
Chapter 64. Dua Kali Kematian Wu Chyou.
Kemudian Zhi Shimo melihat energi spiritual milik Roh Jahat berdatangan dari berbagai penjuru, dia tidak menghindar dan tetap diam. Energi spiritual itu memasuki dantian dan membuatnya bergejolak tanda akan menerobos ke tingkat Ancient God level enam.
Disaat Zhi Shimo akan bersiap untuk menerobos, terdengar suara pepohonan roboh dan tanah bergetar, dia segera melihat Kingkong yang lebih kuat dari sebelumnya, kekuatannya berada di tingkat God Warrior level delapan.
Bukannya takut, Zhi Shimo bersemangat untuk menguji jurus kedua, yaitu Pukulan Penghancur Gunung. Segera Zhi Shimo memasang kuda-kuda dengan mengepalkan tangannya kanan, kemudian energi disekitarnya mengalirkan di kepalan tangannya dan membentuk pusaran angin.
Si Kingkong yang merasakan niat membunuh segera berhenti dan melihat manusia melayang yang tangannya diselimuti energi. Merasakan bahaya yang mengancam, si Kingkong menepuk dadanya berkali-kali dan segera menyerang terlebih dahulu.
Pukulan si Kingkong berubah wujud menjadi kepala Kera yang melesat ke arah Zhi Shimo. Demikian juga Zhi Shimo yang melepaskan pukulan berenergi untuk beradu kekuatan.
Swosh...
Ketika Zhi Shimo melepaskan pukulan jarak jauh, kepalan tangannya berubah menjadi Naga Tanah dan mengaum keras, suara gemuruh angin saat pukulan melesat, pepohonan tumbang dan menjadi abu, tanah bergetar hebat.
Si Kingkong yang melihat serangan lawan bergidik ngeri dan berjalan mundur karena nalurinya mengatakan untuk pergi.
Boom...
Ledakan hebat ketika dua pukulan saling berbenturan. Pukulan si Kingkong dilahap oleh Naga Tanah dan terus bergerak cepat ke arah targetnya. Si Kingkong buru-buru membalikkan badan untuk kabur. Namun...
Boom...
Sekali lagi suara ledakan energi terdengar lebih keras dari sebelumnya, ketika pukulan Zhi Shimo mengenai pinggang si Kingkong. Kemudian gelombang kejut benturan menghempas apapun yang dilewatinya.
Sedangkan si Kingkong terjungkal dan berguling-guling sejauh dua ratus meter, si Kingkong meraung-raung dengan memegang pinggang kirinya yang telah menghilang dan hampir saja mengenai organ dalam.
"Kuat sekali dia!" seruan Zhi Shimo yang terkejut pukulannya tidak mampu membunuh si Kingkong.
"Dia lebih kuat 13 level dari Anda, Tuan Muda. Jika kekuatan lebih tinggi 10 level, maka Pukulan Penghancur Gunung akan meledakkan tubuhnya!" sahut Naga Tanah yang membela Kitab Putih ciptaannya.
"Pantas saja!" ujar Zhi Shimo yang lupa jika sebelumnya Naga Tanah telah menjelaskan keunggulan Kitab Putih.
Melihat si Kingkong berusaha untuk berdiri, Zhi Shimo segera berteleportasi dan muncul dibelakangnya, lalu dia mengeluarkan Pagoda Penjara untuk menangkap si Kingkong.
Si Kingkong jelas kaget merasakan seseorang yang tiba-tiba berada dibelakangnya, disaat dia akan melompat ke depan, tubuhnya tersedot ke dalam Pagoda Penjara.
Si Kingkong mengaum keras dan berusaha menjauhi Pagoda Penjara, namun tubuhnya yang terluka parah tidak mendukung untuk melarikan diri.
Akhirnya si Kingkong masuk ke dalam Pagoda Penjara. Zhi Shimo tersenyum penuh kemenangan, namun senyuman menghilang saat merasakan aura kekuatan God Monarch. Segera dia berubah menjadi angin dan bersembunyi di pepohonan yang tumbang.
Sesaat yang lalu, jurus kedua Zhi Shimo membuat leluhur Naga Tanah dan yang lainnya sempat berhenti, saat garis darahnya tertekan oleh kekuatan Pukulan Penghancur Gunung. Setelah tidak lagi dirasakan, mereka kembali bergegas menuju ke pusat pertarungan.
Namun, saat tiba di lokasi pertempuran, mereka melihat hutan menjadi porak-poranda, banyak lubang disekitar, mereka juga melihat sisa-sisa energi Kunang-kunang yang akan menghilang. Akan tetapi, mereka tidak melihat orang yang bertarung, bahkan tidak melihat mayat binatang yang memiliki kekuatan Ancient God dan God Warrior, hanya ada mayat-mayat binatang mistik yang memiliki kekuatan rendah.
Long De Xiang yang melihat energi Kunang-kunang dan langsung melesat untuk mengambilnya, lalu dia yang akan melahapnya segera dicegah oleh ayahnya.
"Jangan ditelan!!"
__ADS_1
"Kenapa, Yah? Ini energi jiwa yang sangat langka!" protes Long De Xiang yang kesal dicegah oleh ayahnya, padahal mendapatkan energi jiwa sangat-sangat sulit.
"Kamu, coba telan satu bola energi jiwa itu!" perintah Raja Naga Tanah kepada salah satu prajuritnya, dia ingin menjadi prajuritnya untuk menguji apa energi Kunang-kunang berbahaya.
Si prajurit Naga dengan senang hati mematuhi perintah rajanya, dia segera mengambil satu energi Kunang-kunang dan langsung menelannya. Saat energi Kunang-kunang masuk ke dalam tubuhnya, dia terbelalak ketika merasakan organ dalamnya bergejolak.
Long De Xiang dan semua orang yang ikut datang tersenyum, saat melihat wajah si prajurit yang terlihat takjub. Raja Naga Tanah dan Long De Yuze bernafas lega dan buru-buru mengambil energi Kunang-kunang.
Disaat Long De Xiang akan menelan energi Kunang-kunang dengan wajah berseri-seri...
Boom...
Tubuh si prajurit Naga Tanah yang menelan energi Kunang-kunang meledak, dagingnya berserakan dan darah seperti air hujan. Long De Xiang berteriak ketakutan dan membuang energi Kunang-kunang.
Semua orang yang telah mengambil energi Kunang-kunang langsung membuangnya. Namun, suara ledakan kembali terdengar, dimana salah satu prajurit Naga telah menelan energi Kunang-kunang sebelum tubuh rekannya meledak.
"Semuanya jangan mengambilnya, bola energi jiwa itu sangat berbahaya!!" teriakan Long De Yuze kepada semua orang.
Semua orang segera menjauhi energi Kunang-kunang yang melayang-layang, raut wajah mereka terlihat ketakutan dan pucat. Siapapun tidak akan menyangka, energi Kunang-kunang yang mengandung kekuatan jiwa dan tampak tidak berbahaya menyimpan daya ledakan mengerikan.
Mereka menjadi waspada dengan energi Kunang-kunang, khawatir jika energi Kunang-kunang akan bergerak dan menyentuh tubuhnya.
Zhi Shimo yang bersembunyi dan melihat keserakahan mereka hanya geleng-geleng kepala, seandainya dia tidak mengendalikan energi Kunang-kunang, tangan Long De Xiang sudah hancur ketika menyentuhnya.
Kemudian, Zhi Shimo berniat memberikan syok terapi kepada mereka dengan melepaskan kendali pada energi Kunang-kunang. Dia ingin semua orang tidak berniat buruk kepadanya saat mengeluarkan energi Kunang-kunang.
"Berarti energi jiwa ini akan meledak ketika masuk ke dalam tubuh!" selidik Raja Naga Tanah sambil mengamati energi Kunang-kunang yang melayang di depannya.
Bang...
"Aduh!!" teriakan Long De Yuze yang kesakitan ketika energi Kunang-kunang meledak di telapak tangannya, namun tangannya tidak sampai hancur dikarenakan basis kultivasi.
Seandainya Long De Yuze tahu jika energi Kunang-kunang mampu menyakitinya, dia akan menggunakan perisai energi agar tidak terkena daya rusak energi Kunang-kunang.
"Kakek!" Long De Xiang segera menghampiri Long De Yuze, lalu dia melihat tangan kakeknya yang memerah seperti terbakar.
"Jangan disentuh!" perintah Raja Naga Tanah kepada semua orang.
Semua orang kembali menjauhi energi Kunang-kunang. Dan kali ini tidak ada satupun yang berani dekat dengan energi Kunang-kunang.
"Yang Mulia, bola energi itu milik si pencuri!" teriak Wu Chyou saat baru tiba bersama timnya.
Semua orang melihat Wu Chyou dan timnya yang sedang berlari ke arahnya. Setelah Wu Chyou di depan orang penting, dia sedikit membungkuk sebagai bentuk penghormatan.
"Apa benar yang kamu katakan?" selidik Long De Yuze yang tidak mempercayai ucapan Wu Chyou, pasalnya tidak mungkin basis kultivasi Zhi Shimo yang rendah mampu memiliki kemampuan yang hebat.
"Benar, Yang Mulia. Sebelumnya hamba pernah mati karena bola energi ini!" jawab Wu Chyou dengan menyakinkan, dia melirik Long De Xiang yang cantik, lalu menceritakan bagaimana dirinya kalah dengan serangan dari energi kunang-kunang milik Zhi Shimo
Long De Yuze, Raja Naga Tanah dan semua orang mendengar cerita Wu Chyou. Wu Jin juga memperkuat cerita kakaknya, dia juga menjadi korban keganasan energi Kunang-kunang.
__ADS_1
"... Jika energi Kunang-kunang masih ada, itu tandanya si Zhi Shimo masih ada disekitar kita, Yang Mulia!" beber Wu Jin dan selesai menceritakan tentang kelebihan Zhi Shimo.
Long De Yuze menganggukkan kepalanya sebagai respon, lalu dia berkata, "cari dia dan jangan sekali-kali bertindak sendiri!"
Semua prajurit Naga bergegas mematuhi perintah leluhurnya, mereka berpencar untuk mencari keberadaan Zhi Shimo.
"Siapa namamu?" tanya Long De Yuze kepada Wu Chyou.
"Hamba Wu Chyou dari Galaksi Arcadia, Yang Mulia. Sedangkan dia ...." Jawab Wu Chyou dan melihat adiknya, lalu melirik Long De Xiang yang menarik hatinya.
"Hamba Wu Jin, Yang Mulia."
Satu per satu Tim Wu Chyou memperkenalkan dirinya, mereka berharap bisa menjalani hubungan baik dengan Ras Naga Tanah. Terutama Wu Chyou dan Wu Jin yang tertarik dengan kecantikan Long De Xiang.
"Berarti temannya ada di kota sekarang?" selidik Raja Naga Tanah.
"Benar, Yang Mulia. Nona Muda Xiang pernah melihatnya!" jawab Wu Chyou dengan segera dan lagi-lagi melihat wajah Long De Xiang.
Long De Xiang menjadi risih dengan tatapan Wu Chyou dan timnya, lalu dia sedikit menjauhi mereka dan berdiri dibelakang kakeknya, sambil memalingkan wajah untuk ikut mencari keberadaan Zhi Shimo.
"Wajah tampan tapi pencuri!" batin Long De Xiang yang menyayangkan Zhi Shimo yang menjadi penyusup dan kini telah menjarah harta kekayaan keluarganya, seandainya Zhi Shimo berprilaku baik, dia akan tertarik daripada Wu Chyou dan yang lainnya.
Jika ketampanan diukur dari angka satu hingga sepuluh, maka Long De Xiang memberikan nilai sembilan untuk Zhi Shimo, sedangkan Wu Chyou mendapatkan nilai tujuh dan adiknya nilai enam.
Raja Naga Tanah dan Long De Yuze melihat Long De Xiang, lalu Long De Yuze bertanya, "apa benar kamu melihat temannya si pencuri?"
"Ya, Kek. Dua pasangan gemuk!" jawab Long De Xiang tanpa memperhatikan kakeknya.
"Tangkap dia agar si pencuri keluar dan menyerahkan dirinya! Kamu juga ikut!" perintah Raja Naga Tanah tanpa banyak bicara.
"Baik, Yang Mulia."
Segera ajudannya bergerak cepat dan membawa beberapa prajurit, Wu Chyou dan timnya yang mendapatkan tugas untuk menangkap musuhnya jelas kegirangan, mereka segera mengikuti ajudan Raja Naga Tanah.
Zhi Shimo yang mengetahui Xu Huang dan Juan Rou menjadi target karena dirinya menjadi sangat marah, segera dia mengendalikan sisa-sisa energi Kunang-kunang untuk menyerang Wu Jin dan timnya, termasuk ajudan Raja Naga Tanah. Energi Kunang-kunang yang tadinya diam segera bergerak menuju sasarannya.
Semua orang yang melihatnya terkejut dan langsung mengeluarkan perisai energi untuk menahan serangan energi kunang-kunang. Namun, Wu Chyou dan yang lainnya tidak mengetahui telah menjadi target Zhi Shimo.
Boom... Boom...
"Arghh!!"
Energi Kunang-kunang meledak ketika membentur tubuh targetnya, lalu disusul suara teriakan kesakitan dari mulut ajudan Raja Naga Tanah dan yang lainnya. Berhubungan kekuatan mereka jauh di bawah Zhi Shimo, seketika mereka meregang nyawa.
Sudah dua kali Wu Chyou dan Wu Jin mati, mereka hanya memiliki satu kali kesempatan untuk mengikuti Konferensi Tianwu. Sedangkan Long De Yuze dan Raja Naga Tanah jelas marah dengan kematian ajudannya, mereka segera mencari keberadaan Zhi Shimo dengan Mata Dewa.
"Keluar kamu bajingan?!" bentak Long De Yuze dengan suaranya yang menggelegar.
Raja Naga Tanah tidak tinggal diam, dia langsung melepaskan pukulan berenergi secara acak, agar persembunyian Zhi Shimo diketahuinya dan semua orang.
__ADS_1
Boom... Boom...
Pukulan berenergi penghancur memporak-porandakan sekitarnya yang sudah berantakan. Namun, Zhi Shimo tidak keluar dari persembunyiannya.