Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 85. Kolam Air Tangisan, Energi Sejati.


__ADS_3

Chapter 85. Kolam Air Tangisan, Energi Sejati.


Zhi Shimo kembali duduk dan memeriksa sekitarnya, dia juga mencerna apa yang baru saja dialaminya...


Ternyata saat ini dia berada di padang rumput yang sangat luas dan datar. Zhi Shimo melihat padang rumput yang tenang dan hembusan angin yang menyegarkan, rasa pusingnya berangsur membaik.


Di tempat ini, Zhi Shimo tidak melihat satupun seekor binatang maupun kehidupan lainnya, benar-benar sepi namun menenangkan, di langit biru hanya ada awan putih.


Mengetahui tidak berada di Dunia Mistik atau di Alam Tianwu, Zhi Shimo bertanya kepada Naga Tanah, "Paman, kita sekarang berada di mana?"


Fucang Long si Naga Tanah tidak segera menjawab, sebab dia juga tidak mengetahuinya. Melihat Kolam Air Tangisan, informasi dari tumbuhan memang benar.


"Inilah tempat Kolam Air Tangisan. Coba Tuan Muda rasakan energi halus yang keluar dari kolam!" jawab Naga Tanah yang menyakinkan.


Zhi Shimo melihat lagi Kolam Air Tangisan, lalu dia berdiri dan mendekati kolam. Ia berjongkok dan mencelupkan jari telunjuk. Samar-samar merasakan energi murni yang terkandung di dalamnya. Kulit jarinya dengan cepat meregenerasi menjadi seperti kulit bayi.


"Wow! Ini... Ini Energi Sejati!" seruan Zhi Shimo yang kegirangan.


Energi Sejati adalah inti kekuatan dari setiap kehidupan, Kolam Air Tangisan ini seperti dantian, tempat disimpannya semua energi jenis apapun; seperti Energi Spiritual, Energi Langit, Energi Dewa, Energi Semesta, Energi Surgawi dan seterusnya.


Energi Sejati inilah yang diinginkan oleh semua Dewa, hal ini pernah dibicarakan saat berada di Menara Roh, tentang tujuan terjadinya peperangan dan berharap semua kehidupan mati.


Tanpa memiliki Energi Sejati, semua kehidupan tidak akan bisa hidup, ini diibaratkan memiliki kendaraan, tapi tidak memiliki bahan bakar untuk menggerakkannya.


Terbentuknya Kolam Air Tangisan berasal dari para korban Peperangan Kuno, semua energi dan darah mengalir ke dalam tanah dan berkumpul. Karena itu diberi nama Kolam Air Tangisan, tangisan dari korban peperangan.


Kolam Air Tangisan jika dibiarkan tanpa ada yang memanennya, maka lambat laun dan secara spontan Energi Sejati akan melahirkan banyak kehidupan baru, seperti organisme yang akan terus berevolusi selama waktu jutaan tahun.


Zhi Shimo mengukur luasnya Kolam Air Tangisan yang mencapai 300 m² lebih. Melihat dan merasakan kandungan kekuatan Energi Sejati, diperkirakan akan membutuhkan waktu lama untuk diserap. Tapi, dengan menyerap Energi Sejati, siapapun tidak perlu menyetabilkan fondasi setelah terobosan.


"Semuanya, bersiap-siap untuk meningkatkan kekuatan dengan cepat! Aku akan mengeluarkan kalian," kata Zhi Shimo kepada Tim Seribu Malam yang sedang berkultivasi.


Mendengar suara Zhi Shimo yang gembira dan bersemangat, membuat Tim Seribu Malam berhenti berkultivasi dan segera keluar dari kamarnya masing-masing.


"Adik, aku siap! Cepat keluarkan aku!" teriak Xu Huang yang ikut bersemangat, dia sebenarnya ingin mendapatkan kekuatan secara instan tanpa perlu menyerap energi yang terkandung di dalam pil.


Swosh...


Tim Seribu Malam keluar dari cincin dimensi, mereka segera mengedarkan pandangan untuk melihat sekitarnya. Lalu melihat Kolam Air Tangisan yang airnya seputih air susu. Semua orang menghirup udara segar dan menenangkan jiwa.


"Apa kita akan berenang?" tanya Xu Huang yang tanpa malu melepaskan pakaiannya.


Plak...


Juan Rou segera memukul bahu Xu Huang, sebab dianggap tidak sopan melepaskan pakaian dihadapan banyak orang. Xu Huang terkekeh-kekeh sambil mengelus bahunya.


Qin Lianshi yang tidak melihat kakaknya, ia segera mendekati Zhi Shimo dan bertanya, "kemana kakakku?"


Semua orang baru menyadari jika Qin Diao Chin tidak ada disekitarnya, mereka melihat Zhi Shimo karena ingin penjelasan.


Zhi Shimo menghela nafas panjang dan meminta semua orang untuk duduk, lalu dia menceritakan apa yang sudah dialaminya bersama Qin Diao Chin. Semua orang terkejut mengetahui Qin Diao Chin adalah keturunan Dewa Tianwu dan juga titisan dari Void Dragon.


"Dia sungguh beruntung bertemu dengan Dewa Tianwu," ujar Yusan yang tampak iri dengan keberuntungan Qin Diao Chin.

__ADS_1


Siapapun pasti ingin menjadi keturunan dari sosok yang melegenda di Alam Tianwu, kecuali Zhi Shimo yang memiliki keluarga hebat serta kuat.


Zhi Shimo juga bertanya-tanya dengan maksud perkataan Dewa Tianwu, dia segera bertanya kepada Naga Tanah, sebab sebelumnya telah berjanji akan menjelaskan apa yang dia lihat, "Paman, apakah Dewa Tianwu belum tewas? Dan apa tujuannya dengan memperlihatkan peperangan di masa lalu?"


"Tuan Muda, apa yang Anda lihat hanyalah kenangan yang dimiliki oleh Dewa Tianwu, dan memang beliau sudah tewas, karena saya pribadi melihatnya menjadi serpihan energi dan menyatu dengan Alam Tianwu. Melihat apa yang Tuan Muda alami, kami menyimpulkan, bahwa Anda diharapkan untuk mencegah jika peperangan akan terjadi lagi!" jawab Fucang Long si Naga Tanah.


Kami yang dimaksudkan oleh Naga Tanah adalah Naga Langit dan Celestial She, mereka telah membahas apa yang telah dilihat.


"Sesederhana itukah? Apakah kalian tidak melihat raut wajah Dewa Tianwu setelah menyelidiki diriku? Aku yakin dia menyembunyikan sesuatu dariku, mungkin Anda berdua mengetahuinya!" sahut Zhi Shimo yang skeptis dengan penjelasan Naga Tanah.


Seandainya Zhi Shimo melihat kenangan masa lalu hingga selesai, dia bisa menyambungkan benang merah dengan cerita dari Naga Tanah.


"Sudahlah jika kalian tidak mau membicarakan kebenaran karena sumpah!" sungut Zhi Shimo yang tidak mendapatkan jawaban dari Naga Tanah dan Naga Langit, lalu dia melihat Qin Lianshi.


Qin Lianshi mengembangkan senyuman bahagia, dia yakin jika kakaknya akan mendapatkan kekuatan dengan cepat, sebab Dewa Tianwu sebagai kakek jelas akan memberikan yang terbaik untuk cucunya.


"Pantas saja kakak begitu berbakat tentang portal dimensi ... Akhirnya aku tahu itu karena faktor garis darah Void Dragon," kata Qin Lianshi dengan hati yang bahagia.


Qin Diao Chin sebagai ratu, dia terkenal akan pengetahuannya dalam membuat portal dimensi, seperti altar penjara untuk Monster Lima Elemen, menemukan galaksi lain dan membuat jalur dimensi ke Galaksi Kelahiran.


Tanpa memiliki bakat turunan dari seseorang yang memiliki kemampuan seperti Void Dragon, akan membutuhkan waktu lama untuk mempelajari Formasi Array dan juga pengetahuan tentang hukum ruang dan waktu, karena simbol dan hukum aturan melintasi dimensi sangatlah rumit. Sedangkan Ratu Diao Chin Chin tidak butuh waktu lama untuk bisa membuat portal dimensi, cukup memiliki konsep dan material untuk mendukungnya.


"Apakah disini kita akan berkultivasi?" tanya Pang Hong yang merasakan energi ditempat ini tanpa biasa saja dan tidak mungkin bisa meningkatkan kekuatan dengan cepat.


"Coba kalian celupkan jari kedalam air!" pinta Zhi Shimo agar tidak perlu menjelaskan tentang Kolam Air Tangisan.


Semua orang segera mengikuti perkataan Zhi Shimo dengan mencelupkan satu jari telunjuk ke dalam Kolam Air Tangisan, kecuali Xu Huang yang mencelupkan seluruh tangannya.


Zhi Shimo tersenyum melihat timnya, lalu dia berdiri dan melepaskan pakaiannya. Tersisa celana pendek untuk menutupi tubuhnya, kemudian dia segera masuk ke dalam Kolam Air Tangisan, ia berenang hingga ke tengah.


Ternyata Kolam Air Tangisan sedalam tujuh meter dan di dasarnya banyak sekali kristal energi spiritual, Zhi Shimo hanya tersenyum melihat banyak kristal energi spiritual milik para korban peperangan.


Xu Huang segera mengikuti Zhi Shimo, lalu disusul oleh Pang Hong dan Pang Heng. Kemudian, para wanita tanpa melepaskan pakaiannya segera masuk ke dalam kolam.


"Cepat atau tidaknya kalian meningkatkan kekuatan, itu semua tergantung bakat. Jangan sia-siakan Energi Sejati ditempat ini. Selamat berkultivasi!" ucap Zhi Shimo dan segera duduk bersila dan membenamkan tubuhnya hingga berhenti didasar kolam.


Setelah berada didasar kolam, dia mengaktifkan Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa dan bermunculan 13.000 bola energi Kunang-kunang mengelilinginya. Energi Kunang-kunang segera menyerap Energi Sejati dan mengalirkannya kepada Zhi Shimo.


Tim Seribu Malam juga mengikuti apa yang Zhi Shimo lakukan, mereka sudah tidak sabar ingin meningkatkan kekuatan dengan cepat. Melihat banyaknya energi Kunang-kunang, semua orang membuat jarak agar tidak bersentuhan dengan energi Kunang-kunang, sebab mereka khawatir akan terkena ledakan.


Tim Seribu Malam terbelalak melihat energi Kunang-kunang mampu menyerap cairan Energi Sejati yang mengalir ke dalam dantian. Tidak berselang lama, Zhi Shimo terlebih dahulu menerobos satu level tanpa perlu menyetabilkan fondasinya.


Tidak mau kalah dengan Zhi Shimo, semua orang segera mengaktifkan teknik kultivasinya masing-masing, sesuai dengan apa yang telah mereka pelajari...


Waktu terus berjalan, satu hari berlalu dan semua orang berlomba-lomba meningkatkan kekuatan, Kolam Air Tangisan terus bergejolak dengan airnya yang tidak lagi tenang. Semua orang seperti sudah lama tidak pernah minum, sebab dantian-nya dengan lahap menyerap air di kolam secara perlahan dan mengakibatkan Energi Sejati didalam kolam mulai menyusut.


...****************...


Long De Yuze dan rombongannya telah berada di Kota Reruntuhan, mereka mencari keberadaan Zhi Shimo, namun tidak menemukan jejaknya.


Disaat akan kembali, mereka mendengar ledakan di bawah tanah dan gundukan tanah yang merupakan pintu masuk ke lorong waktu tiba-tiba runtuh.


"Itu pasti dia yang sedang terperangkap jaring laba-laba beracun! Ayo, kita susul!" ujar Long De Yuze dan mengajak semua orang.

__ADS_1


"Tidak, kalian saja!" tolak Raja Burung Feng, sebab dia lemah jika berada di daratan apalagi harus menyusuri lorong.


"Ya sudah!" sahut Long De Yuze yang justru senang Raja Burung Feng dan rombongannya tidak ikut, dengan begitu dia tidak perlu kehilangan harta yang dibawa oleh Zhi Shimo.


Long De Yuze segera memimpin rombongannya, dia menghancurkan jaring laba-laba beracun dengan menyemburkan api. Kota Reruntuhan terbakar dan seketika tubuh Magic Orb Spider hangus. Namun, Magic Orb Spider tidak takut, mereka meledakkan dirinya untuk melindungi pintu masuk ke dalam lorong waktu, mereka khawatir Laba-laba Peternak akan diburu.


Boom... Boom...


Rentetan ledakan ketika Magic Orb Spider bunuh diri dan gelombang kejutnya mengandung racun mematikan. Namun, sebagai Ras Naga Tanah, racun itu tidak berarti apa-apa, sebab tubuhnya terlindungi sisik yang tebal.


"Kerahkan seluruh kekuatan kalian dan jangan sampai menjauh!" perintah Long De Yuze.


Semua Naga Tanah berubah wujud menjadi sejatinya, lalu menyemburkan api kearah Magic Orb Spider. Bau daging terbakar segera tercium dan sebagian tentara Naga Tanah memakan Magic Orb Spider.


Sedangkan Raja Burung Feng tidak segera pergi, dia menyeringai melihat Kota Reruntuhan menjadi kobaran api, dia sengaja menunggu dan berharap mengambil keuntungan jika pesaingnya kewalahan melawan banyaknya Magic Orb Spider.


...****************...


(Author: sekedar membagi pengetahuan tentang awal adanya kehidupan.




Eukariota pertama muncul pada 1 hingga 1,5 miliar tahun lalu. Eukariota sendiri merupakan organisme bersel yang sudah memiliki nukleus dan beberapa organel bermembran lainnya. Organisme ini sudah dianggap kompleks karena dapat berkembang dan berevolusi sehingga menciptakan babak baru dalam kehidupan biologis berikutnya.




LUCA (Last Universal Common Ancestor) ada pada 4 miliar tahun lalu.




Arkea yang ada pada 2 miliar tahun lalu.




Bakteri sudah ada di Bumi pada 2,5 miliar tahun lalu.




... Kita sudah tahu...! 😄. Adanya kehidupan butuh proses waktu yang sangat lama. Sehat selalu bahagia dan banyak rejekinya. Salam.)



__ADS_1


__ADS_2