Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 113. Mengalahkan Lei Ziran.


__ADS_3

Chapter 113. Mengalahkan Lei Ziran.


Sedangkan Tim Es Abadi bernapas lega saat serangan gabungan berhasil mengalahkan Zhi Shimo. Mereka tidak menyangka peringkat pertama yang memiliki kekuatan Half Alfa level 41 bisa dikalahkan dengan elemen es.


"Kelemahannya ternyata pada elemen--" ucap Lu Xu Pang dan berhenti berbicara saat melihat kristal es yang membekukan tubuh Zhi Shimo meleleh.


"Gunakan Formasi Penjara Es Abadi!" perintah Lu Xu Pang kepada timnya.


Tim Es Abadi mengeluarkan jurus andalan Kuil Mata Dewa. Mereka mengepung Zhi Shimo dan mengerakkan kedua tangan untuk mengaktifkan Formasi Penjara Es Abadi.


Muncul lingkaran kebiruan diatas kepala Zhi Shimo, lalu Tim Es Abadi menggerakkan tangan dengan kompak untuk mengendalikan lingkaran bertujuan menekan Zhi Shimo.


Tubuh Zhi Shimo terjebak di dalam lingkaran yang membentuk dinding es tebal, lalu dinding es dengan cepat menyusut untuk menyegel Zhi Shimo.


Akhirnya Tim Es Abadi berhasil menyegel Zhi Shimo, mereka mengusap keringat dingin diwajahnya. Lei Ziran sontak tertawa melihat peringkat pertama dengan mudah dikalahkan.


"Bodoh!" umpat Gigas Hector yang tidak senang dengan Lei Ziran yang tertawa, "lihat keadaanmu sendiri dan timmu!" Imbuhnya.


Seketika Lei Ziran berhenti tertawa dan menyadari jika tubuhnya masih terlilit akar-akar pohon, itu merupakan tanda Zhi Shimo baik-baik saja dan masih mengontrol elemen kayu.


Lu Xu Pang dan timnya mendengar perkataan Gigas Hector, mereka melihat Lei Ziran dan timnya masih terlilit akar-akar pohon.


"Bagaimana mungkin dia masih bisa mengendalikan elemen kayu?" kata Zhi Xiancai yang bertanya pada diri sendiri.


"Gunakan Formasi kedua, Formasi Penghancur Indera!" perintah Lu Xu Pang agar Zhi Shimo tidak lagi mampu menggunakan kekuatan.


Kembali Tim Es Abadi menggerakkan kedua tangan dengan gerakan yang sama. Kemudian muncul lima lingkaran berwarna biru tua mengelilingi Zhi Shimo. Lima lingkaran menjadi satu dengan Zhi Shimo sebagai pusatnya. Kembali dinding tebal menyegel tubuh Zhi Shimo yang berada di dalam penjara es.


Setelah menyegel Zhi Shimo agar tidak mampu menggunakan kemampuannya, Tim Es Abadi tercengang melihat Lei Ziran dan timnya masih tetap terlilit akar-akar pohon.


"Hahaha! Half Alfa kalian anggap remeh! Terlalu berlebihan kalian!" tawa Gigas Hector dan mencibir Tim Es Abadi.


Xu Huang yang berada di dalam Dragon Spaceship juga melihat perbuatan Tim Es Abadi, lalu dia menggerakkan meriam untuk membidik Tim Es Abadi.


"Tidak perlu repot-repot menggunakan senjata yang mampu menghancurkan True Delta."


Terdengar suara Zhi Shimo dibenak Xu Huang yang mencegah menggunakan meriam. Xu Huang menghela napas berat karena tidak bisa menunjukkan kehebatan Dragon Spaceship. Lalu dia keluar dari ruang kendali kapal dan melihat ke bawah.


"Senior, apa yang harus kita lakukan?" tanya salah satu pria pada Lu Xu Pang, dia berkomunikasi menggunakan telepati.


"Segera kita pergi dari sini sebelum segel es dihancurkan oleh Dewa Binatang!" jawab Lu Xu Pang yang tidak ingin Zhi Shimo mengalahkan timnya.


"Apa tidak lebih baik memanggil bala bantuan untuk mengalahkannya!" saran Zhi Xiancai.


Lu Xu Pang menatap wajah cantik Zhi Xiancai, lalu dia berpikir sejenak dengan saran sahabatnya. Setelah beberapa saat, dia melihat ke arah Laut Kecil, terlihat ada keragu-raguan untuk memanggil pelindung.


"Keadaan tidak tepat memanggil beliau! Lebih baik kita kabur dan menunggu momentum yang tepat untuk meminta bantuan!" tolak Lu Xu Pang dan segera melambaikan tangan kanannya.


Tanah yang menjadi es bergerak naik dan menggerakkan tubuh Lu Xu Pang menjauhi Zhi Shimo. Kemudian diikuti oleh timnya yang melakukan hal yang sama. Mereka mengendalikan elemen es sebagai sarana transportasi.

__ADS_1


Zhi Xiancai melambaikan tangan kanan dan muncul teratai es dan membawanya pergi menjauh Zhi Shimo, dia melihat kedalam dinding es dan terkejut melihat kedua mata Zhi Shimo sedang meliriknya. Zhi Xiancai meningkatkan kecepatannya dan menyusul Lu Xu Pang yang berada paling depan.


Namun, mereka syok saat melihat Zhi Shimo tiba-tiba muncul di depan mereka. Lu Xu Pang bermanuver ke kiri untuk menghindari Zhi Shimo, demikian juga dengan timnya yang ikut bermanuver ke kanan dan ke kiri.


Jurus andalan Kuil Mata Dewa bagi Zhi Shimo seperti permainan anak-anak, sebab kekuatan mereka jauh dibawahnya. Seandainya dia berada di tingkat Supreme God, Formasi Penjara Es Abadi dan Penghancuran Indera bisa dipastikan akan berpengaruh padanya.


Kemampuan jurus andalan Kuil Alam Es hanya mampu digunakan bagi lawan yang lebih kuat satu tingkat dari Lu Xu Pang. Sedangkan Lu Xu Pang sebagai pemimpin dan pusat kendali Formasi Es Abadi memiliki kekuatan God Sovereign level 6.


Saat Zhi Shimo terpenjara dalam dinding es tebal, dia sengaja tidak melawan untuk melihat seberapa besar kehebatan jurus andalan Kuil Alam Es. Dan melihat Tim Es Abadi akan kabur, Zhi Shimo segera berteleportasi dan muncul di depan mereka.


Zhi Shimo mengunci punggung Zhi Xiancai yang akan kabur, dia tiba-tiba muncul disampingnya seperti melayang sambil bergerak. Zhi Xiancai terkejut melihat Zhi Shimo berada di sisi kiri dengan mengembangkan senyuman hangat. Lalu dia melihat kaki Zhi Shimo yang ternyata mampu mengendalikan elemen es.


"Aku hanya ingin berbicara dengan kamu, tapi tindakan kalian berlebihan!" jelas Zhi Shimo agar tidak ada kesalahpahaman antara mereka, dia masih bersikap lembut karena masih dalam satu marga.


Sayangnya, Zhi Xiancai tidak mempedulikan ucapan Zhi Shimo, dia kembali bermanuver ke kanan agar bisa menjauhinya.


Gigas Hector memerintahkan kepada timnya untuk menyerang Tim Es Abadi yang kabur dengan pukulan jarak jauh, dia sengaja menjatuhkan Tim Es Abadi dan Zhi Xiancai.


Tanpa sadar, Zhi Xiancai yang terus menghindari Zhi Shimo telah jauh dari timnya. Sedangkan Zhi Shimo seperti sedang bermain-main dengan elemen es tanpa sedikitpun menjauh dari Zhi Xiancai.


"Pergi kamu!? Kamu tidak layak berbicara kepadaku!!" bentak Zhi Xiancai yang kesal tidak bisa lolos dari Zhi Shimo.


Zhi Shimo sedikit terkejut dengan ucapan Zhi Xiancai, baru kali ini dia dianggap tidak layak bagi wanita. Tapi, bukan namanya Dewa Binatang yang tidak mampu menaklukkan hati wanita manapun.


Zhi Shimo merapatkan tubuhnya agar menempel pada Zhi Xiancai. Zhi Xiancai kembali bermanuver untuk menjauhi Zhi Shimo yang makin menjengkelkan.


Xu Huang tertawa melihat Zhi Shimo yang tampak ingin mendapatkan Zhi Xiancai, dia juga melihat Daratan Nisan Bertulis menjadi medan berselancar es bagi Zhi Shimo dan Zhi Xiancai.


Ya, Teknik 1.000 Cara Menaklukkan Wanita adalah ciptaan Xu Huang, salah satu jurusnya mampu menaklukkan Juan Rou, tapi 999 jurus yang lain gagal menaklukkan wanita. Namun, yang patut dicontoh dari Xu Huang adalah sifatnya yang tidak pernah menyerah mengejar wanita idaman.


Setelah berhasil menjauhkan Lu Xu Pang dan Zhi Xiancai, Tim Gigas Fire bersorak-sorai untuk menyemangati bos barunya agar bisa mendapatkan Zhi Xiancai yang cantik.


Zhi Xiancai baru sadar ketika tidak melihat timnya, lalu dia mengayunkan pedangnya saat Zhi Shimo yang lagi-lagi mendekatinya. Zhi Shimo melihat serangan pedang es, dengan santainya serangan Zhi Xiancai disentil.


Boom...


Zhi Xiancai terbelalak melihat serangan terkuatnya mampu dengan mudah dihancurkan oleh Zhi Shimo, dia segera meningkatkan kecepatannya agar bisa lolos dari Zhi Shimo.


Zhi Xiancai kembali syok melihat Zhi Shimo yang muncul di depannya. Daratan es yang licin dan jarak begitu dekat tidak mampu untuk Zhi Xiancai berhenti mendadak mau bermanuver. Akhirnya Zhi Xiancai menabrak tubuh Zhi Shimo yang langsung memeluk pinggangnya, dan mereka berdua terjatuh dengan tubuh Zhi Xiancai menindihnya.


"Aku menyelamatkan mu!" ujar Zhi Shimo sambil menatap wajah Zhi Xiancai, dia menjadikan punggungnya saat terseret.


Xu Huang dan Tim Gigas Fire tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Zhi Shimo. Mana ada orang yang menghalangi jalan bisa dikatakan menyelamatkan, sebab itu Xu Huang tertawa.


"Lepaskan!?" bentak Zhi Xiancai sambil melepaskan diri dari pelukan Zhi Shimo.


Namun, Zhi Shimo makin erat memeluk pinggang Zhi Xiancai.


"Air menjadi es sulit untuk dilepaskan!" alasan Zhi Shimo yang tidak mau melepaskan pelukannya.

__ADS_1


Zhi Xiancai yang marah segera mengigit leher Zhi Shimo. Akan tetapi, Zhi Shimo makin merapatkan lehernya di leher Zhi Xiancai agar tidak bisa mengigit, lalu melipatkan kedua tangan Zhi Xiancai dan memegangnya dengan tangan kanan. Sedangkan tangan kirinya menahan kening Zhi Xiancai.


"Lepaskan, tidak?" bentak Zhi Xiancai ditelinga Zhi Shimo.


"Tidak. Aku hanya ingin berbicara terkait marga Zhi!" tolak Zhi Shimo dengan sedikit menjelaskan niatnya.


"Lepaskan dulu!" pinta Zhi Xiancai dengan nada yang sedikit lebih lembut.


Zhi Shimo melepaskan tangannya. Zhi Xiancai langsung berdiri dan akan menendang kaki Zhi Shimo. Namun Zhi Shimo segera menghentakkan kaki kanan untuk mundur agar tendangan Zhi Xiancai tidak mengenainya.


Zhi Shimo segera berdiri dan mengembangkan senyuman hangat. Zhi Xiancai melihatnya mendengus kesal dan memalingkan wajah. Lalu dia melihat sekitarnya yang kini menjadi berantakan akibat elemen es.


"Apa mau mu?" tanya Zhi Xiancai tanpa melihat Zhi Shimo.


"Marga--"


"Big Bos, Lei Ziran dan timnya melarikan diri!" teriakan Gigas Hector yang melupakan tugasnya untuk menyiksa


Lei Ziran dan timnya bisa melarikan diri ketika Zhi Shimo terjatuh bersama Zhi Xiancai, sehingga kontrol terhadap elemen kayu menjadi terlepas. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Lei Ziran dan timnya.


Zhi Shimo melihat Lei Ziran yang terlebih dahulu kabur dengan menggunakan kemampuan dalam mengendalikan elemen petir. Kemudian, Zhi Shimo mengunci punggung Lei Ziran dan mengetuk jarinya di udara, atau tepatnya di posisi Lei Ziran.


Bermunculan energi Kunang-kunang yang mengelilingi Lei Ziran dan timnya. Spontan Lei Ziran dan timnya berhenti mendadak. Belum sempat berucap, energi Kunang-kunang melesat dengan sangat cepat ke arahnya dan Tim Petir.


Xu Huang ikut melihat ke arah Lei Ziran yang kabur, lalu dia berteriak, "mati!"


Boom boom boom...


Rentetan ledakan ketika energi Kunang-kunang mengenai sasaran. Seketika Lei Ziran dan timnya diselamatkan oleh Formasi 12 Bintang.


"Hahaha! Lemah!" tawa Xu Huang yang puas melihat Lei Ziran dan timnya harus mengulang dari awal, akhirnya pembalasan lebih menyakitkan untuk Lei Ziran dan membuat Xu Huang terpuaskan.


Zhi Xiancai dan Tim Gigas Fire melongo melihat Lei Ziran beserta timnya dengan mudah dikalahkan. Mereka melihat Zhi Shimo yang hanya tersenyum tipis dengan kekalahan Lei Ziran.


"Kakak, turunkan kapal," pinta Zhi Shimo yang ingin berbicara dengan Zhi Xiancai dengan nyaman di Dragon Spaceship.


Xu Huang segera menarik tuas kendali kapal dan perlahan mulai turun. Lalu Zhi Shimo melihat ke arah Zhi Xiancai dan berkata, "kita bicarakan di dalam kapal agar aman."


Karena tidak ada pilihan berhadapan dengan orang yang kuat, Zhi Xiancai hanya bisa mengangguk. Dia yakin Zhi Shimo tidak akan melukainya, sebab jika berniat, sudah sejak awal nasibnya akan sama seperti Lei Ziran.


Zhi Shimo mempersilahkan Zhi Xiancai untuk naik ke Dragon Spaceship setelah mendarat, lalu dia segera menyusul dan diikuti oleh timnya...


Di kejauhan dua orang melihat perbuatan Zhi Shimo yang mengalahkan Lei Ziran, mereka adalah anggota Mansion Dewi Kesenangan yang ditugaskan untuk menemui Lei Ziran dan peserta lainnya sesuai pesanan.


"Humph! Kita terlambat!" desah seorang pria yang tidak sempat memberikan sesuatu kepada Lei Ziran sesuai perintah.


"Sudahlah! Lebih baik kita menemui peserta yang lainnya!" ajak rekannya dan segera memacu kudanya untuk menemui Javier Caldwell.


Karena bukan sebagai eksekutor, mereka berdua tidak ada niatan untuk menargetkan Zhi Shimo, tugas mereka hanya sebagai mengirimkan pesanan. Mereka berdua memacu kudanya dengan kecepatan tinggi

__ADS_1


Akhirnya Lei Ziran harus mengulang untuk berkultivasi dan peringatan ketiga sementara diduduki oleh Javier Caldwell...


__ADS_2