu tahu kan beliau adalah Tuan Muda kita! Tanpa Tuan Muda, kamu, aku dan yang lainnya tidak ada ada di dunia ini!" jelas Dragon Sky dan kembali memukul kepala Pohon Naga Tanah.


"Maafkan hamba, Tuan Muda!" ucap Pohon Naga Tanah dengan nada memelas.


Zhi Shimo segera kembali menjadi wujud manusia dan tersenyum setelahnya. Kemudian, Pohon Naga Tanah segera membuat singgasana dari akar-akarnya.


"Silakan duduk, Tuan Muda!" pintanya.


Zhi Shimo pun duduk di singgasana akar-akar pohon, lalu Pohon Naga Tanah menggerakkan singgasana untuk dekat dengannya dan Dragon Sky.


Dibenak Zhi Shimo, dia menduga jika Dragon Sky dan Naga Tanah merupakan wujud yang terpisahkan dari Naga 12 Elemen, atau bisa dikatakan mereka adalah dirinya. Situasi saat ini membuat Zhi Shimo semakin kuat menebak, jika kemunculan Bencana Petir Semesta karena dirinya.


Sedangkan Celestial She hanya bisa melongo melihat kekasihnya dihormati oleh dua sosok yang ditakuti dan juga melegenda. Dan, didalam hatinya menjadi bangga. Celestial She pun segera keluar dan duduk dipangkuan Zhi Shimo sambil menatap tajam kearah dua naga didepannya.


"Celestial Snake!!" seruan Pohon Naga Tanah yang juga mengenali Celestial She, sedangkan Dragon Sky hanya geleng-geleng kepala melihat kesombongan Celestial She.


"Aku adalah istrinya dan kalian harus memanggil ku... Nyonya Shimo!" kata Celestial She yang menyombongkan dirinya.


"Aduh!!" teriakan Celestial She saat Zhi Shimo mencubit pinggangnya.


Pohon Naga Tanah dan Dragon Sky tertawa melihat tuannya membela mereka, puas mereka berdua melihat Celestial She yang kesakitan...

__ADS_1


(Author: halo sobatku. Saya hanya meminta pendapat, apakah perlu saya bab atau flash back tentang Peperangan Kuno? Perkiraan akan ada 20 bab paling sedikit dan itupun hanya penjabaran secara singkat pada tokoh-tokoh legenda... Atau saya buatkan novel khusus dengan judul "Peperangan Global". Tapi, setelah saya buat kelanjutan dari God Of Beast 1. Mohon sarannya di kolom komentar atau di GC! Sehat selalu, bahagia dan banyak rejekinya. Salam.)


__ADS_2