
Chapter 53. Jing Jia Mee, Phoniex Ice. Waktunya Memetik Bunga (1).
Setelah beberapa saat, Long De Xiang dan lima pengawalnya membuka mata, mereka terkejut saat tidak melihat si penyusup lagi.
"Cahaya apa itu tadi? Manusia yang unik!" gumam Long De Xiang yang menjadi penasaran dengan Zhi Shimo, dia tidak menemukan penyusup di celah Lembah Mulut Naga.
"Salah satu dari kalian lapor kepada ayahku, sisanya cari dia sampai ketemu!" perintah Long De Xiang kepada pengawalnya.
"Baik, Putri."
Kelima pengawal itu segera mematuhi perintah dengan membagi tugas. Sedangkan Long De Xiang turun dan ikut mencari keberadaan Zhi Shimo.
"Tubuh lemah memang menyusahkan!" geram Zhi Shimo pada dirinya sendiri.
Ternyata Zhi Shimo telah masuk ke dalam Dunia Jiwa, disaat Long De Xiang dan pengawalnya memejamkan mata. Kesempatan ini dia gunakan untuk bersembunyi, Zhi Shimo berani masuk ke Dunia Jiwa dikarenakan adanya Formasi Alami di Lembah Mulut Naga.
Saat ini Zhi Shimo berada di kamar pribadinya dalam keadaan tubuh kembali normal tanpa jirah perangnya, lalu dia membaringkan tubuhnya di ranjang empuk. Celestial She segera keluar dan melihat sekitarnya dengan raut wajah kagum.
"Ternyata kamu seorang kaisar! Dimana kita sekarang ini?" tanya Celestial She saat melihat lukisan Zhi Shimo bersama banyak wanita yang cantik.
"Dunia Jiwa. Anggap saja ini seperti didalam tubuhmu!" jawab Zhi Shimo
Celestial She mengangguk paham, dia sebelumnya tertidur saat Zhi Shimo masuk ke dalam Dunia Jiwa, waktu itu masih berada di Desa Chang.
"Dunia Jiwa mu sangat luas ... Eh!! Ada galaksi juga disini... Wow! Banyak juga orang yang sangat kuat!" seruan Celestial She yang takjub, saat kesadarannya melihat keseluruhan Dunia Jiwa, lalu dia melihat Zhi Shimo yang sudah tertidur pulas karena kelelahan secara psikologis selama di Dunia Mistik.
Celestial She jelas kesal melihat Zhi Shimo yang masih sempat-sempatnya tertidur, lalu dia menghampirinya.
"Bangun... Cepat bangun! Kamu harus segera tingkatkan kekuatanmu!" geram Celestial She yang menganggap Zhi Shimo terlalu malas.
Zhi Shimo membuka matanya dengan malas, lalu dia berkata, "satu hari disini sama dengan waktu satu dupa diluar. Jadi, santai saja sejenak!"
Zhi Shimo menepuk kasur agar Celestial She ikut tiduran di sampingnya, lalu memejamkan mata dan kembali tertidur. Celestial She mengunci alisnya ketika meragukan ucapan Zhi Shimo sambil berpikir.
"Mungkin dia membuat Formasi Ruang dan Waktu!" tebakan Celestial She di dalam hatinya, dan mempercayai ucapan Zhi Shimo.
Celestial She tidak ikut tidur, dia lebih memilih untuk keluar dari kamar pribadi milik Zhi Shimo untuk menjelajahi Dunia Jiwa. Setelah membuka pintu kamar, dia terkejut melihat tiga wanita cantik, mereka adalah Nayoung, Xiao Yue dan Tao Chunhua yang sedang duduk menunggu Zhi Shimo.
Tao Chunhua, ibunya dan Xiao Yue juga heran melihat wanita keluar dari kamar pribadi Kaisar Shimo, mereka menduga jika kaisar nya mendapatkan wanita baru.
"Siapa kamu?" tanya Tao Chunhua kepada Celestial She dengan nada ketus, lalu dia melihat ke dalam kamar, dimana terlihat Zhi Shimo sedang tertidur.
"Aku... Lalu siapa kalian?" tanya Celestial She yang tidak kalah ketus nadanya.
__ADS_1
Xiao Yue dan Tao Chunhua jelas sangat marah dengan ketidaksopanan Celestial She, mereka berdua langsung melepaskan pukulan ke arah wajah Celestial She.
Celestial She tersenyum sinis melihat dua wanita muda yang menyerangnya, lalu dia mengangkat dua jari telunjuk untuk menahan kepalan tangan mereka.
Naman, sebelum tiga orang saling bersentuhan, tiba-tiba muncul dinding yang menghalangi mereka, dan suara "bang" terdengar saat pukulan Xiao Yue dan Tao Chunhua membentur dinding energi.
"Berhenti!" perintah Zhi Shimo kepada mereka sebelum berkelahi.
Celestial She menoleh kebelakang, lalu Xiao Yue dan Tao Chunhua mendorong tubuhnya. Mereka berdua langsung berlarian dan melompat ke tempat tidur, sambil tertawa senang mereka memeluk Zhi Shimo.
"Mereka berdua adalah Permaisuri Yang Mulia Kaisar Shimo. Kalau boleh tahu, siapa Anda?" tegur Nayoung kepada Celestial She yang sedang cemberut.
"Aku adalah istrinya... Lihat ini...." Celestial She menunjukkan bukti kepada Nayoung, bukti itu berupa segel keluarga besar Zhi Shimo.
Nayoung melihat segel di perut Celestial She dan mengangguk paham, lalu dia juga menunjukkan segel keluarga yang telah lama dia miliki. "Kamu pasti istrinya barunya, kan? Ayo, kita jalan-jalan di Dunia Jiwa!" ajak Nayoung.
Celestial She dengan senang hati menerima ajakan Nayoung, lalu dia menggandeng tangannya. Nayoung melihat sekilas Zhi Shimo yang sedang diganggu oleh putrinya dan Xiao Yue, lalu dia bersama Celestial She keluar dari istana utama.
Sedangkan Zhi Shimo yang ingin bersantai menjadi jengkel karena diganggu oleh Tao Chunhua dan Xiao Yue, sebab mereka berdua saling bergantian bercerita tentang apapun yang terjadi di Dunia Jiwa. Dan akhirnya, ujung-ujungnya pun bergosip.
"Jing Jia Mee yang usianya baru 18 tahun sudah di tingkat Dewa Emas (Supreme Immortal) level delapan, dia juga ahli Formasi Array tingkat Peri Langit tahap menengah... Sangat jenius dia!" pujian Xiao Yue yang terlihat iri karena bakatnya telah dilampaui oleh Jing Jia Mee.
"Tiba-tiba muncul dan menggemparkan Dunia Jiwa, Kerajaan Jing benar-benar menyembunyikan juniornya yang berbakat!" sahut Tao Chunhua seraya berpikir.
Kerajaan Jing dulunya bernama Kerajaan Huang, berganti nama semenjak kekalahan Raja Huang, waktu itu Dewa Binatang masih menjadi Wali Pelindung bagi Benua Jiang Shan.
Jing Jia Mee banyak diperebutkan oleh para kultivator muda dan juga bangsawan, namun dari banyaknya pria muda berbakat, kaya dan juga tampan, tidak ada satupun yang menarik hatinya.
Zhi Shimo yang mendengar obrolan kedua istri kecilnya menjadi penasaran. Sambil tetap berpura-pura tidur, dia mengeluarkan satu Tubuh Bayangan (klon) untuk melihat Jing Jia Mee.
Setelah mencari keberadaan Jing Jia Mee di wilayah Kerajaan Jing, ternyata memang benar dia berbakat dan juga cantik, tinggi badan 175 cm, rambut putih panjang sepinggang, telinganya runcing seperti Ras Peri, pakaiannya serba berwarna putih.
Zhi Shimo mengamati Jing Jia Mee yang sedang berlatih Formasi Array di belakang istana Kerajaan Jing. Jing Jia Mee yang sedang serius berlatih tidak mengetahui ada seseorang yang bersandar di pohon.
"Formasi Pentagram yang kamu ukir itu kurang tepat!" tegur Zhi Shimo.
Sontak Jing Jia Mee terkejut dan seketika diam membeku melihat sosok yang terkenal di Dunia Jiwa, dia tidak menyangka penguasa tunggal yang sulit ditemui masih menyempatkan diri menemuinya.
"Panjang umur, Yang Mulia Kaisar Shimo!" hormatnya dan segera berlutut.
Namun, Zhi Shimo melambaikan tangannya dan energi tak kasat mata menahan tubuh Jing Jia Mee agar tidak berlutut. Jing Jia Mee kebingungan harus berkata apa, yang dia lakukan hanya menunduk sambil berpikir.
__ADS_1
"Tidak perlu sopan, santai saja!" tegur Zhi Shimo dan berjalan mendekatinya.
"Wajahmu mirip dengan seseorang yang pernah aku kenal dulu, hanya saja dia tidak berbakat dalam Formasi Array," kata Zhi Shimo yang teringat Jing Jiao istrinya, wajahnya memang mirip.
Di dalam hati Jing Jia Mee, dia tidak suka dibanding-bandingkan, tapi karena dia memiliki kelebihan, ucapan Zhi Shimo membuatnya bangga.
Zhi Shimo mengamati Formasi Pentagram yang dibuat oleh Jing Jia Mee yang berada di lantai, lalu memberikan masukan kepadanya, "saat kamu membuat Formasi Pentagram, pertama yang harus diperhatikan adalah lima elemen utama... Disini dominan di elemen es... Jadi, pertama yang harus di ukir dulu adalah elemen air dan angin, kamu pilih salah satunya!"
Jing Jia Mee yang diberikan pengajaran dari orang yang menjadi inspirasinya serta pemilik Kitab Formasi Pentagram, jelas senang bisa dibimbing secara langsung. Ya, selama ini dia selalu gagal dalam membuat Formasi Pentagram, ternyata dia tidak memperhatikan geografis ditempatnya latihan.
"Terima kasih atas bimbingannya, Yang Mulia!" ucap Jing Jia Mee yang tidak berani menatap wajah tampan Zhi Shimo, "dia lebih tampan dari lukisan yang beredar!" batinnya.
Selama ini Jing Jia Mee dan banyak generasi muda mengetahui wajah Kaisar Shimo melalui lukisan, sebab penguasa tunggal Dunia Jiwa sangat sulit ditemui. Hanya para petinggi kekaisaran saja yang pernah melihat Kaisar Shimo.
Dayang-dayang istana segera melaporkan kepada Raja Jing (adik dari Jing Jiao), jika Kaisar Shimo berada di belakang istana. Segera dia keluar bersama beberapa menteri untuk menyambut kehadiran Kaisar Shimo.
Namun, saat tiba dibelakang istana, Raja Jing dan para menteri tidak berani mengganggu kaisar-nya yang sedang bimbingan Jing Jia Mee, mereka hanya ikut mendengar pengajarannya.
"... Kamu mulai dari awal!" pinta Zhi Shimo setelah sedikit memberikan penjelasan.
"Baik, Yang Mulia."
Jing Jia Mee segera mengikuti arahan Zhi Shimo, dimana dia mulai mengukir rune-rune elemen air yang menjadi elemen utama dalam Formasi Pentagram.
Disaat Jing Jia Mee memulai membuat Formasi, Zhi Shimo melihat bawahannya yang diam, lalu dia menghampiri mereka. Sebelum mereka berlutut, Zhi Shimo menahan tubuh mereka dengan energi tak kasat mata.
"Selamat datang, Yang Mulia." sapa Raja Jing dan semua bawahannya.
"Lama kita tidak bertemu, bagaimana kabar kalian?" tanya Zhi Shimo yang basa-basi kepada Raja Jing.
Zhi Shimo dan bawahannya saling mengobrol di halaman belakang istana. Dayang-dayang segera melayani dengan setia. Kedatangan Kaisar Shimo di Kerajaan Jing, segera dengan cepat tersebar dan banyak orang yang berbondong-bondong untuk menemuinya. Entah siapa yang menyebarkan berita ini.
Jing Jia Mee cemberut dengan kehadiran banyak orang, bukan karena Zhi Shimo yang tidak memperhatikannya, melainkan dia tidak bisa berkonsentrasi membuat Formasi. Akhirnya Jing Jia Mee ikut bergabung dan mendengarkan Kaisar Shimo yang menceritakan tentang pengalamannya.
Ayah dari Yang Hua dan Yang Xiaoping juga datang (Yang Dang), termasuk Seng Long Pang (ayah dari Seng Huaran si Gadis Naga) juga hadir. Zhi Shimo meminta para ahli Alkemis untuk membuatkan Pil Qi tingkat Raja bergaris tujuh, dia juga memberikan metode untuk ramuan pil bergaris agar para Alkemis bisa membuatnya.
Dengan senang hati para ahli Alkemis segera mempelajari metode meramu pil bergaris. Bagi ahli Alkemis, saat ini yang mereka butuhkan adalah pengetahuan, masalah sumber daya tanaman dan obat tidak dipusingkan, sebab di Dunia Jiwa segala tanaman langka dan sebagainya tumbuh dengan subur dan cepat berkembang.
Mereka tidak tahu yang menjadi Kaisar Shimo saat ini adalah Tubuh Bayangan, sedangkan tubuh aslinya berada di istana utama, Istana Dewa Binatang.
Di kamar pribadinya, Zhi Shimo membuka mata dan melihat kedua istri kecilnya telah tertidur, kepala Xiao Yue berada di dadanya dan Tao Chunhua menggunakan lengan kirinya sebagai bantal. Sudut bibir Zhi Shimo berkedut saat merasakan air liur istri kecilnya membasahi lengan dan dada.
"Cantik-cantik kok bocor!" sungut Zhi Shimo dengan berusaha menggeser lengannya yang menjadi bantal, tapi Tao Chunhua malah memeluknya.
__ADS_1
Teringat tujuannya kembali ke Dunia Jiwa, Zhi Shimo segera mengeluarkan aroma feromon afrodisiak, aroma wangi segera memenuhi kamar dan membuat istrinya yang tertidur menjadi gelisah. Secara perlahan mereka membuat mata dan menatap wajah suaminya yang sedang tersenyum.
"Mawar tidak pernah bisa menjadi bunga matahari dan bunga matahari tidak pernah bisa menjadi mawar. Semua bunga indah dengan caranya sendiri, dan itu seperti wanita juga. Waktunya memetik bunga," pujian Zhi Shimo kepada istrinya, lalu dia mencium bibir Tao Chunhua.