
Chapter 201. Tiba Di Satelit Mata Bumi.
Walaupun Fung Feng mudah dikalahkan oleh Loi Shu Lian, dia tetap saja memanggilnya dengan sebutan wanita tua. Sebelum mereka berdua kembali bertarung, Zhi Shimo memberikan perintah kepada Loi Shu Lian untuk bersiap-siap pergi dari Galaksi Ghoul.
Melihat keengganan Loi Shu Lian, Zhi Shimo mengajaknya ke Dunia Jiwa. Setelah melihat isi Dunia Jiwa, akhirnya Loi Shu Lian mau meninggalkan Galaksi Ghoul, tetapi dia meminta waktu untuk membawa semua harta berharga yang ada di Satelit Mata Petir.
"Baiklah, aku akan menuju ke Satelit Mata Bumi. Setelah semuanya selesai, aku akan menjemputmu," kata Zhi Shimo setelah keluar dari Dunia Jiwanya.
"Saya akan tunggu Anda di sini!" ucap Loi Shu Lian dengan nada genit
Melihat sikap Loi Shu Lian yang tiba-tiba berubah sikap setelah melihat Dunia Jiwa, Fung Feng terlihat jijik, lalu dia berkata, "wanita tua yang memalukan!"
Setelah berbicara, Fung Feng segera terbang dengan sangat cepat menuju ke arah Satelit Mata Bumi, lalu disusul oleh Zhi Shimo sambil menertawakan mereka berdua.
Loi Shu Lian jelas kesal, lalu dia mengeluarkan bulu-bulunya yang berubah menjadi serat petir. Serat petir melesat ke arah Fung Feng yang sudah menjadi Burung Gajah.
Boom...
Ekor Burung Gajah terkena petir hingga asap pengepulan, terlihat seperti asap yang keluar dari lubang pembuangan akhir. Zhi Shimo tertawa melihat pantat Fung Feng berasap, dan tercium bau gosong.
"Awas jika kamu kembali, aku bakar pantatmu!" ancaman Loi Shu Lian yang tidak mengejar Fung Feng.
Setelah Fung Feng dan Zhi Shimo jauh dari Satelit Mata Petir, Loi Shu Lian buru-buru masuk ke dalam lubang yang menjadi tempat tinggalnya...
Burung Gajah terbang tidak terlalu cepat menuju ke arah Satelit Mata Bumi, sedangkan
Zhi Shimo tiduran di punggungnya. Setelah beberapa saat hening, dia membuka pembicaraan untuk menghilangkan kejenuhannya, dia bertanya, "kalian pasangan yang serasi, kenapa tidak menikah saja?"
"Cih! Siapa sudi yang mau dengannya!" jawab Fung Feng.
Ya, Fung Feng jelas tidak akan mau dengan Loi Shu Lian, sebab berbeda ras, dan juga sudah memiliki istri yang berada di Dunia Jiwa, dia juga sudah melihat keturunannya yang sedang hibernasi.
Fung Feng berterima kasih kepada Zhi Shimo yang membawa semua Ras Burung Gajah, sehingga dia tidak lagi khawatir tentang masa depan keluarganya.
"Apa kamu khawatir pernikahan menghasilkan keturunan yang cacat jika menikahi ras yang berbeda?" tebakan Zhi Shimo sambil memejamkan mata.
Tapi yang sebenarnya, dia sedang berkultivasi dengan menyerap energi kekuatan jiwa yang berasal dari Bunga Lotus.
Terdengar suara helaan napas berat dari Fung Feng. Setelah beberapa saat, dia menjawab, "benar, hamba sudah pernah menikah dengan wanita dari Ras Burung Elang. Hasilnya, putraku meninggal karena kelainan genetika!"
Mendengar perkataan Fung Feng yang sedih, Zhi Shimo tidak lagi berbicara. Memang ras lain tidak seperti Ras Manusia, di mana mampu memiliki keturunan dari ras lain, dan juga bisa beradaptasi dalam kondisi apapun. Hanya saja, Ras Manusia pada umumnya berusia lebih pendek daripada ras lain.
Pertanyaannya sendiri, justru membuat Zhi Shimo teringat istrinya yang sedang hamil, di dalam hatinya dia berharap, "semoga mereka baik-baik saja!"
__ADS_1
"Apakah begini rasanya jauh dari istri yang sedang hamil! Apakah istriku sudah melahirkan?" lanjutnya yang masih membatin, dia ingin melihat anak-anaknya yang baru lahir.
Ingin rasanya Zhi Shimo menjemput istrinya yang berada di Alam Kudus. Sayangnya, dia masih mengikuti Konferensi Tianwu yang masih berjalan 5 tahun, dan tersisa 15 tahun lagi. Selain itu, jarak Alam Kudus dan Alam Tianwu sangatlah jauh, dan jelas membutuhkan waktu lama.
Belum lagi, dia bisa bertemu dengan istri dan anak-anaknya setelah selesai menjalani sembilan siklus Samsara, dia menargetkan 1.000 tahun harus bisa menyelesaikannya.
"1.000 tahun... Saat ini saja masih kehidupan keduaku, dan kehidupanku yang pertama dan kedua ini jaraknya waktunya sangatlah jauh ... Bagaimana caranya aku bisa menyelesaikan siklus Samsara yang tersisa?" batinnya.
Zhi Shimo mengetahui jika dia adalah kehidupan kedua dari Naga tua. Jika bukan karena Naga tua, dia sampai kapanpun tidak akan tahu jika saat ini jalan kehidupan kedua.
Yang menjadi pertanyaan dihatinya, kenapa dia tidak sedikitpun mengingat masa lalunya. Walaupun tidak mengingat semua masa lalunya, seharusnya di dalam jiwa masih menyimpan sedikit kenangan.
"Kejadian apa yang mereka sembunyikan dariku? Apakah menyangkut keempat kakakku?" batin Zhi Shimo yang bertanya-tanya.
Karena tidak menemukan jawaban maupun seberkas kenangan masa lalu, dia tertidur. Seandainya, istrinya saat ini mengetahui perasaan Zhi Shimo, mereka juga akan merasakan kesedihannya.
Zhi Shimo menyimpan kesedihan ini hanya untuk dirinya sendiri, dia tidak ingin perasaan diketahui oleh siapapun...
Karena memikirkan kakaknya dan masa lalunya, Zhi Shimo sampai bermimpi, bermimpi bertemu dengan keempat kakaknya sewaktu kecil. Hanya inilah kenangan yang tersisa, dan dia tidak ingin melupakannya, masa kecil yang sangat bahagia...
Tidak terasa Fung Feng telah dekat dengan Satelit Mata Bumi. Jika dilihat dari luar angkasa, penampilan satelit Mata Bumi berwarna kebiruan, warna biru itu adalah lautan dan sedikit daratan.
Satelit Mata Bumi terlihat mirip dengan planet yang juga disebut Bumi di Galaksi Bimasakti, hanya berbeda ukurannya yang lebih kecil Mata, seperempat dari ukuran planet Bumi
Zhi Shimo yang sedang bermimpi tentang masa kecilnya, seketika terbangun. Dia membuka mata dan melihat luar angkasa yang banyak rasi bintang.
Zhi Shimo segera duduk, lalu dia menghela napas panjang setelah bermimpi, lalu dia melihat ke arah tujuan berikutnya.
"Apakah benar Satelit Mata Bumi adalah perwujudan dari binatang Naga?" tanya Zhi Shimo yang sesuai dengan informasi dari Queen Fiend Spirit.
Sebelum, Queen Fiend Spirit mengatakan jika Satelit Mata Bumi ada seekor Naga Tanah yang memiliki tiga mata dengan ukuran yang lebih besar dari naga pada umumnya.
"Bukan perwujudan dari seekor naga, tapi memang dikuasai oleh Naga yang memiliki mata tiga, dan namanya adalah Zhi Long!" jawab Fung Feng.
Mendengar nama Zhi Long mirip dengan dengan jiwa Naga Ruang dan Waktu yang bernama Shikong Zhi Long, membuat Zhi Shimo menebak jika penguasa Satelit Mata Bumi adalah Shikong Zhi Long.
"Apa nama lengkapnya adalah Shikong Zhi Long?" tanya Zhi Shimo yang ingin memastikan tebakannya.
"Hamba hanya beberapa kali bertemu dengannya, dia memperkenalkan diri dengan nama Zhi Long, dan bukan Shikong Zhi Long, Tuanku!" jawab Fung Feng dengan jujur.
Ya, memang Fung Feng bukan teman akrab dari penguasa Satelit Mata Bumi, diapun berkenalan saat melintas dan melihatnya. Pertemuan pertama diawali dengan pertarungan, dan dimenangkan oleh Zhi Long dengan mudah, di mana Fung Feng mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.
Setelah Fung Feng sembuh, dia kembali ke Satelit Mata Bumi untuk bertarung lagi. Pertemuan kedua ini, penampilan Zhi Long sedikit berbeda, di mana waktu itu Zhi Long memiliki mata seperti kristal di dahinya, padahal sebelumnya tidak memiliki.
__ADS_1
Singkat cerita, pertarungan kedua antara Fung Feng dengan Zhi Long berakhir kalah hanya dalam dua gerakan, kekalahan yang lebih memalukan dengan luka yang lebih parah dari sebelumnya.
Fung Feng kembali menemui Zhi Long setelah lukanya sembuh, tapi kali ini bukan untuk membalas dendam, melainkan untuk berkenalan sebagai tetangga antara satelit.
Fung Feng dengan sengaja tidak menceritakan pengalamannya yang kalah bertarung dengan Zhi Long karena malu. Setelah perkenalan itu, dia jarang melihat Zhi Long, tapi masih sering mendengar raungan Naga yang tampak marah-marah. Dan kejadian itu sudah sangat-sangat lama.
Karena tidak puas dengan jawaban Fung Feng, Zhi Shimo kembali bertanya, "apakah dia memiliki kemampuan dalam mengendalikan ruang dan waktu?"
Seandainya Fung Feng dalam wujud manusia, dia akan terlihat sedang tersenyum masam, karena tidak bisa menyembunyikan masa lalu jika Zhi Shimo terus bertanya.
"Hamba pernah dua kali bertarung dengannya... Pertarungan pertama, kita bertarung hingga seharian penuh, dan hamba yang kalah. Waktu itu, dia mengandalkan bola energi elemen tanah dan api...," jawabnya dan berhenti sejenak.
"Pertarungan kedua, hamba kalah dalam tiga gerakan. Hamba menyerang dan dia menghilang, lalu muncul sangat jauh. Hamba menyerang lagi... Di saat dekat dengannya, hamba sudah menghantam tanah, dan pingsan hanya dengan sekali ayunan ekornya. Saat itu dia menggunakan kemampuan yang aneh, seperti teknik yang Tuanku gunakan, berpindah tempat dalam sekejap." Lanjutnya.
Fung Feng tidak secara detail menceritakan pertarungannya, namun membuat Zhi Shimo mengembangkan senyuman, sebab 75 persen tebakannya benar jika Zhi Long adalah Space Time Dragon.
Untuk memastikan jika tebakannya benar, dia bertanya kepada Naga tua dengan komunikasi telepati, "apakah Shikong Zhi Long memiliki tiga mata?"
Naga tua yang sedang berkultivasi, mereka membuka mata, lalu saling berpandangan dengan sahabatnya saat mendengar suara Zhi Shimo.
"Tidak, Tuan, dia seperti kita yang memiliki dua mata!" jawab Tian Long mewakili sahabatnya.
Seketika tebakan Zhi Shimo langsung ambyar, dan harapan untuk bisa menemukan jiwa Space Time Dragon seketika hilang, dia tidak lagi memikirkan bahwa Zhi Long adalah Shikong Zhi Long.
Lalu dia memerintahkan Fung Feng untuk mendarat di Satelit Mata Bumi. Fung Feng mengikuti perintah, dia langsung menuju ke kediaman Zhi Long yang berada di sebuah bukit, di mana terdapat sebuah gua yang merupakan tempat tinggalnya.
Setelah melewati atmosfer Satelit Mata Bumi, Zhi Shimo dan Fung Feng mendengar suara raungan Naga yang keluar dari gua di bukit. Suaranya sangat keras dan membuat sekitarnya seperti tertipu angin, di mana bukit bergetar dan pepohonan bergoyang-goyang.
"Dia seperti ini sudah sangat lama, entah apa yang terjadi dengannya semenjak kedatangan gadis kecil itu!" ungkap Fung Feng yang membicarakan Queen Fiend Spirit.
"Apa yang dilakukannya?" tanya Zhi Shimo dengan rasa keingintahuan yang besar.
"Hamba tidak tahu, Tuanku!" jawab Fung Feng.
Sebelum Zhi Shimo bertanya lagi, Fung Feng kembali melanjutkan perkataannya, "mungkin saja karena gadis itu ingin menjinakkannya tapi gagal, dan meninggalkan luka sehingga dia meraung-raung setiap tiga hari sekali."
Zhi Shimo memikirkan perkataan Fung Feng yang terasa ganjil, tampak ada yang disembunyikan darinya. Dia ingin rasanya membaca ingatan Fung Feng melalui segel keluarga besarnya secara paksa, namun itu sama saja melewati batas toleransi.
"Kamu masuk saja ke Dunia Jiwa, aku khawatir akan ada pertarungan besar!" pinta Zhi Shimo yang ingin mengatasi penguasa Satelit Mata Bumi tanpa bantuan Fung Feng, dia menduga kekuatan Zhi Long lebih kuat dari Loi Shu Lian.
Tanpa menunggu jawaban dari Fung Feng, Zhi Shimo mengalirkan energi spiritual pada tubuhnya, dan dalam sekejap tubuh besar Burung Gajah telah berpindah ke Dunia Jiwa.
Sessions 1 End.
__ADS_1